0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
166 tayangan6 halaman

Pengertian dan Contoh Regression Testing

Dokumen ini membahas tentang regresi testing yang merupakan jenis pengujian untuk memverifikasi bahwa perubahan kode tidak memengaruhi fungsionalitas produk yang ada. Dokumen ini juga menjelaskan cara melakukan regresi testing dengan beberapa langkah seperti mendeteksi perubahan kode, memprioritaskan persyaratan, menentukan titik masuk dan keluar, serta menjadwalkan pengujian.

Diunggah oleh

Akbar Apriyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
166 tayangan6 halaman

Pengertian dan Contoh Regression Testing

Dokumen ini membahas tentang regresi testing yang merupakan jenis pengujian untuk memverifikasi bahwa perubahan kode tidak memengaruhi fungsionalitas produk yang ada. Dokumen ini juga menjelaskan cara melakukan regresi testing dengan beberapa langkah seperti mendeteksi perubahan kode, memprioritaskan persyaratan, menentukan titik masuk dan keluar, serta menjadwalkan pengujian.

Diunggah oleh

Akbar Apriyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REGRESSION

TESTING
Faris Rahman
07TPLP010
Regression Testing

■ Regression Testing adalah jenis pengujian yang dilakukan untuk memverifikasi


bahwa perubahan kode pada perangkat lunak tidak memengaruhi fungsionalitas
produk yang ada.
Tinjauan Uji Regresi

■ Tes regresi atau regression testing seperti metode verifikasi. Test case umumnya
otomatis karena test case diharuskan untuk dieksekusi berulang kali dan
menjalankan test case yang sama berulang-ulang secara manual juga memakan
waktu dan juga membosankan.
Cara melakukan pengujian regresi

Praktik pengujian regresi bervariasi di antara organisasi. Namun, ada beberapa langkah dasar yaitu:
Deteksi Perubahan pada Kode Sumber
■ Deteksi modifikasi dan optimisasi dalam kode sumber; kemudian mengidentifikasi komponen atau modul yang diubah, serta
dampaknya terhadap fitur yang ada.
Prioritaskan Perubahan dan Persyaratan Produk tersebut
■ Selanjutnya, prioritaskan modifikasi dan persyaratan produk ini untuk merampingkan proses pengujian dengan kasus pengujian
dan alat pengujian yang sesuai.
Tentukan Titik Masuk dan Kriteria Entri
■ Pastikan apakah aplikasi Anda memenuhi kelayakan prasetel sebelum pelaksanaan uji regresi.
Tentukan Titik Keluar
■ Tentukan titik keluar atau titik akhir untuk kelayakan yang diminta atau kondisi minimum yang ditetapkan pada langkah ketiga.
Jadwalkan Tes
■ Terakhir, identifikasi semua komponen pengujian dan jadwalkan waktu yang tepat untuk dieksekusi.
Contoh Regression Testing

Misalkan pertimbangkan produk X, di mana salah satu fungsinya adalah untuk memicu
konfirmasi, penerimaan, dan pengiriman email saat tombol Konfirmasi, Terima dan
Pengiriman.
Beberapa masalah terjadi di email konfirmasi dan untuk memperbaikinya, beberapa
perubahan kode dilakukan. Dalam hal ini, tidak hanya email Konfirmasi yang perlu diuji
tetapi email Penerimaan dan Pengiriman juga perlu diuji untuk memastikan bahwa
perubahan dalam kode tidak memengaruhi mereka.
Pengujian Regresi tidak tergantung pada bahasa pemrograman seperti Java, C++, C#,
dll. Ini adalah metode pengujian yang digunakan untuk menguji produk untuk
modifikasi atau untuk setiap pembaruan yang dilakukan. Ini memverifikasi bahwa
modifikasi apa pun dalam suatu produk tidak mempengaruhi modul produk yang ada.
Sekian dan Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai