0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
222 tayangan6 halaman

Transfer Aset Tak Lancar Antar Perusahaan

Dokumen ini membahas tentang transfer antar perusahaan pada aset tidak lancar seperti bahan baku dan jasa, serta eliminasi transaksi antar perusahaan dalam laporan keuangan konsolidasi agar terlihat seperti satu perusahaan tunggal.

Diunggah oleh

Muhammad Quraisy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
222 tayangan6 halaman

Transfer Aset Tak Lancar Antar Perusahaan

Dokumen ini membahas tentang transfer antar perusahaan pada aset tidak lancar seperti bahan baku dan jasa, serta eliminasi transaksi antar perusahaan dalam laporan keuangan konsolidasi agar terlihat seperti satu perusahaan tunggal.

Diunggah oleh

Muhammad Quraisy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TRANSFER ANTAR PERUSAHAAN

(ASET TIDAK LANCAR)

oleh :

Rizki Safria Nanda


(2062201008)
Transfer Antar Perusahaan :
Aset tak Lancar

Yaitu : transaksi antar induk perusahaan dan anak-anak


perusahaan. Contohnya : transfer bahan baku, penjualan
bahan baku,produk pabrikasi dan jasa transportasi
Gambaran Umum Mengenai
Entitas Konsolidasi
• Entitas konsolidasi adalah agregasi dari sejumlah
perusahaan yang berbeda.
• Figur 6-1 mengilustrasi entitas konsolidasi yang
melibatkan setiap perusahaan dalam transpers antar
perusahaan dan transaksi dengan pihak eksternal.
Eliminasi Transper Perusahaan

• Semua aspek transfer antarperusahaan harus


dieliminasi dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasi,sehingga laporan keuangan tersebut
seakan merupakan laporan keuangan dari suatu
perusahaan tunggal.
Eliminasi Laba dan Rugi yang
Belum Direalisasi
• Laba belum direalisasi dari transfer
antarperusahaan disebut laba antarperusahaan yang
belum direalisasi (unrealized intercompany profit).
• Ilustrasi pada figur 6-2
Transfer Jasa Antar Perusahaan

• Contohnya : pembelian jasa konsultasi, jasa rekayasa,


jasa pemasaran dan jasa pemeliharaan.
• Pada saat suatu membeli jasa dari pihak yang
berhubungan istimewa umumnya pembeli
mencatatnya sebagai beban dan penjualnya mencatat
sebagai pendapatan.
• Pada saat penyusunan laporan keuangan konsolidasi
beban dan pendapatan tersebut harus dieliminasi.

Anda mungkin juga menyukai