MEKANISME PERTAHANAN
EGO
[Link] Zahra, [Link]
Definisi
• Mekanisme pertahanan ego/diri pada manusia
merupakan sebuah senjata tersembunyi yang
dimiliki, dan siap digunakan jika ego/diri
terasa terancam.
• Menurut teori psikoanalisa mekanisme
pertahanan diri membantu individu mengatasi
kecemasan dan mencegah terlukanya ego.
Kepribadian yang matang (Skinner) :
memerima diri sendiri
diterima oleh orang lain
efisiensi dalam pekerjaan/studi
bebas konflik
STRESOR
GANGGUAN KESEIMBANGAN JIWA
KETEGANGAN / KECEMASAN
MEKANISME PENYESUAIAN DIRI
TASK ORIENTED MEKANISME PEMBELAAN EGO
(BERHASIL) EUSTRES DISTRES (TAK BERHASIL)
LEBIH KUAT LEBIH RENTAN
LEBIH MATANG GANGGUAN PSIKIS
MEKANISME PEMBELAAN EGO (M.P.E.)
Manusia memakai m.P.E. Bila keutuhan integritas
pribadinya ‘terancam’
Dipelajari
Dimotivasi oleh gaya pendorong kecemasan yang
ditimbulkan oleh ancaman
Berfungsi dalam perilaku individu atau kelompok
Kelemahan : bekerja pada tingkat kebiasaan, tak sadar,
penipuan diri, distorsi kenyataan dapat mempunyai
akibat tidak baik
KLASIFIKASI MEKANISME
PERTAHANAN EGO (George Vaillant)
1. NARSISISTIK
2. IMATUR
3. NEUROTIK
4. MATUR
M.P.E. NARSISISTIK :
- PENYANGKALAN (DENIAL)
- DISTORSI
- IDEALISASI PRIMITIF
- PROYEKSI
- IDENTIFIKASI PROYEKSI
- SPLITTING
M.P.E. IMATUR :
- PEMERANAN (ACTING OUT)
- BLOCKING
- HIPOKHONDRIASIS
- IDENTIFIKASI
- INTROYEKSI
- PASIF AGRESIF
- PROYEKSI
- REGRESI
- KHAYALAN SKIZOID
- SOMATISASI
M.P.E. NEUROTIK :
- PENGENDALIAN
- PENGALIHAN
- DISOSIASI
- EKSTERNALISASI
- INHIBISI
- INTELEKTUALISASI
- ISOLASI
- RASIONALISASI
- REACTION FORMATION
- REPRESI
- SEKSUALISASI
M.P.E. MATUR :
- ALTRUISME
- ANTISIPASI
- ASCETICISME (PERTAPAAN)
- HUMOR
- SUBLIMASI
- SUPRESI
MEKANISME PEMBELAAN EGO
UNTUNG : RUGI :
- Gagal - Membohongi diri sendiri
- Cemas - Distorsi realitas
- Rasa sakit < - Kerja tidak sadar tanpa
- Rasa layak & harga diri pemikiran
- Tak memcahkan masalah
Tergantung :
Holistik - Pendidikan
- Pengalaman
- Kebudayaan
- Kepercayaan
MEKANISME PEMBELAAN EGO
1. FANTASI
= Pemuasan keinginan yang tak terpenuhi dengan berkhayal
2. IDENTIFIKASI
= Menambah rasa harga diri dengan menyamakan identitas diri dengan
identitas yang dimiliki seseorang yang dikagumi
3. SALAH PINDAH (DISPLACEMENT)
= Memindahkan sasaran suatu keinginan dari obyek atau keadaan lain yang
kurang resikonya
4. PROYEKSI
= Menyalahkan orang lain mengenai kesulitannya sendiri atau melemparkan
keinginan sendiri yang tidak baik kepada orang lain
5. REPRESI
= Mencegah perasaan yang tidak enak untuk tidak muncul ke alam jiwa
sadar dengan cara menekan & menyimpan ke alam jiwa tidak sadar
6. REACTION FORMATION = PEMBENTUKAN REAKSI
= Mengatasi implus yang tidak enak/berbahaya dengan cara merubah &
menyalurkan dalam bentuk implus yang sebaliknya
7. DENIAL = PENYANGKALAN
= Tidak berani menyadari, melihat & mengakui kenyataan yang tidak
enak
8. ACTING OUT = PEMERANAN
= Ekspresi atau pernyataan langsung suatu keinginan yang tidak atau
kurang disadari dalam bentuk tindakan
9. SUBLIMASI
= Pemuasan implus/keinginan yang terhambat atau gagal dilaksanakan
dengan mengalihkan pada obyek /tujuan yang lebih bisa diterima
secara moral/sosial
10. RATIONALISASI
= menciptakan alasan-alasan yang “baik/benar” guna
menghindari ego yang terluka; memalsukan diri sehingga
kenyataan yang mengecewakan menjadi tidak begitu
menyakitkan