MODEL LAYANAN CLOUD COMPUTING
OUTLINE
1 CLOUD COMPUTING SERVICE MODEL
2 INFRASTRUCTURE AS A SERVICE
3 PLATFORM AS A SERVICE
4 SOFTWARE AS A SERVICE
What Cloud Computing
Cloud Computing atau komputasi awan adalah sebuah model yang memungkinkan untuk
ubiquitous (Dimanapun dan kapanpun), Nyaman, On-demand akses jaringan ke sumber daya
komputasi (contoh: jaringan, server, storage, aplikasi, dan layanan) yang dapat dengan cepat dirilis
atau ditambahkan (Mell dan Grance, 2012).
Cloud Computing adalah evolusi selanjutnya dari internet. Cloud Computing merupakan penyedia atau hal-
hal yang berkaitan dari tenaga komputasi hingga infrastruktur komputasi, aplikasi-aplikasi, proses bisnis
hingga kolaborasi yang muncul sebagai layanan yang dapat diakses pada saat dibutuhkan kapanpun dan
dimanapun.
Karakteristik Cloud Computing
On Demand Self Service (pelayanan mandiri diri sendiri saat diperlukan).
1
2 Broad Network Access (akses jaringan yang besar).
3 Location Independent Resource Polling (lokasi bebas, resource menyatu).
4 Rapid Elasticity (elastisitas cepat).
5 Measures Service (layanan pengukuran).
On Demand Self Service
Pengguna layanan cloud computing dapat menggunakan sendiri layanan yang disediakan
kapan saja dan dimana saja saat diperlukan, dengan hanya menggunakan koneksi internet atau
jaringan yang ada. User dapat melayani dirinya sendiri, memakai resource dan fitur yang disediakan,
tanpa memerlukan interaksi yang banyak dengan vendor penyedia layanan.
Broad Network Access
Layanan cloud computing berjalan pada jaringan komputer, baik internet maupun dalam skala
intranet (LAn, MAN, WAN). Termasuk dalam hal ini semua entitas yang ada di dalamnya yang
terhubung (mengakses) dan menggunakan layanan yang ada. Baik berupa komputer biasa hingga
mobile dan thin client.
Location Independent Resource Polling
Resource Pooling merupakan sebuah karakteristik dimana sumber daya komputasi (storage, CPU, memory, network
bandwidth, dsb.) yang dikumpulkan oleh penyedia layanan (service provider) untuk memenuhi kebutuhan banyak pelanggan
(service consumers) dengan model multi-tenant. Sumber daya komputasi ini bisa berupa sumber daya fisik ataupun virtual dan
juga bisa dipakai secara dinamis oleh para pelanggan untuk mencukupi kebutuhannya. Jadi pada jaringan cloud computing,
lokasi setiap user yang menggunakan layanan berbeda-beda, namun resource (sumber daya) yang digunanakan berada pada
satu tempat yang sama (terdapat pada satu data center) dan sumber daya ini dapat dialokasikan dan dibagikan dengan
mudah.
Rapid Elasticity
Dalam jaringan cloud computing terjadi perubahan elastistitas (kapasitas naik turun) yang cepat
sesuai dengan kebutuhan pengguna (user).
Measures Service
Measured Service merupakan sebuah karakteristik dimana pada sistem cloud tersedia layanan untuk
mengoptimasi dan memonitor layanan yang dipakai secara otomatis. Dengan monitoring sistem ini,
kita bisa melihat berapa resources komputasi yang telah dipakai, seperti: penyimpanan yang telah
terpakai, besar CPU dan memori yang digunakan, bandwidth yang telah terpakai, banyaknya
layanan yang terpakai, dan seberapa besar jumlah biaya yang muncul dari setiap sumber daya yang
telah terpakai . Layanan monitoring ini sebagai bentuk transparansi antara cloud provider dan cloud
consumer.
Cloud Computing Deployment Models
Private Cloud
Private Cloud merupakan cloud yang infrastrukturnya dibuat untuk penggunaan eksklusif oleh satu
organisasi (perusahaan) yang terdiri dari banyak konsumen. Infrastrukturnya mungkin dimiliki,
dikelola, dan dioperasikan oleh organisasi, pihak ketiga, atau keduanya, dan mungkin
infrastrukturnya ada di dalam atau di luar tempat organisasi tersebut. Untuk aksesnya hanya
organisasi tersebut yang dapat mengaksesnya.
Community Cloud
Community Cloud merupakan cloud yang infrastrukturnya dibuat untuk penggunaan eksklusif oleh
komunitas konsumen tertentu dari organisasi-organisasi yang memiliki kepentingan yang sama.
Infrastrukturnya mungkin dimiliki, dikelola, dan dioperasikan oleh satu atau lebih organisasi didalam
suatu komunitas, pihak ketiga, atau keduanya. infrastrukturnya ada di dalam atau di luar tempat
organisasi tersebut dan aksesnya hanya dapat diakses oleh organisasi-organisasi yang terdapat
pada komunitas tersebut.
Public Cloud
Public Cloud merupakan cloud yang infrastrukturnya dibuat untuk penggunaan terbuka oleh
masyarakat umum. Infrastrukturnya mungkin dimiliki, dikelola, dan dioperasikan oleh perusahaan,
akademik, atau organisasi pemerintah, atau beberapa gabungan dari mereka. Infrastrukturnya
biasanya berada di cloud provider. Aksesnya dapat diakses oleh pengguna umum.
Hybrid Cloud
Hybrid Cloud merupakan cloud yang infrastrukturnya dibuat dari gabungan dua atau lebih
infrastruktur cloud yang berbeda (private, community, atau public) yang tetap menjadi cloud yang
unik. Misalnya suatu perusahaan ingin agar konsumen dapat mengakses mereka, akan tetapi juga
ingin data-datanya tetap aman. Maka bagian yang dapat diakses tersebut akan menggunakan
public cloud, sedangkan untuk data-datanya akan menggunakan private cloud.
Cloud Service Models
Software as a Service (SaaS)
layanan yang diberikan ke pengguna adalah
pengguna dapat menggunakan aplikasi dari
provider yang berjalan di infrastruktur cloud.
Platform as a Service (PaaS)
layanan yang diberikan ke pengguna adalah pengguna
dapat menjalankan aplikasi yang mereka buat atau
diperoleh sendiri pada infrastruktur cloud dengan
menggunakan bahasa pemrograman, libraries, service, dan
tool yang didukung oleh provider.
Infrastructure as a Service (IaaS)
Infastructure as a Service adalah layanan cloud
computing yang menyediakan infrastruktur dan
perangkat keras seperti server, media
penyimpanan, bandwidth, virtualisasi dan
konfigurasi lain yang memungkinkan utilitas bagi
pengguna.
Komponen Cloud Computing
Cloud Clients
1
Cloud Services
2
Cloud Applications
3
Cloud Platform
4 Cloud Storage
5 Cloud Infrastructure
Cloud Clients
Cloud Clients adalah seperangkat komputer ataupun perangkat lunak yang didesain secara khusus
untuk penggunaan layanan berbasis Cloud Computing.
• Mobile: Windows Mobile, Symbian, dan lain-lain.
• Thin Client: Windows Terminal Service, CherryPal, dll.
• Thick Client: Internet Explorer, FireFox, Chrome, dll.
Cloud Services
Cloud Services adalah produk, layanan dan solusi yang dipakai dan disampaikan secara real-time
melalui media Internet. Contoh yang paling popular adalah web service.
Identitas: OpenID, OAuth, dan lain2.
• Integration: Amazon Simple Queue Service.
• Payments: PayPal, Google Checkout.
• Mapping: Google Maps, Yahoo! Maps.
Cloud Applications
Cloud Applications memanfaatkan Cloud Computing dalam arsitektur software. Sehingga pengguna
tidak perlu menginstall dan menjalankan aplikasi dengan menggunakan komputer.
• Peer-to-peer: BitTorrent, SETI, dan lain-lain.
• Web Application: Facebook.
• SaaS: Google Apps, [Link], dan lain-lain.
Cloud Platform
Cloud Platform merupakan layanan berupa platform komputasi yang berisi hardware dan software-
software infrasktruktur. Biasanya mempunyai aplikasi bisnis tertentu dan menggunakan layanan PaaS
sebagai infrastruktur aplikasi bisnisnya.
• Web Application Frameworks: Python Django, Rubyon Rails, .NET 2. Web Hosting.
• Propietary: [Link]
Cloud Storage
Cloud Storage melibatkan proses penyampaian penyimpanan data sebagai sebuah layanan.
• Database: Google Big Table, Amazon SimpleDB.
• Network Attached Storage: Nirvanix CloudNAS, MobileMe iDisk.
Cloud Infrastructure
Cloud Infrastructure merupakan penyampaian infrastruktur komputasi sebagai sebuah layanan.
Grid Computing: Sun Grid.
• Full Virtualization: GoGrid, Skytap.
• Compute: Amazon Elastic Compute Cloud.
DAFTAR PUSTAKA
Rajkumar Buyya., 2013. Mastering Cloud Computing, Elsevier Inc.
[Link]
[Link]
Ronald L. Krutz & Russell Dean Vines. 2010, A Comprehensive Guide to Secure Cloud Computing,
TERIMA KASIH
Any Question?