Oleh:
Dr. Nurul Istifadah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga
nistifadah@[Link]
Smart City
• Kota cerdas merupakan sebuah visi pengembangan
perkotaan untuk mengintegrasikan teknologi informasi
dan komunikasi (TIK) dan teknologi Internet of
things (IoT) dengan cara yang aman untuk mengelola
aset kota.
• Aset ini meliputi sistem informasi instansi
pemerintahan lokal, sekolah, perpustakaan, sistem
transportasi, rumah sakit, pembangkit listrik, jaringan
penyediaan air, pengelolaan limbah, penegakan hukum,
dan pelayanan masyarakat lainnya (Wikipedia).
Smart City
• merupakan pengembangan dan pengelolaan kota
dengan memanfaatkan teknologi infomasi (TI) untuk
menghubungkan, memonitor dan mengendalikan
berbagai sumber daya yang ada di dalam kota
dengan lebih efektif dan efisien untuk
memaksimalkan pelayanan kepada warganya serta
mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Smart City
• Adalah sebuah kota yang mampu menggunakan
sumberdaya manusia, modal sosial dan infrastruktur
informasi dan telekomunikasi modern untuk
mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
dan kualitas kehidupan yang tinggi dengan
manajemen sumberdaya yang bijaksana melalui
pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat
(Caragliu, A., dkk., 2010)
Smart Cities: Solving Urban Problems Using Technology
sumber daya manusia sebagai kunci
dari research & development (R&D) da
Indikator Smart City pengembangan Smart City
Smart Economy
• Mendorong berkembangnya ekonomi melalui industri
kreatif melalui teknologi digital, sehingga banyak peluang
usaha baru yang muncul dan/atau dapat menghasilkan
solusi efektif untuk suatu masalah perkotaan.
• Solusi dan peluang tidak hanya pada industri kreatif saja,
tetapi pada keseluruhan iklim bisnis.
• Pada intinya, bagaimana pemerintah dan masyarakat
bekerja sama untuk menarik investor, dan meningkatkan
daya tarik kota. Sehingga akan membuka lapangan kerja
baru, percepatan pertumbuhan ekonomi, dan keuntungan
ekonomi lainnya.
Smart Environment
• Obyek pengembangan:
– waste management
– water management
– energi alternatif yang ramah lingkungan
– dll
• Misalnya:
– Pengurangan sampah plastik
– Recycling-reuse sampah plastik (sebagai campuran aspal untuk
jalan).
– Gerakan tanpa sedotan
– dll.
Smart Government
• Pemerintah sebagai agen terpenting Smart City
• Pemerintah harus dapat memfasilitasi perubahan dan
perkembangan sosial dengan baik melalui regulasi
• Misalnya:
– Regulasi strategis untuk mendorong perkembangan UKM
& industri kreatif
– regulasi denda elektronik dengan memanfaatkan
teknologi untuk mengurangi campur tangan oknum yang
tidak bertanggung jawab.
– Meningkatkan kepercayaan masyarakat dan transparansi
Smart People
• bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat
• Misal:
– menyediakan fasilitas informasi kesehatan
– mengembangkan kurikulum melek digital
– membangun fasilitas ramah difabel
– Membangun informasi tentang bencana alam
– Perpustakaan umum
– dll
Smart Mobility
• berfokus pada peningkatan kualitas transportasi bagi
masyarakat urban.
• Masalah setiap kota itu berbeda, sehingga berbeda
pula fokus, prioritas, dan solusinya.
• Misalnya:
– kota yang memiliki potensi pertanian, dapat
mengembangkan teknologi yang mendukung pertanian
(misalnya melalui e-commerce). TaniHub yang menyediakan
platform e-commerce bagi petani untuk menjangkau lebih
banyak pembeli.
Smart Living
• Indikator kuncinya pada kualitas masyarakat dan
pemerintahnya.
• Keduanya memiliki peran masing-masing dan saling
terkait.
– Program health
– Program education
– Kota yang ramah
– dll
Tahapan Menuju Smart City
Internet of Things (IOT) Aplications
Ketertinggalan dan Disruption
Artificial Intelligence (AI) sangat membantu untuk perkembangan ekspansi
besar dan menyebar di seluruh dunia
Sustainability mean..
SUSTAINABLE DEVELOPMENT (SD) adalah sebuah konsep yang
bertujuan untuk menciptakan kesimbangan diantara dimensi
pembangunan, seperti ekonomi, sosial dan lingkungan
Studi Empiris
Developing Smart Cities: An Integrated Framework
by: Sujata Joshi, Saksham Saxena, Tanvi Godbole, Shreya
• smart city on operations which is based of 6 pillars
(SMELTS):
1) Social
2) Management
3) Economic
4) Legal
5) Technology and
6) Sustainability
SMELTS Pillars
1. Social, which is important for people communicate with each other and get the
information from media to explore more information and communication to
know the different of attitude, ideas and plans.
2. Management which is using the governance technology.
– E-Government improves efficiency in mass processing tasks and public administration
operations.
– Internet-based applications can generate savings on data collection and transmission,
provision of information and communication with customers.
– Significant future efficiencies are likely through greater sharing of data within and
between governments.
3. Economy is capability to innovate and capitalize economically.
– models used for economic development, supports the maximization of profits in terms
of factors on economic competitiveness around the global market.
SMELTS Pillars, cont’...
4. Legal smart cities is needs to follow the standard policies and process.
– The concept of a smart city is connected with usage of a vast amount of data as
well as with the development of technology and innovations.
– One cannot overlook the laws on the protection of personal data as well as IT/IP
regulations.
5. Technology can gives the benefits for various devices and components can
be connected with each other to facilitate real-time decision making. From
that, information and communication technology can increase the
sustainability and improve quality of life for the citizens.
6. Sustainability, the development of smart city be ability to meets the needs
of the future generations for meet their own needs and get more better
quality of life.
Kab Jombang: “Jombang Beriman”
– Religion
– Social
– Management
– Economic
– Legal
– Technology and
– Sustainability
Kab Sidoarjo: “Bersih Hatinya”
– Bersih
– Serasi
– Hijau
– Sehat
– Indah
– Nyaman