0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan20 halaman

Memahami Sosiologi dan Interaksi Sosial

Dokumen tersebut membahas tentang sosiologi dengan menjelaskan tujuan pembelajaran sosiologi, konsep dan fungsi sosiologi, berbagai gejala sosial di masyarakat, individu, kelompok, hubungan sosial, nilai sosial, dan interaksi sosial."

Diunggah oleh

Fifi Harianti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan20 halaman

Memahami Sosiologi dan Interaksi Sosial

Dokumen tersebut membahas tentang sosiologi dengan menjelaskan tujuan pembelajaran sosiologi, konsep dan fungsi sosiologi, berbagai gejala sosial di masyarakat, individu, kelompok, hubungan sosial, nilai sosial, dan interaksi sosial."

Diunggah oleh

Fifi Harianti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOSIOLOGI

Tujuan Pembelajaran

▪ Mengenali dan mengidentifikasi


realitas individu, kelompok, dan
hubungan sosial di masyarakat, dan
▪ Mengolah realitas individu,
kelompok, dan hubungan sosial
sehingga mandiri dalam
memosisikan diri dalam pergaulan
sosial di masyarakat
Konsep Sosiologi dan Fungsinya
1. Pengertian Sosiologi

a. Menurut Pitirim A. Sorokin, sosiologi adalah


hubungan timbal balik antara aneka macam gejala-
gejala sosial, misalnya gejala ekonomi dengan
budaya.
b. Menurut Roucek & Warren, sosiologi adalah ilmu
yang mempelajari hubungan antarmanusia dalam
kelompok-kelompok
Berbagai Ragam Gejala Sosial di Masyarakat

Gejala sosial merupakan suatu kejadian yang terjadi secara menyeluruh di


semua tempat, tidak hanya terjadi pada satu individu saja, melainkan juga
menimpa individu yang lain. Dapat dikatakan pula bahwa gejala sosial
merupakan suatu trend yang pada saat ataupun waktu tertentu sedang terjadi.
Sedangkan
Gejala non sosial merupakan gejala yang terjadi meliputi faktor fisik seperti
alam ataupun geografis , misalnya banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan
peristiwa-peristiwa lain yang menyancakup kondisi fisik.
CONTOH GEJALA SOSIAL DI
MASYARAKAT
Kemiskinan
Kemiskinan merupakan suatu gejala sosial yang sering kita jumpai dalam
masyarakat.

Kemiskinan dapat dikarenakan tidak mampunya seseorang

dalam memenuhi kebutuhan primer. Namun di dalam

sosiologi, salah satu faktor penyebabnya karena salah satu

lembaga kemasyarakatan tidak berfungsi dengan baik, yaitu

lembaga kemasyarakat bidang ekonomi dan dapat menyebar

kebidang lainnya misalnya pendidikan


Masalah remaja
Masa remaja memang rentan terjadi perilaku

penyimpangan. Tindakan remaja bila tidak terkontrol

dapat menjadi masalah sosial yang dapat merugikan

diri sendiri dan orang lain. Pada masa ini harusnya

mereka mulai mengenal nilai dan norma yang

berlaku. Dengan mempelajari nilai dan norma

diharapkan tidak melakukan hal yang menyimpang


Masalah kependudukan
Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat
kepadatan penduduk yang tinggi. Penduduk merupakan
sumber penting bagi pembangunan karena menjadi
subjek dan objek [Link]
penduduk juga dapat mengalami gangguan. Masalah
diatas perlu adanya penanggulangan salah satunya
dengan program transmigrasi.
Individu
▪ Kata individu berasal dari bahasa Latin yaitu
individuum yang berarti terbagi atau kesatuan terkecil.
Jika didefinisikan, individu berarti orang, seseorang
atau perorangan. Antara individu satu dengan individu
lainnya memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut
berupa watak dan karakteristik yang dimiliki tiap
individu yang diperoleh sejak individu tersebut
dilahirkan.
▪ Individu membutuhkan orang lain dalam rangka
memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Individu
senantiasa melakukan hubungan-hubungan sosial
dengan individu yang lain dalam rangka memenuhi
kebutuhan-kebutuhan hidupnya tersebut, maka
terbentuklah kehidupan bersama yang disebut
sebagai masyarakat
Keterikatan dan ketergantungan
Kelompok antara manusia satu sama lain
mendorong manusia untuk
Hasrat manusia yang dibawa sejak lahir membentuk kelompok sosial. Syarat
yaitu: kelompok:
▪ Keinginan untuk menjadi satu dengan ▪ Memiliki kesadaran sebagai bagian
manusia lain di sekelilingnya dari kelompok yang bersangkutan
▪ Keinginan untuk menjadi satu dengan ▪ Ada hubungan timbal balik antara
lingkungan alamnya anggota yang satu dengan yang lain
▪ Bersistem dan berproses ▪ Ada faktor pengikat yang dimiliki
oleh anggota kelompok, seperti
kepentingan, tujuan, dan ideologi
yang sama
▪ Memiliki struktur, tujuan, dan pola
perilaku yang sama
Hubungan Sosial
Hubungan sosial adalah hubungan yang dilakukan oleh
dua orang atau lebih. Unsur mendasar dari hubungan
sosial adalah interaksi sosial. Interaksi antarmanusia
terjadi karena manusia saling membutuhkan.
Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik berupa aksi
saling mempengaruhi antarindividu, antara individu dan
kelompok, dan antarkelompok.
Dalam hubungan tersebut, individu atau kelompok
bekerja sama atau berkonflik, melakukan interaksi, baik
formal maupun informal, baik langsung maupun tidak
langsung. Dalam interaksi sosial, salah satu pihak
memberikan stimulus atau aksi dan pihak lain
memberikan respons atau reaksi.
Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Kontak Sosial Komunikasi


Kata “kontak” diturunkan dari Bahasa
Latin: cum yang berarti bersama-sama Komunikasi adalah pengiriman dan
dan tangere yang berarti menyentuh. penerimaan pesan atau berita antara
Kontak sosial memiliki sifat-sifat
sebagai berikut. dua orang atau lebih sehingga pesan

▪ Kontak sosial dapat bersifat positif yang dimaksud dapat dipahami. Lima
atau negatif. unsur pokok dalam komunikasi, yaitu
▪ Kontak sosial dapat bersifat primer komunikator, komunikan, pesan,
atau sekunder.
media, efek.
Faktor Pendorong Interaksi Sosial

Imitasi Sugesti Identifikas


i

Simpati Empati
Sumber informasi yang mendasari
interaksi seseorang dengan orang lain:
▪ Warna kulit
▪ Usia
▪ Jenis kelamin
▪ Penampilan fisik
▪ Bentuk tubuh
▪ Pakaian
▪ Wacana
Tahap pendekatan dan peregangan hubungan dalam interaksi sosial
Dalam interaksi sosial, tahap pendekatan terdiri dari proses memulai, menjajaki,
meningkatkan, menyatupadukan, dan mempertalikan. Sementara itu, tahap
perenggangan terdiri dari proses membeda-bedakan, membatasi, memacetkan,
menghindari, dan memutuskan.
Bentuk-Bentuk Interaksi
Sosial
Hubungan Individu dan Hubungan antara keteraturan
Kelompok sosial dan interaksi sosial
Secara umum, interaksi sosial dapat Keteraturan sosial merupakan
terjadi antarindividu, antara individu hubungan yang selaras dan serasi
dan kelompok, serta antarkelompok. antara interaksi sosial, nilai sosial, dan
Hubungan sosial antarkelompok norma sosial. Artinya, hak dan
memiliki beberapa kriteria sebagai kewajiban direalisasikan dengan nilai
berikut. dan norma atau tata aturan yang
berlaku.
▪ Kriteria fisiologis
▪ Kriteria kebudayaan
▪ Kriteria ekonomi
▪ Kriteria perilaku
Status dan Peran dalam Interaksi Sosial
Status dan peran seseorang mempengaruhi
cara atau bentuk interaksi sosialnya.
Status (kedudukan), merupakan posisi
seseorang secara umum di masyarakat
dalam hubungannya dengan orang lain.
Menurut Ralf Linton, dalam kehidupan
masyarakat terdapat tiga macam status:
▪ Ascribed status.
▪ Achieved status.
▪ Assigned status.
Pengertian Nilai Sosial menurut
Para Ahli
Young
Nilai sosial adalah asumsi-asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari
tentang apa yang benar dan apa yang penting.

GREEN
Nilai sosial adalah kesadaran yang secara relatif berlangsung
disertai emosi terhadap obyek, ide dan orang-perorangan.
GEORGE SPINDLER
Nilai sosial adalah pola-pola sikap dan tindakan yang menjadi
acuan bagi individu dan masyarakat.
WOOD
Nilai sosial adalah petunjuk-petunjuk umum yang telah
berlangsung lama yang mengarahkan tingkah laku dan
kepuasaan dalam kehidupan sehari-hari
CIRI-CIRI NILAI SOSIAL
Nilai tercipta melalui interaksi anggota masy.
Nilai bukan bawaan sejak lahir, melainkan penularan dari
orang lain.
Nilai merupakan asumsi-asumsi abstrak dari obyek dalam
masyarakat.
Nilai cenderung berkaitan satu dengan yang lain &
membentuk pola-pola dan sistem nilai dalam masyarakat.
Nilai menjadi dasar bagi tindakan dan tingkah laku, baik
secara pribadi atau grup dan masyarakat secara
keseluruhan.
Lanjutan Ciri-ciri Nilai Sosial

Nilai dapat membantu masyarakat agar dapat berfungsi


dengan baik.
Nilai yang menyusun sistem nilai diteruskan dan ditularkan di
antara anggota-anggota.
Nilai-nilai dapat mempengaruhi pengembangan pribadi dalam
masyarakat secara positif maupun secara negatif.
Nilai-nilai juga dapat mempengaruhi adanya emosi.
Sistem-sistem nilai bervariasi antara kebudayaan yang satu
dengan yang lain.

Anda mungkin juga menyukai