PROPOSAL
NAMA : DEFLIN HOUSTON CHRISTOPHER GANI
NIS : 2018091
KELAS: XI MIPA 3
DEFINISI PEOPOSAL
KBBI:
rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja
Menurut Hasnun Anwar (2004)
Pengertian proposal menurut pendapat Hasnun Anwar adalah suatu rencana yang disusun untuk pelaksanaan kegiatan
tertentu.
Menurut Keraf (2001)
Definisi proposal menurut Keraf adalah suatu saran atau permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk
mengerjakan atau melakukan suatu pekerjaan.
Menurut Rieefky
Arti proposal menurut Rieefky adalah suatu bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar.
Penulisan proposal adalah suatu langkah penggabungan dari berbagai perencanaan yang telah dibuat dalam
tahap¬tahap sebelumnya.
Menurut Jay (2006)
Definisi proposal menurut Jay merupakan suatu alat bantu manajemen standar agar manajemen organisasi dapat
berfungsi secara efektif dan efisien.
Menurut Hadi
Pengertian proposal menurut Hadi adalah suatu usulan terstruktur untuk agenda kerjasama bisnis antar lembaga,
perusahaan, usulan kegiatan sampai pada pemecahan masalah.
TUJUAN DIBUATNYA
PROPOSAL
Tujuan dibuatnya proposal menjadi pedoman dan acuan pelaksanaan suatu
kegiatan atau bisnis. Proposal menjadi gambaran umum terhadap sebuah
rancangan kerja dan kegiatan sehingga sesuai dengan maksud dan tujuan
awal penyelenggara atau pelaksana.
JENIS-JENIS PROPOSAL
Pada dasarnya, ada beberapa macam-macam proposal. Secara umum
jenis-jenis proposal dibedakan berdasarkan tujuan dibuatnya proposal.
Struktur proposal biasanya mengandung ide dan gagasan pokok serta
detail-detail lain seperti latar belakang, output yang diinginkan hingga
biaya yang diperlukan.
JENIS-JENIS PROPOSAL SECARA UMUM
Jika dilihat dari isi dan tujuannya, jenis-jenis proposal secara umum
dibedakan menjadi empat yakni proposal kegiatan, proposal bisnis/usaha,
proposal penelitian serta proposal proyek.
PROPOSAL KEGIATAN
Proposal kegiatan adalah salah satu jenis proposal yang umum dibuat, baik
secara individu maupun kelompok. Tujuan proposal ini diajukan untuk
menyelenggarakan sebuah kegiatan. Adanya proposal kegiatan ini akan
membantu dalam penyusunan rencana program kegiatan yang akan
diadakan.
Contoh proposal kegiatan :
Proposal pertunjukan seni budaya
Proposal penyelenggaran lomba desa
Proposal perayaan ulang tahun sekolah
PROPOSAL
BISNIS/USAHA
Proposal bisnis atau usaha adalah salah satu jenis proposal yang berkaitan
dengan dunia bisnis dan rencana kerja, baik secara individu atau
kelompok. Jenis proposal ini dibuat untuk memberi gambaran usaha yang
akan dikerjakan pada investor atau pihak yang diajak bekerjasama.
Contoh proposal bisnis/usaha :
1. Proposal pendirian tempat usaha
2. Proposal kerjasama antar perusahaan
3. Proposal peminjaman dana usaha
PROPOSAL PENELITIAN
Proposal penelitian adalah salah satu jenis proposal yang digunakan dalam
bidang akademisi. Jenis proposal penelitian diajukan untuk melakukan riset
dan penelitian tentang topik seputar ilmu pengetahuan. Proposal penelitian
bisa berupa penelitian pengembangan, penelitian kualitatif atau penelitian
kuantitatif.
Contoh proposal penelitian :
1. Proposan penelitian untuk skripsi
2. Proposan penelitian untuk tesis
3. Proposan penelitian riset pengembangan
ROPOSAL PROYEK
PProposal proyek adalah salah satu jenis proposal yang juga berkaitan
dengan dunia bisnis. Jenis proposal ini agak mirip dengan proposal bisnis
atau usaha. Bedanya, proposal proyek lebih difokuskan pada suatu proyek
bisnis, pengajuan pembangunan dan sejenisnya
Contoh proposal proyek :
1. Proposal proyek pembangunan jalan
2. Proposal proyek pendirian bangunan
3. Proposal proyek izin pertambangan
JENIS-JENIS PROPOSAL BERDASARKAN
FORMATNYA
Ada 3 macam-macam proposal jika dilihat berdasarkan formatnya, yakni
proposal forma, proposal semi formal serta proposal non-formal.
Proposal Formal, jenis proposal resmi dan baku yang menampilkan tiga bagian
utama yakni pendahuluan, isi proposal dan data pelengkap.
Proposal Semi Formal, jenis proposal yang tidak selengkap proposal formal,
namun masih menggunakan format yang bersifat baku.
Proposal Non-Formal, jenis proposal yang tidak terlalu resmi dan baku, umumnya
disampaikan dalam bentuk surat atau memorandum.
PROPOSAL FORMAL
Proposal ini isinya sangat lengkap, terdiri dari tiga bagian diantaranya yaitu
bagian pendahuluan, isi, dan penutup, berikut penjelasannya:
Bagian pendahuluan terdiri dari sampul dan halaman judul, kata
pengantar, ikhtisar, daftar isi, dan pengesahan atau permohonan.
Bagian isi terdiri dari latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan,
anggapan atau pemikiran dasar, metodologi penelitian, fasilitas, personalia
keuntungan, kerugian waktu, anggaran dana dll.
Sedangkan untuk bagian penutup terdiri dari daftar pustaka, lampiran dll.
PROPOSAL NON-FORMAL
Proposal ini tidak seperti proposal formal yang lengkap, biasanya di
sampaikan hanya dalam bentuk surat. Biasanya selalu berisikan seperti
permasalahan, saran-saran, pemecahan masalah, dan pengesahan atau
permohonan.
PROPOSAL SEMI FORMAL
Hampir sama seperti proposal non-formal karena isinya tidak selengkap
atau tidak memenuhi syarat-syarat proposal formal.
STRUKTUR PROPOSAL
PENGAJUAN DANA
1. Sampul Proposal
2. Latar Belakang Kegiatan
3. Nama Kegiatan
4. Tema Kegiatan
5. Tujuan Kegiatan
6. Jenis Kegiatan
7. Sarana Promosi
8. Estimasi Anggaran
9. Penutup
SAMPUL
Proposal kegiatan mesti punya sampul memakai logo kegiatan atau
sanggup memakai logo organisasi. Disampul termasuk ditulis Nama
kegiatan yang akan dilaksanakan. di bagian baah ditulis instansi pelaksana
kegiatan.
Contoh :
LATAR BELAKANG
Dalam menulis latar belakang mesti dikatehui. Tidak semertamerta latar
belakang di tulis tetapi latar belakang diawali ke perihal yang berupa umum ke
perihal yang berupa khusus.
Contoh :
Potret generasi muda Indonesia (di atas 15 tahun) mempunyai posisi strategis sebagai
pewaris masa depan bangsa. Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), tahun
2018 ini jumlah pemuda mencapai 63,82 juta orang. Itu artinya, rata-rata jumlah
pemuda 25% dari proporsi jumlah penduduk Indonesia secara keseluruhan. Oleh karena
itu, strategi terhadap pembangunan pemuda memiliki arti penting dan sangat strategis.
Jika menggunakan basis data proyeksi jumlah pemuda versi BPS di atas, maka secara
umum persebaran jumlah pemuda di Pulau Jawa menempati posisi pertama dengan
persentase 55,53 %; dan sebesar 45,47 % tersebar di bagian Indonesia lainnya.
Persebaran pemuda di setiap wilayah itu harus menjadi landasan dalam menggulirkan
kebijakan pemuda sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan di setiap wilayah;
TEMA
Tema kegiatan yang ditulis sesuai dengan tema yang disepakati secara
bersama dengan terhadap forum atau tema yang sudah tersedia
sebelumnya.
Contoh :
“Kolaborasi Pelajar Menuju Generasi Emas”
TUJUAN
Tujuan kegiatan adalah target dilaksanakannya kegiatan tersebut dan
mecakup alasan kegiatan ini.
Contoh:
Mempertemuakan pelajar dengan pemangku kepentingan (pemerintah – sektor
swasta– lembaga non-pemerintah) untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Dalam halini, pelajar menyampaikan harapan dan aspirasi, dan pemangku
kepentinganmenyampaikan kebijakan, program dan menjawab aspirasi pelajar.
Hal ini diharapkan terjadinyakemitraan strategis dalam pelaksanaan program di
berbagaidaerah.
Membangun kesadaran di kalangan pelajar tentang keberagaman Indonesia
yangharus dijaga bersama melalui berbagai kegiatan yang kreatif, motivatif
daninovatif.
JENIS KEGIATAN/ACARA
KEGIATAN
Jenis kegiatan atau acara yang akan dilaksanakan. Seluruh model kegiatan
mesti di tulis gara-gara instansi akan memandang banyaknya kegiatan yang
direncanakan. Setiap kegiatan mesti dijelaskan maksud dan tujuannya.
Contoh :
Ministerial Speak: Sesi ini diisi oleh pihak kementerian terkait dan
penyelenggaraakan mengundang 250 pelajar sebagai observer dari berbagai
sekolah diJabodetabek.
WisdomTalk:Sesiinidiisioleholehtokohyangmempunyaireputasiyangcukupbaikdala
m pengetahuan dan pengalamannnya untuk menyampaikan inspirasi, motivasi,
danpesan.
Meet The CEO: Kegiatan ini bisa berbentuk talkshow atau dialog dengan para
CEOyang mempunyai reputasi dan dari perusahaan ternama untuk berbagi tips
dan triktentang perjalanan karir dankepemimpinan
SARANA PROMOSI
Sarana promosi adalah keuntungan dari [Link] promosi merasa
dari umbul-umbul, pakaian, pamplet, browsure, spanduk, audio dan
Hitungan bagian persen sponsor. Besar persen yang disumbangkan oleh
sponsor menentukan besar atau kecilnya logo sponsor.
Contoh :
ETIMASI ANGGARAN
Etimasi anggaran adalah kuantitas alokasi kesuluruhan dana yang akan
digunakan. ditulis secara detail dengan harganya. Mulai dari perlengkapan,
administrasi, komsumsi, piala, plakat, panggung, sound dan lainnya. Atimasi
anggaran adalah perihal penting gara-gara yang utama diperiksa oleh instansi
adalah Anggaran.
Contoh :
PENGAJUAN DANA YANG DIBUTUHKAN
Biaya Pendaftaran : Rp. 500.000
Tiket Pulang-Pergi (PP) via udara : Rp. 3.000.000
Tiket Pulang-Pergi (PP) via darat dari/ke lokasi kegiatan : Rp. 500.000
Uang saku : Rp. 800.000
Total : Rp. 4.800.000
PENUTUP
Penutup adalah permuhonan terima kasih sekaligus permintaan maaf
kepada instansi. Tanda tangan dan stempel mesti tersedia gara-gara sah
tidaknya proposal tersedia terhadap tanda tangan dan stempel.
Contoh :
KAIDAH KEBAHASAAN
Dalam proposal. Kaidah yang dimaksud yaitu:
Terdapat pernyataan-pernyataan yang bersifat argumentatif.
Terdapat pernyataan yang bersifat persuasif.
Banyak menggunakan istilah ilmiah, baik berkenaan dengan kegiatan itu sendiri ataupun
tentang istilah-istilah berkaitan dengan bidang keilmuannya.
Banyak menggunakan kata kerja tindakan yang menyatakan langkah-langkah kegiatan
(metode penelitian), misalnya berlatih, membaca, mengisi, mendokumentasikan, mengamati,
melakukan.
Menggunakan kata-kata yang menyatakan pendefinisian yang ditandai oleh penggunaan
kata merupakan, adalah, yaitu, yakni.
Menggunakan kata-kata yang bermakna perincian seperti selain itu, pertama, kedua, ketiga.
Menggunakan kata-kata yang bersifat "keanakan" seperti akan, diharapkan, direncanakan. Hal
itu sesuai dengan sifat proposal sebagai usulan, rencana, atau rancangan program kegiatan.
Menggunakan kata-kata bermakna lugas (denotatif). Hal ini penting guna menghindari
kesalahan pemahaman antara pihak pengusul dengan pihak tertuju atau penerima proposal