DISHWASHER
_____________
Adalah alat mekanis untuk
membersihkan peralatan
makan dan alat makan
otomatis. Tidak seperti
pencuci piring manual, yang
sebagian besar bergantung
pada penggosokan fisik
untuk menghilangkan
kotoran, dishwasher
membersihkan dengan
menyemprotkan air panas,
biasanya 45 – 75 ̊C
DISHWASHER
KEUNTUNGAN DIMENSI
Lebih Bersih
Waktu Lebih Efisien
Lebih Higienis
Hemat Air
Harga Yang Mahal
JENIS – JENIS DISHWASHER
THREE ZONE DISHWAHING MACHINE SINGLE THANK DISHWASHING MACHINE
Prewashing Zone Pre Washing
Proses pencucian pendahuluan. Alat semprot secara Proses pencucian awal. Dilakukan diluar mesin
otomatis dengan air panas 30 – 35 ̊C, untuk dengan cara manual yatu menyemprot alat dengan
menghilangkan sisa – sisa makanan. air panas 30 – 35 ̊C melalui alat khusus atau dengan
Main Washing Zone cara merendam sebelum dimasukkan dalam mesin.
Alat disemprot dengan air panas 60 – 67 ̊C ditambah Mesin Terdiri Dari Satu Tangki
larutan sabun, sehingga bebas dari kotoran.
Berfungsi sebagai washing otomatis air akan bersuhu
Rinsing Zone 60 – 70 ̊C. Sedangkan sebagai rinsing air mengalir
melalui alat pemanas dengan suhu 80 – 90 ̊C
Pembilasan dengan air 85 – 90 ̊C ditambah cleaning
supplies, yang berfungsi untuk membunuh kuman,
mempercepat pengeringan, mengkilatkan.
CARA MEMAKAI DISHWASHER
Buka tutup mesin pencuci piring, lalu letakkan semua peralatan pada rak yang tersedia
sesuai dengan tempatnya masing-masing.
Masukkan sabun cair khusus pencuci piring ke tempat yang tersedia.
Masukkan rak ke dalam mesin pencuci [Link] tutuplah mesin cuci anda
Setelah mesin dinyalakan maka air akan disemprotkan di dalam mesin, dengan bantuan
sebuah baling-baling maka air tersebut akan disemprotkan ke segala arah.
Setelah proses mencuci selesai keluarkanlah semua peralatan dari dalam alat pencuci piring
lalu simpanlah di tempat yang telah anda sediakan, misalnya di dalam kitchen set.
TIPS MERAWAT DISHWASHER
Periksa bagian rak rak pencuci kalau-kalau ada kotoran yang melekat, apabila lada bersihkan
dengan spon lalu bilas.
Hindari mencuci peralatan atau benda-benda yang mengandung minyak, asam, karat, cat.
Janganlah membuka tutup mesin cuci piring saat mesin sedang bekerja/digunakan.
Untuk peralatan yang tajam dan panjang seperti pisau, sebaiknya didiletakkan secara
mendatar, dan bagian yang tajam menghadap ke atas atau kle bawah, hal ini berguna agar
alat tersebut dapat bersih secara menyeluruh ke setiap bagiannya.