0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
63 tayangan17 halaman

Pengenalan Digital Radiografi dan Komponennya

Digital radiografi menggunakan sensor sinar-X digital untuk merekam gambar sinar-X dan mengubahnya menjadi file digital yang dapat ditampilkan dan disimpan, menggantikan film konvensional. Sistem ini terdiri dari sumber sinar-X, detektor seperti flat panel atau line scan, konverter analog-digital, komputer untuk mengolah gambar, dan monitor atau printer output. Kelebihannya termasuk gambar dapat diedit, disimpan banyak, dan ditampilkan cep
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
63 tayangan17 halaman

Pengenalan Digital Radiografi dan Komponennya

Digital radiografi menggunakan sensor sinar-X digital untuk merekam gambar sinar-X dan mengubahnya menjadi file digital yang dapat ditampilkan dan disimpan, menggantikan film konvensional. Sistem ini terdiri dari sumber sinar-X, detektor seperti flat panel atau line scan, konverter analog-digital, komputer untuk mengolah gambar, dan monitor atau printer output. Kelebihannya termasuk gambar dapat diedit, disimpan banyak, dan ditampilkan cep
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Digital Radiography

Winda Wirasa, [Link]


Pengertian

 Digital radiografi adalah sebuah bentuk pencitraan sinar_X,


dimana sensor-sensor sinar-X digital digunakan menggatikan
film fotografi konvensional. Dan processing kimiawi
digantikan dengan sistem komputer yang terhubung dengan
monitor atau laser printer.
Komponen Digital Radiography

 Sebuah sistem digital radiography terdiri dari 4 komponen utama, yaitu:


 X-ray source
 Detektor
 Analog-Digital Converter
 Computer
 Output Device.
X-Ray Source

 Sumber yang digunakan untuk menghasilkan X-


ray pada DR sama dengan sumber X-ray pada
Coventional Radiography. Oleh karena itu,
untuk merubah radiografi konvensional
menjadi DR tidak perlu mengganti pesawat X-
ray.
Detektor

 Detektor berfungsi sebagai Image Receptor yang menggantikan keberadaan


kaset dan film. Ada dua tipe alat penangkap gambar digital, yaitu Flat Panel
Detectors (FPDs) dan High Density Line Scan Solid State Detectors.
1. Flat Panel Detectors (FPDs)

 FPDs adalah jenis detektor yang dirangkai menjadi sebuah panel tipis.
Berdasarkan bahannya, FPDs dibedakan menjadi dua, yaitu:
 Amorphous Silicon
 Amorphous Selenium
a) Amorphous Silicon

 Amorphous Silicon (a-Si) tergolong teknologi penangkap gambar tidak


langsung karena sinar-X diubah menjadi cahaya. Dengan detektor-detektor a-
Si, sebuah sintilator pada lapisan terluar detektor (yang terbuat dari Cesium
Iodida atau Gadolinium Oksisulfat), mengubah sinar-X menjadi cahaya.
 Cahaya kemudian diteruskan melalui lapisan photoiodida a-Si dimana cahaya
tersebut dikonversi menjadi sebuah sinyal keluaran digital. Sinyal digital
kemudian dibaca oleh film transistor tipis (TFT’s) atau oleh Charged Couple
Device (CCD’s).
 Data gambar dikirim ke dalam sebuah computer untuk ditampilkan. Detektor
a-Si adalah tipe FPD yang paling banyak dijual di industri digital imaging saat
ini.
b) Amorphous Selenium (a-Se)

 Amorphous Selenium (a-Se) dikenal sebagai detektor langsung karena tidak


ada konversi energi sinar-X menjadi cahaya.
 Lapisan terluar dari flat panel adalah elektroda bias tegangan tinggi.
Elektrode bias mempercepat energi yang ditangkap dari penyinaran sinar X
melalui lapisan selenium.
 Foton-foton sinar-X mengalir melalui lapisan selenium menciptakan pasangan
lubang electron. Lubang-lubang elektron tersebut tersimpan dalam selenium
berdasarkan pengisian tegangan bias. Pola (lubang-lubang) yang terbentuk
pada lapisan selenium dibaca oleh rangakaian TFT atau Elektrometer Probes
untuk diinterpretasikan menjadi citra.
a-Si vs a-Se
2. High Density Line Scan Solid State
device
 Tipe penangkapan gambar yang kedua pada DR adalah High Density Line Scan
Solid State device. Alat ini terdiri dari Photostimulable Barium Fluoro Bromide
yang dipadukan dengan Europium (BaFlBr:Eu) tatu Fosfor Cesium Bromida
(CsBr).

 Detektor fosofor merekam energi sinar-X selama penyinaran dan dipindai


(scan) oleh sebuah dioda laser linear untuk mengeluarkan energi yang
tersimpan yang kemudian dibaca oleh sebuah penangkap gambar digital
Charge Coupled Devices (CCD’s). Image data kemudian ditransfer oleh
Radiografer untuk ditampilkan dan dikirim menuju work stasion milik
radiolog.
Analog to Digital Converter

 Komponen ini berfungsi untuk merubah data analog yang dikeluarkan detektor
menjadi data digital yang dapat diinterpretasikan oleh komputer.
Komputer

 Komponen ini berfungsi untuk mengolah data,


manipulasi image, menyimpan data-data
(image), dan menghubungkannya dengan
output device atau work station.
Output Device

 Sebuah sistem digital radiografi memiliki monitor untuk menampilkan


gambar. Melaui monitor ini, radiografer dapat menentukan layak atau
tidaknya gambar untuk diteruskan kepada work station radiologi.
 Selain monitor, output device dapat berupa laser printer apabila ingin
diperoleh data dalam bentuk fisik (radiograf). Media yang digunakan untuk
mencetak gambar berupa film khusus (dry view) yang tidak memerlukan
proses kimiawi untuk mengasilkan gambar.
 Gambar yang dihasilkan dapat langsung dikirimkan dalam bentuk digital
kepada radiolog di ruang baca melaui jaringan work station. Dengan cara ini,
dimungkinkan pembacaan foto melaui teleradiology.
Blok Diagram
Cara Kerja Blok Diagram

 Prinsip kerja Digital Radiography (DR) atau (DX) pada intinya menangkap
sinar-X tanpa menggunakan film. Sebagai ganti film sinar X, digunakan sebuah
penangkap gambar digital untuk merekam gambar sinar X dan mengubahnya
menjadi file digital yang dapat ditampilkan atau dicetak untuk dibaca dan
disimpan sebagai bagian rekam medis pasien.
Kelebihan

 Gambar dpt diedit/manipulasi meliputi perbesaran, kontras, kecerahan, dan


warna
 Memori yang dapat menampung banyak gambar
 Gambar dapat langsung ditampilkan sesaat setelah ekspose
 Tidak butuh cairan kimia untuk mencetak film
 Gambar dalam bntuk dgtal sehingga dapat di transfer
 Tidak butuh kamar gelap
 Dosis yg mengenai pasien lebih sdkit dibanding yg konvensional
Kekurangan

 Biaya mahal
 Sensor tidak dapat di bersihkan, karena bersifat permanen
 Ukuran detektor yg tebal

Anda mungkin juga menyukai