100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
220 tayangan59 halaman

Panduan Pengisian PIB Impor

Dokumen tersebut memberikan penjelasan rinci mengenai ketentuan dan prosedur pengisian Pemberitahuan Impor Barang (PIB), termasuk data yang harus diisi seperti identitas pengirim, penerima, dan barang yang diimpor."

Diunggah oleh

Andrew Alamsyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
220 tayangan59 halaman

Panduan Pengisian PIB Impor

Dokumen tersebut memberikan penjelasan rinci mengenai ketentuan dan prosedur pengisian Pemberitahuan Impor Barang (PIB), termasuk data yang harus diisi seperti identitas pengirim, penerima, dan barang yang diimpor."

Diunggah oleh

Andrew Alamsyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PIB

Ketentuan dalam PIB


• Setiap pemberitahuan hanya diperuntukan bagi
satu pengirim dan satu penerima.
• Setiap pemberitahuan dapat berisi lebih dari
satu jenis barang.
• Dalam hal ruang untuk data barang tidak
mencukupi dapat dibuatkan lembar lanjutan
yang hanya berisi data angka 31 sd 36 dengan
memberikan tanda tangan, nama jelas, dan cap
perusahaan pada setiap lembar halaman
lanjutan.
Ketentuan dalam PIB
• Tata cara pengisian data uang
a. untuk memisahkan angka ribuan diberi
tanda koma.
b. Untuk memisahkan angka pecahan
desimal diberi tanda titik 2 (dua) digit
dibelakang titik
Contoh : Rp. 22,000.00 untuk penulisan
dua puluh dua ribu rupiah.
Ketentuan dalam PIB
• Alamat pengirim, penjual, importir, pemilik
barang dan PPJK harus diisi dengan
lengkap dan tidak diperkenankan hanya
mencantumkan nomor kontak POS (PO
BOX)
• Pada bagian kanan atas lembar pertama
dan lembar lanjutannya berisi halaman
keberapa dari jumlah keseluruhan
halaman.
Pengisian PIB
• Kantor pabean : diisi pada kolom yang
disediakan dengan nama dan kode kantor
pabean tempat didaftarkannya
pemberitahuan impor barang
contoh : KPU Tanjung Priok 040300
Pengisian PIB
• Nomor pengajuan : diisi oleh pemberitahuan dengan nomor pengajuan
yang terdiri dari 26 digit.
Dalam hal penyampaian formulir pemberitahuan pabean dengan
menggunakan media disket atau secara PDE (pertukaran data
elektronik), maka nomor pengajuan diisi dengan empat kelompok data
yang berupa:
a. Kode kantor pabean yang memberikan modul aplikasi formulir
pemberitahuan pabean.
b. Nomor register dari modul aplikasi yang diberikan oleh kantor pabean
c. Tanggal pembuatan formulir pemberitahuan pabean dengan format
“YYYYMMDD”
d. Nomor pembuatan formulir pemberitahuan pabean
Contoh:
000000-101072-20170920-220112
Pengisian PIB
A. Jenis PIB
Diisi pada kolom yang disediakan dengan
kode dan jenis PIB yang terdiri atas:
a. Jenis PIB biasa (kode 1)
Barang untuk diperdagangkan, tidak
mendapat fasilitas.
b. Jenis PIB berkala (kode 2)
Beberapa kali impor
Pengisian PIB
B. Jenis impor
Diisi pada kolom yang disediakan dengan kode dan jenis
impor yang terdiri atas:
a. Untuk dipakai (kode 1)
Barang tersebut penggunaannya habis dipakai.
b. Sementara (kode 2)
digunakan sementara yang nantinya akan dikirim kembali
c. Pelayanan Segera (Kode 5)
d. Gabungan 1 & 2 (kode 9)
Dalam beberapa kasus terdapat barang impor sementara
yang datang dalam satu dokumen dengan barng impor
untuk dipakai
Pengisian PIB
C. Cara pembayaran :
Diisi pada kolom yang disediakan dengan cara pembayaran
Bea Masuk dan pajak dalam rangka impor yang terdiri atas:
a. pembayaran Biasa/ Tunai (Kode 1);
b. pembayaran Berkala (Kode 2);
c. pembayaran Dengan Jaminan (Kode 3)
Guaranty / garansi bank, asuransi/ custom Bond, janji/ Promise
( dari yang pemilik perusahaan)
d. lainnya (Kode 9).
• Dalam hal pembayaran dilakukan secara tunai dan juga
dengan menggunakan jaminan, maka cara pembayaran dipilih
lainnya.
Pengisian PIB
D. Data Pemberitahuan
PENGIRIM
1. Nama, Alamat, Negara
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nama, alamat
dan negara perusahaan pengirim barang di luar negeri.
Contoh :
Nama, Alamat, Negara
Kwang Myung Non-Woven Co, Ltd,
KR
281-8 Hakiang-Dong, Sasang-Gu,
Pusan, South Korea.
Pengisian PIB
PENJUAL
1a. Nama, Alamat, Negara
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nama,
alamat dan negara perusahaan pemasok atau
penjual barang di luar negeri.
Contoh :
Nama, Alamat, Negara
Kwang Myung Non-Woven Co, Ltd, KR

281-8 Hakiang-Dong, Sasang-Gu,


Pusan, South Korea.
Pengisian PIB
IMPORTIR
2. Identitas : NPWP/ Paspor/ KTP/ Lainnya
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nomor identitas importir.
Jenis dokumen identitas dapat berupa NPWP, Passport, KTP, lain-lain.
Contoh :
Identitas : NPWP/ Paspor/ KTP/ Lainnya
[Link]-092.000
3. Nama, Alamat :
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nama dan alamat
perusahaan yang melakukan impor.
Contoh :
Nama, Alamat :
PT. Sumber Makmur
Jalan Samudera 1 No. 15, Hayam Wuruk, Jakarta Utara.
Pengisian PIB
PEMILIK BARANG
[Link] : NPWP/ Paspor/ KTP/ Lainnya
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nomor identitas perusahaan
pemilik barang.
Jenis dokumen identitas dapat berupa NPWP, Passport, KTP, lain-lain.
Contoh :
Identitas : NPWP/ Paspor/ KTP/ Lainnya
[Link]-092.000
3a. Nama, Alamat :
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nama dan alamat perusahaan
pemilik barang
Contoh :
Nama, Alamat :
PT. Sumber Makmur
Jalan Samudera 1 No. 15, Hayam Wuruk, Jakarta Utara.
Pengisian PIB
4. Status
Diisi pada kolom yang disediakan dengan status importir yang terdiri atas:
• Importir Umum
pihak yang menggunakan untuk menjual kembali barang
• Importir Produsen
biasanya untuk bahan baku
• Importir Terbatas
mengimpor barang yang diawasi pemerintah
• Agen Tunggal.
• MITA/AEO
5. APIU/ APIP
Diisi pada kolom yang disediakan dengan Angka Pengenal Importir atau
Angka Pengenal Importir Terbatas.
Pengisian PIB
PPJK
6. NPWP
Diisi pada kolom yang disediakan dengan Nomor Pokok Wajib Pajak PPJK.
Contoh :
NPWP : [Link]-011.000
7. Nama, Alamat :
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nama dan alamat Perusahaan
Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK).
Contoh :
Nama, Alamat :
Pusaka Perdana Jaya Kencana, PT.
Jalan Enggano No.50, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
8. No. & Tgl. NP-PPJK
Diisi pada kolom yang disediakan dengan Nomor dan tanggal Pokok PPJK
(NPPPJK).
Pengisian PIB
G. No & Tgl pendaftaran
Diisi oleh pihak Beacukai
Pengisian PIB
9. Cara Pengangkutan:
Diisi pada kolom yang disediakan dengan kode dan cara pengangkutan yang terdiri
atas:
pengangkutan menggunakan angkutan laut (kode 1);
• pengangkutan menggunakan kereta api (kode 2);
• pengangkutan menggunakan angkutan jalan raya (kode 3);
• pengangkutan menggunakan angkutan udara (kode 4);
• pengangkutan menggunakan jasa pos (kode 5);
• pengangkutan menggunakan angkutan multimoda (kode 6);
• pengangkutan menggunakan instalasi / pipa (kode 7);
• pengangkutan menggunakan angkutan sungai (kode 8); atau
• pengangkutan menggunakan sarana pengangkut lainnya (lain dari 1 s/d 8) (kode 9).
• Contoh :
1
Cara Pengangkutan:Laut
Pengisian PIB
[Link] Sarana Pengangkut & No. Voy/ Flight dan Bendera

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nama sarana


pengangkut, nomor voyage/ flight dan bendera yang
mengangkut barang impor ke pelabuhan bongkar serta
kode bendera negara.
Contoh :
Nama Sarana Pengangkut & No. Voy/ Flight dan Bendera
MV. Mandiri Jaya Voy. 102S
102S
Pengisian PIB
[Link] Tgl. Tiba :

Diisi pada kolom yang disediakan dengan tanggal, bulan


dan tahun kedatangan sarana pengangkut di pelabuhan
bongkar. 
Format tanggal adalah “DD-MM-YYYY”
Dalam hal PIB yang diajukan adalah PIB Prenotification,
diisi dengan tanggal, bulan, tahun perkiraan kedatangan
sarana pengangkut.
Contoh :
Perkiraan Tgl. Tiba 23-08-2008
Pengisian PIB
[Link] Muat

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nama


pelabuhan tempat dimuatnya barang ke sarana
pengangkut dan kode lokasi pelabuhan muat.
Contoh :
Pelabuhan Muat :
Kobe, Japan JPUKB
Pengisian PIB
[Link] Transit :

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nama


pelabuhan transit terakhir sebelum tiba di daerah
pabean Indonesia.
Kolom ini tidak perlu diisi dan cukup diberi tanda
“---“ dalam hal tidak ada pelabuhan transit.
Contoh :
Pelabuhan Transit : KRPU
Busan, Korea
Pengisian PIB
[Link] Bongkar/ tujuan

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nama


pelabuhan tempat barang impor dibongkar
dari sarana pengangkut dan kode lokasi
pelabuhan.
Contoh :
Pelabuhan Bongkar : IDUPG
Ujung Pandang, Indonesia
Pengisian PIB
15. Invoice : No. Tgl.
Diisi pada kolom yang disediakan dengan
nomor, tanggal, bulan dan tahun invoice.
Dalam hal invoice lebih dari 1 (satu), kolom
diisi “..... (angka dan huruf) invoice, lihat
lembar lanjutan”. Rincian invoice diisi di
lembar lanjutan Pemberitahuan Impor Barang.
Pengisian PIB
[Link] : No. Tgl.
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nomor, tanggal, bulan dan tahun.

No Jenis Transaksi Kode


1 Pembayaran dilakukan dimuka PMK
2 Pembayaran Kemudian KMD
3 Pembayaran dengan Sight Letter of Credit SLC
4 Pembayaran dengan Usance Letter of Credit ULC
5 Pembayaran dengan Red Clause Letter of Credit RLC
6 Pembayaran dilakukan dengan wesel inkaso WSI
7 Pembayaran dilakukan dengan konsinyasi KON
8 Pembayaran dilakukan dengan Interoffice Account IOA
9 Transaksi perdagangan dengan imbal dagang IMB
10 Transaksi perdagangan atau cara pembayaran lainnya LAI
Pengisian PIB
17. BL/ AWB : No. Tgl.
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nomor,
tanggal, bulan dan tahun Bill of Lading (B/L) dalam
hal pengangkutan dengan sarana pengangkut laut
atau Air Way Bill (AWB) dalam hal pengangkutan
dengan sarana pengangkut udara.
Dalam hal ada master BL/ AWB, diisi nomor dan
tanggal Master dan nomor dan tanggal House BL/
AWB.
Pengisian PIB
18. BC 1.1. :  No. Tgl.   Pos. Sub Pos.
Diisi pada kolom yang disediakan dengan
nomor BC 1.1, tanggal, bulan tahun BC 1.1,
nomor Pos BC 1.1 dan nomor Sub Pos BC 1.1.
Pengisian PIB
19. Pemenuhan Persyaratan/ Fasilitas Impor :

No.  Tgl.
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nomor, tanggal, bulan dan
tahun surat pemenuhan persyaratan impor dan/ atau surat
keputusan fasilitas impor terkait pembebasan, keringanan atau
penundaan pembayaran bea masuk.
Diisi juga pada kotak yang disediakan dengan kode pemenuhan
persyaratan/ fasilitas impor.
Dalam hal SKEP Fasilitas Impor lebih dari 1 (satu), kolom diisi “.....
(angka dan huruf) SKEP Fasilitas Impor, lihat lembar lanjutan”.
Rincian SKEP Fasilitas Impor diisi di lembar lanjutan Pemberitahuan
Impor Barang. Diisi juga pada kotak yang disediakan dengan kode
“99”
Pengisian PIB
[Link] Penimbunan :

Diisi pada kolom yang disediakan dengan


nama tempat penimbunan sementara dan
kodenya sesuai dengan tabel kode yang dibuat
oleh Kantor Pabean masing-masing.
Pengisian PIB
21. Valuta :
Diisi pada kolom yang disediakan dengan jenis valuta asing
yang digunakan dalam transaksi dan kode valutanya.
Dalam hal terdapat dua atau lebih jenis valuta, dipilih salah
satu valuta yang menggambarkan seluruh nilai transaksi
dengan cara mengkonversikan mata uang tersebut ke jenis
mata uang yang dipilih berdasarkan kurs yang berlaku.
Contoh :
Valuta :
United State Dollar USD
Pengisian PIB
22. NDPBM

Diisi pada kolom yang disediakan dengan Nilai


Dasar Perhitungan Bea Masuk (NDPBM), yaitu
nilai tukar yang dipergunakan sebagai dasar
perhitungan bea masuk.
Pengisian PIB
[Link]

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nilai total


barang impor dengan Incoterm FOB dan dalam
valuta asing sesuai valuta pada kolom 21.
Contoh :
 Total nilai impor (FOB) sebesar USD 50,000.00 (lima
puluh ribu united state dollar).

• FOB 50,000.00
Pengisian PIB
24. Asuransi LN/ DN

Diisi pada kolom yang disediakan dengan “LN” bila


asuransi dibayar di luar negeri dan “DN” bila asuransi
dibayar di dalam negeri, serta diisi besarnya nilai asuransi
barang impor sesuai valuta pada kolom 21.
Contoh :
Asuransi dibayar di luar negeri sebesar USD 250,00 (dua
ratus lima puluh united state dollar).

Asuransi (LN) 250,00
Pengisian PIB
[Link]

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nilai


freight barang impor dalam valuta asing sesuai
valuta pada kolom 21.
Contoh :
 Biaya pengangkutan sebesar USD 1,000.00 (seribu
united state dollar)

Freight  1,000.00
Pengisian PIB
26. Nilai CIF/ nilai pabean

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nilai


barang impor dengan INCOTERM CIF dalam
valuta sesuai kolom 21 dan rupiah. 
Contoh :
Nilai CIF  1.000,00
Rp. 9.700.000,00
Pengisian PIB
[Link], Ukuran dan Tipe Peti Kemas :

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nomor,


ukuran dan tipe peti kemas.
Dalam hal nomor, ukuran dan tipe peti kemas tidak
mencukupi, maka pada kolom yang bersangkutan
diisi “..... (angka dan huruf) peti kemas, lihat lembar
lanjutan”. Rincian lengkap nomor, ukuran dan tipe
peti kemas diisi pada lembar lanjutan
Pemberitahuan Impor Barang.
Pengisian PIB
28. Jumlah, jenis dan Merek kemasan PK

Diisi pada kolom yang disediakan dengan


jumlah, jenis dan merek kemasan yang
digunakan untuk mengemas barang.
Contoh :
Jumlah dan jenis kemasan
100 Package
Pengisian PIB
29. Berat Kotor (Kg)

Diisi pada kolom yang disediakan dengan berat kotor


(bruto) keseluruhan barang impor dalam satuan kg
(kilogram).
Berat kotor adalah berat barang impor termasuk dengan
pengemasnya.
Contoh :
Berat kotor barang impor keseluruhan sejumlah 10.150Kg.

Berat Kotor (Kg)                                 10.150


Pengisian PIB
30. Berat Bersih (Kg)

Diisi pada kolom yang disediakan dengan berat bersih


(netto) keseluruhan barang impor dalam satuan Kg
(kilogram).
Berat bersih adalah berat barang impor tidak termasuk
dengan pengemasnya.
Contoh :
Berat bersih barang impor keseluruhan sejumlah 10.000
Kg.
Berat Bersih                                        10.000
Pengisian PIB
31. No.

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nomor urut.


Dalam hal jenis barang impor lebih dari satu jenis dan
lebih dari satu pos tarif, maka nomor urutnya dirinci pada
angka 31 lembar lanjutan, sedangkan pada lembar
pertama untuk angka 31 sampai dengan 36 cukup diberi
catatan “.............. (angka dan huruf) jenis barang, lihat
lembar lanjutan”
Contoh :
10 (sepuluh) jenis barang, lihat lembar lanjutan.
Pengisian PIB
32. Pos tarif/ HS,
- Uraian barang secara lengkap
  meliputi jenis, jumlah, merek, tipe,
  ukuran, dan spesifikasi lainnya.
- Jenis fasilitas

Diisi pada kolom yang disediakan dengan :


Nomor pos tarif/ HS;
• Uraian barang secara lengkap meliputi jenis, jumlah, merek, tipe, ukuran dan spesifikasi lainnya; dan
• Jenis fasilitas.
• Pengisian uraian jumlah dan jenis barang harus diisi secara jelas dan lengkap, sehingga dengan uraian barang
tersebut dapat ditetapkan klasifikasi dari barang impor.
Dalam hal barang impor lebih dari satu pos tarif dan/atau lebih dari satu uraian jenis barang, maka kolom diisi
“Lihat Lembar Lanjutan”. Kemudian pada kolom lembar Lanjutan diisi masing-masng pos tarif dan/atau masing-
masing uraian jenis barang.
Dalam hal barang yang diiimpor tidak menggunakan fasilitas impor, maka pada kolom diisi “Tanpa Fasilitas”
Contoh : 
- 8451.30.00.00
- Mesin penyetrika (Ironing Machines), 250 watt, 1000 (seribu)
   pieces, Merek Sonya, tipe SNA-250
- CEPT
Pengisian PIB
[Link] Asal

Diisi pada kolom yang disediakan dengan


negara asal barang untuk setiap jenis barang
sesuai dengan sertifikat Negara Asal Barang
yang dimiliki terkait pengisian kolom 19.
Pengisian PIB
34. Tarif & Fasilitas
- BM     - PPN - PPnBM
- Cukai – PPh
Diisi pada kolom yang disediakan dengan
• tarif Bea Masuk, Cukai, PPN, PPnBM, PPh; dan
• fasilitas pembebasan, keringanan atau penundaan pembayaran bea masuk;
pada tanggal pendaftaran pemberitahuan impor barang.

Kode fasilitas terdiri atas :


• BBS untuk dibebaskan;
• DTP untuk ditanggung pemerintah; dan
• DTG untuk ditangguhkan.
Pembebanan bea masuk yang dicantumkan disesuaikan dengan pos tarif BTBMI
yang digunakan.
Pengisian PIB
• BM
Diisi pembebanan Bea Masuk sesuai ketentuan yang
berlaku; 
ada 2(dua) jenis tarif/ pembebanan untuk BM : advalorum,
yang mempergunakan %, yang dalam perhitungan nilai BM
nya = Nilai % dikalikan Nilai Pabeannya dalam rupiah;
spesifik, yang mempergunakan nilai rupiah per unit satuan,
sehingga jumlah satuan yang diisikan pada jumlah barang
adalah merupakan jumlah satuan unit, perhitungan BM nya
= Nilai rupiah per unit satuan dikalikan dengan jumlah
satuan unit
Pengisian PIB
CUKAI
Diisi pembebanan Cukai dalam persentase (%) sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam hal barang impor bukan
merupakan Barang Kena Cukai (BKC) kolom ini tidak perlu diisi;

PPN
Diisi pembebanan PPN dalam persentase (%) sesuai ketentuan yang berlaku serta besarnya fasilitas dalam persentase
(%) bila ada fasilitas dan kode jenis fasilitasnya;

PPnBM
Diisi pembebanan PPnBM sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam hal tidak ada pungutan PPnBM, ruang ini tidak perlu
diisi;

PPh
Diisi pembebanan PPh Ps 22 dalam persentase (%) sesuai ketentuan yang berlaku serta besarnya fasilitas dalam
persentase (%) bila ada fasilitas dan kode jenis fasilitasnya.

Contoh :
BM 10% (dibebaskan 50%), PPN 10% dan PPh 2,5%.
Maka penulisan pada kolom :
- BM 10%, 50% BBS.
- PPN 10%
- PPh 2,5%
Pengisian PIB
35. - Jumlah & Jenis Satuan barang,
- Berat Bersih (Kg)
- Jumlah & Jenis Kemasan

Diisi pada kolom yang disediakan dengan :


• jumlah dan jenis satuan barang yang dipergunakan dalam nilai satuan barang
sebagaimana tercantum pada kolom 32;
• berat bersih (netto) dalam satuan kilogram untuk setiap jenis barang; dan
• jumlah dan jenis kemasan untuk setiap jenis barang.

Contoh :
Harga barang sesuai invoice adalah US$ 10,00 per Pcs. Berat bersih adalah 5.000 Kg
dengan kemasan sejumlah 1.000 Pkg @ 10 Pcs.
- 10.000 Pcs
- 5.000 Kg
- 1.000 Pkg
Pengisian PIB
36. Jumlah Nilai CIF

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nilai


CIF dalam valuta sesuai kolom 21 untuk setiap
jenis barang impor.
No Jenis Nilai KODE

1 Transaksi Jual Beli NTR


2 Transaksi Jual Beli mengandung proceeds yang nilainya belum PRO
dapat ditentukan
3 Transaksi jual beli mengandung royalty yang nilainya belum dapat ROY
ditentukan
4 Transaksi jual beli berdasarkan harga futures (future price) yaitu FTR
harga yang baru dapat ditentukan setelah PIB disampaikan
5 Bukan transaksi jual beli berupa barang hadiah/promosi/contoh CMA
6 Bukan transaksi jual beli berupa barang konsinyasi KON
7 Bukan transaksi jual beli berupa barang yang dimpor oleh ITM
intermediary yang tidak membeli barang
8 Bukan transaksi jual beli barang berupa barang sewa(leasing) LES
9 Bukan transaksi jual beli berupa barang bantuan/hibah HBH
10 Bukan transaksi jual beli lainnya BTR
Pengisian PIB
• BM

Diisi pada kolom yang disediakan dengan jumlah bea masuk (dibayar, ditanggung pemerintah,
ditangguhkan, dan/ atau dibebaskan) dalam ribuan rupiah penuh.
Contoh :
Kolom 34 :
- BM 20%, 50% BBS
- PPN 10%
- PPh 2,5%
Kolom 36 : CIF USD 1.000,00
Perhitungan :
Nilai CIF dalam rupiah = 1.000,00 X 10.000,00 (NDPBM kolom 22)
= Rp. 10.000.000,00
BM Bayar = 20% X 50% X Rp. 10.000.000,00 = Rp. 1.000.000,00
BM Bebas = 20% X 50% X Rp. 10.000.000,00 = Rp. 1.000.000,00
Maka penulisan pada kolom 37 :
BM kolom dibayar diisi Rp. 1.000.000,00
BM kolom dibebaskan diisi Rp. 1.000.000,00
Pengisian PIB
• Cukai
Diisi pada kolom yang disediakan dengan
jumlah keseluruhan hasil perhitungan Cukai
(dibayar dan/ atau dibebaskan) dalam ribuan
rupiah penuh.
Dalam hal barang kena cukai, pelunasan
cukainya dilakukan dengan pelekatan pita
cukai, maka kolom ini tidak diisi
Pengisian PIB
• PPN
Diisi pada kolom yang disediakan dengan
jumlah keseluruhan hasil perhitungan PPN
(dibayar, ditanggung pemerintah,
ditangguhkan, dan/ atau dibebaskan) dalam
ribuan rupiah penuh.
PPN dihitung dengan rumusan :
% PPN x (nilai CIF dalam rupiah + BM + Cukai
Pengisian PIB
• PPnBM

Diisi pada kolom yang disediakan dengan jumlah


keseluruhan hasil perhitungan PPnBM (dibayar,
ditanggung pemerintah, ditangguhkan, dan/ atau
dibebaskan) dalam ribuan rupiah penuh.
PPnBM dihitung dengan rumusan :
%PPnBM x (nilai CIF dalam rupiah + BM + Cukai)
Pengisian PIB
• PPh

Diisi pada kolom yang disediakan dengan


jumlah keseluruhan hasil perhitungan PPh
(dibayar, ditanggung pemerintah,
ditangguhkan, dan/atau dibebaskan) dalam
ribuan rupiah penuh.
PPh dihitung dengan rumusan :
%PPh x (nilai CIF dalam rupiah + BM + Cukai)
Pengisian PIB
• Total

Diisi pada kolom yang disediakan dengan nilai


total pungutan negara yang dibayar,
ditanggung pemerintah, ditangguhkan dan/
atau dibebaskan (BM + cukai + PPN + PPnBM +
PPh).
Pengisian PIB
TANDA TANGAN IMPORTIR/ PPJK
Diisi pada kolom yang disediakan dengan
• nama tempat;
• nama tempat;
• nama jelas importir/ PPJK.
Kolom ini wajib ditandatangani oleh importir
atau PPJK.
Pengisian PIB
• DIISI OLEH BEA DAN CUKAI
Diisi oleh pejabat bea dan cukai atau oleh
sistem komputer pelayanan pada kolom yang
disediakan dengan nomor, tanggal, bulan dan
tahun pendaftaran Pemberitahuan Impor
Barang.

Kolom ini hanya diisi oleh Direktorat Jenderal


Bea dan Cukai.
Pengisian PIB
• UNTUK PEMBAYARAN/ JAMINAN :
•  a. Pembayaran 1. Bank            2. Pos 3. Kantor Pabean
b. Jaminan  1. Tunai           2. Bank Garansi  3. Customs Bond
 4. Lainnya;

• Diisi pada kolom pembayaran yang disediakan dengan


angka 1 bila pembayaran dilakukan di Bank Devisa Persepsi, Pos Persepsi atau Kantor Pos;
angka 2 bila pembayaran dilakukan di pos persepsi atau kantor pos; atau
angka 3 bila pembayaran dilakukan di Kantor Pabean.

• Diisi pada kolom jaminan yang disediakan dengan


angka 1 bila jaminan tunai;
angka 2 bila jaminan bank garansi;
angka 3 bila Customs Bond; atau
angka 4 bila lainnya selain jaminan tunai, bank garansi atau Customs Bond.

• Diisi pada kolom yang disediakan dengan bukti pembayaran atau jaminan Bea Masuk Cukai, PPN,
PPnBM, dan/ atau PPH berupa
nomor dan tanggal Surat Setoran Pabean, Cukai dan Pajak (SSPCP); dan/ atau
nomor dan tanggal bukti penerimaan jaminan.
Pada bagian bawah kolom, ditandatangani oleh pejabat yang menerima pembayaran dan diberi cap dinas
instansi terkait.
Pengisian PIB
• Pengisian kolom-kolom lembar lanjutan
Pemberitahuan Impor Barang sesuai dengan
tatacara pengisian lembar Pemberitahuan
Impor Barang.
Pengisian PIB
• Pengisian kolom-kolom lembar lampiran kontainer adalah sebagai berikut :

Pengisian kolom Kantor Pabean, Nomor Pengajuan dan Nomor Pendaftaran sesuai dengan
pengisian lembar Pemberitahuan Impor Barang.
No. Urut
Diisi pada kolom yang disediakan dengan no urut.

Nomor
Diisi pada kolom yang disediakan dengan nomor kontainer secara lengkap.

Ukuran
Diisi pada kolom yang disediakan dengan ukuran kontainer.

Tipe
Diisi pada kolom yang disediakan dengan tipe kontainer.

Pada setiap akhir halaman diisi tempat, tanggal, bulan dan tahun saat PIB dibuat dan dibubuhkan
tanda tangan dan nama penandatangan serta bubuhkan cap perusahaan yang bersangkutan.
Pengisian PIB
• Pengisian kolom-kolom lembar lampiran dokumen dan pemenuhan
persyaratan/ fasilitas impor adalah sebagai berikut :
Pengisian kolom Kantor Pabean, Nomor Pengajuan dan Nomor Pendaftaran
sesuai dengan pengisian lembar Pemberitahuan Impor Barang.
Diisi pada kolom yang disediakan dengan
kode dokumen pelengkap pabean atau SKEP fasilitas/ pemenuhan
persyaratan impor;
• nama dokumen pelengkap pabean atau SKEP fasilitas/ pemenuhan
persyaratan impor; dan
• nomor, tanggal, bulan dan tahun dokumen pelengkap pabean atau SKEP
fasilitas/ pemenuhan persyaratan impor.
• Pada setiap akhir halaman diisi tempat, tanggal, bulan dan tahun saat PIB
dibuat dan dibubuhkan tanda tangan dan nama penandatangan serta
bubuhkan cap perusahaan yang bersangkutan.

Anda mungkin juga menyukai