1 PENGANTAR
AKUNTANSI
BIAYA
Dr. Herma Wiahrno
[Link] Wiharno, [Link] 1
KEDUDUKAN AKUNTANSI
BIAYA
AKUNTANSI KEUANGAN
AKUNTANSI AKUNTANSI BIAYA
AKUNTANSI MANAJEMEN
[Link] Wiharno, [Link] 2
PERSAMAAN AKUNTANSI
KEUANGAN DAN AKUNTANSI
MANAJEMEN
Merupakan sistem pengolah informasi yang
menghasilkan informasi keuangan
Berfungsi sebagai penyedia informasi
keuangan yang bermanfaat bagi seseorang
untuk pengambilan keputusan
[Link] Wiharno, [Link] 3
PERBEDAAN AKUNTANSI
KEUANGAN DAN AKUNTANSI
MANAJEMEN
Pemakai laporan akuntansi
Lingkup informasi
Fokus informasi
Rentang waktu
Kriteria bagi informasi akuntansi
Disiplin sumber
Isi laporan
Sifat informasi
[Link] Wiharno, [Link] 4
Pemakai laporan akuntansi
Akuntansi keuangan: Pihak eksteren
(kreditor, investor, pemerintah, dll)
Akuntansi manajeman: Pihak interen
manajemen
[Link] Wiharno, [Link] 5
Lingkup Informasi
Akuntansi Keuangan: menyajikan informasi
mengenai perusahaan secara keseluruhan.
Akuntansi Manajemen: Menyajikan
informasi yang relevan dengan bagian-
bagian yang ada dalam perusahaan
[Link] Wiharno, [Link] 6
Fokus Informasi
Akuntansi Keuangan: Berorientasi pada
masa lalu untuk menggambarkan
pertanggungjawaban dana yang
dipercayakan oleh pihak luar kepada
manajemen.
Akuntansi Manajemen: berorientasi pada
masa yang akan datang untuk pengambilan
keputusan yang menyangkut masa yang
akan datang
[Link] Wiharno, [Link] 7
Rentang Waktu
Akuntansi Keuangan: mencakup jangka
waktu yang sudah tertentu.
Akuntansi Manajemen: mencakup jangka
waktu yang bervariasi.
[Link] Wiharno, [Link] 8
Kriteria Bagi Informasi Akuntansi
Akuntansi Keuangan: Dibatasi oleh
prinsip-prinsip akuntansi yang lazim
Akuntansi Manajemen: Tidak dibatasi
oleh prinsip-prinsip akuntansi yang lazim
[Link] Wiharno, [Link] 9
Disiplin sumber
Akuntansi Keuangan: Ilmu ekonomi yang
mengatur prinsip-prinsip yang membimbing
pengambilan keputusan dalam
menggunakan sumber daya yang langka.
Akuntansi manajemen: Ilmu ekonomi dan
psikologi sosial
[Link] Wiharno, [Link] 10
Isi laporan
Akuntansi Keuangan: Menghasilkan laporan
keuangan periodik yang berisi informasi
ringkas mengenai posisi keuangan pada
tanggal tertentu, hasil usaha, perubahan laba
yang ditahan, dan perubahan posisi keuangan
untuk periode tertentu.
Akuntansi Manajemen: menghasilkan laporan
keuangan untuk manajemen dari berbagai
jenjang organisasi, yang umumnya menyajikan
informasi rinci mengenai bagian tertentu
perusahaan.
[Link] Wiharno, [Link] 11
Sifat Informasi
Akuntansi Keuangan: Informasi yang
disajikan memerlukan ketepatan yang
tinggi.
Akuntansi Manajemen: informasi yang
disajikan banyak berisi unsur taksiran
[Link] Wiharno, [Link] 12
AKUNTANSI BIAYA
Definisi:
proses pencatatan, penggolongan,
peringkasan, dan penyajian biaya
pembuatan dan penjualan produk atau
jasa, dengan cara-cara tertentu serta
penafsiran terhadapnya.
[Link] Wiharno, [Link] 13
BIAYA
Definisi:
Pengorbanan sumber ekonomi yang
diukur dalam satuan uang, yang telah
terjadi atau yang kemungkinan akan
terjadi untuk tujuan tertentu
[Link] Wiharno, [Link] 14
PENGGOLONGAN BIAYA
Objek pengeluaran
Fungsi pokok dalam perusahaan
Hubungan biaya dengan sesuatu yang
dibiayai
Perilaku biaya dalam hubungannya dengan
perubahan volume kegiatan
Jangka waktu manfaatnya
[Link] Wiharno, [Link] 15
Biaya Berdasarkan Ojek pengeluaran
Dalam cara ini, nama objek pengeluaran
merupakan dasar penggolongan biaya.
Ex: Biaya yang dikeluarkan untuk bahan
bakar disebut dengan biaya bahan
bakar.
[Link] Wiharno, [Link] 16
Biaya Berdasarkan Fungsi pokok dalam
perusahaan
Biaya produksi: Biaya yang terjadi untuk
mengolah bahan baku menjadi produk jadi
yang siap untuk dijual.
Biaya pemasaran: biaya yang terjadi untuk
melaksanakan kegiatan pemasaran produk
Biaya administrasi dan umum: biaya-biaya
yang dikeluarkan untuk mengkoordinasi
kegiatan produksi dan pemasaran produk.
[Link] Wiharno, [Link] 17
Biaya Berdasarkan Hubungan biaya
dengan sesuatu yang dibiayai
Biya langsung: biaya yang terjadi, yang
penyebab satu-satunya adalah karena
adanya sesuatu yang dibiayai. Biaya
langsung ini akan lebih mudah diidentifikasi
dengan sesuatu yang dibiayai.
Biaya tidak langsung: Biaya yang terjadi
tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang
dibiayai. Biaya tidak langsung tidak mudah
diidentifikasikan dengan produk tertentu
[Link] Wiharno, [Link] 18
Biaya Berdasarkan Perilaku biaya dalam
hubungannya dengan perubahan volume
kegiatan
Biaya variabel: Biaya yang jumlah totalnya berubah
sebanding dengan perubahan volume kegiatan
Biaya semi variabel: Biaya yang berubah tidak
sebanding dengan perubahan valume kegiatan
Biaya semifixed: biaya yang tetap untuk tingkat volume
kegiatan tertentu dan berubah dengan jumlah yang
konstan pada volume produksi tertentu
Biaya tetap: biaya yang jumlah totalnya tetap dalam
kisaran volume kegiatan tertentu
[Link] Wiharno, [Link] 19
Biaya Berdasarkan Jangka waktu
manfaatnya
Pengeluaran modal (capital expenditure):
biaya yang mempuanyai manfaat lebih dari
satu periode akuntansi.
Pengeluaran pendapatan (revenue
expenditure): biaya yang hanya mempunyai
manfaat dalam periode akuntansi terjadinya
pengeluaran tersebut.
[Link] Wiharno, [Link] 20
METODE PENGUMPULAN
BIAYA PRODUKSI
Metode biaya pesanan (job order cost method): Biaya-
biaya produksi dikumpulkan untuk pesanan tertentu.
Biaya produksi per unit dihitung dengan cara membagi
total biaya produksi untuk pesanan tersebut dengan
jumlah satuan produk dalam pesanan yang
bersangkutan.
Metode biaya proses (process cost method): Biaya
produksi dikumpulkan untuk periode tertentu. Biaya
produksi per unit dihitung dengan cara membagi total
biaya produksi untuk periode tersebut dengan jumlah
satuan produk yang dihasilkan dalam periode yang
bersangkutan.
[Link] Wiharno, [Link] 21
METODE PENENTUAN BIAYA
PRODUKSI
Full costing: metode penentuan biaya produksi yang
memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke
dalam biaya produksi, yang terdiri dari biaya bahan
baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead
pabrik, baik yang berperilaku variabel maupun tetap.
Variable costing: metode penentuan biaya produksi
yang hanya memperhitungkan biaya produksi yang
berperilaku variabel ke dalam biaya produksi, yang
terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja
langsung, dan biaya overhead variabel.
[Link] Wiharno, [Link] 22
Full Costing
BBB
Prime BBB
Cost +
BTKL BBB
BTKL
+ = biaya
BOP produksi Total
BTKL
VARIABEL
+ Harga
BOP BOP
VARIABEL BOP TETAP VARIABEL Pokok
Produksi
BOP TETAP
BOP
Biaya
TETAP
Konversi + BIAYA ADM &
UMUM BIAYA ADM &
+ = UMUM
BIAYA
PEMASARAN
biaya BIAYA
komersial PEMASARAN
+
[Link] Wiharno, [Link] 23
Variable Costing
BBB
Biaya
Produksi
BTKL
BBB
+
BOP BBB
+
VARIABEL
BTKL
+
BTKL = + BIAYA ADM & Harga BOP
UMUM VAR = VARIABEL
Pokok
= Produksi
BIAYA ADM &
UMUM VAR
BIAYA BIAYA
+ BOP + PEMASARAN PEMASARAN
VARIABEL + VAR VAR
+
+ BOP TETAP
BIAYA ADM
BOP BOP TETAP &UMUM
Biaya
TETAP Periode TETAP
+ BIAYA
BIAYA ADM PEMASARAN
&UMUM TETAP TETAP
BIAYA
PEMASARAN
TETAP
[Link] Wiharno, [Link] 24
Bila orang merasakan belajar sebagai kenikmatan, maka dia akhirya akan
mengenyam kenikmatan ganda.
[Link] Wiharno, [Link] Transi 25