0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
125 tayangan14 halaman

Tes Progressive Matrices dan Aplikasinya

Tes inteligensi umum Progressive Matrices mengukur kemampuan berpikir logis, pengamatan, analisis, integrasi, dan berpikir analogi secara nonverbal. Terdapat beberapa jenis tes seperti Standard Progressive Matrices, Advanced Progressive Matrices, dan Colors Progressive Matrices untuk mengukur tingkat intelektualitas individu berdasarkan skor dan usia.

Diunggah oleh

Vinza Dewanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
125 tayangan14 halaman

Tes Progressive Matrices dan Aplikasinya

Tes inteligensi umum Progressive Matrices mengukur kemampuan berpikir logis, pengamatan, analisis, integrasi, dan berpikir analogi secara nonverbal. Terdapat beberapa jenis tes seperti Standard Progressive Matrices, Advanced Progressive Matrices, dan Colors Progressive Matrices untuk mengukur tingkat intelektualitas individu berdasarkan skor dan usia.

Diunggah oleh

Vinza Dewanti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TES INTELEGENSI UMUM

PROGRESSIVE MATRICES

Presented by :
Tjitjik Hamidah
PENGGUNAAN
TES INTELIGENSI
 untuk mengukur kemampuan verbal
mencakup kemampuan-kemampuan
yang berhubungan dengan simbol
numerik dan simbol-simbol abstrak
lainnya. Kemampuan-kemampuan
ini dianggap dominan dalam proses
belajar di sekolah.
 alat prediksi kinerja yang efektif
dalam banyak bidang pekerjaan
serta aktivitas-aktivitas lain dalam
hidup sehari-hari.
Setidaknya ada tiga faktor
Setidaknya ada tiga faktor
yang berhubungan dengan
yang berhubungan dengan
tes IQ:
tes IQ:
Reliabilitas

Validitas

Standarisasi
KETERBATASAN TES INTELIGENSI
 Tes inteligensi mengukur kemampuan bawaan.
Tes inteligensi sebenarnya mengukur performansi individu pada
suatu tugas mental tertentu yang dipengaruhi oleh pengalaman
sehari-hari.
 Prediksi dari hasil tes inteligensi tentu akurat.
Hasil pengukuran tes inteligensi tidak menjanjikan apa-apa
selama tidak didukung oleh faktor lain yang relevan.
 Skor tes inteligensi sangat reliable.
Pengukuran aspek non fisik tidak dapat dilakukan secara sangat
konsisten dikarenakan banyaknya faktor yang menjadi
sumber kesalahan.
 Tes inteligensi dapat mengungkapkan semua informasi mengenai
kompetensi potensial dan aktual yang dimiliki siswa dan
kemampuannya sebagai manusia.
Banyak deskripsi individu yang hanya dapat digali lewat
observasi dan cara-cara pengungkapan yang lain. Evaluasi
terhadap individu dengan hanya menyandarkan pada hasil tes
akan menyesatkan.
PROGRESSIVE
MATRICES

By RAVEN
RAVEN TEST

Skala ini dirancang oleh J.C. Raven


Standard Progressive Matrices (SPM)
individual ataupun kelompok.
Bersifat nonverbal.
 Raven sendiri menyebut skala ini sebagai tes kejelasan

pengamatan dan kejelasan berfikir, bukan tes inteligensi


umum.
SPM tidak memberikan suatu angka IQ akan tetapi menyatakan
hasilnya dalam tingkat atau level intelektualitas dalam beberapa
kategori, menurut besarnya skor dan usia subjek yang dites,
yaitu:
◦ Grade I : Kapasitas intelektual Superior.
◦ Grade II : Kapasitas intelektual Di atas rata-rata
◦ Grade III : Kapasitas intelektual Rata-rata.
◦ Grade IV: Kapasitas intelektual Di bawah rata-rata.
◦ Grade V : Kapasitas intelektual Terhambat.
Terdiri dari 60 soal dikelompokan dalam 5 seri untuk usia 6-65
tahun tujuannya mengukur dan menggolongkan tingkat
kecerdasan umum dari subjek, waktunya 30 menit
Contoh Tes SPM
Advanced Progressive Matrices (APM)

 Disusun oleh J.C Raven pada tahun 1943


 Tes APM terdiri dari 2 set dan bentuknya non-verbal. Set 1 disajikan dalam
buku tes yang berisikan 12 butir soal. Set II berisikan 36 butir soal tes.
 Untuk mengungkap kemampuam efisiensi intelektual. Tes APM ini
sesungguhnya untuk membedakan secara jelas antara individu-
individu yang berkemampuan intelektual lebih dari normal bahkan
yang berkemampuan intelektual superior.
 Digunakan untuk orang normal tanpa batasan waktu. Untuk mengukur
kemampuan observasi dan clear thinking. Jika tes ini dipergunakan dengan
batasan waktu tertentu selama 40 menit misalnya, berarti untuk kecepatan
dan ketepatan kemampuan intelektual
 Tujuan
Untuk mengatur tingkat intelegensi, di samping untuk tujuan analisis klinis.
Colors Progressive Matrices (CPM)
 Untuk:
anak-anak yang berusia 5.5 sampai 10.5
tahun.
orang-orang yang lanjut usia
anak-anak defective

 Terdiri dari 36 soal dalam 3 seri: A, AB dan


B,
 Dapat berbentuk buku soal maupun papan.
Contoh Tes CPM
 Aspek yang diukur
1. berpikir logis
2. kecakapan pengamatan
ruang
3. kemampuan untuk
mencari dan mengerti
hubungan antara
keseluruhan dan bagian-
bagian, jadi termasuk
kemampuan analisa dan
kemampuan integrasi
4. kemapuan berpikir
secara analogi.
LET’S TRY
TIME IS OVER

Anda mungkin juga menyukai