0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan28 halaman

Pemrograman Bilangan Bulat: ILP dan Metode

ILP digunakan untuk memecahkan masalah optimalisasi dengan variabel bilangan bulat. ILP mencakup pure ILP, mixed ILP, dan zero-one ILP. Metode seperti branch and bound sering digunakan untuk menyelesaikan masalah ILP karena kekompleksannya. Contoh soal nol-satu ILP dan pure ILP dijelaskan beserta formulasi matematis dan penyelesaiannya menggunakan branch and bound.

Diunggah oleh

nurul ilmi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan28 halaman

Pemrograman Bilangan Bulat: ILP dan Metode

ILP digunakan untuk memecahkan masalah optimalisasi dengan variabel bilangan bulat. ILP mencakup pure ILP, mixed ILP, dan zero-one ILP. Metode seperti branch and bound sering digunakan untuk menyelesaikan masalah ILP karena kekompleksannya. Contoh soal nol-satu ILP dan pure ILP dijelaskan beserta formulasi matematis dan penyelesaiannya menggunakan branch and bound.

Diunggah oleh

nurul ilmi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pemrograman Bilangan Bulat

Integer Linier Programming (ILP)


Nurwidiana, MT
Pendahuluan
• ILP digunakan jika terdapat batasan bahwa variabel
keputusan harus bernilai integer (bilangan Bulat)
• Variasi dari ILP
- Pure ILP : semua variable integer
- Mixed ILP : Beberapa varibel integer
- Zero one ILP : Variabel yang digunakan adalah integer
biner yaitu nilainya 0 atau 1
• ILP kebanyakan sulit dipecahkan,maka diperlukan
algoritma heuristik.
• Salah satu metode yang sering digunakan : Branch & Bound
Contoh Zero One ILP
Seorang investor memiliki dana 14 juta bermaksud
menginvestasikan uangnya itu dalam beberapa usaha.
Berdasarkan informasi terdapat 4 alternatif
Alternati Modal Keuntungan
f
1 5 juta 16juta
2 7 juta 22juta
3 4juta 12juta
Bagaimana keputusan
4 yang harus
3 juta 8jutadiambil jika

diinginkan keuntungan yang maksimal ?


Jawab
 Definisikan variabel keputusan :
1 Jika Investasi dilakukan
Xj ( j = 1,2,3,4) 0 Jika investasi tidak dilakukan
Tujuan : Memaksimalkan keuntungan
Batasan : Total pengeluaran < = 14 juta

 Formulasi
Max Z = 16X1 + 22X2 + 12 X3 + 8 X4
S.T
5X1 + 7X2 + 4 X3 + 3 X4 <= 14
X1,X2,X3,X4 = 0 atau 1
Contoh Kasus Pure ILP
• Perusahaan Star memproduksi 2 jenis Pompa Air.
Untuk Tipe A menghasilkan keuntungan $8 sedangkan
Tipe B $ 5. Untuk tipe A membutuhkan 1 jam kerja
dan material sebanyak 9m3, sedangkan tipe B
membutuhkan material 5 m3 dengan waktu pengerjaan
selama 1 [Link] yang dimiliki perusahaan saat
ini adalah bahan baku 45m3 dan jam kerja 6 jam/hari
• Tentukan keputusan produksi yang optimal untuk
memaksimalkan keuntungan.
Formulasi matematis
Max Z = 8X1 + 5X2
St
9X1 + 5X2 <= 45
X1 + X2 <= 6
X1, X2 >=0,integer
Solusi Grafis SP 1
10
 
9
 
8 Solusi Optimal
 
Z= 41,25
7
  X1 = 3,75X2 = 2,25
6
 
5
 
4
 
3
 
2
 
1 X1 + X2 = 6
 
0  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10

9 X1 + 5X2 = 45
Dipilih variabel X1, dengan nilai 3,75 ambil batas nilai pendekatan X1 >= 4 (Sub
persoalan 2) dan X1 <= 3 (sub persoalan 3)

Sub Persoalan 1
Z = 41,25
X1 = 3,75 X2 = 2,25

X1 >=4 X1 <= 3

Sub Persoalan 2 Sub Persoalan 3


Selesaikan sub persoalan 2
Gunakan formulasi awal ditambahkan pembatas X1
>= 4
Max Z = 8X1 + 5X2
St
9X1 + 5X2 <= 45
X1 + X2 <= 6
X1 >=4
X1, X2 >=0,integer
Solusi Grafis SP 2 X2 Belum integer
Harus diselesaikan
dengan Metode Branch
10
& Bound
 
9
 
8 Solusi Optimal
 
Z= 41
7
  X1 = 4 X2 = 1,8
6
 
5
 
4
 
3
 
2
 
1 X1 + X2 = 6
 
0  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10

9 X1 + 5X2 = 45
variabel X2, dengan nilai1,8 : ambil batas nilai pendekatan X1 >= 2 (Sebut
Sebagai Sub persoalan 4) dan X1 <= 1 (sub Persoalan 5)

Sub Persoalan 1
Z = 41,25
X1 = 3,75 X2 = 2,25
X1 >=4
X1 <= 3

Sub Persoalan 2
Z = 41 Sub Persoalan 3
X1 = 4 X2 = 1,8

X2 >=2 X2 <=1

SP 4 SP 5
Selesaikan sub persoalan 4
Gunakan Sub persoalan 2 ditambahkan pembatas X2
>= 2
Max Z = 8X1 + 5X2
St
9X1 + 5X2 <= 45
X1 + X2 <= 6
X1 >=4
X2 >=2
X1, X2 >=0,integer
Solusi Grafis SP 4 SP 4 Berhenti sampai
disinai karena tidak
10 fisibel
 
9
 
8 Tidak ada Solusi fisibel karena
 
tidak ada area yang memenuhi
7
  semua garis pembatas
6
 
5
 
4
 
3
 
2
 
1 X1 + X2 = 6
 
0  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10

9 X1 + 5X2 = 45
Hentikan percabangan di garis SP 4 karena solusi yang diperoleh tidak fisibel

Sub Persoalan 1
Z = 41,25
X1 = 3,75 X2 = 2,25
X1 >=4
X1 <= 3

Sub Persoalan 2
Z = 41 Sub Persoalan 3
X1 = 4 X2 = 1,8

X2 >=2 X2 <=1

SP 4
SP 5
Tidak Fisibel
Selesaikan sub persoalan 5
Gunakan Sub persoalan 2 ditambahkan pembatas X2
<= 1
Max Z = 8X1 + 5X2
St
9X1 + 5X2 <= 45
X1 + X2 <= 6
X1 >=4
X2 <=1
X1, X2 >=0,integer
Solusi Grafis SP 5 X1 Belum integer
Harus diselesaikan
dengan Metode Branch
10
& Bound
 
9
 
8 Solusi Optimal
 
Z = 40,55
7
  X1 = 4,44 X2 = 1
6
 
5
 
4
 
3
 
2
  X1 + X2 = 6
1
 
0  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10

9 X1 + 5X2 = 45
Variabel X1, dengan nilai 4,44 : ambil batas nilai pendekatan X1 >= 5 (Sebut
Sebagai Sub persoalan 6) dan X1 <= 4 (sub Persoalan 7)

Sub Persoalan 1
Z = 41,25
X1 = 3,75 X2 = 2,25
X1 >=4
X1 <= 3

Sub Persoalan 2
Z = 41 Sub Persoalan 3
X1 = 4 X2 = 1,8

X2 >=2 X2 <=1

SP 5 ,
SP 4 Z = 40,55
Tidak Fisibel X1 = 4,44 X2 = 1

X1 >=5 X1 <=4

SP 6 SP 7
Selesaikan sub persoalan 6
Gunakan Sub persoalan 5 ditambahkan pembatas X1 >=
5
Max Z = 8X1 + 5X2
St
9X1 + 5X2 <= 45
X1 + X2 <= 6
X1 >=4
X2 <=1
X1 >=5
X1, X2 >=0,integer
Solusi Grafis SP 6 X1 dan X2 sudah
X1 <= 4 integer
Hasil Ini Merupakan
10
Calon Solusi
  X1 <= 5
9
 
8 Solusi Optimal
  Z = 40
7 X1 = 5 X2 = 0
 
6
 
5
 
4
 
3
 
X2 <= 1
2
  X1 + X2 = 6
1
 
0  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10

9 X1 + 5X2 = 45
Percabangan dari Sub persoalan 6 Sudah mendapatkan calon solusi maka
dihentikan

Sub Persoalan 1
Z = 41,25
X1 = 3,75 X2 = 2,25
X1 >=4
X1 <= 3

Sub Persoalan 2
Z = 41 Sub Persoalan 3
X1 = 4 X2 = 1,8

X2 >=2 X2 <=1

SP 5 ,
SP 4 Z = 40,55
Tidak Fisibel X1 = 4,44 X2 = 1

X1 >=5 X1 <=4
SP 6
Z = 40
X1 = 5 X2 = 0 SP 7
CALON
SOLUSI
Selesaikan sub persoalan 7
Gunakan Sub persoalan 5 ditambahkan pembatas X1 <=
4
Max Z = 8X1 + 5X2
St
9X1 + 5X2 <= 45
X1 + X2 <= 6
X1 >=4
X2 <=1
X1 <=4
X1, X2 >=0,integer
Solusi Grafis SP 6 X1 dan X2 sudah
X1 <= 4 integer
Hasil Ini Merupakan
10
Calon Solusi
  X1 >= 4
9
 
8 Solusi Optimal
 
Z = 37
7
  X1 = 4 X2 = 1
6
 
5
 
4
 
3
 
X2 <= 1
2
  X1 + X2 = 6
1
 
0  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10

9 X1 + 5X2 = 45
Cabang dari Sub Persoalan 7 mendapatkan calon solusi, percabangan dihentikan

Sub Persoalan 1
Z = 41,25
X1 = 3,75 X2 = 2,25
X1 >=4
X1 <= 3

Sub Persoalan 2
Z = 41 Sub Persoalan 3
X1 = 4 X2 = 1,8

X2 >=2 X2 <=1

SP 5 ,
SP 4 Z = 40,55
Tidak Fisibel X1 = 4,44 X2 = 1

X1 >=5 X1 <=4
SP 6 SP 7
Z = 40 SP 7
X1 = 5 X2 = 0 Z = 37
CALON X1 = 4 X2 = 1
SOLUSI Calon Solusi
Selesaikan sub persoalan 3
Gunakan formulasi awal ditambahkan pembatas X1
<= 3
Max Z = 8X1 + 5X2
St
9X1 + 5X2 <= 45
X1 + X2 <= 6
X1 <=3
X1, X2 >=0,integer
Solusi Grafis SP 3 X1 dan X2 sudah
integer
Hasil Ini Merupakan
10
Calon Solusi
 
9
 
8 Solusi Optimal
 
Z= 39
7
  X1 = 3 X2 = 3
6
 
5
 
4
 
3
 
2
 
1 X1 + X2 = 6
 
0  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10

9 X1 + 5X2 = 45
Cabang dari Sub Persoalan 3 mendapatkan calon solusi, percabangan dihentikan

Sub Persoalan 1
Z = 41,25
X1 = 3,75 X2 = 2,25
X1 >=4
X1 <= 3
Sub Persoalan 3
Sub Persoalan 2 Z= 39
Z = 41 X1 = 3 X2 = 3
X1 = 4 X2 = 1,8 Calon solusi

X2 >=2 X2 <=1

SP 5 ,
SP 4 Z = 40,55
Tidak Fisibel X1 = 4,44 X2 = 1

X1 >=5 X1 <=4
SP 6 SP 7
Z = 40 SP 7
X1 = 5 X2 = 0 Z = 37
CALON X1 = 4 X2 = 1
SOLUSI Calon Solusi
Selurus cabang sudah diselesaikan
Pilih solusi yang memberikan nilai maksimal
Yaitu dari SP 6
Z = 40
X1 = 5
X2 = 0
Tugas
Selesaikan kembali kasus diatas dengan membuat
percabangan awal pada variabel X2
Kirim ke nur_widiana@[Link]
Paling lambat tanggal 04 Juli 2010.

Anda mungkin juga menyukai