0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan14 halaman

Efektivitas Sealant Karies Anak

1. Studi ini membandingkan efektivitas pencegahan karies, retensi, dan level fluoride antara resin sealant (RSs) dan glass ionomer sealant (GISs) pada molar permanen anak selama 4 tahun. 2. Hasilnya menunjukkan bahwa total retensi GISs lebih rendah dari RSs, namun GISs yang kehilangan sebagian masih dapat mencegah karies. 3. Penggunaan GISs dapat mencegah perkembangan karies meski tingkat ke

Diunggah oleh

della
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan14 halaman

Efektivitas Sealant Karies Anak

1. Studi ini membandingkan efektivitas pencegahan karies, retensi, dan level fluoride antara resin sealant (RSs) dan glass ionomer sealant (GISs) pada molar permanen anak selama 4 tahun. 2. Hasilnya menunjukkan bahwa total retensi GISs lebih rendah dari RSs, namun GISs yang kehilangan sebagian masih dapat mencegah karies. 3. Penggunaan GISs dapat mencegah perkembangan karies meski tingkat ke

Diunggah oleh

della
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CRSS PPC

Preventive Adhesive
Restoration
Preceptor : drg. Wustha Farani, MDSc, Sp. KGA
Nama : Helvy Radhina N P T
NIPP: 20194020102
Identitas Pasien
Nama : M.I.A
Usia : 7 tahun
Jenis kelamin : laki-laki
RM : 82166
Alamat : Yogyakarta
Pemeriksaan Subjektif
kunjungan 1 (12 Juni 2021)
Seorang pasien datang untuk menambalkan giginya yang
terlihat kehitaman. Gigi tersebut disebelah kiri belakang rahang
bawah. Pasien tidak mengeluhkan rasa sakit pada gigi tersebut.
Pasien menyikat gigi 2 kali sehari saat mandi pagi dan sore hari
Pemeriksaan Objektif
Terdapat kavitas pada bagian pit dan fissure oklusal dengan
kedalaman email gigi 75 dengan
Sondasi : -
Perkusi: -
Palpasi : -
CE : + (ngilu)

Asessment
Dx : pulpa vital disertai karies email
Prognosis : Baik, karena gigi masih vital dan jaringan keras
gigi masih mendukung untuk dilakukan restorasi.
Planning
Planning
KIE

PAR tipe A

Kontrol dan
evaluasi
Alat Bahan
• Dx set • Pumice murni
• Sikat gigi • Articulating paper
• Bur bulat preparasi • Cotton roll
• Glass plate • Cotton pellet
• Agaat spatula • Cavity cleanser
• Plastis instrument • Dentin conditioner
• SIK (Fuji VII)
• Vaseline/cocoa butter
Tahapan Perawatan
1. Cuci tangan 6 langkah WHO dan memakai APD
2. Menyiapkan alat dan bahan
3. Memasangkan polibib pada pasien, Menyiapkan suction dan gelas kumur.
4. Bersihkan permukaan oklusal (profilaksis) dengan sikat dan pumis murni
5. Hilangkan karies dengan menggunakan round bur ukuran ½ atau ¼ dengan
handpiece highspeed
6. Isolasi gigi dengan cotton rolls
7. Aplikasikan cavity cleanser selama 10 detik
8. Aplikasikan dentin conditioner selama 20 detik lalu dibilas dengan water
syringe, keringkan dengan air syringe
9. Aduk bahan sealant SIK dan aplikasikan ke kavitas menggunakan plastis
instrumen. Bentuk sesuai dengan anatomi gigi
[Link] cocoa butter/vaseline pada permukaan sealant
[Link] dengan articulating paper
Pemeriksaan Subjektif
kunjungan 2 (19 Juni 2021)
S: Pasien datang atas motivasi operator untuk melakukan kontrol pada giginya
yang telah dilakukan PAR pada tanggal 12 Juni 2021. Pasien tidak
mengeluhkan adanya rasa sakit dan mengganjal pada gigi tersebut. Pasien dapat
menguyah dengan baik

O: Terdapat tumpatan sealant pada bagian pit fissure oklusal gigi 75


palpasi : -
perkusi : -
CE : + (ngilu)

A: dx : pulpa vital disertai tumpatan SIK

P: 1. KIE
2. evaluasi
Analisis jurnal
Tujuan : untuk
membandingkan
efektifitas pencegahan
karies, retensi dan level
fluoride antara RSs dan
GISs pada molar yang
telah erupsi sempurna.
Sealant diaplikasikan
pada pit dan fissure
oklusal pada molar
permanen anak dengan
insidensi karies tinggi
dalam jangka waktu 4
tahun
Pendahuluan
Karies tetap tersebar luas diseluruh dunia meskipun metode
pencegahan rutin. 2 bahan yang umum digunakan sebagai sealant
pada pit dan fissure adalah resin dan glass ionomer. Glass
Ionomer Sealant (GISs) dan Resin based Sealant (RSs) dapat
menghambat perkembangan karies. Keawetan dari RSs lebih
tinggi daripada GISs, namun lebih sensitif terhadap kelembaban
Bahan dan Metode
Kriteria inklusi :
- Anak dengan M1 erupsi sempurna (4tahun), tanpa kavitas
- index dft = ≥2
Kriteria eksklusi :
- Anak yang memiliki riwayat penyakit dalam
- Memiliki permasalahan motorik
- Index dft = ≤1

Dari 40 subject dengan usia 7-10 tahun dibagi menjadi 2


kelompok dan diperiksa selama 48 bulan (1 minggu, 6, 12, 24,
36, 48 bulan)
Pembahasan
- Long term total retention dari GISs lebih rendah daripada RSs
- Pada partial loss dari GISs tidak ada karies. Sedangkan pada total loss tidak
ada yang dentin caries
- Pada total loss RSs terdapat 58% karies dentin
- Level fluorida dalam saliva lebih tinggi dalam 48 bulan (dengan 24
setelahnya berbeda tidak signifikan)
Kesimpulan
Penggunaan GISs dapat mencegah perkembangan karies,
meskipun tingkat kegagalannya lebih tinggi dibandingkan dengan
RSs. Dalam studi ini menunjukkan peningkatan level fluoride
dalam saliva sehingga dapat mencegah dental karies.
Terimakasih

Anda mungkin juga menyukai