0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
118 tayangan6 halaman

Mekanisme dan Indikasi Clopidogrel

Clopidogrel adalah obat antiplatelet yang bekerja dengan menghambat jalur adenosin difosfat untuk mencegah aktivasi platelet dan pembentukan darah. Obat ini digunakan untuk mencegah terjadinya stroke iskemik akibat penyumbatan pembuluh darah, meski masih belum ada bukti kuat manfaatnya dibanding aspirin. Dosis clopidogrel oral adalah 75 mg sehari, namun obat ini dikontraindikasikan bagi pasien dengan riway

Diunggah oleh

Rut Gultom
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
118 tayangan6 halaman

Mekanisme dan Indikasi Clopidogrel

Clopidogrel adalah obat antiplatelet yang bekerja dengan menghambat jalur adenosin difosfat untuk mencegah aktivasi platelet dan pembentukan darah. Obat ini digunakan untuk mencegah terjadinya stroke iskemik akibat penyumbatan pembuluh darah, meski masih belum ada bukti kuat manfaatnya dibanding aspirin. Dosis clopidogrel oral adalah 75 mg sehari, namun obat ini dikontraindikasikan bagi pasien dengan riway

Diunggah oleh

Rut Gultom
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CLOPIDOGREL

clopidogrel
Merupakan obat antiplatelet yang termasuk dalam kelas Iib evidence
C. kegunaan clopidogrel untuk pengobatan pasien stroke iskemik masih
diketahui secara pasti , hanya beragam pemda[at para ahli, studi kasus,
atau standar perawatan.
Klopidogrel hingga saat ini masih belum memiliki bukti yang cukup
kuat penggunaannya untuk stroke iskemik jika dibandingkan dengan
aspirin.
Mekanisme kerja
Clopodogrel memiliki efek anti agregatori platelet, dalam hal ini menghambat
jalur dari adenosin difosfat. Efek ini menyebabkan perubahan membrane platelet
dan gangguan dengan membrane interaksi fibinigenik yang mengarah pada
pemblokiran pada pemblokiran trombosit glikoprotein. Clopidogrel merupakan
prodrug yang diaktivasi oleh enzim CYP2C19 yang mengubah bentuk aktifnya.
Clopidogrel bekerja dengan cara terlebih dahulu diubah menjadi metabolit
aktofnya oleh metabolism hati dengan bantuan enzin, di dalam hati clopidogrel
dimetabolisme menjadi 2 oxo clopidogrel (metabolism aktif). Metabolisme aktif
tersebut akan mengalami hidrolisis menjadi asam karboksilat yang merupakan
metabolism tidak akti. Metabolit aktif akan secara efektif menghambat
pengikatan ADP ke reseptor P2Y12 platelet sehingga menghambat aktivasi kompleks
yang dimediasi oleh ADP sehingga menyebabkan penghambtan agregasi platelet
Indikasi dan dosis
Clopidogrel menghambat terjadinya pembekuan darah sehingga
menjadi salah satu terapi untuk pengobatan stroke iskemik yang
diakibatkan adanya penyumbatan pembuluh darah. Pemberian
clopidogrel ini bertujuan agar tidak terjadi aktivasi platelet dan
pembekuan darah. Dosis clopidogrel berdasarkan PIONAS (2015) yaitu
pemberian oral 75 mg sekali sehari dengan atau tanpa makan
Kontraindikasi dan interaksi obat
• Penggunaan clopidogrel dikontraindikasikan bagi pasien yang
mengalami hipersensitivitas, pendarahan aktif seperti ulkus peptikum
atau pendarahan intracranial, dan ibu menyusui. Clopidogrel dapat
mengalami interaksi dengan beberapa obat contohnya omeprazole,
warfaria, esomeprazole (BPOM 2015)
Efek samping obat
1. Dispepsia
2. Nyeri perut
3. Diare
4. Dan pendarahan saluran cerna

Anda mungkin juga menyukai