100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan15 halaman

Pengembangan Masyarakat Lokal dan Kesehatan

Pengembangan masyarakat lokal (locality development) bertujuan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan membantu mereka membangun diri sendiri melalui berbagai program kesehatan dan peningkatan kualitas hidup. Salah satu contohnya adalah pembentukan Poskesdes untuk meningkatkan akses masyarakat desa terhadap layanan kesehatan dasar. Dasa wisma juga memainkan peran penting dalam meningkatkan gizi dan sanitasi

Diunggah oleh

Marselia Wu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan15 halaman

Pengembangan Masyarakat Lokal dan Kesehatan

Pengembangan masyarakat lokal (locality development) bertujuan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan membantu mereka membangun diri sendiri melalui berbagai program kesehatan dan peningkatan kualitas hidup. Salah satu contohnya adalah pembentukan Poskesdes untuk meningkatkan akses masyarakat desa terhadap layanan kesehatan dasar. Dasa wisma juga memainkan peran penting dalam meningkatkan gizi dan sanitasi

Diunggah oleh

Marselia Wu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LOCALITY DEVELOPMENT

( PENGEMBANGAN
MASYARAKAT LOKAL)
KELOMPOK I
HENDRIANUS 196070021
IKE WULANDARI 196070013
MARSELIA 196070007
MUSLIM 196070042
DIAN WAHYUNI 196070040
• Pemberdayaan masyarakat adalah suatu upaya atau proses untuk
menumbuhkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat
dalam mengenali, mengatasi, memelihara, melindungi dan
meningkatkan kesejahteraan mereka sendiri.
• Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan adalah upaya atau
proses untuk menumbuhkan kesadaran kemauan dan kemampuan
dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan.
• Berdasarkan tinjauan istilah, konsep pemberdayaan masyarakat
mencakup pengertian community development (pembangunan
masyarakat) dan community-based development  (pembangunan
yang bertumpu pada masyarakat) dan tahap selanjutnya muncul
istilah pembangunan yang digerakkan masyarakat. 
• Community development (CD) intinya adalah bagaimana individu,
kelompok atau  komunitas berusaha mengontrol kehidupan mereka
sendiri dan mengusahakan untuk membentuk masa depan sesuai
keinginan mereka. 
• Berkembangnya konsep community development (Pengem-bangan
Masyarakat) yang berbasis nilai-nilai pemberdayaan, partisipasi, dan
kemandirian (self reliance) dalam masyarakat tidak terlepas dari kondisi nyata
dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
• Pengembangan masyarakat didefinisikan sebagai ”sebuah model
pengembangan masyarakat yang menekankan pada partisipasi penuh seluruh
warga masyarakat”.
• Tropman, dkk (1993) mengemukakan, bahwa ”locality development merupakan
suatu cara untuk memperkuat warga masyarakat dan untuk mendidik mereka
melalui pengalaman yang terarah agar mampu melakukan kegiatan berdasarkan
kemampuan sendiri untuk meningkatkan kualitas kehidupan mereka sendiri
pula”.
• pengembangan masyarakat di Indonesia sering dipadankan dengan
pembangunan masyarakat desa dengan mempertimbangkan desa
dan kelurahan berada pada tingkatan yang setara sehingga
pengembangan masyarakat (desa) kemudian menjadi dengan konsep
pengembangan masyarakat lokal (locality development).
• LD lebih berorientasi pada tujuan proses (Procces Goal) dari pada tujuan tugas
atau tujuan hasil (Task or product Goal). Setiap anggota masyarakat
bertanggung jawab untuk menentukan tujuan dan memilih strategi yang tepat
untuk mencapai tujuan tersebut pengembangan kepemimpinan lokal,
peningkatan strategi kemandirian, peningkatan informasi, komunikasi, relasi
dan keterlibatan anggota masyarakat inti dari proses LD ini.
• Permberdayaan terkait dengan kesehatan adalah konsep dan wacana UKBM
(upaya kesehatan bersumberdaya manusia) adalah salah satu wujud nyata peran
serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Kondisi ini ternyata mampu
memacu munculnya berbagai bentuk UKBM lainnya seperti Polindes, POD
(pos obat desa), pos UKK (pos upaya kesehatan kerja), TOGA (taman obat
keluarga), dana sehat, indek tatanan sehat masjid atau rumah ibadah,
• Tujuan akhir CD adalah perwujudan kemampuan dan integrasi masyarakat untuk dapat
membangun dirinya sendiri. Sedangkan tujuan antara yaitu membangkitkan partisipasi penuh
warga masyarakat. Dengan bertumpu pada inisiatif dan partisipasi penuh warga masyarakat,
maka penerapan CD/LD lebih ditekankan kepada upaya untuk mengembangkan kapasitas
warga masyarakat (client-centered) daripada pemecahan masalah  (problem-centered).
• Bagi para perancang program pengembangan masyarakat, locality development berarti program
pendidikan bagi masyarakat untuk mampu mengaktualisasikan dirinya sendiri dalam program-
program pembangunan.
• Kegiatan pengembangan masyarakat pada dasarnya melibatkan banyak pihak. Secara garis
besar, pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan masyarakat adalah:
– Pemerintah
• Secara tidak langsung pemerintah telah melakukan kegiatan pengembangan masyarakat melalui
penyelenggaraan program-program pembangunan pada berbagai bidang kehidupan. Selian itu, pemerintah,
sebagai pemegang kekuasaan yang dimandatkan oleh warganya, membuat berbagai regulasi yang ditujukan
kepada terciptanya kehidupan masyarakat yang sejahtera.
– Organisasi
• Organisasi yang terlibat dalam pengembangan masyarakat adalah organisasi yang turut menyelenggarakan
pengembangan masyarakat atau menjadi pelaksana pengembangan masyarakat. Organisasi ini dapat pula
yang menyediakan dana untuk kegiatan pengembangan masyarakat.
– Masyarakat.
• Dalam pendekatan pengembangan masyarakat, keberadaan masyarakat
sebagai sasaran yang meliliki kedudukan sangat strategis. Masyarakat
tidak lagi dipandang sebagai obyek kegiatan yang hanya akan menerima
hasil kegiatan pengembangan masyarakat, melainkan sebagai pihak
yang harus turut menentukan dalam kegiatan tersebut. masyarakat
– Pelaksana/Agen Perubahan.
• Agen perubahan pada umumnya memiliki kesadaran yang cukup tinggi
dan kepedulian yang sangat besar terhadap pengembangan masyarakat.
Istilah pelaksana/agen perubahan lebih sering digantikan dengan
community organizer atau community devolepment worker.
CONTOH : DASAWISMA

• Dasa wisma adalah kelompok ibu berasal dari 10 KK (kepala keluarga) rumah yang
bertetangga untuk mempermudah jalannya suatu program. Pengumpulan dana, kuesioner, tertib
administrasi,adalah beberapa contoh tanggungjawab ketua dawis, untuk kemudian hasilnya
diteruskan ke ketua PKK.
• Kegiatannya diarahkan pada peningkatan kesehatan keluarga. Bentuk kegiatannya seperti
arisan (PKK), pembuatan jamban, sumur, kembangkan dana sehat (PMT, pengobatan ringan,
membangun sarana sampah dan kotoran).
•  Pengembangan Desa Siaga dilaksanakan melalui pembentukan Poskesdes,
yaitu salah satu upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat ( UKBM ) yang
dibentuk di desa dalam rangka mendekatkan / menyediakan pelayanan
kesehatan dasar bagi masyarakat desa yang meliputi kegiatan peningkatan
hidup sehat ( promotif ), pencegahan penyakit ( preventif ), pengobatan
(kuratif) yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan ( terutama bidan ) dengan
melibatkan kader atau tenaga sukarela lainnya.
• Desa Siaga dikembangkan melalui penyiapan masyarakat, pengenalan masalah,
perumusan tindak lanjut pencapaian khususnya kesepakatan pembentukan
Poskesdes dan dukungan sumberdaya.
• Dasa Wisma sebagai salah satu wadah kegiatan masyarakat memiliki peran
yang sangat penting dalam pelaksanaan program-program kegiatan gerakan
PKK di tingkat desa,yang nantinya akan berpengaruh pula pada kegiatan
gerakan PKK di tingkat Kecamatan dan Kabupaten.
• Beberapa masalah kesehatan yang menjadi jangkauan kerja dari anggota
dasawisma sebagai berikut :
• Usaha perbaikan gizi keluarga.
2.  Masalah pertumbuhan anak.
3.  Makanan sehat bagi keluarga.
4.  Masalah kebersihan lingkungan.
5.  Masalah bencana dan kegawatdaruratan kesehatan termasuk resikonya.
6.  Masalah kesehatan ibu, bayi dan balita.
7.  Masalah penyakit
DAFTAR PUSTAKA

• Departemen sosial RI (1997) Panduan Penumbuhkembabangan Organisasi Sosial Tingkat


Desa/ Kelurahan dalam Usaha Kesejahteraan Sosial. Jakarta: Pengarang
• Ife,jim. (2002). Community Development: Community Based alternative in an Age of
globalization. Australia: Parson education.
• Uphoff,Norman.(1986).Lokal institutional Development: an analytical sourcebook with cases.
Kumarin press.
• [Link]
/249#:~:text=Dasa%20wisma%20adalah%20kelompok%20ibu,hasilnya%20diteruskan%20ke
%20ketua%20PKK..
• [Link]
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai