iGrow
Nama : Hendra Wahyu Saputra
NIM : 201151055
Kelas : Malam A
Latar Belakang Perusahaan iGrow
iGrow memiliki nama legal PT iGrow Resources
Indonesia dan merupakan salah satu fintech
lending pertama di Indonesia yang mendapat suntikan
dana.
iGrow memiliki struktur unik dalam menjalankan
bisnis, dimana mereka melibatkapartner surveyor yang
bertugas secara independen untuk mengawasi
proyek, operator yang mengerjakan proyek secara
langsung, dan landlord sebagai pemilik tempat/lahan
tempat dikerjakannya proyek tersebut.
Kuantitas Pinjaman iGrow
Kuantitas pinjaman penting agar dana anda
tidak
nganggur (tidak berbunga) serta mempermudah
proses
diversifikasi untuk meminimalkan risiko.
Variasi Pinjaman iGrow
Variasi pinjaman penting untuk meminimalkan
risiko, serta membantu lender/investor
menyusun
perencanaan keuangan yang baik terhadap
likuiditas
uangnya.
Jumlah Minimal Investasi iGrow
Jumlah minimal investasi yang kecil/murah
membuka peluang bagi lebih banyak orang
karena
tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk
belajar
investasi, serta mempermudah diversifikasi
Kualitas Customer Service iGrow
Mereka membalas email dalam hitungan jam
dan
sangat sopan dalam membalas, serta menjawab
pertanyaan dengan akurat dan lengkap. Hal
tersebut
berlaku sampai sekarang, dimana mereka
menjelaskan secara lengkap dan jujur perihal
proyek
saya yang macet di iGrow.
Likuiditas iGrow
Menanam tanaman butuh waktu yang relatif
lama,
sehingga tentu likuiditas di website pertanian ini
cukup rendah.
Investasi terpendeknya saja bertenor satu
tahun.
Apabila dirata-ratakan, maka tenor investasi
disini
umumnya memiliki tenor tiga sampai lima
tahun.
Aksesibilitas iGrow
Hanya bisa diakses dari web, dan
navigasinya cukup memusingkan bagi pemula.
Namun anda akan menghargai transparansi
karena
bisa berkomunikasi dengan surveyor dan petani
langsung.
Persentase Non Performing Loan (NPL)
iGrow
Non Performing Loan (NPL) adalah pinjaman
yang
gagal bayar sehingga anda tidak mendapat
bunga sama
sekali atau bahkan kehilangan sebagian atau
seluruh.
modal anda.
Perlindungan Modal Investor iGrow
“Kebijakan sesuai regulasi dari OJK POJK
77/2016 bahwa tidak ada pihak yang menanggung
gagal bayar dari borrower, termasuk penyelenggara
peer to peer nya seperti iGrow. Jadi memang gagal
bayar menjadi salah satu risiko dari model P2P
lending ini. Yang bisa kita lakukan adalah memitigasi
risiko ini sejak awal yaitu dari seleksi
petani/borrowernya, mengawasi proses penanaman
sampai dengan panen, sampai dengan proses
collection/penagihan saat jatuh tempo
pengembalian modal dan bagi hasilnya”.
iGrow Syariah atau Tidak?
Sebagai nonmuslim, saya memang tidak ahli menilai
suatu
investasi syariah atau tidak. Namun setelah banyak
berdiskusi dengan pakarnya, kami sepakat bahwa iGrow
adalah P2P lending paling syariah (meskipun mereka
sendiri
tidak pernah claim bahwa mereka syariah!). Hal ini
karena
model investasi di iGrow adalah permodalan tanaman
yang
bisa dibilang tidak mengandung riba sama sekali,
melainkan