CHAPTER 4
RULE 8-17
PERATURAN 9- KAWASAN LAUT A1 DAN A2
Tambahan persyaratan untuk kapal yg berlayar di area laut A1 dan A2
• Terdapat MF Radio untuk mentransmitkan distress signal
• Instalasi radio mempertahankan DSC
• Alat pelacak transmisi distress lewat layanan MF Radio
• Mampu menerima dan memancarkan Radio umum atau telegraf langsung
*Pemerintah bisa mengecualikan kapal buatan sebelum 1 februari 1997 dari peraturan diatas, dengan syarat
bisa mempertahankan channel 16 VHF
PERATURAN 10- KAWASAN LAUT A1,A2,DAN A3
Tambahan persyaratan untuk kapal yg berlayar di area laut A1,A2 dan A3
• Stasiun Bumi layanan INMARSAT
• Instalasi Radio MF untuk memancarkan dan menerima distress signal
• Instalasi Radio yang dapat menerima komunikasi radio umum atau telgraf langsung
* Pemerintah bisa mengecualikan kapal buatan sebelum 1 februari 1997 dari peraturan diatas,
dengan syarat bisa mempertahankan channel 16 VHF
PERATURAN 11- KAWASAN LAUT A1,A2,A3 DAN
A4
Tambahan persyaratan untuk kapal yg berlayar di area laut A1,A2,A3 dan A4
• Semua persyaratan dari peraturan 10.2
• Terutama perlengkapan layanan radio HF satelit orbit polar pada 406Mhz dengan satelit EPIRB
* Pemerintah bisa mengecualikan kapal buatan sebelum 1 februari 1997 dari peraturan diatas, dengan
syarat bisa mempertahankan channel 16 VHF
PERATURAN 12- DINAS JAGA
Setiap kapal harus mempertahankan dinas jaga
• DSC VHF channel 70
• DSC @2187,5 kHz
• DSC melalui MF/HF Radio setiap hari dari posisi geografis kapal
• Satelit marabahaya dari darat ke kapal lewat INMARSAT
Mempertahankan dinas jaga pada VHF channel 16 selama berlayar
Wajib membawa telepon radio untuk memantau siaran frekuensi marabahaya
PERATURAN 13- SUMBER ENERGI
• Harus tersedia pemasok energi setiap saat bagi instalasi radio
• Menyediakan pemasok energi cadangan untuk instalasi radio, dalam kurun waktu 1 jam jika sumber
energi memenuhi aturan untuk memasok energi, dan 6 jam untuk kapal yang tidak menyediakan
pasokan energi marabahaya
• Energi cadangan harus terpisah dari main engine dan system listrik kapal
• Apabila sumber energi cadangan dari batere akumulator, harus disiapkan alat pengisian ulang
minimun kapasitas 10 jam yg dicek per 12 bulan
PERATURAN 14- STANDAR KERJA
• Seluruh Perlengkapan dalam bab 4 harus disetujui badan pemerintah, dan tidak boleh
lebih rendah dari standar organisasi
• Perlengkapan yang dipasang sebelum tanggal terbit aturan ini, dapat dibebaskan
memenuhi standar kerja dengan pertimbangan badan pemerintah(Perlengkapan memiliki
kesesuaian dengan perlengkapan standar kerja dengan kriteria dari organisasi atau yang
berhubungan).
PERATURAN 15- PERSYARATAN PEMELIHARAAN
• Diusahakan mudah diperiksa dan tanpa kalibrasi yang rumit
• Informasi penggunaan harus disediakan agar operasi terjaga dan sesuai regulasi,serta suku
cadang juga harus dipersiapkan
• Badan pemerintah harus memastikan peralatan yang dipakai sudah mengikuti aturan diatas
• Pada kapal A1-A2 harus bisa menggunakan perlengkapan ganda, perawatan di darat atau di
atas kapal atau kombinasi
• Pada kapal A3-A4 harus bisa tanpa perlengkapan ganda, perawatan di darat atau di atas kapal
atau kombinasi.
PERATURAN 16- JURU RADIO
• Setiap kapal Harus memiliki awak bersertifikat untuk mengoperasikan radio
• Pada kapal penumpang paling sedikit 1 orang bertugas hanya mengoperasikan radio pada
saat marabahaya.
PERATURAN 17- BUKU CATATAN RADIO
• Harus terdapat catatan yang memenuhi ketentuan badan pemerintah
CHAPTER 4 SOLAS
• Radio communications: This chapter Includes requirements of different radio
communication equipment used on board ships such as GMDSS, SART, EPIRB etc for
cargo and passenger vessel. This chapter is divided into 3 parts; Part A, Part B and Part C.