PENGARUH UKURAN PARTIKEL INFUSA SERBUK KULIT
JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) TERHADAP AKTIVITAS
ANTIOKSIDAN MENGGUNAKAN METODE DPPH
RAKA LANO PALLAS
NIM : [Link]
Pembimbing : 1. Hilma, [Link]
2. Sari Meisyayati, [Link], Apt
Latar Belakang Penelitian
ANTIOKSIDAN
Flavonoid merupakan senyawa
yang memilikki aktivitas
Antioksidan merupakan Radikal bebas merupakan atom antioksidan, golongan flavonoid (Pratiwi dkk,
senyawa pemberi atau molekul yang memiliki yang bersifat antioksidan 2008)
elektron yang berperan suatu elektron yang tidak meliputi flavon, flavonol,
berpasangan dipermukaan kulit isoflavon, kateksin dan kalkon.
aktif dalam melakukan penelitian uji
terluarnya sehingga radikal
menanggulangi bebas berusaha mencari aktivitas ekstrak kulit buah jeruk
kelebihan radikal bebas elektron dari jaringan-jaringan nipis (Citrus aurantifolia) dengan
yang pada umumnya yang ada di dalam tubuh, oleh metode DPPH (1,1-difenil-2-
karena itu dapat menyebabkan pikrilhidrazil), hasilnya
bekerja sebagai terjadinya suatu penyakit menunjukkan kulit buah jeruk
penangkap radikal (Kumalaningsih, 2006). Untuk nipis memiliki aktivitas Khasanah dkk
bebas dan mencegah menghindari dampak negatif dari antioksidan dengan IC50 sebesar (2014)
50
terjadinya reaksi radikal bebas maka diperlukan 54,458 µg/mL dan kulit buah
antioksidan. jeruk nipis mengandung
berantai senyawa flavonoid dan vitamin
C.
Lisawati dkk (2002) juga melakukan
penelitian tentang pengaruh derajat
kehalusan (Mesh) terhadap serbuk Dari potensi kulit buah jeruk nipis
kulit kayu manis dengan 3 ukuran (Citrus aurantifolia) yang telah
derajat kehalusan yaitu 4 Mesh diketahui maka penting dilakukan
(kasar), 8 Mesh (sedang), 20 Mesh penelitian untuk mengetahui
(halus). Hasilnya pada ukuran 20 perbandingan aktivitas antioksidan
Mesh menghasilkan kadar serbuk kulit jeruk nipis (Citrus
sinamilaldehida paling tinggi, hal ini aurantifolia) berdasarkan variasi
dikarenakan semakin kecil ukuran ukuran partikel menggunakan metode
serbuk semakin baik dalam DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil).
penguapan minyak atsiri dan .
penarikan metabolit sekunder dalam
sampel.
Rumusan Masalah
• Bagaimana perbedaan aktivitas antioksidan kulit buah
jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dengan variasi ukuran
1 partikel (40, 60 dan 100 Mesh) ?
• Berapakah nilai IC50 dari masing-masing ekstrak infusa
kulit jeruk nipis dengan variasi ukuran partikel ?
2
Tujuan Penelitian
Mengetahui perbedaan aktivitas
antioksidan kulit buah jeruk nipis (Citrus Untuk mengertahui nilai IC50 dari masing-
aurantifolia) menggunakan metode masing ekstrak infusa kulit jeruk nipis
DPPH dengan variasi ukuran partikel dengan variasi ukuran partikel (40, 60 dan
(Mesh). 100 Mesh).
Manfaat Penelitian
• Manfaat Bagi Masyarakat
• Memberikan informasi pada masyarakat tentang pengaruh ukuran partikel
1 terhadap aktifitas antioksidan yang terdapat pada kulit buah jeruk (Citrus
aurantifolia)
• Manfaat Bagi Institusi
• Menambah pengetahuan bagi mahasiswa yang membacanya dan dapat di
jadikan referensi untuk dapat melakukan penelitian selanjutnya dan
2 menambah literatur perpustakaan.
• Manfaat bagi peneliti
• Memberikan informasi ilmiah mengenai pengaruh ukuran partikel
aktifitas antioksidan yang terdapat pada kulit buah jeruk (Citrus
3 aurantifolia)
Tinjauan Pustaka
Klasifikasi Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub-divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledone
Ordo : Rutales
Famili : Rutaceae
Genus : Citrus
Spesies : Citrus aurantifolia
Kandungan kimia
✢ alkaloid, fenolik, saponin, tanin, steroid,
flavonoid, asam sitrat 7-7,6%, mineral,
vitamin B1, sitral limonen, felladren, lemon
kanfer, cadinen, linalin 27mg/100g jeruk,
Ca sebanyak 40mg/100g jeruk
Waktu dan Tempat
• Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan
Waktu Juli 2020 sampai selesai.
• Penelitian dilaksanakan di Laboratorium
Tempat Farmakologi di Sekolah Tinggi Ilmu
Farmasi Bhakti Pertiwi Palembang.
Alat dan bahan
Alat: Bahan :
Alat yang digunakan Bahan – bahan yang
Spektrofotometer Uv – Vis, digunakan daun jeruk nipis
timbangan analitik, tabung (Citrus aurantifolia), DPPH
reaksi, kaca arloji, pipet ukur, (1,1-Difenil-1-pikrilhidrazil),
gelas ukur, labu ukur, vial, kertas kertas saring, kain flanel,
saring, batang pengaduk, pipet etanol 96%, aluminium foil,
tetes, panci, cawan porselen, amoniak, kloroform, asam
penangas air, kain flanel dan sulfat, reagen mayer, reagen
saringan 40, 60, dan 100 mesh. dragendorff, wagner, asam
asetat, H2SO4, HCL pekat,
serbuk Mg, aquadest, FeCl3.
Tempat pengambilan sampel
Desa Telung Selapan kab OKI
✢ Skema Kerja Pembuatan Variasi Serbuk Kulit Jeruk
Nipis Siapkan Kulit Jeruk Nipis
-Sebanyak 1 kg kulit jeruk
nipis
-Dibersihkan/disortasi
-Lalu dicuci bersih
-Jemur sampai kering
-Diblender hingga menjadi
serbuk
Serbuk Jeruk nipis
Masing-masing di
ayak dengan
ayakan mesh
Sebanyak 250gr Sebanyak 250gr Sebanyak 250gr
serbuk diayak serbuk diayak serbuk diayak
menggunakan menggunakan menggunakan
ayakan mesh ayakan mesh ayakan mesh
No.40 No.60 No.100
✢ Skema Kerja Pembuatan Infusa Serbuk Kulit Jeruk
Nipis Siapkan serbuk kulit jeruk nipis
Sebanyak 250gr
Sebanyak 250gr Sebanyak 250gr
serbuk diayak
serbuk diayak serbuk diayak
menggunakan
menggunakan menggunakan
ayakan mesh
ayakan mesh ayakan mesh
No.100
No.40 No.60
Tambahkan air sebanyak 50 ml
Lakukan pemanasan selama 15 menit
pada suhu 90oC
Disaring menggunakan kertas saring
whatmann dan dimasukkan kedalam labu
ukur 1000 ml di addkan dengan aquadest (
larutan induk 100.000 ppm )
✢ Skema Kerja Penentuan Panjang Gelombang Maksimum
DPPH Serbuk DPPH
Timbang sebanyak 4,9 mg
larutkan dalam etanol
destilat add 100 ml
Didapatkan DPPH dengan
konsentrasi 0,05 mM
Ambil 3,8 ml larutan DPPH + etanol
destilat 0,2 ml kocok dan biarkan selama
30 menit pada tempat gelap
Larutan di masukkan dalam kuvet lakukan pengukuran
serapan dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang
gelombang 450-550 nm
✢ Skema Kerja Penentuan Aktivitas Antioksidan
Ambil 1 ml pada masing-masing
larutan sampel 7500, 5000, 2500,
1000, 500 ppm masukkan kedalam vial
Tambahkan 3 ml larutan
DPPH 0,05 mM
Diamkan 30 menit dalam
tempat gelap
Ukur serapan dengan spektrofotometer UV-Vis
pada panjang gelombang maksimum DPPH
dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali
Aktivitas antioksidan ditentukan oleh besarnya hambatan
serapan radikal DPPH melalui perhitungan
Persentase inhibisi serapan DPPH
Hitung IC50 dengan menggunakan persamaan linier
✢ Analisa Data
Data yang diperoleh dianalisis berupa nilai aktivitas
antioksidan IC50 dari variasi ukuran partikel infusa kulit jeruk
nipis yang berbentuk kurva linier. Dari hasil kurva terserbut
dibandingkan dan dilakukan analisis dari masing-masing nilai
IC50, nilai Antiradical Efficienccy (AE)
✢ TERIMA KASIH