Tugas Bahan Bangunan
BATU
ALAM
Oleh :
Ghani Sayid Hamzah / 201003232010464
Muh. Faras Rasyiq / 201003232010452
Definisi Batu
• Batu adalah sejenis bahan yang terdiri dari
mineral dan dikelaskan menurut komposisi
mineral. Kerak bumi (termasuk litosfer) dan
mantelnya terbuat dari batu
• Dalam bangunan batu biasanya dipakai pada
pondasi bangunan untuk bangunan dengan
ketinggian kurang dari 10 meter, batu juga
dipakai untuk memperindah fasade bangunan
dengan memberikan warna dan tekstur unik dari
batu alam
Andesit
• Batu ini paling keras di antara batu alam yang
umum dipakai.
• Tingkat porositasnya kecil karena berpori rapat
• Batu andesit cocok dipasang di segala ruang.
• Ukuran : tersedia dari ukuran 5 cm x 20 cm
sampai dengan 20cm x 40cm
• Biasanya diambil dari daerah Majalengka
• Pola pemasangan batu andesit yang banyak digunakan
adalah susun bata (penataan batu dengan meniru susunan
batu bata pada bangunan yang ditata sejajar)
• Perawatan batu andesit adalah dengan menggunakan
coating CP 27 (harga per 1 l berkisar Rp 40.000) agar batu
andesit tersebut tidak berlumut.
Contoh pengaplikasian batu andesit Contoh macam-macam
pada kolom gedung motif alur buatan
Batu Palimanan
• Batu palimanan memiliki ciri warna putih hingga kuning, kadang bergaris
urat cokelat, serta agak berongga sehingga mudah menyerap air.
• Batu palimanan juga mudah berlumut, sukar dibersihkan dan tidak dapat
digunakan sebagai material struktur.
• Pemasangan umumnya dibentuk tempel acak dengan mesin potong.
• Ukuran :
o 10 cm x 10 cm
o 10 cm x 20 cm
o 15 cm x 30 cm
o 20 cm x 20 cm
o 20 cm x 20 cm
o 20 cm x 30 cm
o 20 cm x 40 cm
o 30 cm x 30 cm
o 40 cm x 40 cm
• Untuk batu palimanan alur (batu palimanan
yang sudah dibuat motif alur) harga termurah
dimulai dari Rp 120.000/m2
• Sedangkan untuk batu palimanan polos harga
dimulai dengan Rp 80.000,
Batu Api
• Batu ini biasanya berbentuk bongkahan
berukuran besar.
• Sesuai dengan namanya, batu api apabila
bergesekan dengan batu api lain dapat
memercikan api.
• Batu api ini biasanya dipakai pada taman dan
kolam.
• Harga batu ini sekitar Rp 3.000/kilogram
Batu Candi
• Batu candi umumnya berupa lempengan, tetapi ada pula yang
dibentuk mozaik.
• Sejak dulu memang sudah digunakan untuk mebuat candi, stupa,
dan patung.
• Sangat cocok digunakan sebagi tempelan di dinding kolam maupun
untuk overflow (tumpahan) dari kolam renang
• Sifat-sifatnya yakni mudah menyerap air karena berpori besar,
teksturnya kasar, dan warna batu lebih kelam bila terkena air.
• ukuran : 10 cm x 20 cm , 15 cm x 30 cm, 20 cm x 20 cm
Lalu ukuran besar berkisar 20 cm x 30 cm, 20 cm x 40 cm, 40 cm x 40
cm
• Penggunaan batu candi digunakan pada eksterior : teras, selasar
dan pagar. Namun tidak menutup kemungkinan dipakai pada
interior sebatas pemanis ruangan.
Batu Paras Jogja
• Batu paras memiliki tekstur yang lebih halus
• Batu paras tersedia dalam warna kuning,
hijau, cokelat , dan putih.
• Ukuran : 10 cm x 10 cm sampai dengan 20 cm
x 40 cm
• Batu ini cocok digunakan di segala ruang
Batu Telur Puyuh
• Berasal dari pulau Sumbawa
• Batu ini memiliki tekstur yang halus dengan
bintik-bintik hitam, sehingga batu ini
menyerupai batu telur puyuh.
• Warnanya ada yang berwarna cerah dan ada
yang gelap.
• Batu telur puyuh sering digunakan dinding dan
pilar.
Batu Templek
• Batu ini ditambang dari gunung atau bukit
• Semua jenis batu templek dapat dipasang
pada semua bidang bangunan
• Batu templek ini tidak memiliki ukuran khusus
• Harga batu ini sekitar Rp 30.000/m2
Batu Hijau Sukabumi
• Tekstur kasar
• Tidak licin
• Berasal dari gunung-gunung yang ada di
Sukabumi, Jawa Barat
• Sering digunakan sebagai material pendukung
untuk kolam ikan, kolam renang dan beberapa
tebing-tebingan.
Bali Green Stone
• Batu ini disebut juga BG, merupakan batu yang
marak di pasaran sekarang
• Corak batu ini berwarna hijau dengan garis-garis
hitam
• Di Surabaya, batu ini menjadi batu yang paling
banyak di cari oleh masyarakat umum maupun
developer perumahan
• Harga batu ini dimulai dari Rp 90.000/m2 untuk
ukuran 20 cm x40 cm sampai dengan Rp
120.000/m untuk ukuran 30 cm x40 cm
Terakota
Terakota terbuat dari tanah liat yang di cetak
berbentuk persegi panjang
Hanya memiliki satu ukuran 5cm x 20cm dengan
harga Rp 145.000/m2
Terakota memiliki 2 sisi yang masing-masing bisa
dipakai
Batu Pualam
• Batu Pualam merupakan batuan hasil proses
metamorfosa atau malaihan dari batu gamping.
• Marmer sendiri merupakan sebutan batu pualam
yang sudah dihaluskan permukaannya.
Sedangkan untuk permukaan yang lebih kasar
disebut sebagai marmo
• Tipe penggunaan marmer dikatagorikan kepada
dua penampilan yaitu tipe ordinario dan tipe
staturio
• Marmer biasanya dipakai untuk dinding dan
lantai bangunan gedung
Marmo
Contoh aplikasi marmo
pada eksterior bangunan
Harga marmo 5 cm x 20 cm (hanya ada 1 ukuran
yang tersedia di pasaran) sekitar Rp 220.000/m
Harga marmer per satuan ukuran (cm) Harga (per meter persegi)
Marmer (10 x 10) Rp 150.000
Marmer (20 x 40) Rp 240.000
Marmer (60 x 60) Rp 840.000
Kerikil/Kricak
• Kerikil adalah bebatuan kecil, biasanya batu
granit yang dipecahkan. Ukuran kerikil yang
selalu digunakan ialah antara 2mm dan 75mm
• Kerikil sering digunakan dalam pembangunan
badan jalan, dan sebgai batu campuran untuk
memproduksi bata
• Harga kerikil per kubik Rp 225.000
Batu Kali
• Bongkahan merupakan ciri utama batu kali.
Batu ini biasa digunakan untuk fondasi rumah.
• Ada juga batu kali yang berupa lempengan
dengan berbagai bentuk dan ukuran tidak
teratur.
• Batu kali lempengan digunakan untuk lapisan
dinding ataupun lantai.
Batu kali
lempengan
Koral
Biasanya diambil dari daerah sumbawa
Merupakan jenis batu alam yang sering digunakan
Selain digunakan di taman rumah, batu koral dapat
digunakan sebagai lantai carport, teras, dan dinding
rumah
Contoh pengaplikasian batu koral
pada tangga
Mozaik
• Mozaik adalah pola pemasangan batu pada
suatu bidang
• Umumnya pola pemasangan ini menggunakan
batu pebble (kerikil) dan batu marble (koral)
Tips perawatan batu
• Rendam batu alam dengan air sebelum dipasang agar
permukaannya tidak kering dan mudah ditempeli semen.
• Dalam memasang Gunakan acian semen/pasir sungai halus. Pasir
sungai tidak memiliki kadar garam. Menggunakan campuran pasir
laut dapat membuat tepi batu berkerak.
• Jaga agar adonan semen yang dioleskan di batu alam terpasang
merata sehingga setelah kering batu bisa menempel dengan kuat.
• Dalam finishing, gunakan pelapis yang antisinar ultraviolet dan anti
jamur sehingga batu tidak mudah berubah warna dan berjamur.
• Sikat batu alam dengan sikat khusus untuk menghilangkan debu.
• Lakukan proses coating (melapisi batu alam dengan cairan khusus
untuk coating). Proses ini seperti melakukan pengecatan dengan
kuas.
• Sikat secara periodik, misalnya seminggu sekali atau sebulan sekali
tergantung intesitas debu di lingkungan bangunan.
Tips Pemasangan Batu Alam
• Sebelum dipasang sebaiknya batu di dalam air. Sebab batu
alam memiliki pori-pori yang besar sehingga bila ditempel
langsung biasanya mudah lepas.
• Bila akan dipasang pada dinding, kupas acak permukaan
dinding agar batu alam akan lebih kuat menempel pada
dinding.
• Gunakanlah semen khusus atau semen instan agar batu
alam lebih kuat menempel.
• Batu alam memiliki presisi yang tidak pas, penyimpangan
ukuran batu alam bisa mencapai 5,, sampai 1 cm. karena
itu perhatikan presisi batu pada saat membeli dan gunakan
tukang yang sudah berpengalaman dalam pemasangan
batu alam.