TUHAN MENURUT AGAMA-AGAMA
Sarmita Yusuf, M.A.
1
Agama Samawi dan Ardhi
Samawi Ardhi
Agama samawi adalah agama yang diturunkan (wahyu) dari agama Ardhi adalah agama yang berkembang berdasarkan
Allah SWT melalui malaikat Jibril dan disampaikan oleh budaya, daerah, pemikiran seseorang yang kemudian diterima
Nabi/Rasul yang telah dipiliholeh Allah SWT untuk secara global. Serta tidak memiliki kitab suci dan bukan
disebarkan kepada umat manusia. Seperti Nasrani, Yahudi, dan berlandaskan wahyu. Adapun bentuknya bermacam-macam.
Islam. Seperti Budgha, Hindu, dan lain-lain.
2
Agama Samawi dan Ardhi
Ciri-Ciri Agama Samawi yaitu : Ciri-Ciri Agama Ardhi yaitu :
1. Agamanya tumbuh secara kelahiran dapat ditentukan dari 1. Konsep ketuhanannya panthaisme, dinamisme,
tidak ada menjadi ada. dan animisme.
2. Agama ini mempunyai kitab suci yang otentik (ajarannya 2. Tumbuh secara komulatif dalam masyarakat
bertahan/asli dari tuhan)
penganutnya.
3. Secara pasti dapat ditentukan lahirnya,dan bukan tumbuh
dari masyarakat,melainkan diturunkan kepada masyarakat. 3. Tidak disampaikan oleh utusan tuhan (rasul)
4. Disampaikan oleh manusia yang dipilih allah sebagai 4. Ajarannya dapat berubah-ubah ,sesuai dengan
utusan-nya. akal perubahan akal pikiran penganutnya.
5. Ajarannya serba tetap,walaupun tafsirnya dapat berubah 5. Kebenaran ajarannya tidak universal,yaitu tidak
sesuai dengan kecerdasan dan kepekaan manusia. berlaku bagi setiap manusia,masa dan keadaan.
6. Konsep ketuhanannya monotheisme mutlak (tauhid).
7. Kebenarannya adalah universal yaitu berlaku bagi setiap
manusia,masa dan keadaan.
3
Tuhan Menurut Agama Samawi
Subtitle
4
Agama Yahudi
Judaisme Juru Selamat Konsep Tuhan
Judaisme adalah agama kepercayaan orang-orang Orang Yahudi mempercayai kelak akan Hasyem adalah sebutan lain dari nama Tuhan mereka.
Yahudi, Yahudi mempercayai bahwa Tuhan itu Tunggal, ada seorang juru selamat pada akhir Mereka mempercayai bahwa Tuhan menciptakan
Esa sebagaimana yang tercantum di kitab mereka, zaman. Sang juru selamat biasa disebut manusia mempunyai sifat alami, yaitu dua
Torah. dengan Messiah. Sang Messiah bisa kecenderungan, untuk berbuat baik dan berbuat jahat.
terlahir dari bayi laki-laki yang tumbuh Tuhan bagi mereka tidak mempunyai kelamin, tidak
besar kemudian menjadi raja dan laki-laki dan tidak juga perempuan. Padanan kata
pemimpin. bersifat maskulin, ‘GOD’
5
Agama Kristen
Tuhan menurut Agama Kristen sebagai berikut:
6
Konsep Ketuhanan Menurut Agama Kristen
• Tuhan itu Esa (satu). Tetapi didalam Tuhan yang Esa itu ada tiga oknum; Tuhan bapa, Tuhan anak,
dan roh kudus. Tuhan Tri Tunggal tetapi satu adanya.
• Kristen protestan berbeda dengan Kristen Katholik. Jika dalam ajaran Katholik menerangkan bahwa
roh kudus tumbuh dari Tuhan Bapak secara bersamaan, antara Tuhan Bapak dan Tuhan Anak sejajar
posisinya. Dalam Kristen/Nasrani tuhan anak diutus oleh tuhan Bapak untuk menembus segala dosa
manusia dengan cara disalib sampai 3 hari lamanya.
7
Beberapa Hakikat Allah
• Allah adalah Kudus
Allah ada dimana-mana. Ia ada pada setiap tempat, ia Maha kuasa dan Maha tahu. Ia kudus oleh sebab
itu, oknum yang ketiga dari Tri Tunggal sering kali disebut roh kudus, kekudusan ialah kebenaran
Allah yang tak ada bandingannya.
“Karena Begitu Besar Kasih Allah Akan Dunia Ini, Sehingga Ia Telah Mengaruniakan Anaknya Yang
Tunggal, Supaya Setiap Orang Yang Percaya Kepada-Nya Tidak Binasa, Melainkan Beroleh Hidup
Yang Kekal”. (Yohanes: 3:16)
8
Hakikat Allah
• Allah adalah Kekal
Allah itu kekal, ia tidak mempunyuai awal dan akhir. Ia sudah ada sejak dahulu kala dan ia pun akan tetap ada pada
masa yang akan daatang. Kehendak, sifat dan kebenarannya tidak akan pernah berubah
Keluaran 21:33 “Lalu Abraham Menanam Pohon Tamariksa Di Birsyeba, Dan Memanggil Disana Nama Tuhan Allah
Yang Kekal”. Kata kekal biasanya diartikan sebagai keadaan yang tanpa waktu.
• Disinilah letak perbedaan yang besar sekali diantara ajaran al-kitab tentang Allah dengan ajaran-ajaran agama yang
lain tentang Allahnya. Jika agama-agama yang lain memandang hakikat Allah sebagai roh halus, yang tak dapat
dihayati, sebagai yang rohani dan akali, lawan dari pada yang jasmani, maka al-kitab mengajarkan bahwa, hakikat
Allah adalah ia menjadi sekutu umatnya.
9
Agama Islam
Konsep Tuhan Dalam Perspektif Agama Islam
Tuhan menurut Islam adalah Allah, Esa, Ahad, Dia adalah dirinya sendiri, Tunggal dalam sifatnya maupaun Fa’alnya. Dia
unsur yang berdiri sendiri tidak berbilang dan pada ayat kedua yaitu Allah tidak bergantung pada siapa-siapa melainkan
ciptaan-Nyalah yang bergantung pada-Nya seperti malaikat, manusia, iblis, jin, hewan, benda mati, cair, gas, padat, cahaya
dan sebagainya adalah ciptaan. Dialah Sang pencipta Sang kholik, semua makhluk berdo’a meminta kepada-Nya, hidup
matinya tergantung kepada-Nya, tidak ada makhluk yang tidak tegantung kepada-Nya demikian juga manusia sejak zaman
Adam hingga Muhammad.
Permasalahan muncul diseputar cara manusia mengetahui adanya Tuhan dan keberadaan sifat –sifat Tuhan. Permasalahan ini
dalam perkembangan selanjutnya melahirkan kajian keagamaan tersendiri, seperti yang kita kenal adanya Ilmu Tauhid atau
Ilmu Kalam
10
• Dalam tinjauan Islam, konsep ke-Tuhan-an tidak dapat dipisahkan dari pengertian tentang Tuhan yang termuat
dalam sumber-Nya. Yaitu Al-Qur’an yang oleh umat Islam diyakini sebagai wahyu, dan menurut AlQur’an ajaran
Islam yang terpenting adalah perintah dan seruan kepada manusia untuk menyembah hanya kepada Allah dan ini
merupakan kredo inti. Al-Qur’an menyatakan bahwa yang Tuhan itu hanyalah Allah. Karena yang Tuhan hanyalah
Allah maka manusia hanya benar kalau menyembah Allah semesta.
• Sehubungan dengan ke-Tuhan-an, Al-Qur’an tidak hanya menyebutkan tentang Tuhan saja, akan tetapi juga tentang
sifat-sifatnya, lewat sifat-sifat Allah dapat diketahui corak hubungan antara Allah selaku pencipta alam sebagai
ciptaan-Nya.
11
Tuhan Dalam Islam
RABB Malik Illah
Kata malik disebut sebanyak 5x dlm al- Sesuatu yang disembah manusia dengan
Maha Mencipta, Maha Memiliki, Maha
quran (1: 4, )Raja, penguasa, pemilik, dia sebenarnya atau Tuhan yang sebenarnya
Mengatur semua urusan dan Maha pencipta dan pengusa alam semesta (QS. 45:23, 28:38, 25: 44) pantas
disembah adalah yang memilki jabatan
Murabbi (pembina, pemelihara dan
rabb dan malikun
pendidik) (al-alaq:1-5, al-a’la: 1-5, at-
taubah: 31)
Menurut Ibn Taimiyah difinisi dari kalimat Ilah (DDDا
) لهdalam al-Qur’an tersebut adalah : yang dipuja dengan penuh kecintaan hati,
tunduk kepada-Nya, merendahkan diri dihadapanNya, dan mengharapkanNya, kepadaNya tempat berserah ketika dalam kesusahan,
berdo’alah dan bertawakal kepadaNya untuk kemashlahatan diri, meminta perlindungan dariNya dan menimbulkan ketenangan di saat
mengingat dan terpaut kepada Nya.
12
Konsep Tauhid
Tauhid adalah suatu upaya dalam mengesakan dan mempercayai Allah SWT (faith in the unity of God)
• Tauhid Rububiyah : suatu kepercayaan yang menegaskan bahwa Allah SWT zat yang menciptakan, memberi hukum-
hukum, mengatur dan mengarahkan alam semesta ini.
• Tauhid Uluhiyah : Allah SWT adalah satu-satunya yang wajib disembah, dimohon pertolongannya, serta yang harus
ditakuti.
• Tauhid asma’ wa sifat: mengesakan Allah Ta’ala pada seluruh nama dan sifat yang dimiliki-Nya
13
Tuhan Menurut Agama Ardhi
Subtitle
14
Agama Hindu
Konsep Keagamaan
Hindu memiliki beragam konsep keagamaan yang diterapkan seharihari. Konsep-konsep tersebut meliputi pelaksanaan
yajña, sistem Catur Warna (kasta), pemujaan terhadap Dewa-Dewi, Trihitakarana, dan lain-lain.
Dewa dalam konsep Hinduisme Dalam ajaran agama Hindu, Dewa adalah makhluk suci, makhluk supernatural, penghuni
surga, setara dengan malaikat, dan merupakan manifestasi dari Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam kitab suci Reg Weda, Weda yang pertama, disebutkan adanya 33 Dewa, yang mana ketiga puluh tiga Dewa tersebut
merupakan manifestasi dari kemahakuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Di antara Dewa-Dewi dalam agama Hindu, yang paling
terkenal sebagai suatu konsep adalah: Brahmā, Wisnu, Siwa. Mereka disebut Trimurti.
15
Konsep Tuhan dalam Agama Hindu
Tuhan Agama Hindu Trimurti
Trimurti itu terdiri dari: Brahma, Wisnu dan Syiwa. Nama Wisnu
Tuhan dalam agama Hindu disebut brahma. Kalimat brahma dalam
dan Syiwa memang ada disebut,tetapi bukan sebagai Tuhan,
bahasa Hindu lama (sanskerta) yaitu nama bagi Tuhan yang wujud hanya sebagai sifat. Wisnu sifat kasih sayang dan memelihara,
syiwa sifat Maha kuasa dan memusnahkan.
dengan sendirinya, Maha Esa dan kuasa yang bersifat azali, tidak
berawal dan tidak berahir yang menciptakan dan menjadi asal dari
Maka diberbagai kuil-kuil pengnut agama Hindu terdapatlah
sekalian alam dia tidak bisa diraba dengan paca indra tetapi hanya
patung yang menggambarkan trimurti itu; patung brahma yang
dapat diketahui dengan akal. mempunyai empat muka dan empat tangan; tangan pertama
memegag weda, tagan yang ke dua memegang sendok, tangan
yang tiga memegang tasbih, dan tangan yang ke empat
memegang bejana berisi air, sedang disampingnya patunh Tuhan
yang k- dua dan ketiga, yaitu wisnu dan syiwa.
16
Agama Buddha
Konsep Tuhan
Tuhan dalam agama Buddha bukanlah Siddharta Gautama. Buddhisme juga menolak adanya sosok mahakuasa sebagai pencipta dan menyatakan bahwa alam
semesta diatur oleh lima hukum kosmis (Niyama Dhamma), yakni Utu Niyama, Bija Niyama, Kamma Niyama, Citta Niyama, dan Dhamma Niyama.
17
• Ibadah umat Buddha lebih fokus pada hukum spiritual alam semesta untuk mencapai pencerahan diri sehingga sampai pada akhir dari nafsu
yang menyebabkan semua penderitaan kelahiran, usia, tua, penyakit, kematian, kepedihan, ratapan, dan keputusasaan
• Umat Buddha menerima keberadaan makhluk hidup di alam yang lebih tinggi, yang dikenal sebagai dewa, tetapi mereka—seperti manusia,
yang dikatakan menderita di samsara belum tentu lebih bijaksana daripada makhluk lainnya.
• Dalam ajaran Buddha tidak dikenal adanya "Dewa Pencipta" ataupun "Sang Pencipta Dunia"; alam semesta dengan segala isinya diatur
oleh hukum universal (Niyama Dhamma) yang berlaku di semua alam kehidupan, segala isi bumi, segala tata bintang, maupun
segala galaksi di jagat raya ini.
18
Agama Konghucu
Konsep Tuhan
Dalam agama Khonghucu (Rujiao) sebutan Tuhan adalah 天 TIAN (baca, Ti'en) yang berarti Satu Yang Maha Besar, Maha Kuasa, Maha Esa. Dalam kitab suci
agama Khonghucu 五經 Wujing (Kitab Yang Lima) ada beberapa istilah/sehutan Tuhan seperti Huang Tian, Min Tian, Shang Di dsb.
Agama-agama Cina yang popular di dunia adalah Konfusianisme, Budhaisme dan Taoisme. Tiga ajaran ini saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya,
dan telah dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari orang Cina. Jika Konfusianisme lebih menekankan nilai-nilai etika kehidupan, Budhaisme lebih
menekankan mengenai kehidupan setelah mati, maka Taoisme lebih menekankan keserasian hubungan manusia dengan alam.
19
THANK YOU Insert Image
20