0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
427 tayangan17 halaman

Definisi dan Penerapan Internet of Things

IoT merupakan jaringan benda-benda fisik yang tertanam elektronik, sensor dan konektivitas untuk bertukar data dan meningkatkan layanan. IoT memungkinkan pengawasan dan pengendalian jarak jauh terhadap benda-benda tersebut melalui internet. IoT diimplementasikan dalam berbagai bidang seperti keamanan, lingkungan, kesehatan dan gedung pintar untuk meningkatkan efisiensi, akurasi dan pengambilan keputusan.

Diunggah oleh

Izza Miftaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
427 tayangan17 halaman

Definisi dan Penerapan Internet of Things

IoT merupakan jaringan benda-benda fisik yang tertanam elektronik, sensor dan konektivitas untuk bertukar data dan meningkatkan layanan. IoT memungkinkan pengawasan dan pengendalian jarak jauh terhadap benda-benda tersebut melalui internet. IoT diimplementasikan dalam berbagai bidang seperti keamanan, lingkungan, kesehatan dan gedung pintar untuk meningkatkan efisiensi, akurasi dan pengambilan keputusan.

Diunggah oleh

Izza Miftaa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Internet of Things (IoT)

Apa itu Internet of Things (IoT)?


• “Internet of Things (IOT) adalah jaringan benda-benda
fisik atau "things" yang tertanam (embedded) dengan
elektronik, perangkat lunak, sensor dan konektivitas untuk
memungkinkannya untuk mencapai nilai yang lebih besar
dan layanan dengan bertukar data dengan produsen,
operator dan / atau perangkat lain yang terhubung.

• Things artinya segala, artinya apapun yang terhubung ke


internet termasuk dalam definisi internet of things (IoT).
Artinya semua barang fisik yang dapat di-monitor dan
dikendalikan dari jarak jauh menggunakan internet adalah
IoT.
Mekanisme kerja IoT
Tujuan IoT
IoT merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk
memperluas manfaat dari konektivitas internet yang
tersambung secara terus-menerus.
Konsep dan Cara Kerja IoT
Konsep IoT ini sebetulnya cukup sederhana dengan cara kerja
mengacu pada 3 elemen utama pada arsitektur IoT, yakni:
• Barang Fisik yang dilengkapi modul IoT
• Perangkat Koneksi ke Internet seperti Modem dan Router Wirless
Speedy seperti di rumah
• Cloud Data Center tempat untuk menyimpan aplikasi beserta data
base
Cara Kerja Internet of Things yaitu dengan memanfaatkan sebuah
argumentasi pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya
itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama mesin yang
terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam
jarak berapa [Link] yang menjadi penghubung di antara
kedua interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas
sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara
langsung.
Fungsi IoT
Dengan prinsip tujuan utama dari IoT sebagai sarana yang
memudahkan untuk pengawasan dan pengendalian barang fisik maka
konsep IoT ini sangat memungkinkan untuk digunakan hampir pada
seluruh kegiatan sehari-hari, seperti :
• Penggunaan perorangan,
• Perkantoran,
• Rumah sakit,
• Pariwisata,
• Industri,
• Transportasi,
• Konserverasi hewan,
• Pertanian dan peternakan
• Pemerintahan.
Perangkat IoT
Barang apapun dapat dikatakan sebagai IoT Device jika telah
terpasang IoT module /embeded device, IoT Module pada umumnya
terdiri dari 4 komponen penting diantaranya :
1. Sensor
Sensor berfungsi sebagai penerima/pengoleksi informasi tentang apa yang
ingin dimonitor, misalnya sensor suhu untuk mendapatkan informasi
suhu,kamera,microphone,dll
2. CPU/Komputer
Komputer di jaman ini tidak harus berbentuk laptop atau tower. khusus
untuk membuat perangkat IoT ada perangkat komputer kecil atau sering
disebut single board computer seperti raspberry pi aau arduino. perangkat
komputer kecil inilah yang diprogram untuk mengolah informasi dari sensor
yang tepasang dan menentukan tindakan berdasarkan informasi yang
diperoleh dari sensor. CPU juga bertugas sebagai pengolah data yang
nantinya akan dikirim ke perangkat lain untuk diolah.
Perangkat IoT
3. Sistem Operasi
Embeded device untuk perangkat IoT memerlukan sistem operasi khusus
karena perangkat IoT berukuran kecil /portable dan memiliki spesifikasi yang
minim. sistem operasi inilah yang menjadi nyawa dari perangkat
/module/embeded device /perangkat IoT/Module IoT
4. Jalur Komunikasi
Setelah sensor mengoleksi informasi dan CPU mengolah dan menentukan
tindakan berdasarkan informasi yang diterima maka perangkat IoT memerlukan
jalur komunikasi untuk mengirim data yang telah diolah nya ke user atau
bahkan ke server pusat. media komunikasi disini bisa berupa bluetooth,wifi ,
dan untuk mengirim informasi dari tempat yang jauh tanpa batasan rung dan
waktu maka perangkat IoT akan menggunakan media Internet.
5. Keluaran
Keluaran disini merupakan action dari program yang terpasang di CPU seperti
mengirim informasi ke pusat server jika memenuhi kondisi tertentu, atau
menggerakan motor ,menyalakan lampu,membunyikan alarm,menampilkan
data di layar, dll.
IoT memiliki empat pilar (Khan, H.M., 2018), yaitu:
• Machine to Machine (M2M) menggunakan perangkat untuk menangkap
peristiwa, melalui koneksi jaringan ke server pusat, yang menerjemahkan
peristiwa yang ditangkap menjadi informasi yang bermakna.
• Radio Frequency IDentification (RFID), menggunakan gelombang radio
untuk mentransfer data dari tag elektronik yang dilampirkan ke suatu
objek ke sistem pusat melalui pembaca untuk tujuan mengidentifikasi dan
melacak objek.
• Wireless Sensor Network (WSN), terdiri dari sensor otonom yang
didistribusikan secara spasial untuk memantau kondisi fisik atau
lingkungan.
• Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) adalah sistem
otonom yang didasarkan pada teori loop tertutup atau sistem pintar atau
data CPS yang menghubungkan, memantau, dan mengendalikan
peralatan melalui jaringan di fasilitas seperti pabrik atau gedung.
Perangkat IoT
Implementasi IoT

Mesin dibuat agar pekerjaan manusia menjadi lebih mudah, pada


awalnya mesin dibuat hanya untuk membantu manusia dan
dioperasikan secara manual, lambat laun mesin bisa berjalan sendiri
(otomatis) , tetapi dalam perkembangannya pemanfaatan mesin
sebagai alat dalam sebuah sistem akan menemui kendala jika sudah
menyangkut jarak dan waktu. Dengan jarak yang begitu jauh maka
mesin tidak akan bisa berinteraksi dengan mesin yang lain, untuk
mengatasi hal inilah diterapkan gagasan internet of things dimana
semua mesin dengan pengenal IP address dapat menggunakan
jaringan internet sebagai media komunikasi (Saling bertukar data).
Implementasi IoT diantaranya yaitu :
1. Implementasi IoT Dalam Bidang Keamanan
2. Monitoring Lingkungan
3. Bidang Kesehatan
4. Otomasi Gedung dan Perumahan, dll
Kelebihan/Keuntungan IoT

Ada banyak manfaat dan kemudahan  ketika suatu sistem di dunia


nyata menggunakan perangkat IoT diantaranya :
[Link]
Semakin banyak informsi yang diperoleh,semakin mudah untuk
menentukan tindakan yang tepat berdasar data yang ada. Dengan bantuan
komputer dan algoritma program kita tidak perlu mengecek data dan
mensortir satu per satu, biarkan mesin yang melakukannya sesuai algoritma
yang diinginkan, selain cepat juga akurat.
[Link]
Dalam sistem inventory dengan bantuan komputer akan sangat mudah
untuk mengecek persedian, lokasi dan kualitas barang sehingga
memudahkan kita untuk melakukan pengelolaan sehingga tidak ada kasus
kehabisan barang karena lalai dalam pengecekan jika dilakukan secara
manual.
Kelebihan/Keuntungan IoT

[Link]
Dengan bantuan sistem komputer yang telah diprogram sebelumnya untuk
mengolah informasi tertentu dan melakukan tindakan sesuai yang telah
diprogram maka proses analisa dan pengambilan keputusan berdasar data
yang baesar akan sangat cepat.
[Link]
Tidak bisa dipungkiri, penggunaan tenaga manusia yang terbatas
kemampuannya yang berakibat diperlukan banyak tenaga manusia untuk
melakukan pekerjaan yang berat. Dengan bantuan mesin yang
kemampuannya dapat diatur dan  dapat menggantikan pekerjaan manusia,
manusia tidak perlu melakukan hal berat dan rumit dijaman sekarang,
cukup dengan menjadi operator mesin saja. Dari sini terlihat bahwa biaya
untuk menggaji karyawan lebih sedikit karena sudah digantikan oleh mesin.
Kekurangan/Resiko IoT

Dibalik kemudahan dan kecanggihan yang tersaji ketika mengugnakan


perangkat IoT ada beberapa resiko yang perlu diketahui diantaranya :
[Link]
Tidak ada standarisasi penggunaan sensor seperti penggunaan USB ,
ketika sebuah sistem dengan IoT device mengalami kerusakan maka kita
harus membeli di vendor yang sama untuk menggantinya.
[Link]
Dibalik kemudahan yang disajikan, disana ada sebuah IoT module yang
dirangkai secara komplex untuk menerima dan mengolah informasi dan alat
tersebut memerlukan tenaga ahli untuk merawat secara berkala agar sistem
tetap berjalan.
[Link]
Semua perangkat dan program komputer rawan akan tindakan hacking
TUGAS
• Berilah contoh penerapan IOT
• Jelaskan tujuan dan manfaat yang diperoleh dari
penerapan IOT tersebut,

Anda mungkin juga menyukai