STUDI KASUS
PENYUSUNAN AUDIT
PROGRAM
Fazil Rifani
1862201006
PENGERTIAN
Audit Program adalah kumpulan prosedur audit yang akan
dijalankan oleh auditor dengan tujuan supaya meningkatkan
koordinasi dan integrasi semua bagian bagian pemeriksaan.
Adapun kegunaan dari audit program yaitu untuk
memperoleh gambaran menyeluruh atas proses audit yang
telah dijalankan.
Rencana audit dimaksudkan untuk menjamin bahwa tujuan
audit tercapai secara berkualitas, ekonomis, efisien dan
efektif.
01 Ruang Lingkup Audit.
02 Menjadi tanggung hasil
Audit program pemeriksa yang
mencantumkan dikehendakinya.
beberapa hal, yaitu:
03 Prosedur audit.
04 Kesimpulan Pemeriksa.
TUJUAN AUDIT PROGRAM
Sebagai alat untuk mengontrol dan mencatat pelaksanaan yang tepat dari pekerjaan audit, dan
unruk meninjau pekerjaan audit.
Sebagai bukti yang mendukung pendapat auditor.
Sebagai acuan pengumpulan data dan proses evaluasi pelaksanaan tugas audit.
Sebagai pedoman yang spesifik dan langkah – langkah yang harus diikuti dalam pengumpulan
bukti audit.
Sebagai sarana perbandingan data yang dikumpulkan dari tahun sebelumnya.
MANFAAT AUDIT PROGRAM
Merupakan suatu rencana yang Merupakan landasan yang Sebagai dasar untuk
sistematis tentang setiap tahap sistematis dalam membandingkan pelaksanaan
kegiatan yang bisa memberikan tugas kepada kegiatan dengan rencana yang telah
dikomunikasikan kepada semua
para auditor dan disetujui dan dengan standar serta
tim audit.
supervisornya. persyaratan yang telah ditetapkan.
Dapat membantu auditor yang Dapat membantu auditor untuk Dapat mengurangi
belum berpengalaman dan mengenali sifat pekerjaan yang kegiatan pengawasan
membiasakan mereka dengan
ruang lingkup, tujuan, serta
telah dikerjakan sebelumnya. langsung oleh supervisor.
langkahlangkah kegiatan audit.
Prosedur Penyusunan Audit Program
Identifikasi
Langkah Kerja Audit
Identifikasi
Kegiatan/program
Identifikasi
Teknik Audit
Identifikasi
Tujuan Audit
PENGUJIAN AUDIT
Prosedur Pengukuran Risiko Pengujian Pengendalian Pemahaman Auditor melakukan penelusuran
Prosedur pengukuran risiko dilakukan auditor terhadap pengendalian internal system sebagai bagian dari
untuk menilai risiko salah saji digunakan untuk mengukur risiko
prosedur untuk mendapatkan
material dalam laporan keuangan. pengendalian untuk setiap tujuan audit
pemahaman sebagai upaya
Auditor melakukan pengujian transaksi.
membantunya dal menentukan
pengendalian, pengujian substantif
apakah pengendalian sudah
transaksi, prosedur analitis, serta
diterapkan.
pengujian atas perincian saldo dalam
melakuan penilaian.
Pengujian pengendalian, baik secara manual dan
otomatis, dapat mencakup jenis bukti berikut ini :
• Melakukan tanya jawab yang memadai dengan personel klien.
• Memeriksa dokumen, catatan dan laporan.
• Mengamati aktivitas terkait pengendalian.
• Mengerjakan ulang prosedur-prosedur klien.
TERIMAKASIH