NAMA ANGGOTA
KELOMPOK :
1. AZNIZAN ZADLIZA RAHMA
2. DAFA MURDHANIA
3. FELICIA ASHLEY PRASETIO
4. OKTORIANI GRATIA
5. TRI MARDIYANTO
PENGERTIAN
Histogram merupakan tampilan
bentuk grafis untuk
menunjukkan distribusi data
secara visual atau seberapa
sering suatu nilai yang berbeda
itu terjadi dalam suatu
kumpulan data
Langkah-langkah dalam
membuat Histogram :
1. Mengumpulkan data Pengukuran
Data yang untuk membuat Histogram
adalah data pengukuran yang berbentuk
Numerik.
Sebagai contoh :
Seorang Engineer ingin mengumpulkan data pengukuran
untuk panjangnya kaki komponen A seperti tabel
dibawah ini :
. Menentukan besarnya Range
2
Sebelum menentukan Besarnya nilai Range, kita
perlu mengetahui Nilai terbesar dan Nilai Terkecil
dari seluruh data pengukuran kita. Cara untuk
menghitung Nilai Range (R) adalah :
R = Xmaks – Xmins
atau
Range = Nilai terbesar – Nilai terkecil
Range = 3.2 – 2.6
Range = 0.6
3. Menentukan Banyaknya Kelas
Interval
Menentukan Lebar Kelas Interval, Batas Kelas, dan Nilai
4.
Tengah Kelas
4.1. Menentukan Lebar Kelas Interval
Yang menentukan Lebar setiap kelas Interval adalah
pembagian Range (Langkah 2) dan Banyaknya Interval
Kelas (Langkah 3).
Kasus yang sama, untuk cara menghitung Lebar Kelas
Interval adalah :
Lebar = Range / Kelas Interval
Lebar = 0.6 / 7
Lebar = 0.1 (dibulatkan)
.
4.2. Menentukan Batas untuk setiap Kelas Interval
Untuk menentukan Batas untuk setiap kelas Interval, kita memakai rumus :
Nilai terendah – ½ x unit pengukuran
(dalam kasus ini kita memakai unit pengukuran 0.1)
Batas Kelas Pertama :
Menentukan Batas bawah Kelas pertama :
2.6 – ½ x 0.1= 2.55
Selanjutnya Batas Bawah kelas pertama ditambah dengan Lebar Kelas Interval untuk menentukan
Batas atas kelas pertama :
2.55 + 0.1 = 2.65
Batas Kelas Kedua :
Menentukan Batas bawah Kelas Kedua :
Batas Bawah Kedua adalah Batas Atas Kelas Pertama, yaitu : 2.65
Batas Atas Kedua adalah Batas Bawah Kedua ditambah dengan Lebar Kelas Interval yaitu : 2.65 + 0.1
= 2.75
Batas Kelas Ketiga dan seterusnya :
Dilanjutkan ke kelas ketiga dan seterusnya seperti cara untuk menentukan Batas Kelas Kedua.
4.3. Menentukan Nilai Tengah setiap Kelas Interval :
Nilai Tengah Kelas Pertama :
Nilai Tengah Kelas Pertama = batas atas + batas bawah
kelas Pertama / 2
= 2.55 + 2.65 / 2
= 2.6
Nilai Tengah Kelas kedua dan seterusnya :
Nilai Tengah Kelas kedua dan seterusnya
mempergunakan cara yang sama seperti menghitung
Nilai Tengah Kelas Pertama.
5. Menentukan Frekuensi dari Setiap
Kelas Interval
Untuk mempermudah perhitungan,
pakailah tanda “Tally” pengelompokkan
5 (lima) untuk menghitung satu per
satu jumlah frekuensi yang jatuh dalam
kelas Interval.
Masih kasus yang sama, berikut ini
tabel hasil perhitungannya :
6. Membuat Grafik Histogram
Membuat Garis Horizontal dengan menggunakan skala berdasarkan pada
unit pengukuran data
Membuat Garis Vertikal dengan menggunakan skala frekuensi
Menggambarkan Grafik Batang, tingginya sesuai dengan Frekuensi setiap
Kelas Interval
Jika terdapat batasan Spesifikasi yang ditentukan oleh Customer (Pelanggan)
maka tariklah garis vertikal sesuai dengan spesifikasi tersebut.