0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
142 tayangan10 halaman

Proses dan Arti Likuidasi Perusahaan

Likuidasi adalah proses pembubaran persekutuan secara ekonomi dengan menjual seluruh aset, membayar hutang, dan membagikan sisa kepada anggota. Terdapat dua metode pembayaran kembali hak penyertaan yaitu secara periodik atau sekaligus setelah semua aset terealisasi. Pembagian dilakukan berdasar prioritas kepada kreditur, utang antar anggota, dan hak penyertaan setiap anggota sesuai

Diunggah oleh

Melly Noprilasari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
142 tayangan10 halaman

Proses dan Arti Likuidasi Perusahaan

Likuidasi adalah proses pembubaran persekutuan secara ekonomi dengan menjual seluruh aset, membayar hutang, dan membagikan sisa kepada anggota. Terdapat dua metode pembayaran kembali hak penyertaan yaitu secara periodik atau sekaligus setelah semua aset terealisasi. Pembagian dilakukan berdasar prioritas kepada kreditur, utang antar anggota, dan hak penyertaan setiap anggota sesuai

Diunggah oleh

Melly Noprilasari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LIKUIDASI

By: Melly Noprilasari, SE, Ak, MM.


Persekutuan Likuidasi

Likuidasi adalah pembubaran persekutuan secara ekonomis.


Maksudnya, berhentinya kegiatan operasi perusahaan
secara keseluruhan dengan menjual seluruh aktiva
perusahaan, membayar semua hutang pajak, kewajiban pada
pihak ketiga dan sisanya dibagikan kepada para anggota
sekutu sesuai dengan ratio laba atau rugi.

 Dalam likuidasi ini perusahaan hanya berjalan beberapa saat


guna menyelesaikan proses likuidasi tersebut.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB
PEMBUBARAN SUATU PERSEKUTUAN
  Sistem perekonomian suatu negara yang tidak mendukung
kelangsungan persekutuan. Seperti undang-undang pemerintahan.
 Adanya faktor ekstern yang diluar jangkauan manajemen. Seperti
terjadinya kebakaran, bencana alam.
 Adanya faktor intern di dalam persekutuan. Seperti adanya
ketidakcocokan antar anggota yang membuat persekutaan tidak dapat
dilanjutkan.
Proses Pembubaran

 Proses Realisasi
Mengubah harta kekayaan yang ada menjadi uang tunai (cash).

 Proses Likuidasi
Pembayaran kembali hutang-hutang kepada para kreditur dan pembayaran kembali sisa
modal kepada anggota.

 Tujuan fungsi akuntansi yang terkait dengan likuidasi adalah untuk menyajikan informasi
yang memadai agar aktiva dapat dibagikan secara adil kepada kreditor dan sekutu
dengan memperhatikan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian terjadi
pergeseran dari pengukuran rugi laba periodik menjadi penentuan realisasi keuntungan
dan kerugian.
Proses Realisasi

 Kerugian dalam realisasi aktiva lain-lain dibebankan kepada rekening


modal masing-masing dengan jumlah yang masih cukup ditutup oleh
saldo modal.
 Pembebanan kerugian melampaui saldo rekening modal beberapa
anggota sehingga harus ditutup dengan saldo piutangnya kepada
persekutuan.
 Kerugian realisasi aktiva lain-lain mengakibatkan defisitnya rekening
modal seoramg anggota.
 Kerugian realisasi yang mengakibatkan defisitnya rekening modal
beberapa orang anggota.
 Berakibat kekurangan uang tunai untuk membayar para kreditur.
Proses Likuidasi

 Likuidasi Bertahap
Apabila pelaksanaan likuidasi memerlukan waktu yang alama , maka pembayaran kembali kepada para
pemilik dapat dilakukan secara bertahap sesuai jumlah uang kas yang tersedia, setelah semua kewajiban
kepada kreditur dibayar lunas.
Ada dua metode yang dipakai untuk menentukan besarnya pembayaran kembali hak penyertaan
anggota :
1. Besarnya pembayaran ditentukan secara periodik atau setiap kali aktiva dapat direalisasikan (dijual)
2. Menyusun rencana prioritas pembayaran kepada anggota sebelum proses likuidasi berlangsung,
sehingga pembayaran dapat segera dilakukan sesuai jumlah uang yang tersedia 

 Pembayaran kembali hak penyertaan ditentukan secara periodik atau setiap kali aktiva dapat direalisasi.
 Penentuan besarnya jumlah pembayaran kembali hak penyertaan kepada masing-masing anggota ,
sebelum L/R likuidasi dapat ditentukan secara pasti harus dilakukan dengan cermat , sehingga dapat
dihindarkan kemungkinan terjadinya pembayaran dalam jumlah yang berlebihan kepada anggota
tertentu dengan mengurangi hak-hak anggota lain
Lanjutan…

 Likuidasi Sekaligus
Proses likuidasi ini pembagian kas hanya dilakukan sekali saja, yaitu setelah semua aktiva
non kas dapat direalisir. Rekening Pembukuan harus ditutup, dalam hal ini saldo kas yang ada
dibagikan kepada semua sekutu sesuai dengan saldo modal masing-masing sekutu setelah
diperhitungkan dengan L/R realisasi dan hutang-piutangnya kepada persekutuan.
Apabila setelah diperhitungkan dengan laba rugi realisasi dan hutang piutangnya kepada
persekutuan tersebut ada sekutu yang modalnya defisit (minus) maka sekutu yang
bersangkutan harus menyetor kas sebesar defisit modalnya.
Bila secara pribadi dalam keadaan tidak mampu, maka kewajibannya akan ditanggung
oleh sekutu yang lain.
Distribusi kas dalam proses likuidasi, dengan urutan : Jumlah yang terhutang kepada
kreditur bukan anggota Jumlah yang terhutang kepada anggota selain dari hak atas modal
Jumlah yang menjadi hak anggota , berkenaan dengan modal yang ditanamkan dalam
persekutuan
 LIKUIDASI SETELAH REALISASI
BERAKHIR
ILUSTRASI-1:
Partnership XYZ berbagi rasio 40:40:20. Para sekutu sepakat untuk membubarkan diri.
Neraca per 1 Oktober 2013 sesaat sebelum pembubaran adalah seperti berikut:
ASUMSI: AKTIVA NON KAS DIREALISASI SEBESAR 150,000
AKTIVA LIABILITAS & MODAL
Kas 20,000 LIABILITAS:
Aktiva non kas 180,000 Utang dagang 80,000
Utang pada sekutu Y 12,000
Utang pada sekutu Z 8,000
MODAL:
Modal sekutu X 40,000
Modal sekutu Y 30,000
Modal sekutu Z 30,000
TOTAL 200,000 TOTAL 200,000
LIKUIDASI SETELAH REALISASI
BERAKHIR
 ILUSTRASI -2
“ASUMSI SOAL SAMA, HANYA SAJA AKTIVA NON KAS DIREALISASI SEBESAR
100,000”
TENTUKAN: IKHTISAR LAPORAN LIKUIDASI DAN JURNAL LIKUIDASI
 LIKUIDASI DENGAN SALDO
MODAL DEBIT/DEFISIT
Terjadi jika dalam realisasi menimbulkan kerugian yang tidak cukup
ditanggung dengan modal dan utang sekutu.
ATAS MODAL DEBIT/DEFISIT:
Apabila sekutu “SOLVEN”, maka sekutu harus menyetor kas ke partnership.
Apabila sekutu “INSOLVEN”, maka kerugian ditanggung oleh sekutu lain.
Pembayaran kas pada masing-masing sekutu ditentukan dengan skedul
tambahan pembayaran kas untuk laporan likuidasi.

Anda mungkin juga menyukai