0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan62 halaman

Sistem Manajemen MBOS di APP

MBOS adalah sistem manajemen yang digunakan APP untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan menetapkan target kinerja tinggi berdasarkan prinsip semangat berkesinambungan, pencapaian besar, dan inovasi. Sistem ini melibatkan seluruh karyawan untuk saling belajar dan berkompetisi guna mempercepat pencapaian target melalui kegiatan cross-sharing.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan62 halaman

Sistem Manajemen MBOS di APP

MBOS adalah sistem manajemen yang digunakan APP untuk meningkatkan kinerja perusahaan dengan menetapkan target kinerja tinggi berdasarkan prinsip semangat berkesinambungan, pencapaian besar, dan inovasi. Sistem ini melibatkan seluruh karyawan untuk saling belajar dan berkompetisi guna mempercepat pencapaian target melalui kegiatan cross-sharing.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pre-test

introduction
What’s MBOS ???
>> Sistem manajemen yang digunakan APP
untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

>> Mulai diluncurkan tahun 1997.


>> Didasari pada target yang beraspirasi
tinggi Sistem kompetisi antar tim dan
individu.
>> Semua bermula dari penetapan KPI
Olympic  4 Pillar pendukungnya.
introduction
Prinsip Olympic???
Semangat:
>> Menantang keadaan yang ada saat ini untuk mencapai kesempurnaan.
1. Continuous (Berkesinambungan)
2. Breakthrough (Pencapaian besar – besaran)
Olympic
3. Innovation (Inovasi)
EBITDA Target
$ Inovasi
kuk an
la
n me Mempercepat
d
a
eng & Act. ir it Pencapaian Target
T
et
arg rojects c Sp melalui :
Mengambil
n c
i
apa ent P m pi - Kompetisi
tantangan Me rovem
O ly Pencapaian Besar-Besaran - Cross-sharing/
Training
dengan Imp (Breakthrough)
menyusun - Insentif &
Penghargaaan
target
Olympic&
KPI, Perbaikan Berkesinambungan
dituangka
n ke PPO

Keadaan Waktu
Sekarang
Perjalanan mbos
1994 2002
Penerapan SGA Penerapan Six Sigma
 Hokuetsu Paper Mill, Japan  Menerapkan Konsep Six Sigma di semua
 Menerapkan SGA di APP Mill & HQ

1996 2003-2005
MBOS
Penerapan SDA
 Visi “Reaching the Sky”  Meluncurkan kembali MBOS
dengan menyatukan berbagai
 Belajar Skill Olympic Activity dari LG, Korea konsep yang ada
 Menerapkan SDA di APP

2006
Adaptasi TOYOTA WAY
1997 Belajar tentang dasar2 sistem
MBOS diluncurkan Toyota
 Mengintegrasikan semua Penerapan Toyota Way di
aktivitas perbaikan ke dalam MBOS
MBOS

2000 2007
Rencana selanjutnya
Penerapan CTR  Focus melaksanakan sistem
 Pengenalan mengenai CTR MBOS di Marketing, Tissue dan
 Penerapan CTR di APP Paper division
WHY mbos???
Menjadi Perusahaan Pulp & Kertas terbaik di Dunia
“Be Number One in the World”
Kimberly Clark Mi Menetapkan
cro
so f
t
Target Olympic
a
ol
-C

IB
ca

M Secara keseluruhan
Co

Menjadi
Perusahaan

British Airways
GE

Pulp & Kertas


No. 1 yang berstandar
Nike

STRATEGY international di abad 21 CAPITAL


 High Profitability =
dengan membawa nilai terbaik e.g. EBITDA Achv, EBITDA/T
k

bagi pelanggan, pemegang saham,  Customer 1st choice =


an

H
Citib

e
karyawan & komunitas e.g. Market Share, etc
wlett

 Super Efficiency Company =


- P

e.g. Total eff, Broke, etc


acka

 All Perfect People=


el

rd
ot
H

e.g. Productivity, etc


s
on

HUMAN
s

AT
a
Se

RESOURCES &T
ur
Fo

Toyota
How to be no.1???
1. Sistem Manajemen 2. Budaya Perusahaan
•Mempunyai semangat
MBOS “Challenge the limit, pursue the
perfection”
•Mempunyai ambisi “Embrace
Menetapkan
high aspiration, Create high
Target Olympic performance”
•Mempunyai tekad “Not being
Key Levers
No.1 leader, we can be out
from the market”
•Mempunyai mentalitas “Never
KPI
give up”
How to be no.1???
3. Mengembangkan SDM
 MBOS menyediakan suatu sarana yang
efektif untuk memecahkan masalah
 MBOS berfungsi sebagai wadah
dalam memberikan kontribusi
melalui solusi pemecahan masalah dan ide-
ide perbaikan yang inovatif
 MBOS berfungsi sebagai suatu sistem
penghargaan kepada usaha dan prestasi
karyawan
How to be no.1???
4. Identifikasi  Cross Sharing/Cross Learning
 Cross-sharing merupakan kegiatan
membagikan dan mempromosikan
pengetahuan dan pengalaman sukses di
bidang produksi, pemeliharaan, teknologi,
manajemen, pemasaran, pembelian, logistik
dll untuk membantu Mill atau bagian lain Belajar
Belajar
&&
dalam grup kita dalam memecahkan masalah Implementasi
Implementasi
yang serupa/mirip dengan menggunakan
sumber daya bersama untuk peningkatan Menyatukan usaha
untuk mencapai
kinera secara keseluruhan.
Tujuan Bersama
dari APP
MAIN CONCEPT OF MBOS
Olympic
Target EBITDA Benchmarking
Visi/Misi Target/Budget (Efficiency, HR, IT etc)

Ubah
KPI
Target

Target
> No
Actual?
Yes
Perencanaan Strategik Review

Cross Sharing Perbaikan Kinerja Training

Action

Improvement Project PPO Index Incentive &


Competition Reward
MBOS harus menjadi WAY of life di APP
Main activity

PPO Reward & Index Improvement


Incentive Competition Projects
Penilaian dan Alat manajemen
Penghargaan Insentif yang yang berbasis tim
individu diberikan ke Kompetisi pada untuk aktivitas
berdasarkan semua level indeks tertentu perbaikan terus-
pencapaian berdasarkan hasil yang setara menerus yang
target kinerja kinerja dimotivasi oleh
operasional Olympic kompetisi
perorangan
bulanan dan penghargaan
KPI???
KPI (Key Performance Indicator)

Sistem KPI:
[Link] perusahaan mengidentifikasi
Kontribusi
isu – isu utama sehingga dapat lebih fokus besar
dalam menerapkan suatu strategi untuk terhadap
perusahaan
mencapai target.
[Link] terbentuknya action plans dan
memonitor progres dari indikator –
indikator tersebut.
Guideline KPI

 Harus merupakan item yang


sedikit tapi penting
 Harus spesifik, dapat diukur
& dikontrol
 Harus dari Top-down
 Perpaduan antara fungsi
strategis dan taktis
 Merupakan
ukuran/Kontributor
terhadap kesuksesan
EBITDA

Suatu pengukuran finansial baru


diterapkan APP tahun 2001

Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization’.


(Pendapatan sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi)

Laba Bersih =
+ Interest Expenses
+ Income Tax Expense
+ Depreciation Expense
+ Amortization Expense

EBITDA* = [sales volume x (contribution margin)] - [Link] -


SGA fixed cost

*) SGA = selling & general administration. This formula is based on APP finance development
KPI Based on EBITDA approach

KPI that should be tracked

EBITDA
(Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization)

Total Contribution Fixed Cost

Contribution Margin Fixed Cost Production


Sales Volume
Per Ton (Selling, General, Adm. Exp.) Fixed Cost

Price Variable Cost


Per Ton Per Ton

*) this formula neglects the effect of inventory and assumed a lumpsum of SGA fixed cost. This formula is based on APP finance development
Key performance indicator

Measured Key levers :


• Sales Income
• Unit Selling Price
• Unit Variable Cost
• Production Fixed Cost
• Administration Cost
• Sales Expenses

MILL EBITDA = [(sales volume x contribution margin) - FC] - SGA fixed cost

Break it down into Divisional KPI

Targets

Production Administratio Sales & Marketing Purchasing Others


• [Link]. 17,000 MT n
•Reduce overhead c • Sales vol. 17,000 MT •Maintain prices for raw
ost from .... To ...... materials at USD ....
• [Link] avg USD …. • Avg FOB USD …..
•Obtain price reduction
for items ,... For USD ...
Key performance indicator
Pohon KPI (Sample 1) Regular Shutdown
Planned
(hours) 57.1
Rate of Shutdown +
EBITDA Tree for Production (hours) 57.10 Project Shutdown
+
Paper Products Production
(ton/hour)
x 141.3
Unplanned (hours) 0
Shutdown (hours) Sheet Break (hours)
Volume
140.8 36.7
Sales Volume
(tons) Idle Time
+Grade Change +
Maint (hours)
(hours)
1,136,100 x 244.9 18.7
Gross
(tons) (hours) 8.7 +
Profit - + Others Process (hours)
72.9
995,850
(USD)
(1-Broke Ratio)
(hours) 36.6
+
Change in (%) 1 Extr (hours) 13.1
80 M
Inventory Unit Raw Mat. Cons.
(tons) Raw Material (ton/ton) x 0.78
140,250
EBITDA
x (USD/ton) Avg. Unit Price
286 365.8
Olympic FOB Price + (USD/ton)
Filler
Var. Unit Chemical 31.7
(USD/ton) (USD/ton)
84 M - Gross Unit 476 Cost (USD/ton) +
Other Chemical
Margin (USD/ton) + 28 (USD/ton)
4.3
329
SG&A
(USD)
(USD/ton)
80
- Energy Electricity
19
COGM + (USD/ton) (USD/ton)
48 M (USD/ton) Fixed Unit + 40 Steam
+
+
Interest, Depreciation 371 Cost Packaging (USD/ton)
17.6
& Amortization (USD) COGS (USD/ton) (USD/ton) Water + 2.9
42 7
52 M (USD/ton) (USD/ton)
396
Key performance indicator
Pohon KPI (Sample 2)
Planned Regular Shutdown
Rate of (hours)
Shutdown 62.7
EBITDA Tree for Production
(hours) 62.7 +
Project Shutdown
Converting Products
(ton/hour)
x 37.3
+ (hours) 0
Production Unplanned
Idle Time Sheet Curl &
Volume Shutdown
(hours) Waiting Order (hours)
(tons)
x 288
(hours) 77.3 + 35
Sales 151,202 + Maint (hours)
Volume (1-Broke Ratio) Others 25.3
Gross
(tons) - (%) (hours) 148 +
Profit 5 Process (hours)
140,353 Change in 15
(USD)
Unit Raw Mat.
+
9M Inventory Extr (hours)
(tons) Raw Cons. 2
10,849 Materia (ton/ton) 1.07
x + l306 x
EBITDA (USD/ton) Avg. Unit Price 286
FOB Price Chemical
Olympic Var. Unit (USD/ton)

12 M - Gross
(USD/ton)
487
Cost
(USD/ton)
+ 20
(USD/ton)
Unit 327 Energy Electricity
SG&A
(USD)
Margin
(USD/ton)
67
- + (USD/ton) (USD/ton)
+
6.96
5M COGM + 11 Steam
Fixed Unit 3.56
+ (USD/ton
) Cost
Packaging (USD/ton)
+
Interest, Depreciation 396 (USD/ton) Water
0.2
& Amortization (USD) COGS (USD/ton)
+ -8.54 (USD/ton)
8M (USD/ton 69
420)
Key performance indicator
Pohon KPI Sample

P TO EL
N U EV
W L
D O EA D
O LL N H
R ISIO
DIV
4 pillars

1. Improvement Projects
2. Index Competition
3. Personal Performance
Objective (PPO)
4. Monthly Incentive
1. Improvement project

SDA
SGA
Just Do It
Etc...
1. 1. Skill development activity (SDA)

Skill Development Activity (SDA) adalah:


Aktivitas pemecahan masalah untuk
peningkatan hasil secara besar-besaran
(breakthrough) melalui team lintas
fungsi (cross-functional team), sehingga
masalah-masalah bisnis yang penting
dapat dipecahkan dengan resolusi yang
efektif
1. 1. Skill development activity (SDA)

Gambaran kegiatan SDA secara keseluruhan

Durasi SDA
(Max 1 thn)
Max 2 bulan 2 minggu 6 – 12 bulan

1 2 3 4 5
Penerapan Penyelesaian
Pembentukan SDA Kick Off Meeting Registrasi
& Tindak Lanjut

• Memilih Tema • Umumkan tujuan • Registrasi SDA • Monthly Meeting • Final Report
• Penetapan Target SDA ke Team • Work Plan • Post Monitoring
• Bentuk Team • Presentasikan ke SHARKS / Team Evaluation • Membuat
• Identifikasi Mgmt/Sponsor MBOS • Monthly Langkah
Masalah • Dapatkan • Review dan Monitoring Selanjutnya
• Membuat Work Feedback Konfirmasi dari Report
Plan • Persetujuan TeamSHARKS /
• Mengestimasi Team MBOS
Benefit Potensial • Verifikasi dari
Akunting
• Persetujuan dari
Top Management
Sumber ide - ide

Ide tema berasal dari….. … dianjurkan oleh

• KPI
• Pelatihan Manajemen/
Sesi Brainstorming Tema
Tema
• Pelatihan Level Bawah /
Sesi Brainstorming • Senior Manager Potential
Potential
• Rencana Bisnis • Plant Manager
• Laporan Operasional • Supervisor
• Benchmark yang Kompetitif • Team SDA
• Karyawan
• Kejadian / krisis
• Anggota SDA lain
• Proses dengan ragam hasil kinerja
• Konsumen
• Suara konsumen, supplier,
dan karyawan
• Ekspansi dari SDA lainnya
• Proyek lain

26
1. 1. Skill development activity (SDA)
Penentuan Cakupan &Target Setting
Target yang jelas akan membuat Tim SDA lebih fokus untuk memberikan
hasil yang terukur dan berwujud terkait dengan target KPI Divisional
secara keseluruhan. EXAMPLE

Many companies stop here


(or at a higher level) and fail

From: To: To:


Improve Pulp and Increase pulp Reduce raw To:
Reduce
Forestry Division ROI by contribution by material cost Chemical unit
10%for 2000 US$100 per ton by for pulp by 8% cost
by 9%
end of 2000 by end of 2000

Note: Referring back to the SDA target, the team should be able to identify and measure the
financial benefit, and non-financial benefit when applicable.

27
SDA – Mengestimasi Benefit Potensial

Berapa investasi
Berapa benefit yg dilakukan ?
yg diharapkan?

Menentukan benefit finansial yg diharapkan


berdasarkan Initial Work plan

Analisa Menghitung seberapa biaya yg diperlukan


Analisa berdasarkan initial Work plan
Biaya & Benefit
Biaya & Benefit

Apakah layak di buat dalam SDA?


(berdasarkan investasi vs biaya)

Kuantitatif Benefit = Total SDA Benefit – Investasi + Dampak Positif di area lain
(jika ada) – Dampak Negatif di area lain (jika ada)

Juga sertakan benefit kualitatif dari SDA tsb jika dianggap penting dan
mendukung Target KPI
1.2 Small Group Activity (SGA)
Small Group Activity (SGA) merupakan sekelompok orang yang bekerja dalam satu bagian dengan
membentuk sebuah Team yang bertujuan memecahkan suatu masalah.
Kegiatan ini mula-mula dilakukan di Jepang pada tahun 1990-an yang dikenal dengan “Quality Control
Circle (Gugus Kendali Mutu)”.

Perbedaan Antara SDA & SGA


Preliminary Analysis
Berbagai alat pemecahan masalah dapat digunakan
untuk mengidentifikasi masalah dan solusi yg mungkin

Contoh dari berbagai PROBLEM SOLVING TOOLS

Challenge Useful tools to address challenge


Understanding the big picture Fishbone diagram Value tree Flow chart
Process Equipment

Materials People
Developing supporting facts Check sheet
Month
Problem 1 2 3 4 5 Total
A 3 2 2 1 2 10
B 1 1 1 1 1 5
C 2 1 1 4 1 9
Total 6 4 4 6 4 24
Determining where the most Pareto chart
significant improvement lies
Value tree
Generating a comprehensive Fishbone diagram
list of causes or drivers of the Equipment Material
problem
Process People
Identifying the root cause(s) of Pareto chart Run chart
the problem
1.3 Just Do It (JDI)

REGISTRASI
• Melengkapi Registration Form
• Persetujuan dari Department/Division Head
• Memulai Perbaikan

MONITORING (bila dibutuhkan)


• Bulanan / Mingguan Report Submission
• Monthly Review

CLOSING
• Melengkapi Closing Form & Result

- Solusi telah diketahui -


- Proyek Jangka Pendek -
31
2. Index Competition (Definition)

Index Competition :
Kompetisi yang menggunakan indeks-indeks tertentu
dengan memastikan perbandingan yang setara (“apple-
to-apple”) untuk mendorong perbaikan kinerja di area
yang dikompetisikan.
2. Index Competition
Tujuan :

Meningkatkan kinerja dengan suatu indeks kompetisi


yang spesifik sehingga dapat menciptakan sebuah
atmosfir kompetisi
Pastikan !

Ketentuan kompetisi harus adil dan dapat


meningkatkan kinerja secara keseluruhan dari
pesertanya
Note:
Indeks Kompetisi BUKAN pengganti SDA
Index Competition- Process Overview

Design index
Jalankan & Penghargaan &
competition & Evaluasi
pantau kinerja pembelajaran
prosedur

 Tentukan index  Mulai kompetisi  Analisa dan


 Tetapkan aturan  Ukur hasil secara
 Penghargaan
bandingkan dengan kepada pemenang
mainnya. periodik hasil terbaik  Menfasilitasi
 Cari benchmark  Monitor perbaikan/  Tentukan pemenang
saling belajar
 Tentukan peningkatan dan 1 sampai 3 (cross learning)
peserta komunikasikan

 Pemenang kompetisi harus meningkatkan


kinerjanya terus menerus.
 Perbaharui kualitas / peraturan kompetisi
setiap 3 bulan sekali jika perlu.
Contoh Merancang Index Competition (1)

Menjalankan &
Merancang Index Evaluasi Penghargaan &
Memantau
& Prosedur Pembelajaran
Kinerja

• Index : Broke Reduction for Coated paper


• Participating Team : PM 8, 9, 10, 11
• Frequency : Monthly
• Measurement : Broke calculate up to finishing stage
• Method of Calculation:
Broke (MT)

Production (MT)
• Submission dateline : 10th of every month
• Data compiler and organizer : V-Team
• Benchmark : Pindo Deli : 5%; Nippon : 3%
• Reward : Rp500.000 for the best team
Contoh Merancang Index Competition (2)

Menjalankan &
Merancang Index Evaluasi Penghargaan &
Memantau
& Prosedur Pembelajaran
Kinerja

• Menginformasikan kepada Mill


Head, Division Head, dan bagian
terkait lainnya.
• Sosialisasikan peraturan.
• Tim Partisipan menyerahkan
strategi dan rencana kerja dari
Broke Reduction kepada V-Team
di minggu pertama setelah
pelaksanaan.
• V-Team akan memantau hasil dari
seluruh Tim.
• Komunikasikan temuan terbaik
dengan mill lain.
Contoh Merancang Index Competition (3)

Menjalankan &
Merancang Index Penghargaan &
Memantau Evaluasi
& Prosedur Pembelajaran
Kinerja

• Setelah hasil keseluruhan telah


diterima oleh semua Tim, V-Team
akan membandingkannya dengan
standar perindustrian terbaik atau
bahkan dengan standar dunia
• V-Team akan mengumumkan
pencapaian terbaik dari Broke
Index Competition.
• Target diubah bilamana dianggap
terlampau mudah untuk dicapai
oleh Tim Partisipan.
Contoh Merancang Index Competition (4)

Menjalankan &
Merancang Index Evaluasi Penghargaan &
Memantau
& Prosedur Pembelajaran
Kinerja

• Penghargaan kepada
pemenang
• Mengadakan Cross Learning
melalui presentasi dari Tim
terbaik
Kriteria Indeks Kompetisi

• Suasana kompetisi yang sehat didasari pada proses yang transparan dan
pemikiran yang positif dari semua peserta.

Overall
Relevant & &
Berkaitan Simple&&
Simple Kinerja keselu-
Fair Transparent
Improvement Pembelajaran
Learning
Adil Transparan ruhan
Driven Meningkat

• Mencerminkan • Parameter yang • Kompetisi untuk • Tim mempelajari


parameter kinerja ditetapkan dapat mendorong perbaikan metoda yang terbaik
diukur kinerja dari team lain dan
• Dapat dikontrol oleh
tim • Metode pengukuran juga berbagi kiat
• Dampak negatif harus
harus jelas/ sukses.
• Perbandingan yang dihindari
transparan.
setara (“Apple to
apple”) • Hasil evaluasi
disampaikan sejelas-
jelasnya pada tim
Index Competition - Principle

Kompetisi indeks mendorong tim untuk memperbaiki kinerja cara membandingkan


dan belajar dari tim lain

• Setiap kinerja tim • Tim saling


dibandingkan dengan benchmark dan
yang lainnya secara belajar dari
transparan. pemenang
Benchmark
Learn

• Tim ditantang untuk


melampaui yang Overtake
sudah dicapai secara
terus menerus sampai Catch • Tim menyusun
memecahkan record Up target baru dari hasil
dunia. yang terbaik untuk
Support meningkatkan
kinerja

• Pemenang kompetisi
membantu tim lainnya
untuk mencapai yang
terbaik.
Index Competition - Objective

Tujuan utama kompetisi adalah:


• Mempromosikan budaya belajar di dalam dan di antara tim untuk
mendorong mereka mencapai standard terbaik di dunia.
• Untuk mempromosikan kejujuran dan objektivitas dari kompetisi
dengan perbandingan yang “apple to apple”

Output
Big Machine
= 700 tons Small Machine
Output
Efficiency

=
= 400 tons
= 70% Efficiency
Capacity

=
= 1000 tons = 80 %
Capacity
= 500 tons
Relation Index Competition & KPI
• KPI dapat dianggap sebagai target prioritas utama yang dijalankan oleh
Mill dan Index Competition adalah salah satu mekanisme yang digunakan
untuk mencapai target tersebut.
• Beberapa Indeks dapat dibuat untuk mendukung KPI

Contoh
Produksi Cast Coat
8000 MT/M
KPI

Index of Efficiency Index of Ash


Index of Broke
Machine Content

Index Competition
Scope dari Index Competition

Index
IndexCompetition
CompetitionScope
Scope

Internal
InternalIndex
Index External
ExternalIndex
Index
(Intra
(IntraMill)
Mill) (Inter
(InterAPP
APPMills)
Mills)
(Sample) (Sample)
1. On Time Delivery 1. Total Efficiency
2. Verification Accounting 2. Filler Content
3. MBOS Div. l Competition 3. Non Sorting
4. Material Availability Date 4. Energy Consumption
5. Caustic Soda 5. IT Index Competition
6. Zero Customer Complaint 6. Procurement Index
7. Paper Stock Ratio 7. Free Stock
8. Free Stock Ratio 8. Manpower Index
9. Rewinder Cast Coat 9. Risk Index Management
10. Security, etc…… 10. OTD Logistic, etc……
PPO - Definition

Personal Performance Objective (PPO) adalah:


• Evaluasi individu dan reward berdasarkan pencapaian
target individu tersebut.
• Penyusunan target individu mengacu pada job desk dan
digunakan untuk meng-evaluasi kinerja individu.
• Berdasarkan Target Olympic
PPO Process
Proses berisikan:
1. Target Setting (awal tahun)
360 degrees
2. Review (Setengah tahunan dan satu tahunan)
Performance
Review
3. Reward
Susun target kinerja
Bekerja
perorangan sesuai
untuk
dengan kriteria Work
mencapai
masing-masing
target
kinerja
Set Target tersebut. Olympic
PPO Target
Bandingkan Review
Reward

hasil penilaian,
ranking dan Menilai kinerja perorangan
pemberian dgn menggunakan
bonus. serangkaian evaluasi &
feedback
PPO Process
360 degrees performance review system memungkinkan karyawan untuk
dievaluasi dari sumber yang berbeda (ie. superiors, peers and subordinates)

KPIs dinilai Performance dinilai


berdasarkan oleh atasan
hasil aktual
dari kinerja

Teamwork dinilai
oleh rekan kerja

Leadership dinilai oleh


bawahan
PPO Linked with KPI

EBITDA

Production Adm Sales & Marketing Purchasing Others

• [Link]. • Inventory
• Sales vol. • Account
17,000 MT USD …..
17,000 MT Payable USD
Equals to
• [Link] avg …..
4,000 MT • Avg FOB USD
USD ….
…..
• Account
Receivable
USD…..
PERFORMANCE APPRAISAL PA-01-ENG MILL HQ
CONFIDENTIAL LV.1-5 LV.1-3

Name : Level/Position : Di
EVALUATION GUIDELINES

Ta laku
Please circle (0) appropriate box to
NIK : Apraiser Name : reflect your appraisal for each
Sect/Dept/Div : Company/Location : Dimension / Category.
hu ka
OPERATIONAL PERFORMANCE nS n
Performance is below normal expectation or Achieve consistent, effective results even
ek Sat
Excellent performance. Excel normal levels of

Operational
standard. Require 'rework'. Have difficulty to
maintain a consistent & acceptable level of
under pressure. Maintain productivity
standards. Work with precision and accuracy.
service and productivity.
ali u
Performance performance. Able to increase output under stress without
sacrificing quality.

Superior Evaluation 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

GENERAL EVALUATION
DIMENSION EVALUATION CRITERIA
Unwilling or indifferent to accomplish job tasks or Show willingness to accomplish job Show enthusiasm and demonstrate
provide assistance. Find excuses not to deliver tasks or provide assistance. Seek for extra efforts to accomplish job tasks.
Attitude work or give up efforts easily in facing obstacles. solutions to overcome obstacles. Proactively seek for solutions to
A overcome obstacles.

Superior Evaluation 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Do not maintain cordial, productive relationships Maintain cordial & respectful Focus on organizational success over
with others. Focus on self rather than team. Put relationship with work teams. Willing to individual achievement. Promote
Team work own's needs and concerns above the team's offer assistance & support. Act as a effectiveness, cohesiveness, and morale
B affecting the achievement of organizational goals. reliable team member and contribute to of the team. Act as role model.
success of the team.
Superior Evaluation 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Passive; Indifferent. Show no concern/ efforts to Able to foresee or actively bring up Proactively involve & exert extra efforts
improve things or solve problems. Inability to potential problems or critical issues and in problem-solving or continuous
Innitiative recognize potential issues. exert efforts in seeking solutions. improvement for potential/ actual
C
problems or opportunities.

Superior Evaluation 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Unable or weak to direct, influence or motivate Ability to direct, influence or motivate Demonstrate high ability or act as a
Leadership & Potential
people to achieve organizational goals. people to achieve organizational goals. role model to direct, influence or motivate
D Leadership people to achieve organizational goals.
(Mill : Only for level 4-5)

Superior Evaluation 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
Monthly Incentive - Definition

Monthly Incentive adalah:

•Bonus Insentif yang diberikan pada semua staff


berdasarkan pada kinerja operasionalnya setiap bulan.

•Bonus Insentif berbeda-beda pada setiap bulan nya


tergantung pada kinerja operasional masing-masing.
Jenis Reward: Pengaruh Tujuan sistem
Assessment Monthly Incentive

Sebagai suatu
mekanisme untuk
Promosi jabatan, membangun kinerja
Jangka panjang
Peningkatan Salary yang didasari pada porsi
yang bervariasi dalam
gaji perorangan
Quarterly, Menyediakan suatu
Semi-annual or Menengah penilaian secara berkala
Annual Bonuses pada kinerja individu.

Monthly Memberikan insentif


Incentive Jangka pendek dengan perbedaaan yang
signifikan berdasarkan
kinerja yang bagus dan
buruk.
MBOS Organization

Division………

Div. V-Team*

Dept 1 Dept 2 Dept …

Dept. V-Team**

Section 1 Section 2 Section 3 Section 4 Section 5 Section 6

* The reporting line of Div V-Team should be direct to Div Head


** Existence of Dept V-Team is optional, considering the organization size. Dept V-Team is reporting to Dept Head
and Div V-Team
V-Team

V-Team : Sebuah Tim yang dibentuk oleh Divison Head untuk


membantu dan mengadakan kegiatan sehubungan dengan MBOS di
divisi terkait
PERANAN V-TEAM DIVISIONAL
PENERAPAN ADMINISTRASI
I
N • membantu Div. Head dalam menerapkan • memastikan bahwa seluruh proyek telah
MBOS di tiap divisi didokumentasikan dengan baik
T • memastikan bahwa MBOS membawa
E perkembangan • menyediakan pendukung administratif untuk
• memberikan pemahaman mengenai MBOS MBOS
R ke semua staff di tiap divisi (e.g. menyusun dokumen informasi untuk
• menganalisa proses , kinerja & saran seluruh laporan MBOS di tiap divisi)
N sehubungan dengan kegiatan MBOS seperti
A SDA, Index Competition, Reward & Penalty • membantu persiapan presentasi
System
L

EKSTERNAL
Menjaga komunikasi secara konstan dengan SHARKS / Mill MBOS Team,
divisi/mill lain untuk memperoleh informasi terbaru sehubungan dengan MBOS
MBOS Review Meeting

• Dipimpin oleh Kepala Dept dan V-Team sebagai


koordinator.
• Tim Senior Manajemen dari dept adalah anggota.

• Review Kinerja KPI, SDA/SGA, Six Sigma, Index


Competition dan kegiatan lainnya.
• Diskusi Corrective Action yang akan dilakukan

• Mengadakan meeting minimal sekali dalam


sebulan.
I-Suggest

• Untuk menerapkan MBOS ke semua level


karyawan.
• Untuk memotivasi karyawan agar dapat bersikap
proaktif, kreatif dan inovatif.
• Untuk mendapatkan ide – ide baru yang dapat
diterapkan sehingga dapat meningkatkan kinerja
dari perusahaan.
• Untuk mengembangkan kreatifitas dan potensi
dari setiap karyawan.
[Link]
iSuggest

[Link]

Cara untuk menyemangati seluruh karyawan


Tantangan agar memberikan saran secara
berkesinambungan

Cara untuk mendidik karyawan ( terutama level


rendah ) untuk memberikan saran yang tidak hanya
memberikan keuntungan bagi mereka, tetapi juga
bagi pengembangan kinerja perusahaan

Cara untuk menjaga & mengembangkan sistem i-


suggest agar menjadi prasyarat & dapat digunakan
dalam jangka waktu yang panjang untuk kemajuan
kinerja APP
Post-test

Anda mungkin juga menyukai