0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan20 halaman

Metode Penelitian Campuran dalam Psikologi

Mixed methods dalam penelitian psikologi melibatkan pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif. Terdapat beberapa jenis mixed methods seperti paralel konvergen, sekuensial eksplanatori, sekuensial eksploratori, embeded, transformatif, dan multifase. Mixed methods digunakan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap topik penelitian.

Diunggah oleh

fitria victoria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan20 halaman

Metode Penelitian Campuran dalam Psikologi

Mixed methods dalam penelitian psikologi melibatkan pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif. Terdapat beberapa jenis mixed methods seperti paralel konvergen, sekuensial eksplanatori, sekuensial eksploratori, embeded, transformatif, dan multifase. Mixed methods digunakan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap topik penelitian.

Diunggah oleh

fitria victoria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MIXED METHODS

MIXED METHODS DALAM PENELITIAN


PSIKOLOGI
• Berkembang sejak tahun 2000an
• Saat ini semakin banyak penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah menggunakan
metode campuran (mixed methods)
• Mixed methods disebut sebagai pendekatan ketiga dalam penelitian psikologi, setelah
pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif
• Melibatkan pengumpulan data kualitatif (yang bersifat open ended) dan data kuantitatif (closed
ended)
JENIS-JENIS MIXED METHODS


Paralel konvergen
Dasar ●


Sekuensial Eksplanatori
Sekuensial Eksploratori

Tingkat ●


Embeded
Transformatif
lanjut ●
Multifase
PARALEL KONVERGEN

Pengumpulan &
Analisis Data
(KUAN) Membandingka
n atau Interpretasi
menghubungkan
Pengumpulan &
Analisis Data
(KUAL)
PARALEL KONVERGEN

• Asumsi dasar: data kuantitatif dan data kualitatif memberi jenis informasi yang berbeda
• Peneliti melakukan pengumpulan data dan analisis data kuantitatif dan kualitatif secara
terpisah, kemudian menginterpretasikannya.
• Ada dua database yang terpisah: Database kuantitatif dan database kualitatif.
• Sampel pada database kualitatif merupakan bagian dari sampel database kuantitatif
• Validitas berdasar pada validitas pada masing-masing pendekatan: KUAN (konstruk); KUAL
(triangulasi)
PARALEL KONVERGEN

Analisis data:
1. Side by side comparation: membuat perbandingan dalam pembahasan.
 diawali dengan analisis data kuantitatif, kemudian analisis data kualitatif yang mengkonfirmasi hasil analisis
data kuantitatif ATAU
 Memulai dengan temuan kualitatif, kemudian membandingkan dengan hasil kuantitatif.

2. Transformasi data
 Database kualitatif (tema) diubah menjadi kuantitatif (dengan menghitungnya)
 Membandingkan dengan database kuantitatif.
 Menyajikan dalam tabel atau grafik
PARALEL KONVERGEN
SEKUENSIAL EKSPLANATORI

Pengumpulan & Pengumpulan &


Tindak Interpretasi
Analisis Data Analisis Data
lanjut
(KUAN) (KUAL)
SEKUENSIAL EKSPLANATORI

• Diawali dengan pengumpulan dan analisis data kuantitatif, lalu pengumpulan dan analisis data
kualitatif.
• Partisipan pada fase kualitatif, merupakan bagian dari partisipan dari fase kuantitatif
• Hasil penelitian kualitatif berfungsi untuk menjelaskan hasil penelitian kuantitatif secara lebih detail.
• Peneliti melakukan survey pada tahap pertama kemudian melakukan analisis data, dilanjutkan
dengan wawancara
• Subjek pada penelitian kualitatif dapat berupa kasus eksterm, kasus asing, predictor yang signifikan,
hasil yang signifikan, hasil yang tidak signifikan atau demografis (jenis kelamin, status tempat
tinggal)
SEKUENSIAL EKSPLANATORI

Interpretasi:
• Dijelaskan dalam pembahasan
• Interpretasi I: Diawali dengan interpretasi hasil kuantitatif’
• Interpretasi II: Diikuti dengan interpretasi hasil kualitatif
• Interpretasi III: Bagaimana interpretasi hasil kualitatif membantu menjelaskan interpretasi hasil
kuantitatif.
SEKUENSIAL EKSPLANATORI
SEKUENSIAL EKSPLORATORI

Pengumpulan & Pengumpulan &


Analisis Data Membentuk Analisis Data Interpretasi
(KUAL) (KUAN)
SEKUENSIAL EKSPLORATORI

• Diawali dengan pengumpulan dan analisis data kualitatif, lalu pengumpulan dan analisis data
kuantitatif
• Tujuan: untuk mengembangkan pengukuran yang lebih baik deangan sampel populasi khusus
dan melihat apakah data dari beberapa individu (dalam fase kualitatif) dapat digeneralisasikan
dengan sampel populasi yang besar (dalam sampel kuantitatif)
• Misalnya: Peneliti mengumpulkan data kualitatif pada sekelompok responden, menganalisis
hasil, mengembangkan instrument berdasarkan hasil dan kemudian menerpkannya ke sampel
populasi.
SEKUENSIAL EKSPLORATORI

• Sampel pada fase kuantitatif dimungkinkan berbeda dengan fase kualitatif


• Jumlah sampel pada fase kuantitatif jauh lebih banyak daripada sampel kualitatif
• Namun perlu dipastikan karakteristik sampelnya sama
• Analisis hasil kualitatif digunakan untuk mengembangkan alat ukur
SEKUENSIAL EKSPLORATORI

• Interpretasi
• Dijelaskan dalam pembahasan
• Temuan kualitatif dijelaskan pertama
• Kemudian temuan kuantitatif
• Tidak perlu melakukan perbandingan kedua temuan
SEKUENSIAL EKSPLORATORI
EMBEDED

EKSPERIMEN
KUANTITATIF

Kualitatif Kualitatif
Intervensi Eksperimental
Sebelum Setelah

Kualitatif
Selama
EMBEDED
TRANSFORMATIF

Kerangka Transformatif, misalnya: feminis, rasial,


difabel

Metode campuran konvergen, eksplanatori,


Interpretasi
eksploratori atau embeded
MULTIFASE

Tujuan Mendukung Mendukung Lanjut


program tujuan Studi II tujuan Studi III sesuai
Studi I
keseluruhan program program kebutuhan
keseluruhan keseluruhan

Metode Metode
Metode
campuran, campuran,
campuran,
KUAN, KUAN,
KUAN,
KUAL KUAL
KUAL

Anda mungkin juga menyukai