0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
70 tayangan11 halaman

Komponen dan Definisi Embedded Systems

Embedded systems adalah sistem berbasis komputer yang tertanam pada perangkat lain untuk melakukan tugas khusus secara efisien. Embedded systems menerima input dari sensor, memprosesnya menggunakan mikrokontroler, dan menghasilkan output melalui aktuator. Komponen penting lainnya termasuk IP dan FPGA.

Diunggah oleh

Vivaldi Alwalad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
70 tayangan11 halaman

Komponen dan Definisi Embedded Systems

Embedded systems adalah sistem berbasis komputer yang tertanam pada perangkat lain untuk melakukan tugas khusus secara efisien. Embedded systems menerima input dari sensor, memprosesnya menggunakan mikrokontroler, dan menghasilkan output melalui aktuator. Komponen penting lainnya termasuk IP dan FPGA.

Diunggah oleh

Vivaldi Alwalad
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Embedded Systems

MODUL 2 – IOT
Pendahuluan
◦ Umumnya, perangkat Internet of Things (IoT) itu tertanam (embedded) pada perangkat lain.
◦ Contoh: menanamkan fitur koneksi ke Wi-Fi pada sebuah TV konvensional.
Definisi Embedded Systems
◦ Embedded systems merupakan system berbasis computer yang tidak seperti computer.
◦ Perangkat IoT selalu terkoneksi dengan Internet, sementara embedded systems memiliki kemampuan
komputasi, akan tetapi belum tentu memiliki koneksi internet.
◦ Dapat disimpulkan bahwa embedded systems adalah perangkat IoT tanpa koneksi Internet.
◦ Saat ini hampir semua embedded systems merupakan IoT dikarenakan adanya koneksi Internet.
◦ Kriteria penting dari embedded systems adalah efisiensi.
◦ Embedded systems harus bisa melakukan tugasnya dengan efisien (cepat, murah, hemat energi, dan
lain-lain).
Embedded Systems Lanjutan
◦ Kriteria embedded systems:
◦ Spesifik menjalankan 1 aplikasi
◦ Software dan hardware didisain/diprogram bersamaan
Struktur Umum
◦ Berikut adalah gambaran umum tingkat tinggi terhadap embedded systems
Struktur Umum (lanj.)
◦ Embedded systems harus menerima data dari luar sistem, dan kemudian setelah diproses, menampilkan
Kembali hasilnya ke luar system.
◦ Untuk menerima data dari luar system, embedded systems menggunakan berbagai macam sensor,
seperti microphone, keypad, dan lain-lain.
◦ Setelah data diterima dari berbagai macam sensor, maka data akan dikirim ke inti dari system. Setelah
data selesai diproses, maka embedded systems harus menampilkan efek/hasil dari proses ini melalui
yang dinamakan actuator.
◦ Beberapa contoh dari actuator adalah: layar, LED, speaker, dan lain-lain.
Struktur Umum (lanj.)
◦ Komponen yang berada ditengah-tengah embedded systems umumnya adalah mikrokontroler, IP dan
FPGA.
◦ Intellectual Property (IP) biasanya merupakan sebuah komponen yang sudah jadi (pre-designed / pre-
manufactured), seperti sebuah chip / integrated circuit (IC) yang dapat melakukan 1 set tugas khusus
dan tidak bisa di-program ulang.
◦ Contoh dari IP adalah: network controller (berfungsi untuk melakukan tugas terkait koneksi jaringan),
dan lain-lain.
◦ Mikrokontroler adalah inti dari embedded systems. Mikrokontroler yang menentukan apa yang akan
dilakukan oleh setiap komponen pada embedded systems dan kapan. Mikrokontroler berkomunikasi
dengan komponen lain melalui sinyal.
◦ Field Programmable Gate Arrays (FPGA) merupakan sebuah hardware, integrated circuit (IC), dan
merupakan sebuah chip yang bisa di-program ulang.
◦ Istilah untuk melakukan konfigurasi dan konfigurasi ulang (re-configure) pada FPGA adalah “wire” dan
“re-wire”.
Komponen-Komponen Embedded
Systems
◦ Salah satu contoh dari komponen mikrokontroler pada
embedded systems adalah papan Arduino (Gambar 2.2)

◦ Chip hitam pada Gambar 2.2 disamping adalah


mikrokontroler yang sebenarnya.

◦ Sementara komponen lainnya hanya untuk mendukung


mikrokontroler tersebut.
Komponen-Komponen Embedded
Systems (lanj.)
◦ Mikrokontroler harus dikonfigurasi (wire it up), dikemas dan diintegrasikan ke tengah-tengah suatu
system supaya dapat memiliki manfaat.
◦ Mikrokontroler biasanya lebih kecil dan lebih lemah daripada mikroprosesor.
◦ Bahasa pemrograman yang umumnya digunakan pada Arduino adalah C/C++, sementara pada
Raspberry Pi adalah Python.
◦ Di dalam mikrokontroler terdapat sebuah flash memory untuk menyimpan data dan program. Flash
memory ini bersifat non-volatile, artinya data tidak menghilang walaupun mikrokontroler sudah
dimatikan / tidak lagi dialiri listrik.
◦ Pemrograman Arduino dan Raspberry Pi dapat dilakukan dengan cara menghubungkan perangkat
tersebut menggunakan USB ke computer.
Konversi Analog / Digital
◦ Embedded systems menerima data (input) melalui berbagai macam sensor. Sinyal yang dihasilkan oleh
sensor-sensor ini merupakan sinyal analog.
◦ Peran dari Analog to Digital Converter (ADC) adalah untuk menerima sinyal-sinyal analog dan kemudian
mengonversinya menjadi angka-angka digital.
◦ Sementara peran dari Digital to Analog Converter (DAC) adalah sebaliknya, yaitu mengonversi angka-
angka digital dari mikrokontroler ke sinyal-sinyal analog.
◦ Salah satu contoh hasil dari DAC adalah embedded systems yang mengeluarkan suara tertentu melalui
speaker.
Akhir
Ada pertanyaan?

Anda mungkin juga menyukai