ISOMORFISMA
NAM
NAM :: KASIHANI
KASIHANIZEBUA
ZEBUA
NIM
NIM :: 192117032
192117032
KELAS
KELAS :: AA
SEMESTER
SEMESTER :: III
III(TIGA)
(TIGA)
PRODI
PRODI :: PENDIDIKAN
PENDIDIKAN MATEMATIKA
MATEMATIKA
PENYAJI KE - 4
DOSEN
DOSEN PENGAMPU
PENGAMPU ::
SADIANA
SADIANALASE,
LASE, [Link]
[Link]
MATA KULIAH:
STRUKTUR
ALJABAR
Contoh 2:
Misalkan B = {0,1,2} adalah himpunan bilangan bulat modulo 3. B
terhadap operasi penjumlahan modulo 3 merupakan suatu grup.
G = {I = R3, R, R2} yaitu suatu grup operasi
simetri dari segitiga sama sisi dengan R
adalah rotasi terhadap pusat segitiga dengan
sudut putar 120°.
Tabel operasi pada B dan G
adalah sebagai berikut:
+3 0 1 2 ° I R R2
0 0 1 2 I I R R2
1 1 2 0 R R R2 I
2 2 0 1 R2 R2 I R
Tabel 4 ( G, +3) Tabel 5 ( G , °)
Pemetaan ɸ : B → G didefinisikan oleh ɸ (0) = I, ɸ (1) = R dan ɸ (2) =
R²
ɸ (1+2) = ɸ (0) = I = R.R² = ɸ (1) . ɸ (2)
Selidikilah bahwa ɸ (0+1) = ɸ (0) . ɸ (1)
ɸ (0+2) = ɸ (0) . ɸ (2)
Jadi ɸ suatu homomorfisme, Nampak bahwa
ɸ adalah suatu pemetaan satu-satu dan onto,
maka ɸ suatu isomorfisme. Jadi B ≈ G
Jadi isomorfismenya adalah :
1. ɸ (0) = I
ɸ (1) = R
ɸ (2) = R²
2) ϕ (0) = I
ϕ (1) = R²
ϕ (2) = R
Contoh 3:
Misalkan G adalah himpunan semua
bilangan real positif dengan operasi
perkalian, dan G’ adalah himpunan
semua bilangan real dengan operasi
penjumlahan.
a. Pemetaan ϕ : G → G’ didefinisikan oleh ϕ (x) = log x untuk setiap x G.
Ambil sebarang a, b, G maka ϕ (a) = log a dan ϕ(b) = log b.
ϕ( ab ) = log ab = log a + log b = ϕ(a) + ϕ(b).
Demikian pula sebaliknya,
pemetaan ϕ : G → G’ dengan ϕ(x) = log x
adalah isomorfisme.
Elemen identitas dalam G adalah 1
dan ϕ(1) = log 1 = 0, yaitu
elemen identitas dalam G’.
b. Pemetaan ϕ : G → G’ dengan ϕ(x) = b log x yaitu fungsi logaritma
dengan dasar b > 0 dan b ≠ 0.
Misalkan m1 dan m2 G dan a1, a2 G’ dengan
b
log m1 = a1 dan b log m2 = a2,
maka b log (m1 x m2 ) = b log m1 + b log m2
= a1 + a2
jadi (m1 x m2 ) = ϕ(m1 ) + ϕ(m2)
pemetaan ϕ(x) = b log x dengan b > 0 dan b ≠ 0
merupakan isomorfisme.