0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
169 tayangan27 halaman

Analisis Ukuran Partikel dan Metode

Ukuran partikel merupakan parameter penting dalam berbagai proses seperti klasifikasi, aglomerasi, pencampuran, kristalisasi, dan polimerisasi. Terdapat berbagai cara untuk menentukan ukuran partikel seperti analisis mesh, diameter partikel, dan faktor bentuk. Ukuran dan bentuk partikel mempengaruhi penentuan ukuran yang tepat.

Diunggah oleh

Alfhine Takamoto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
169 tayangan27 halaman

Analisis Ukuran Partikel dan Metode

Ukuran partikel merupakan parameter penting dalam berbagai proses seperti klasifikasi, aglomerasi, pencampuran, kristalisasi, dan polimerisasi. Terdapat berbagai cara untuk menentukan ukuran partikel seperti analisis mesh, diameter partikel, dan faktor bentuk. Ukuran dan bentuk partikel mempengaruhi penentuan ukuran yang tepat.

Diunggah oleh

Alfhine Takamoto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Particle Size Analysis

1
Ukuran partikel menjadi parameter pada
proses-proses berikut:

classification, agglomeration, mixing, crystallization,


polymerization, solid transportation, drying, …..

Ukuran  bentuk diameter, panjang, lebar, … ???

2
Cara-cara menentukan ukuran partikel
Ukuran sebuah parrtikel dapat disebutkan dengan beberapa istilah,
contoh:
a. Partikel berbentuk bola, dimensi ukuran yang penting antara lain:
diameter, volume, luas permukaan.
b. Partikel berbentuk kubus, dimensinya panjang, volume, dan luas
permukaan.

Beberapa cara untuk menentukan ukuran partikel (yang dilakukan di


laboratorium) disajikan di chapter 3 Brown dan chapter 20 Perry, 7th ed.

3
Cara-cara menentukan ukuran partikel

4
US Sieve Tyler Equivalent Opening
SCREEN Size mm in

ANALYSIS -
-
2½ Mesh
3 Mesh
8.00
6.73
0.312
0.265
No. 3½ 3½ Mesh 5.66 0.233
No. 4 4 Mesh 4.76 0.187
No. 5 5 Mesh 4.00 0.157
No. 6 6 Mesh 3.36 0.132
No. 7 7 Mesh 2.83 0.111
No. 8 8 Mesh 2.38 0.0937
No.10 9 Mesh 2.00 0.0787
No. 12 10 Mesh 1.68 0.0661
No. 14 12 Mesh 1.41 0.0555
No. 16 14 Mesh 1.19 0.0469
No. 18 16 Mesh 1.00 0.0394
No. 20 20 Mesh 0.841 0.0331
No. 25 24 Mesh 0.707 0.0278
No. 30 28 Mesh 0.595 0.0234
No. 35 32 Mesh 0.500 0.0197
Ukuran mesh adalah No. 40
No. 45
35 Mesh
42 Mesh
0.420
0.354
0.0165
0.0139
ukuran dari jumlah No. 50 48 Mesh 0.297 0.0117
lubang suatu jaring No. 60 60 Mesh 0.250 0.0098
No. 70 65 Mesh 0.210 0.0083
atau kasa pada No. 80 80 Mesh 0.177 0.0070
luasan 1 inch No.100 100 Mesh 0.149 0.0059
No. 120 115 Mesh 0.125 0.0049
persegi jaring. No. 140 150 Mesh 0.105 0.0041
No. 170 170 Mesh 0.088 0.0035
No. 200 200 Mesh 0.074 0.0029
No. 230 250 Mesh 0.063 0.0025
No. 270 270 Mesh 0.053 0.0021
No. 325 325 Mesh 0.044 0.0017
No. 400 400 Mesh 0.037 0.0015
5
6
Cara-cara menentukan ukuran partikel

7
Cara-cara menentukan ukuran partikel

8
Cara-cara menentukan ukuran partikel

9
Definisi ukuran partikel
a. Diameter partikel
b. Shape factor (faktor bentuk)
c. Ukuran dan bentuk partikel

10
a. Diameter Partikel

Lebih dari satu sphere untuk bentuk partikel iregular

Diameter partikel Feret (dF) dan Diameter


partikel Martin (dM)

11
a. Diameter Partikel

12
Equivalent surface diameter
 Diameter permukaan setara - diameter bola dengan luas permukaan yang
sama dengan partikel.

A = luas permukaan partikel sesunguhnya

13
Equivalent volume/mass diameter
 Diameter volume setara - diameter bola dengan volume yang sama
dengan partikel.

V = volume partikel sesunguhnya

14
Equivalent volume-surface diameter
 Diameter volume-permukaan setara - diameter bola dengan rasio volume
terhadap luas permukaan yang sama dengan partikel.

V = volume partikel sesunguhnya


A = luas permukaan partikel sesunguhnya

15
KUIS
Tentukan equivalent diameter (dv, ds, dsauter) untuk partikel dengan
bentuk balok (20 mm x 30 mm x 40 mm).

16
2

Mean
particle
diameters

17
Mesh Screen Mass % Mass
Tentukan arithmetic mean
Opening, Retained Retained
diameter, specific surface (mm) on Screen,
(g)
diameter, mean surface
14 1.410 0.000 0.00
diameter dan mean volume
16 1.190 9.12 1.86
diameter
18 1.000 32.12 6.54
20 0.841 39.82 8.11
30 0.595 235.42 47.95
40 0.420 89.14 18.15
50 0.297 54.42 11.08
70 0.210 22.02 4.48
100 0.149 7.22 1.47
140 0.105 1.22 0.25
Pan - 0.50 0.11
Total 491.00 100
18
b. Faktor Bentuk (Shape Factors)

 Faktor bentuk mengacu pada nilai yang dipengaruhi oleh bentuk


objek tetapi tidak tergantung pada dimensinya
 Faktor bentuk dihitung dari dimensi yang diukur, seperti diameter,
luas, keliling (perimeter), dll
 Faktor bentuk bernilai nol hingga satu

19
b. Faktor Bentuk (Shape Factors)
Aspect Ratio
 
 Aspect Ratio adalah fungsi dari diameter terbesar dan diameter
terkecil

 Aspect Ratio bervariasi dari mendekati nol untuk partikel yang


sangat panjang

20
b. Faktor Bentuk (Shape Factors)
Perhitungan Parameter Circularity

21
b. Faktor Bentuk (Shape Factors)
Circularity dan Aspect Ratio

22
c. Ukuran dan Bentuk Partikel

Ukuran partikel yang tepat sulit diperoleh untuk bentuk partikel yang
tidak beraturan

23
c. Ukuran dan Bentuk Partikel
Non-spherical shape
 Untuk partikel berbentuk bola, ukuran partikel dapat ditentukan
dengan mudah
 Untuk partikel berbentuk non-bola, istilah 'diameter' benar-benar
tidak dapat diterapkan, misalnya diameter serat

24
c. Ukuran dan Bentuk Partikel
Sphericity
Sphericity adalah ukuran seberapa bulat (round) suatu benda

25
c. Ukuran dan Bentuk Partikel
Sphericity
 
Sphericity suatu partikel adalah perbandingan luas permukaan bola
(volume yang sama dengan partikel) dengan luas permukaan partikel.

Vp : Volume partikel
Ap : Luas permukaan partikel

BUKTIKAN !!

26
c. Ukuran dan Bentuk Partikel
Sphericity
Representasi skematis perbedaan bentuk.

27

Anda mungkin juga menyukai