Kesorga 2019 1
PELAKSANAAN SINGEL TEST
Pertemuan Koordinasi Kesehatan Anak Sekolah
Tahun 2019
Hendra Ginanjar, AMKL
Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesjaor
Dinas Kesehatan Prov. Kep. Bangka Belitung
Kesorga 2019 2
Pemeriksaan Pra Partisipasi
Kesorga 2019 3
Pengertian
• Pemeriksaan pra partisipasi: serangkaian pemeriksaan
fisik yang dilakukan secara sistematis dan menyeluruh
anamnesis dan pemeriksaan fisik sederhana pada
orang yang akan mengikuti program latihan
fisik/olahraga dan pengukuran kebugaran jasmani
• Pemeriksaan pra partisipasi sederhana: untuk pengukuran
kebugaran jasmani lapangan pada orang sehat
• Pemeriksaan pra partisipasi lengkap: untuk orang dengan
masalah kesehatan yang akan melakukan latihan
fisik/olahraga
Kesorga 2019 4
Tujuan Pemeriksaan Pra Partisipasi
Mengetahui kondisi fisik dan masalah kesehatan
peserta yang tidak memungkinkan dilakukan
pengukuran kebugaran jasmani atau latihan fisik
tertentu
Kesorga 2019 24
Kuesioner Pra Partisipasi dengan Physical Activity
Readiness Questionaire dan You (PAR-Q and You)
Tabel1.1
Kuesioner PAR-Q and You
NO PERTANYAAN YA TIDAK
1. Apakah Anda pernah dinyatakan menderita penyakit
jantung serta hanya diperbolehkan melakukan aktivitas
fisik sesuai dengan yang direkomendasikan oleh dokter?
2. Apakah Anda pernah merasakan nyeri dada pada waktu
melakukan aktivitas fisik?
3. Apakah Anda pernah merasakan nyeri dada pada waktu
tidak melakukan aktivitas fisik?
4. Apakah Anda pernah kehilangan keseimbangan karena
pusing? Atau apakah Anda pernah pingsan?
5. Apakah Anda pernah mempunyai masalah pada tulang
dan/atau persendian yang bertambah parah setelah
melakukan aktivitas fisik?
6. Apakah saat ini dokter Anda memberikan resep obat
untuk tekanan darah tinggi atau untuk penyakit jantung?
7. Apakah Anda mengetahui adanya alasan lain yang
menyebabkan Anda tidak boleh melakukan aktivitas
fisik?
Kesorga 2019 6
Keterangan
• Bila satu atau lebih jawaban “YA”: harus konsultasi ke
dokter untuk pemeriksaan fisik lebih lanjut
• Pemeriksaan fisik lanjutan: untuk memastikan kesiapan
tubuh mengikuti pengukuran jasmani
• Jawaban “TIDAK” pada semua pertanyaan PAR-Q:
dinyatakan layak untuk mengikuti pengukuran kebugaran
jasmani
• Simpulan dalam bentuk rekomendasi:
• Dapat mengikuti pengukuran kebugaran jasmani
• Konsultasi ke dokter
• Rujuk ke dokter spesialis
• Tidak dapat mengikuti pengukuran kebugaran jasmani
Kesorga 2019 7
Penilaian Kebugaran Jasmani
Kesorga 2019 8
Persiapan peserta
1. Peserta sehat mengikuti anamnesis dan
pemeriksaan fisik
2. Sebelum pengukuran, peserta tidur cukup
(minimal 6 jam)
3. Makan 2 jam sebelum pengukuran
4. Tidak melakukan aktivitas berat minimal 24 jam
sebelum pengukuran.
5. Tidak merokok menjelang & selama pengukuran
6. Pengukuran sebaiknya dilakukan pagi hari
7. Peserta memakai pakaian olahraga lengkap
Kesorga 2019 9
Persiapan pelaksana
• Lintasan pengukuran diperiksa dan diukur
• Alur pengukuran disiapkan: meja, kursi, dll
• Alat yang akan digunakan disiapkan dan dicek:
tensimeter, stetoskop, timbangan badan,
pengukur tinggi badan, pengukur jarak, pengukur
waktu, tanda start-finish, nomor dada, dll
• Berkas yang dibutuhkan disiapkan: absensi,
formulir kelayakan, KMB, formulir pengukuran, dll
Kesorga 2019 10
Pelaksanaan
• Peserta diberi penjelasan: prosedur & manfaat pengukuran
• Peserta mengisi formulir kelayakan.
• Peserta yang layak ikut pengukuran mendapat nomor dada
• Peserta dipandu melakukan peregangan dan pemanasan
• Peserta diberi penjelasan rute dan cara melakukan
pengukuran sesuai kemampuannya
• Peserta berdiri di belakang garis “start”.
• Pada aba-aba “siap” peserta mengambil sikap berdiri siap
• Setelah aba-aba “ya” peserta mulai melakukan pengukuran
(hidupkan pengukur waktu) & menempuh jarak sesuai
metode pengukuran
• Klik pengukur waktu pada saat peserta tiba di garis finish
• Catat waktu tempuh (menit-detik) dalam formulir hasil
pengukuran
Kesorga 2019 11
Kartu Menuju Bugar (KMB)
1. Identitas diri peserta
2. Masalah medis
3. Data pemeriksaan fisik
4. Hasil pengukuran kebugaran jasmani
5. Contoh olahraga aerobik tipe 1, 2, 3 yang dapat dilakukan
6. Metode dan dosis latihan
7. Petunjuk pelaksanaan tes kebugaran dengan metode Rockport
8. Tabel hubungan waktu tempuh dengan VO2 max
9. Tabel tingkat kebugaran jasmani sesuai jenis kelamin dan
kelompok umur
10. Rekomendasi latihan fisik sesuai hasil pengukuran tingkat
kebugaran jasmani
11. Grafik pemantauan hasil VO2 max (periode waktu 12 bulan)
Kesorga 2019 51
SINGLE TEST
Tes lapangan untuk:
Mengukur daya tahan jantung-paru peserta
didik
Kesorga 2019 52
Alat dan fasilitas
• Lintasan datar 1 km dan • Meja dan kursi
1,6 km • Papan jalan
• Lokasi • Alat tulis
pemanasan/pendinginan • Lembar PAR-Q and
• Tanda start dan finish You
• Pengukur jalan • Formulir tes
• Pengukur waktu
• Bendera start
• Peluit
• Tiang pancang
• Nomor dada
Kesorga 2019 53
PELAKSANAAN
• Peserta tes melakukan pemanasan
• Peserta tes berdiri di belakang garis “start”
• Setelah aba-aba “siap” peserta tes mengambil
sikap start berdiri tegak, siap untuk
berjalan/berlari
• Setelah aba2 “ya” peserta tes berjalan cepat,
jogging, atau berlari (KONSTAN) menempuh
jarak 1 km atau 1,6 km (berdasarkan usia)
menuju garis finish
• Peserta tes melakukan pendinginan
Kesorga 2019 54
PENILAIAN SINGLE TEST
• Pencatatan waktu dilakukan dari saat bendera
diangkat sampai peserta tes tepat melintas
garis finish
• Hasil yang dicatat adalah waktu tempuh yang
dicapai oleh peserta tes sesuai jarak tempuh
• Waktu dicatat dalam satuan menit dan detik
• Peserta tes dianggap gagal bila tidak berhasil
menyelesaikan jarak tempuh
Kesorga 2019 55
Penilaian Single Test 1000 meter Kelompok Umur 10 – 12 Tahun
Usia 10 tahun Usia 11 tahun Usia 12 tahun
Klasifikasi
Putera Puteri Putera Puteri Putera Puteri
Baik Sekali <4’47” <5’16” <4’17” <5’04” 4’12” 4’52”
Baik 4’48”- 5’49” 5’17”- 6’28” 4’18”- 5’14” 5’05”- 6’10” 4’13”- 5’05” 4’53”- 5’54”
Cukup 5’50”- 6’52” 6’29”- 7’37” 5’15”- 6’12” 6’11”- 7’19” 5’06”- 5’57” 5’55- 6’55”
Kurang 6’53”- 7’53” 7’38”- 8’48” 6’13- 7’09” 7’20”- 8’28” 5’58”- 6’49” 6’56”- 7’56”
Kurang >7’54” >8’49” >7’10” >8’29” >6’50” >7’57”
Sekali
Kesorga 2019 56
Penilaian Single Test 1600 meter
Kelompok Umur 13 – 19 Tahun
Putera Klasifikasi
Umur Kurang
Baik Sekali Baik Cukup Kurang
(tahun) Sekali
13 <7’23” 7’24”- 8’40” 8’41”- 9’58” 9’59”- 11’15” >11’16”
14 <7’06” 7’07”- 8’14” 8’15”- 9’21” 9’22”- 10’28” >10’29”
15 <6’32” 6’33”- 7’46” 7’47”- 9’01” 9’02”- 10’16” >10’17”
16 <6’31” 6’32”- 7’43” 7’44”- 8’55” 8’56”- 10’06” >10’07”
17 <6’28” 6’29”- 7’40” 7’41”- 8’52” 8’53”- 10’04” >10’05”
18 <6’27” 6’28”- 7’27” 7’28”- 8’56” 8’27”- 9’25” >9’26”
19 <6’21” 6’22”- 7’21” 7’22”- 8’26” 8’21”- 9’29” >9’30”
Kesorga 2019 57
Penilaian Single Test 1600 meter
Kelompok Umur 13 – 19 Tahun
Puteri Klasifikasi
Umur Kurang
Baik Sekali Baik Cukup Kurang
(tahun) Sekali
10’56”-
13 <9’29” 9’30”- 10’55” 12’22”- 13’46” >13’47”
12’21”
10’52”-
<9’26” 9’27”- 10’51” 12’16”- 13’39” >13’40”
14 12’15”
10’34”-
<9’03” 9’04”- 10’33” 12’05”- 13’34” >13’35”
15 12’04”
16 <7’55” 7’56”- 9’48” 9’49”- 11’40” 11’41”- 13’32” >13’33”
17 <7’54” 7’55”- 9’43” 9’44”- 11’33” 11’34”- 13’22” >13’23”
18 <7’52” 7’53”- 9’27” 9’28”- 11’02” 11’03”- 12’37” >12’38”
19 <7’51” 7’52”- 9’25” 9’26”- 11’00” 11’01”- 12’34” >12’35”
Kesorga 2019 19
Contoh penghitungan pengukuran kebugaran
jasmani metode Single Test 1000 meter
• “Andi” siswa usia 11 tahun mengikuti tes
pengukuran dengan waktu tempuh 5 menit 20
detik.
• Pada tabel Klasifikasi Tingkat Kebugaran Sesuai
Jenis Kelamin dan Kelompok Umur: tingkat
kebugaran jasmani “Andi” dengan waktu tempuh
5’20” pada usia 11 tahun adalah cukup.
Kesorga 2019 59
Kartu Menuju Bugar (KMB)
1. Identitas diri peserta
2. Masalah medis
3. Data pemeriksaan fisik
4. Hasil pengukuran kebugaran jasmani
5. Contoh olahraga aerobik tipe 1, 2, 3 yang dapat dilakukan
6. Metode dan dosis latihan
7. Petunjuk pelaksanaan tes kebugaran dengan metode Rockport
8. Tabel hubungan waktu tempuh dengan VO2 max
9. Tabel tingkat kebugaran jasmani sesuai jenis kelamin dan
kelompok umur
10. Rekomendasi latihan fisik sesuai hasil pengukuran tingkat
kebugaran jasmani
11. Grafik pemantauan hasil VO2 max (periode waktu 12 bulan)
Kesorga 2019 60
Evaluasi Hasil Tes
Tingkat Kebugaran Jantung-paru Anda Kurang Sekali/ Kurang
1. Frekuensi berolahraga Anda cukup 2 x seminggu
2. Intensitas olahraga Anda dengan denyut nadi 100 - 120 x/ menit
3. Lamanya Anda berolahraga cukup 20 - 30 menit, diluar waktu
pemanasan dan pendinginan
4. Tipe/ jenis olahraga Anda hanya dengan tipe Aerobik tipe 1 saja
Tingkat Kebugaran Jantung-Paru Anda Cukup
1. Frekuensi berolahraga Anda cukup 3 x seminggu
2. Intensitas olahraga Anda dengan denyut nadi 120 - 140 x/ menit
3. Lamanya Anda berolahraga cukup 30 - 40 menit, diluar waktu
pemanasan dan pendinginan
4. Tipe/ jenis olahraga Anda hanya dengan tipe Aerobik tipe 2 saja
Tingkat Kebugaran Jantung-Paru Anda Baik/ Baik Sekali
1. Frekuensi berolahraga Anda cukup 4-5 x seminggu
2. Intensitas olahraga Anda dengan denyut nadi 140 - 150 x/ menit
3. Lamanya Anda berolahraga cukup 40 - 60 menit, di luar waktu
pemanasan dan pendinginan
4. Tipe/ jenis olahraga Anda hanya dengan tipe Aerobik tipe 1, 2, 3 saja
Kesorga 2019 22
Salam Sehat Bugar Produktif
TERIMA KASIH