RISKY KURNIA PERDANA
NIM 20713251002
NANDYA ARUM
NIM 20713251006
MOTIVASI DIRI Mata Kuliah Pengembangan BK Pribadi dan Sosial
Dosen Pengampu: Dr. Budi Astuti, M. Si.
A.
MEMOTIVASI
DIRI SENDIRI
Dalam memotivasi diri, dibutuhkan suatu keinginan atau
kebutuhan yang kuat hingga akhirnya seseorang termotivasi
untuk melakukan sesuatu
Selalu ada keinginan atau kebutuhan untuk mengawalinya
Menstimulus respon perilaku yang mengarah pada tujuan
yang diinginkan
Tujuan tercapai dan merasa puas
A.
MEMOTIVASI
DIRI SENDIRI
tugas
butuh pergi ke toko
bisa mengerjakan tugas
Hal ini menekankan bahwa kebutuhan terpuaskan bukanlah motivator perilaku. Ketika
memotivasi diri sendiri, harus ditetapkan dahulu kemudian terus menetapkan kembali
kebutuhan atau keinginan diri sendiri jika ingin termotivasi sepenuhnya
Kebutuhan terpuaskan bukanlah motivator perilaku
B.
MENUMBUHKAN
KEINGINAN
Untuk menumbuhkan keinginan, pada umumnya manusia fokus pada reward atau imbalan yang ingin
dicapai.
Apa saja kendala atau hambatan dalam perjalanan menuju tujuan ini?
Apa imbalannya bagi diri sendiri setelah tujuan tercapai?
Apakah kesenangan jangka panjang yang didapat lebih besar daripada rasa sakit jangka pendek
dalam mengatasi kendala atau hambatan?
Seseorang akan menemukan bahwa keinginan dapat Untuk mengubah perilaku, seseorang harus
mendasari perilaku seseorang karena tindakan akan
diatur oleh kebutuhan dirinya untuk menghindari rasa
mengubah apa yang saat ini dihubungkan
sakit atau keinginan untuk mendapatkan kesenangan. dengan kesenangan dan rasa sakit
C.
MOTIF PRESTASI
DIBANDINGKAN KETAKUTAN AKAN KEGAGALAN
Setiap orang mungkin pernah berada dalam posisi di mana ia ingin mencapai tujuan
tertentu, telah mengembangkan rencana dan mengambil langkah-langkah
selanjutnya. Tetapi, kemudian ia menemui hambatan yang membuatnya mulai
meragukan kemampuannya sendiri. Di tahap ini, ketakutan akan kegagalan
memasuki gambaran yang mengingatkannya akan kesalahan masa lalu.
TAKUT dialihkan MOTIF PRESTASI
GAGAL LEBIH KUAT
fokus pada hal positif dan
kekuatan yang dimiliki
Berkonsentrasi pada kekuatan Anda, bukan kelemahan Anda
D.
ENAM KARAKTERISTIK
ORANG YANG MEMILIKI MOTIVASI DIRI
1. VISI
Anda memiliki visi tentang apa yang Anda inginkan. Secara teratur, Anda
menggunakan imajinasi yang merupakan kemampuan otak untuk berpikir
dan diabaikan di sistem pendidikan modern kita.
Sebuah hasil akhir dari visi sangat penting untuk mendorong motivasi dan
pengondisian tindakan yang diperlukan. Semakin jelas VISI, semakin kuat
dorongan motivasi, dan pengondisian dalam mengembangkan kejelasan visi.
2. PERCAYA DIRI
Karakteristik kedua dari orang yang memiliki motivasi diri adalah mereka
memiliki kepercayaan diri dan memiliki citra diri yang positif.
D.
ENAM KARAKTERISTIK
ORANG YANG MEMILIKI MOTIVASI DIRI
3. SIKAP MENTAL YANG POSITIF
Sikap ini harus konsisten dengan citra diri seseorang. Tidak ada gunanya
memiliki sikap positif jika pada saat yang sama dia percaya bahwa ia tidak
layak untuk mencapai tujuannya. Keduanya harus kompatibel.
Jika terus-menerus bertanya pada diri sendiri dengan pertanyaan negatif,
otak Anda akan mencari memori dan akan menghasilkan jawaban negatif.
Anda harus mulai membiasakan diri dengan menanyakan pertanyaan-
pertanyaan tertentu kepada diri sendiri yang akan membantu Anda
berfokus pada aspek-aspek positif dari hidup Anda.
Pertanyaan yang sering Anda tanyakan pada diri sendiri menentukan fokus Anda
D.
ENAM KARAKTERISTIK
ORANG YANG MEMILIKI MOTIVASI DIRI
4. HARAPAN SUKSES
Harapan sukses muncul dengan memiliki kepercayaan yang benar. Semua
orang yang memiliki motivasi diri juga mempunyai keyakinan bahwa
mereka bisa dan akan menang. Hal itu memulai harapan akan kesuksesan
yang membawa semangat pada diri sendiri.
5. DISIPLIN DIRI
Disiplin diri merupakan ketangguhan mental, fisik dan membutuhkan
latihan teratur. Latihan fisik membantu membangun disiplin diri sendiri.
Latihan mental secara teratur, setidaknya dua kali dalam sehari selama
20 menit setiap sesi. Relaksasi juga merupakan bagian dari proses.
Latihan dan relaksasi berjalan beriringan – karena termasuk pada terapi
yang bermanfaat dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan
disiplin diri Anda.
D.
ENAM KARAKTERISTIK
ORANG YANG MEMILIKI MOTIVASI DIRI
6. KETEKUNAN
Ketekunan adalah kebiasaan yang menjadi semakin kuat saat Anda
mengingat manfaat yang akan Anda peroleh dari pencapaian tujuan
Anda dengan sukses. Dalam konteks ini, salah satu tujuan Anda
harus mengembangkan kebiasaan ketekunan. Setiap kebiasaan
dipupuk dengan pengulangan sehingga jika Anda berulang kali
menggunakan daya tarik dan kemauan untuk memastikan bahwa
Anda melihat setiap tugas, sekecil apapun, hingga kesimpulan yang
berhasil, Anda akan memperoleh ketekunan yang akan menjadi
bagian dari respons perilaku otomatis Anda saat mengejar tujuan
dari tugas yang lebih besar.
E.
MEMPERKUAT
MOTIVASI DIRI
Kekuatan-kekuatan motivasi di dalam diri Anda bergantung pada pengalaman
yang telah Anda buat, baik secara sadar maupun tidak sadar, dengan apa yang
menyebabkan Anda susah dan senang.
KAMU ADALAH APA YANG KAMU PIKIRKAN
Suatu kekuatan terletak pada pikiran. Anda menentukan kehidupan yang
sukses, karena ada hubungan sebab dan akibat antara pikiran dengan sikap,
antara sikap dengan perilaku, antara perilaku dengan kinerja, antara kinerja
dengan hasil, dan terakhir antara hasil dengan hidup Anda. Akibatnya,
kendali atas pikiran Anda akan mengarah pada kendali atas hidup Anda.
Kontrol atas pikiran Anda akan mengarah pada kontrol atas hidup Anda
E.
MEMPERKUAT
MOTIVASI DIRI
KAMU ADALAH APA YANG KAMU CARI
Hal tersebut menekankan pada pentingnya menetapkan dan berjuang
untuk suatu tujuan. Mustahil untuk menjadi sangat termotivasi tanpa
memiliki tujuan tertulis, menantang, spesifik, terukur dan diprioritaskan.
Mereka sangat penting untuk kesuksesan akhir Anda dalam hidup karena
siapa Anda dalam proses memperjuangkan tujuan jauh lebih penting
daripada pencapaian sebenarnya dari tujuan itu sendiri.
KAMU ADALAH APA YANG KAMU LAKUKAN
Tidak ada yang akan berubah dalam hidup Anda hingga Anda
menghubungkan prinsip dan teknik menjadi suatu tindakan. Kedua hal
tersebut harus semakin diperkuat dengan aktivitas dan latihan yang
diberikan dan diaplikasikan ke dalam kehidupan keseharian Anda.
F.
NEURO LINGUISTIK PROGRAMING
(NLP)
Neuro
merujuk pada sistem saraf, jalur mental bagi panca indra.
Linguistik
merujuk pada kemampuan alami berkomunikasi secara verbal dan non-verbal.
Programming
mensinyalkan bahwa pikiran, perasaan, dan tindakan manusia
“NLP adalah pengaruh yang ditimbulkan oleh bahasa terhadap pikiran dan perilaku
seseorang”
Teknik NLP
yang dapat Meningkatkan Motivasi Diri
Personal
Mirroring &
State Values
Matching
Management
Decision
Reframing
Making
Thank You