VINCENT S.
PALLOAN (201833021)
ANDI MURSYID B. ASAPA (201833022)
ASNIAR S. THAHA ( 201833023)
REZHA HAMSAH (201833024)
Sizing
Pengertian
Macam
Proses Sizing
Pengertian
Proses sizing adalah proses
pengelompokanataupemisahanbijih mineral
berdasarkanukurannya.
Macam-macam proses sizing
Klick
Proses Klasifikasi (classifying)
Klick Proses Screening
PROSES KLASIFIKASI (CLASSIFYING)
Klasifikasi adalah proses pemisahan partikel berdasarkan kecepatan
pengendapannya dalam suatu media (udara atau air). Klasifikasi dilakukan
dalam suatu alat yang disebut classifier.
Kecepatan pengendapan tergantung pada ukuran, bentuk dan berat jenis
partikel. Dalam classifying ini partikel kasar, berat dan berbentuk bulat akan
mengendap lebih cepat dari pada partikel yang ringan dan berbentuk tidak
teratur.
Kecepatan pengendapan tergantung pada ukuran, bentuk dan berat jenis
partikel. Dalam classifying ini partikel kasar, berat dan berbentuk bulat akan
mengendap lebih cepat dari pada partikel yang ringan dan berbentuk tidak
teratur.
Produk dari proses klasifikasi ada 2 (dua), yaitu :
[Link] yang berukurankecil/halus (slimes) mengalir di
bagian atas disebut overflow.
[Link] yang berukuran lebih besar/kasar (sand) mengendap
di bagian bawah (dasar) disebut underflow.
Dalam classifying ini, partikel kasar, berat dan berbentuk bulat
akan mengendap lebih cepat dari pada partikel yang ringan
dan berbentuk tidak teratur.
Jenis-jenis Alat Pengklasifikasi
(Classifier)
Berdasarkan media pemisahnya
Sorting classifier menggunakancairankental
Pada sorting classifier, kondisi pengendapannya adalah
hindered settling yaitu pengendapan yang mengalami
hambatan, Meskipun dalam media yang kental mineral
yang mempunyai berat jenis yang berat lebih dulu
mengendap bila dibandingkan dengan mineral yang
mempunyai berat jenis ringan.
Pemisahan dicapai atas dasarsorting, yaitu sizing yang
berdasarkan berat jenis dan bentuk. Classifier ini
biasanya digunakan untuk produkta yang relatif kasar.
Sizing classifier menggunakancairanencer.
Dalam sizing classifier diperlukanpenambahan air
disamping air yang telah ada dalam suspensi. Sizing
classifier ini menggunakan kondisi free settling yaitu
pengendapan dari material secara individu yang mengendap
secara langsung atau tanpa hambatandari material lain.
Sizing classifier menggunakan udara.
Pada sizing classifier karena menggunakan udara maka
classifier ini sering disebut dengan pneumatic classifier.
Kebanyakan penggunaan classifier ini adalah untuk
menghilangkan debu-debu dengan menggunakan
hembusan udara yang dilengkapi dengan alat pengumpul
debu/kotoran.
Pemisahan partikel-partikel pada alat ini
dipengaruhi oleh distribusi ukuran,
bentuk butir, berat jenis, kelembaban
dari partikel tersebut. Kecepatan
pengaliran udara, temperatur,
kelembaban, viscositas dari dara yang
dihembuskan.
Classifier dengan media udara ini dibedakan
menjadi dua bagian yaitu:
a. Berdasarkan Gravitasi
Pemisahan yang terjadi pada classifier dengan udara
berdasarkan gaya gravitasi ini disebabkan karena
adanya perbedaan gaya gravitasi yang ditimbulkan
oleh partikel itu sendiri. Partikel yang berbutir
besarakan mempunyai gaya gravitasi yang besar
pula, begitupula sebaliknya. Selain itu juga
dipengaruhi oleh berat jenis dari partikel
[Link] yang dihembuskan
akanmemisahkanbutiran-butiranpartikel yang
halusdengan yang kasar. Partikel yang halus akan
terlempar lebih jauh dibandingkan partikel kasar.
b. Berdasarkan Inersia (movement).
Pada pemisahan berdasarkan inersia ini, partikel diberi
gaya sehingga material ini akan terdorong atau terlempar.
Contoh classifier jenis ini adalah hydrocyclon.
C. Hydrocyclone
Mekanisme classifier ini memanfaatkan gaya dorong (drag force)
yang berlawanan arah dengan gaya sentrifugal yang terjadi pada
benda atau partikel yang diputar pada sebuah tabung vertikal.
Umpan bertekanan tinggi diinjeksikan kedalam classifier melalui
feed inlet yang terpasang tangensial terhadap tabung konus.
Tekanan dan kecepatan umpan akan menyebabkan adanya gaya
sentrifugal dan gaya dorong (drag) pada partikel. Saat
menumbuk dinding cyclone partikel akan terpisah tergantung
ukuran, bentuk dan massa jenisnya. Partikel yang berat dan besar
akan cepat menuju dinding dan mendapatkan gaya sentrifugal
sementara yang kecil dan ringan akan mendekati sumbu cyclone
dan mengalami gaya dorong.
PROSES SCREENING
Screening adalah proses pengelompokkan mineral
berdasarkan ukuran lubang ayakan sehingga ukurannya
seragam. Alat untuk melakukan screening disebut
screen. Biasanya alat screen ini langsung berhubungan
dengan alat crusher.
Screensendiri merupakan alat yang digunakan untuk
pemilahan ukuran butir material dengan cara
melewatkan material dari atas ayakan, material yang
lebih kecil dari lubang ayakan dapat lolos ke bawah
ayakan sebagai produk halus (undersize) sedangkan
partikel yang lebih kasar dari ukuran ayakan teratahan di
atas ayakan sebagai produk kasar (oversize).
Tujuan Proses Screening
1. Menghasilkan produk akhir yang berukuran relatif seragam agar sesuai
dengan spesifikasi pasar.
2. Meningkatkan kapasitas unit operasi lainnya.
3. Mencegah undersize masuk kedalam mesin crusher.
4. Mencegah oversize masuk ke proses pengolahan selanjutnya.
5. Mencegah terjadinya over crushing atau over grinding.
Sekian dan Terima kasih