Medical Informatics
Apa Itu Medical Informatics
Informatika medis adalah titik pertemuan antara ilmu informasi, ilmu
komputer, dan perawatan kesehatan. Bidang ini berkaitan dengan
sumber daya, perangkat, dan metode yang diperlukan untuk
mengoptimalkan perolehan, penyimpanan, pengambilan, dan
penggunaan informasi di bidang kesehatan dan biomedis untuk tujuan
pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.
Secara terapan, aplikasi informatika kedokteran(medis) meliputi rekam
medis elektronik, sistem pendukung keputusan medis, sistem penarikan
informasi kedokteran, hingga pemanfaatan internet dan intranet untuk
sektor kesehatan, termasuk pengembangan sistem informasi klinis
International Medical Informatics
Association (IMIA)
Para ahli informatika kedokteran memiliki organisasi yang menghimpun
tokoh, peneliti, organisasi (baik akademik, pendidikan, penelitian maupun
pelayanan) serta industri yang memiliki aktivitas dalam informatika
kedokteran yaitu International Medical Informatics Association (IMIA).
Organisasi ini memiliki beberapa workgroup maupun special interest group
yang masing-masing memiliki bidang kajian informatika kedokteran yang
berbeda-beda seperti aspek pendidikan, standar, informatika kedokteran
untuk negara berkembang dan lain sebagainya. Organisasi ini juga memiliki
organisasi berdasarkan region, misalnya untuk Asia Pasifik terdapat Asia
Pacific Medical Informatics Association (APAMI). Setiap tiga tahun sekali,
IMIA mengadakan pertemuan kongres yang dikenal dengan tajuk MEDINFO.
Subdomain Medical Informatics
Menurut Shortliffe, subdomain dalam informatika kedokteran (atau
kesehatan) adalah sebagai berikut:
1. Bioinformatika
2. Medical imaging (informatika pencitraan)
3. Informatika klinis
4. Informatika kesehatan masyarakat
1. Bioinformatika
Bioinformatika bekerja pada proses molekuler dan seluler. Riset dan
aplikasi bioinformatika memfasilitasi upaya-upaya rekayasa genetik,
penemuan vaksin, hingga ke riset besar tentang human genome
project.
2. Medical Imaging (informatika pencitraan)
Medical imaging (informatika pencitraan) mengkaji aspek pengolahan
data dan informasi digital pada level jaringan dan organ. Kemajuan
pada sistem informasi radiologis, PACS (picture archiving
communication systems), sistem pendeteksi biosignal adalah beberapa
contoh terapannya.
3. Informatika Klinis
Informatika klinis, yang menerapkan pada level individu (pasien),
mengkaji mengenai berbagai inovasi teknologi informasi untuk
mendukung pelayanan pasien, komunikasi dokter pasien, serta
mempermudah dokter dalam mengumpulkan hingga mengolah data
individu.
4. Informatika Kesehatan Masyarakat
Informatika kesehatan masyarakat yang berfokus kepada populasi
untuk mendukung pelayanan, pendidikan dan pembelajaran kesehatan
masyarakat.