0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan5 halaman

Vaksin Dengue CYD-TDV: Panduan dan Efikasi

Vaksin dengue tetravalent (CYD-TDV) efektif mencegah infeksi dan penyakit dengue berat hingga 93%, direkomendasikan untuk individu berusia 9-16 tahun dengan seroprevalensi IgG dengue ≥80%. Vaksin disuntik secara subkutan sebanyak 3 kali dengan interval 6 bulan, dapat menimbulkan efek samping ringan seperti nyeri dan demam.

Diunggah oleh

Norman Sukmadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan5 halaman

Vaksin Dengue CYD-TDV: Panduan dan Efikasi

Vaksin dengue tetravalent (CYD-TDV) efektif mencegah infeksi dan penyakit dengue berat hingga 93%, direkomendasikan untuk individu berusia 9-16 tahun dengan seroprevalensi IgG dengue ≥80%. Vaksin disuntik secara subkutan sebanyak 3 kali dengan interval 6 bulan, dapat menimbulkan efek samping ringan seperti nyeri dan demam.

Diunggah oleh

Norman Sukmadi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Vaksin Dengue

Efikasi:
Tipe:
 DEN-1: 58,4%
 Live
 DEN-2: 47,1%
 Tetravalent
 DEN-3: 78,6%
 Chimeric yellow fever
 DEN-4: 73,2%
tetravalent dengue vaccine
Mencegah kejadian DBD 92,9%, dengue berat
(CYD-TDV)
93,2%, dan mencegah perawatan 80,8%

Rekomendasi WHO-SAGE 2018:


 Individu dengan seropositif dengue (pemeriksaan IgG dengue)
 Pada populasi dengan 
 Seroprevalensi dengue ≥80% diberikan pada umur ≥9 tahun
Rekomendasi IDAI:
 Usia 9-16 tahun

Hadinegoro SR, Arredondo-García JL, Capeding MR, Deseda C, Chotpitayasunondh T, Dietze R, et al. Efficacy and Long-Term Safety of a
Dengue Vaccine in Regions of Endemic Disease. New England Journal of Medicine. 2015 Sep 24;373(13):1195–206.
Pedoman Imunisasi di Indonesia: Edisi Keenam Tahun 2017. 6th ed. Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2017.
Dengue vaccines: WHO position September 2018. World Health Organisation; 2018.
Kontraindikasi:
 Seronegatif dengue  Infeksi HIV simptomatik/
 Riwayat alergi berat terhadap
asimptomatik dengan bukti
komponen vaksin dengue/setelah gangguan fungsi imun
pemberian vaksin yang  Wanita hamil/menyusui
mengandung komponen yang  Kontraindikasi sementara: demam
sama sedang hingga berat atau
 Immunodefisiensi yang mengalami penyakit akut
menyebabkan gangguan sistem
imun selular

KIPI:
 Reaksi lokal: Nyeri tempat suntikan, eritema, bengkak
 Reaksi sistemik: Nyeri kepala, malaise, mialgia, demam

Pedoman Imunisasi di Indonesia: Edisi Keenam Tahun 2017. 6th ed. Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2017.
Dengue vaccines: WHO position September 2018. World Health Organisation; 2018.
Administrasi:
 Disuntikan 0,5 mL secara subkutan
 3 kali penyuntikan dengan interval 6 bulan (0,6,12 bulan)

Kemasan (CYD-TDV):
 Kemasan kering dengan pelarut NaCL
steril Penyimpanan:
 2 jenis kemasan:  Vaksin tidak mengandung
 Dosis tunggal dengan pelarut ajuvan/pengawet
NaCL 0,4%  Bertahan 36 bulan dalam suhu 2-8 C
 Vial multidosis (5 dosis) dengan
pelarut NaCl 0,9%

Pedoman Imunisasi di Indonesia: Edisi Keenam Tahun 2017. 6th ed. Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2017.
Package Insert: Dengvaxia. Sanofi Pasteur; 2019.

Anda mungkin juga menyukai