Visual Display Terminal
Oleh:
Noeroel Widajati
Pengertian Komputer
• Menurut Sanyoto Gondodiyoto (1992) komputer
pada dasarnya merupakan suatu sistem yaitu suatu
rangkaian subsistem yang terdiri dari peralatan dan
fasilitasnya yang berupa komponen perangkat keras
(hardware) maupun perangkat lunak (software).
• Perangkat lunak adalah program komponen sebuah
komputer, sedangkan perangkat keras adalah
peralatan komputer yang meliputi keyboard, central
processing unit dan visual display unit atau visual
display terminal atau biasa disebut layar monitor.
Con’t
• Visual Display Unit atau Visual Display Terminal
adalah bagian dari komputer yang biasa
menyebabkan ketidaknyamanan pada operator
komputer antara lain (Siswanto A, 1994) :
• Kesilauan (glare)
• Kesilauan dapat disebabkan oleh permukaan
yang mengkilap sehingga pantulan cahaya
mengenai mata operator serta penempatan
lampu (sumber penerangan) yang tidak tepat.
Difinisi VDT
• Gangguan kesehatan pada pengguna
komputer antara lain :
• kelelahan mata karena terus menerus
memandang monitor atau video display
terminal (VDT).
• Kumpulan gejala kelelahan pada mata ini
disebut Computer Vision Syndrome (CVS)
•
Gejala-gejala yang termasuk dalam CVS ini antara lain penglihatan :
• kabur, dry eye, nyeri kepala, sakit pada leher,
bahu dan punggung.
• Sedangkan sindrom dry eye adalah gangguan
defisiensi air mata baik kuantitas maupun
kualitas
Untuk menanggulangi kesilauan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
• Melengkapi komputer dengan non-reflective
glass screen atau anti glare screen overlay.
• Meningkatkan brightness dari area yang
mengelilingi sumber kesilauan.
• Mengurangi brightness dari sumber kesilauan.
Efek Kedipan
• Efek kedipan ini terjadi karena loncatan dari
tabung sinar katode. Peningkatan brightness
dari screen akan memperbesar atau
memperkuat efek kedipan. Kedipan ini dapat
diatasi dengan cara mengatur brightness dari
screen oleh operator yang bersangkutan.
Ukuran Karakter dari Warna
• Kenyamanan pada saat bekerja, sebaiknya
menggunakan screen yang berukuran besar. Jarak
antara mata operator dan VDT (Visual Display
Terminal) tidak kurang dari 45 – 60 cm. (18 – 28
inches) dan tinggi angka atau huruf tidak kurang
dari 4,5 mm. Screen sebaiknya berwarna hijau tua,
karakter hijau lebih muda atau kuning atau karakter
berwarna hitam dan background berwarna putih
dimana brightness dari screen diatur dengan sebaik-
baiknya.
Tekanan Dingin
• Komputer dapat bekerja secara optimal, maka
suhu ruang komputer hendaknya tidak lebih
dari 21OC (suhu kering). Keadaan normal, suhu
tubuh manusia berkisar antara 36 - 37OC,
untuk mengurangi hilangnya panas dari tubuh
ke udara ruangan kerja maka operator perlu
memakai pakaian hangat dan tambahan kalori
makanan.
Desain Peralatan Kerja
• Desain VDT (Visual Display Terminal) seperti
monitor, tinggi keyboard, kursi dan meja yang
tidak ergonomi dengan ukuran tubuh manusia
akan menimbulkan keluhan pada pemakainya.
Keluhan tersebut misalnya : keluhan pada
kepala, keluhan pada leher dan bahu, keluhan
pada pinggang, keluhan pada pantat, keluhan
pada lengan dan tangan, keluhan pada paha,
lutut dan kaki.
Desain Tempat Kerja
Radiasi Non Ionisasi
• Beberapa tipe radiasi non ionisasi (ultra violet,
inframerah, dan radio frekuensi) dapat
dihasilkan oleh Video Display Terminals (VDTs).
Namun tingkat radiasi yang dihasilkan oleh
VDTs tersebut adalah rendah atau masih
dalam batas yang diperkenankan.
Hubungan Sindrom Dry Eye dengan Faktor
Pekerja VDT
• Pada kelompok usia 40-50th juga meningkat karena
terjadi perubahan kemampuan akomodasi mata.
• Selain usia dan jenis kelamin,SDE dapat disebabkan
oleh kelainan refraksi dan kebiasaan membaca. Pada
saat membaca frekwensi mengedip akan berkurang
sehingga terjadi penguapan air mata yang
berlebihan yang mengakibatkan mata menjadi
kering. Adapun faktor penggunaan obat-obatan
seperti antihistamin, diuretic, steroid akan
menyebabkan dry eye.
• Pada pekerja VDT reflek mengedip berkurang
66% yaitu sekitar 3,6kali/menit dibandingkan
saat tidak menggunakan VDT (normal rata-rata
15-20kali/menit).
• Selain itu penguapan air mata lebih banyak
terjadi pada keadaan mata melihat lurus ke
depan dibandingkan dengan keadaan melihat
ke bawah karena permukaan mata lebih luas
pada saat melihat ke depan.
Kontras antara Layar Monitor dan Dokumen
• Kontras antara layar monitor dan dokumen
dianjurkan tidak terlalu besar yaitu 10:1.
Tingkat iluminasi yang dianjurkan bagi tenaga
kerja yang menggunakan VDT
Kondisi Kerja Tingkat Iluminasi (lux)
Pekerjaan membaca dengan sumber 300
dokumen yang tercetak baik.
Pekerjaan membaca dengan sumber 400 – 500
dokumen yang jelek.
Pekerja memasukkan data (entry data) 500 – 700
Sumber : Granjean E., Fitting the task to the Man, departement of Ergonomics and
Hygiene,Swiss Federal Institute of Technology, Zurich, 1988, p.266.
Con’t
• Lama bekerja di depan layar komputer terus
menerus selama 2 – 8 jam akan menyebabkan
gangguan refraksi yaitu gangguan pembiasan
sinar pada mata sehingga pembiasan sinar
tidak difokuskan pada retina. Mencegah
kelelahan mata, maka sebaiknya apabila telah
menggunakan komputer selama lebih 1 (satu)
jam beristirahat sebentar (Siswanto,1994).
Con’t
• Pengaturan waktu kerja dan istirahat yang baik
sangatlah penting, pengalaman menunjukkan
bahwa pemberian beberapa istirahat pendek
selama waktu kerja lebih efisien daripada
beberapa istirahat panjang yang hanya
dilakukan sekali saja (Siswanto A,1991).
Con’t
• Tenaga kerja yang menggunakan komputer
lebih baik istirahat pendek setiap 2 jam kerja
yaitu selama 15 menit. Waktu istirahat
hendaknya mata melihat pandangan yang
sejauh-jauhnya melihat pemandangan yang
hijau atau melihat pemandangan diluar
jendela untuk memfokuskan obyek pada jarak
20 kaki agar mata relaksasi.
Lingkungan kerja pengguna VDT harus
memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
• 1. Untuk jenis pekerjaan yang melibatkan penglihatan
dengan kontras tinggi dan ukuran subyek besar seperti
membaca hasil cetakan (buku, hasil ketikan, dll) tulisan
tangan menggunakan tinta diperlukan tingkat iluminasi
250-500 lux atau lebih dari 19-46fc.
• 2. Menurut American Society of Healthy, Refrigeration and
Air Conditioning atau kelembaban relatif lingkungan kerja
yang dianjurkan adalah 40-60%. Di Indonesia suhu dan
kelembaban yang nyaman untuk iklim Indonesia adalah 24-
26C dengan kelembaban relatif 65-80%
Terima Kasih