0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan19 halaman

Ragam Dialog dalam Interaksi HCI

Ragam dialog adalah teknik interaksi antara manusia dan komputer dalam sebuah aplikasi. Faktor-faktor penting ragam dialog antara lain initiative, fleksibilitas, kompleksitas, informasi, umpan balik, dan keseimbangan antara kemampuan manusia dan komputer. Ragam dialog bertujuan membuat aplikasi menjadi ramah pengguna.

Diunggah oleh

Ayu Mahdalena
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan19 halaman

Ragam Dialog dalam Interaksi HCI

Ragam dialog adalah teknik interaksi antara manusia dan komputer dalam sebuah aplikasi. Faktor-faktor penting ragam dialog antara lain initiative, fleksibilitas, kompleksitas, informasi, umpan balik, dan keseimbangan antara kemampuan manusia dan komputer. Ragam dialog bertujuan membuat aplikasi menjadi ramah pengguna.

Diunggah oleh

Ayu Mahdalena
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RAGAM DIALOG

Interaksi Manusia Komputer


1 Pengertian Ragam Dialog

2 Faktor Ragam Dialog

4
Agenda
Materi 5
Ragam Dialog (Dialoque Style)
Ragam Dialog (Dialoque Style) adalah cara pengelolan
berbagai teknik dialog interaktif yang memungkinkan
terjadinya interaksi antara manusia dan komputer.
Tujuan dari adanya ragam dialog adalah untuk
mendapatkan sebuah kriteria yang sangat penting
dalam hal operasional sebuah aplikasi sehingga
menjadikannya sebagai aplikasi yang user friendly.
Faktor Penting Ragam Dialog
Initiative (Human & Computer)

Flexibility

Complexity

Power

Information
Faktor Penting Ragam Dialog
Consistency (Layout, Commands & Input Data)

Feedback

Observability

Controlability

Efficiency

Balance
Initiative
Sebuah faktor yang menentukan tipe-tipe pengguna
yang dicover oleh sistem yang dibangun.
• Computer Initiative yaitu pengguna memberikan
tanggapan atas prompt yang diberikan oleh komputer
• Human Initiative yaitu pengguna diharapkan
memahami sekumpulan perintah dengan syntax
tertentu.
Flexibility
Sistem Komputer harus menyesuaikan diri dengan
pengguna.
Contoh : Customizing System
Complexity
Sistem yang dibuat harus sesuai dengan yang
diperlukan.
Contoh : Siakad untuk pengelolaan akademik mahasiswa
Power
Jumlah kerja yang dapat dilakukan oleh sistem untuk
setiap perintah yang diberikan pengguna.
Contoh : Expert User memberikan respon terhadap
perintah-perintah yang powerfull
Information
Penyajian informasi harus disesuaikan dengan arah
kebutuhan pengguna.
Contoh : Kebutuhan pengolahan data penjualan oleh
supervisor.
Consistency
Perintah harus memiliki syntax yang terstandarisasi dan
urutan parameter harus memiliki tata letak yang
konsisten, format input data harus kompatibel bukan
berarti semua interface memiliki bentuk yang sama.
• Layout yaitu sebuah konsistensi dalam user interface
sehingga pengguna mengetahui dimana harus
melihat instruksi, pesan error dan status suatu
informasi. Contoh : Interface yang sama ketika proses
menambah data, edit atau hapus
Consistency
• Commands yaitu sebuah konsistensi dalam
penggunaan instruksi, standart key dan syntax.
Contoh : F1 untuk menampilkan menu Help
• Input Data yaitu penggunaan format input data yang
distandarkan dan mudah dimengerti oleh pengguna.
Contoh : Penggunaan format tanggal pada inputan
Feedback
Setiap aksi dari pengguna harus menghasilkan suatu respon
yang dapat diterima dengan baik oleh pengguna. Tujuannya
adalah untuk mengurangi ketidakpastian pengguna akan
perintah yang diberikan oleh si pengguna.
Contoh : muncul notifikasi “mail has been sent” setelah
tombol kirim ditekan dan menunjukkan perubahan status
objek secara opsional
Observability
Sistem berfungsi secara benar dan tampak sederhana
meskipun sebenarnya pengolahan perintahnya sangat
rumit.
Contoh : Kirim SMS
Controlability
Sistem harus selalu berada di bawah kendali pengguna.
Contoh : Sistem tidak akan melakukan pencarian data
jika tidak diperintahkan.
Efficiency
Efisiensi sangat penting jika berpengaruh pada waktu
respon sistem setelah menerima perintah atau
mengeksekusi apa yang diperintahkan.
Contoh : segera menampilkan data yang dicari
Balance
Sistem hendaknya mengetahui kemampuan antara
manusia dengan komputer. Manusia dapat menangani
berbagai persoalan yang berurusan dengan perubahan
lingkungan. Sedangkan komputer dapat melakukan
pekerjaan yang berulang dan rutin, penyimpanan dan
pencarian data yang handal dan memberikan hasil
komputasi yang sangat akurat.
Selesai
Penulis

Moh. Anshori Aris Widya, [Link]


Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA)
Pondok Pesantren Tambakberas Jombang

Anda mungkin juga menyukai