Machining process
Disusun oleh: alexander david Gregorian
Erik mahia dama sembiring
machining
merupakan proses manufaktur dimana objek dibentuk
dengan cara membuang atau meghilangkan sebagian
material dari benda kerjanya. Tujuan digunakan proses
permesinan ialah untuk mendapatkan akurasi dibandingkan
proses-proses yang lain seperti proses pengecoran,
pembentukan dan juga untuk memberikan bentuk bagian
dalam dari suatu objek
Process machining
Proses machining dibagi menjadi 2 yaitu
tradisional machining: turning, milling, drilling,
grinding, dll.
non traditional machining: chemical machining, ECM,
EDM, EBM, LBM, machining dari material non-metallic.
Faktor factor yg harus diperhatikan
untuk tradisional process
geometri cutting tool
sifat material/benda kerja
cutting fluid(coolant dan lubricant)
Parameter yang dapat dianalisis pada
machining process
material removal rate
machining time
tool ware(alat potong)
kualitas permukaan
kebutuhan daya
Gerakan dalam proses machining
primary motion yaitu gerakan yang ditandai dengan
cutting speed (v),atau dapat ditentukan dengan melihat
bagian apa yang bekerja saat mesin dinyalakan tanpa
menggerakan bagian lain(bisa benda kerja atau cutting
tool) contoh
secondary motion yaitu gerakan yang ditandai dengan
cutting feed(f) atau kecepatan [Link] dapat
ditentukan dengan bagian apa yang kita gerakan agar
terjadi penyayatan atau pemakanan
Berdasarkan titik alat potong yang
bersentuhan terhadap benda kerja
1. single point tool
single point tool memiliki geometri yang relative sederhana dan
hanya memiliki satu sudut potong utama (MAJOR CUTTING EDGE)dimana
major cutting edge bertanggung jawab untuk membentuk chip hasil
penyayatan contoh:turning(bubut),planning dan shaping
2 Multiple point tool
memiliki lebih dari satu sudut potong (cutting edge).alat potong ini
memiliki geometri lebih kompleks dari single point [Link] tentunya
lebh mahal contoh drilling,milling,grinding
Mesin bubut
merupakan proses produksi yang melibatkan bermacam-macam
mesin yang pada prinsipnya adalah pengurangan diameter dari benda
kerja. Proses-proses pengerjaan pada mesin bubut secara umum
dikelompokkan menjadi dua yaitu: proses pemotongan kasar dan
pemotongan halus atau semi halus. Jenis mesin ini bermacam-macam
dan merupakan mesin perkakas yang paling banyak digunakan di dunia
serta paling banyak menghasilkan berbagai bentuk komponen-
komponen sesuai peralatan
[Link]
[Link] turning
[Link] turning
[Link] turning
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Planing and shaping
Secara prinsip alat alat yg digunakan Antara planning and shaping hamper
sama,namun perbedaan dari kedua mesin tersebut adalah
planning
Benda kerja relative besar,alat potong yang digunakan lebih dari
1,primary motion pada workpiece dan secondary process pada pahat
shapping
Benda kerja relative lebih kecil daripada mesin planning,alat potong
hanya 1 primary motion pada pahat secondary motion pada workpiece
Mesin Gurdi (Drilling Machine)
Mesin bor adalah suatu jenis mesin gerakanya memutarkan alat
pemotong yang arah pemakanan mata bor hanya pada sumbu mesin
tersebut (pengerjaan pelubangan). Sedangkan Pengeboran adalah
operasi menghasilkan lubang berbentuk bulat dalam lembaran-kerja
dengan menggunakan pemotong berputar yang disebut BOR.
OPERATIONS RELATED TO DRILLING
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
Mesin frais(milling machine)
Pada proses Frais, prinsip dasar yang digunakan adalah terlepasnya
logam (geram) oleh gerakan pahat yang berputar. Mesin ini dapat
melakukan pekerjaan seperti memotong, membuat roda gigi,
menghaluskan permukaan, dan lain-lain. Prinsip kerja dari proses
milling adalah pemotongan benda kerja dengan menggunakan pahat
bermata majemuk yang dapat menghasilkan sejumlah geram
Perbedaan dari drilling boring reaming
1. drilling: membuat lubang dengan menggunakan toolist drill
2. boring: memperbesar lubang yang telah ada atau dibuat bisa
menggunakan bouist drill yang lebih besar atau menggunakan
counterbos
3. reaming: menghaluskan lubang sesuai dengan dimensi yang ada dan
biasanya untuk memenuhi toleransi iso pada lubang menggunakan
reamer
Video machining process