0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan21 halaman

Metode dan Jenis Destilasi Kimia

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Destilasi adalah metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan titik didih dengan menggunakan panas. 2. Terdapat beberapa jenis destilasi seperti destilasi kontinu, batch, atmosferik, vakum, dan multi komponen. 3. Dasar pemisahan pada destilasi adalah perbedaan titik didih cairan berdasarkan hukum-hukum seperti Raoult dan Dalton.

Diunggah oleh

Yoga Dwi Pangestu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan21 halaman

Metode dan Jenis Destilasi Kimia

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Destilasi adalah metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan titik didih dengan menggunakan panas. 2. Terdapat beberapa jenis destilasi seperti destilasi kontinu, batch, atmosferik, vakum, dan multi komponen. 3. Dasar pemisahan pada destilasi adalah perbedaan titik didih cairan berdasarkan hukum-hukum seperti Raoult dan Dalton.

Diunggah oleh

Yoga Dwi Pangestu
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

R.A Dwi Putri Devina Sanchia S.

Tiara Dwi Putri Frieske Asya Mahafie D.


Yoga Dwi Pangestu M. Evit Kurniawan
Yuniar Balqis Reni Puspitasari 7 EGA
Bemby Tri Erlambang
Distilasi atau penyulingan adalah metode pemisahan bahan
kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap
(volatilitas) bahan atau didefinisikan juga teknik pemisahan kimia
yang berdasarkan perbedaan titik didih. Dalam penyulingan,
campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini kemudian
didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. Zat yang memiliki titik
didih lebih rendah akan menguap lebih dulu. Metode ini merupakan
termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan massa. Penerapan
proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan, masing-
masing komponen akan menguap pada titik didihnya. Model ideal
distilasi didasarkan pada Hukum Raoult dan Hukum Dalton.
Alat Destilasi Sederhana
 Menurut [Link] (1999), destilasi adalah suatu proses pemisahan dua atau lebih komponen
dalam suatu campuran berdasarkan perbedaan titik didih dari masing-masing komponen
dengan menggunakan panas sebagai tenaga pemisah.
 Menurut [Link] (1987), destilasi adalah suatu metode operasi yang digunakan pada
proses pemisahan suatu komponen dari campurannya dengan menggunakan panas sebagai
tenaga pemisah berdasarkan perbedaa titik didih masing-masing komponennya.
Proses pemisahan secara distilasi terdiri dari tiga langkah dasar, yaitu:
1. Proses penguapan atau penambahan panas dalam larutan yang dipisahkan
2. Proses pembentukan fase seimbang
3. Proses pemisahan kedua fase seimbang
 Menurut Herry Santoso (1997), proses pemisahan secara destilasi dapat dilakukan terhadap
campuran yang terdiri dari komponen sebagai berikut:
- Mempunyai perbedaan titik didih yang cukup
- Mempunyai sifat penguapan yang relatif tinggi
- Tidak membentuk campuran azeotrop
 Destilasi pertama kali ditemukan oleh kimiawan yunani sekitar abad pertama masehi yang
akhirnya perkembangannya dipicu terutama oleh tingginya permintaan spritus Hypathia
dari Alexandria dipercaya telah menemukan rangkaian alat untuk distilasi dan Zosimus
dari Alexandria-lah yang telah berhasil menggambarkan secara akurat tentang proses
distilasi pada sekitar abad ke-4. Bentuk modern distilasi pertama kali ditemukan oleh ahli -
ahli kimia Islam padamasa kekhalifahan Abbasiah, terutama oleh Al-Raazi pada pemisahan
alkohol menjadi senyawa yang relative murni melalui alat alembik , bahkan desain ini
menjadi semacam inspirasi yang memungkinkan rancangan distilasi skala mikro.
 Kemudian teknik penyulingan diuraikan dengan jelas oleh Al-Kindi (801 - 873). Salah satu
penerapan terpenting dari metode distilasi adalah pemisahan minyak mentah menjadi
bagian-bagian untuk penggunaan khusus seperti untuk transportasi, pembangkit listrik,
pemanas, dan lain-lain.
Dasar pemisahan pada destilasi adalah perbedaan titik didih cairan pada tekanan
tertentu. Pemisahan dengan destilasi melibatkan penguapan differensial dari suatu
campuran cairan diikuti dengan penampungan material yang menguap dengan cara
pendinginan dan pengembunan.

Ada beberapa tahapan proses destilasi adalah sebagai berikut :


 Evaporasi atau memindahkan pelarut sebagai uap dari cairan
 Pemisahan uap-cairan didalam kolom dan untuk memisahkan komponen dengan titik
didih lebih rendah yang lebih mudah menguap komponen lain yang kurang volatil.
 Kondensasi dari uap, serta untuk mendapatkan fraksi pelarut yang lebih volatil.
 Metode destilasi termasuk sebagai unit operasi kimia jenis perpindahan panas.
Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan, masing-
masing komponen akan menguap pada titik didihnya. Model ideal destilasi
didasarkan pada hukum raoult dan hukum dalton.
 Hukum raoult menyatakan bahwa pada suhu dan tekanan tertentu, tekanan parsial
uap komponen A (PA) dalam campuran sama dengan hasil kali antara tekanan uap
komponen murni A (PAmurni) dan fraksi molnya XA
PA = PAmurni . XA (1)
Sedang tekanan uap totalnya adalah,
Ptot = PAmurni . XA + PBmurni . XB

 Menurut hukum dalton adalah tekanan gas total suatu campuran biner, atau
tekanan uap suatu cairan (P), adalah jumlah tekanan parsial dari masing-masing
komponen A dan B (PA dan PB)
P = PA + PB
Hukum Dalton dan Raoult merupakan pernyataan matematis yang dapat
menggambarkan apa yang terjadi selama destilasi, yaitu menggambarkan
perubahan komposisi dan tekanan pada cairan yang mendidih selama proses
destilasi. Uap yang dihasilkan selama mendidih akan memiliki komposisi yang
berbeda dari komposisi cairan itu sendiri. Komposisi uap komponen yang memiliki
titik didih lebih rendah akan lebih banyak (fraksi mol dan tekanan uapnya lebih
besar). Komposisi uap dan cairan terhadap suhu tersebut dapat digambarkan dalam
suatu grafik diagram fasa.
Jenis-Jenis Destilasi Berdasarkan Prosesnya
Distilasi berdasarkan prosesnya terbagi menjadi dua, yaitu:
 Distilasi kontinyu, disebut distilasi kontinyu jika prosesnya berlangsung
terusmenerus. Ada aliran bahan masuk sekaligus aliran bahan keluar.
 Distilasi batch, disebut distilasi batch jika dilakukan satu kali proses, yakni bahan
dimasukkan dalam peralatan, diproses kemudian diambil hasilnya (distilat dan
residu).

Destilasi Batch
Distilasi kontinyu
Jenis-Jenis Destilasi Berdasarkan Tekanannya Distilasi berdasarkan
prosesnya terbagi menjadi tiga, yaitu:
 Distilasi atmosferis ( 0,4-5,5 atm mutlak ), Destilasi atmosferis merupakan proses
distilasi yang mana tekanan operasinya adalah tekanan atmosferis (1 atm) atau sedikit
di atas tekanan atmosferis. Destilasi atmosferik bertujuan untuk memisahkan fraksi
yang terkandung dari komponen yang akan dipisahkan pada tekanan atmosfer.
 Distilasi vakum ( ≤ 300 mmHg pada bagian atas kolom ), Destilasi vakum adalah
destilasi yang tekanan operasinya 0,4 atm ( ≤ 300 mmHg absolut ). Proses destillasi
dengan tekanan dibawah tekanan atmosfer.
Produk-produk yang dihasilkan pada destilasi vakum antara lain :
Produk Hight Vacum Gas Oil ( HVGO ),
Produk Light Vacum Sloop ( LVS ),
Produk Light Vacum Gas Oil ( LVGO ),
Produk Parafine Oil Distillate ( POD ),
Produk bottom kolom HVU berupa Short Residue.
 Distilasi tekanan, Destilasi tekanan merupakan proses pemisahan komponen dari
campurannya dengan menggunakan panas / steam sebagai tenaga pemisah, dimana
tenaga yang digunakan adalah tekanan tinggi.
Jenis-Jenis Destilasi Berdasarkan Komponen Penyusunnya
Berdasarkan komponen penyusunnya, destilasi terbagi menjadi dua, yaitu:
 Destilasi system biner
Teori dasar destilasi biner :
Jika suatu campuran biner pada suasana liquid dipanaskan pada tekanan
konstant , maka pada saat tekanan uap yang dihasilkan campuran tersebut
sama dengan tekanan sistem, maka akan terjadi kondisi didih, kondisi ini
disebut titik didih (bubble point).
Jika campuran berada pada fasa uap didinginkan, maka pada kondisi
tekanan uap pada campuran tersebut sama dengan tekanan sistem, maka
campuran tersebut akan mengembun. Kondisi ini disebut titik embun (daw
point).
 Destilasi system multi komponen
Perhitungan destilasi multi komponen lebih rumit dibandingkan dengan
perhitungan destilasi biner karena tidak adapat digunakan secara grafis.
Dasar perhitungannya adalah penyelesaian persamaan-persamaan neraca
massa, neraca energi dan kesetimbangan secara simultan.
Perhitungan destilasi multi komponen dilakukan dengan 2 tahap :
a. Perhitungan awal, dilakukan dengan metode pintas ( Shortcut Calculation ). Perhitungan awal digunakan untuk
analisis kualitatif dari suatu kolom distilasi atau perhitungan awal rancangan dengan tujuan :
 Memperkirakan komposisi produk atas dan bawah
 Tekanan system
 Jumlah tahap kesetimbangan
 Lokasi umpan masuk
b. Perhitungan tahap demi tahap dilakukan dengan metode eksak yang merupakan penyelesaian banyak persamaan
aljabar :
 Metode sederhana dengan kalkulator
 Metode MESH dengan program computer
Jenis-Jenis Destilasi Berdasarkan Sistem Operasinya
Berdasarkan system operasinya, destilasi terbagi menjadi dua, yaitu :
 Single-stage Distillation
Single stage distillation biasa juga disebut dengan flash vaporization atau
equilibrium distillation, dimana campuran cairan diuapkan secara parsial. Pada
keadaan setimbang, uap yang dihasilkan bercampur dengan cairan yang tersisa,
namun pada akhirnya uap tersebut akan dipisahkan dari kolom seperti juga fase
cair yang tersisa. Destilasi jenis ini dapat dilakukan dalam kondisi batch maupun
kontinyu.

 Multi stage Distillation


Multi stage distillation adalah proses penyuling air laut dengan berkedip sebagian
air menjadi uap dalam beberapa tahapan dasar penukar panas lawan. Multi stage
distillationmemproduksi sekitar 60% dari seluruh air desalinated di dunia.
Single Stage Distillation Multi Stage Distillation
Jenis-Jenis Destilasi Lainnya
Selain pembagian macam destilasi, dalam referensi lain menyebutkan macam –
macam destilasi, yaitu :
 Destilasi sederhana
Destilasi sederhana adalah salah satu cara pemurnian zat cair yang tercemar oleh
zat padat/zat cair lain dengan perbedaan titik didih cukup besar, sehingga zat
pencemar/pengotor akan tertinggal sebagai residu. Destilasi ini digunakan untuk
memisahkan campuran cair-cair, misalnya air-alkohol, air-aseton, dll. Alat yang
digunakan dalam proses destilasi ini antara lain, labu destilasi, penangas,
termometer, pendingin/kondensor leibig, konektor/klem, statif, adaptor,
penampung, pembakar, kaki tiga dan kasa.

 Destilasi bertingkat ( fraksional )


Destilasi bertingkat adalah proses pemisahan destilasi ke dalam bagian-bagian
dengan titik didih makin lama makin tinggi yang selanjutnya pemisahan bagian-
bagian ini dimaksudkan untuk destilasi ulang. Destilasi bertingkat merupakan
proses pemurnian zat/senyawa cair dimana zat pencampurnya berupa senyawa cair
yang titik didihnya rendah dan tidak berbeda jauh dengan titik didih senyawa yang
akan dimurnikan.
Destilasi Bertingkat
 Destilasi azeotrope
Distilasi Azeotrop digunakan dalam memisahkan campuran azeotrop (campuran
campuran dua atau lebih komponen yang sulit di pisahkan), biasanya dalam
prosesnya digunakan senyawa lain yang dapat memecah ikatan azeotrop tsb, atau
dengan menggunakan tekanan tinggi.

Destilasi Azeotrop
 Refluks / destruksi
Refluks/destruksi ini bisa dimasukkan dalam macam –macam destilasi walau pada
prinsipnya agak berkelainan. Refluks dilakukan untuk mempercepat reaksi dengan
jalan pemanasan tetapi tidak akan mengurangi jumlah zat yang ada. Dimana pada
umumnya reaksi- reaksi senyawa organik adalah “lambat” maka campuran reaksi
perlu dipanaskan tetapi biasanya pemanasan akan menyebabkan penguapan baik
pereaksi maupun hasil reaksi.
 Destilasi kering
Distilasi kering adalah suatu metoda pemisahan-pemisahan zat-zat kimia. Dalam
proses distilasi kering, bahan padat dipanaskan sehingga menghasilkan produk-
produk berupa cairan atau gas (yang dapat berkondensasi menjadi padatan).
Produk-produk tersebut disaring, dan pada saat yang bersamaan
mereka berkondensasi dan dikumpulkan. Distilasi kering biasanya membutuhkan
suhu yang lebih tinggi dibanding distilasi biasa.
Condensor

Destilator

Cooler

Feed Tank

Reboiler Storage Tank

Feed Pump
Penjelasan:
 Bahan baku berupa campuran ethanol dan air di pompakan ke Destilator.
 Campuran akan dipanaskan menggunakan Reboiler ke temperatur titik didih
ethanol.
 Uap yang mengalami peningkatan konsentrasi ethanol di kondensasi
menggunakan condensor.
 Larutan Ethanol didinginkan sebelum memasuki Storage Tank.
 Salah satu penerapan terpenting dari metode distilasi adalah pemisahan minyak
mentah menjadi bagian-bagian untuk penggunaan khusus seperti untuk
transportasi, pembangkit listrik, pemanas, dll. Udara didistilasi menjadi
komponen-komponen seperti oksigen untuk penggunaan medis dan helium untuk
pengisi balon. Distilasi juga telah digunakan sejak lama
untuk pemekatan alkohol dengan penerapan panas terhadap larutan
hasil fermentasi untuk menghasilkan minuman suling.

Anda mungkin juga menyukai