0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan35 halaman

Tabel Subnet Mask IP Address

Dokumen tersebut membahas tentang subnetting dan VLSM (Variable Length Subnet Mask). Subnetting digunakan untuk membagi satu jaringan besar menjadi beberapa sub jaringan dengan menggunakan host bit sebagai subnet bit. Sedangkan VLSM memperbolehkan pemberian subnet mask yang berbeda-beda pada setiap sub jaringan sesuai dengan kebutuhan alokasi alamat IP. VLSM lebih efisien dalam pembagian dan alokasi alamat IP dibandingkan subnetting yang hanya men

Diunggah oleh

ardi_kdr
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan35 halaman

Tabel Subnet Mask IP Address

Dokumen tersebut membahas tentang subnetting dan VLSM (Variable Length Subnet Mask). Subnetting digunakan untuk membagi satu jaringan besar menjadi beberapa sub jaringan dengan menggunakan host bit sebagai subnet bit. Sedangkan VLSM memperbolehkan pemberian subnet mask yang berbeda-beda pada setiap sub jaringan sesuai dengan kebutuhan alokasi alamat IP. VLSM lebih efisien dalam pembagian dan alokasi alamat IP dibandingkan subnetting yang hanya men

Diunggah oleh

ardi_kdr
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

IP SUBNETTING & VLSM

Nandang Gozali Nursambas, JNA, MTA, MTCNA, MTCRE, ACTR


AGENDA

 Internet Protocol (IP) Overview


 Internet Protocol (IP) Subnetting
 VLSM (Variable Length Subnet Mask)
KARAKTERISTIK IP (INTERNET PROTOCOL)

Bekerja di Layer 3 (Layer Network) dalam OSI Layer


Bersifat Connectionless Protocol
Bersifat Best Effort Delivery
APAYANG DIBUTUHKAN UNTUK
BERKOMUNIKASI.?
 Harus memiliki protocol yang sama
 Harus memiliki alamat
 Setiap perangkat ( computer, perangkat jaringan, peripheral) harus mempunyai
alamat yang unique
 Alamat pada protocol IP disebut IP Address
 IPV4 dan IPV6
 IPV4 panjangnya 32 bit dan IPV6 panjangnya 128 bit

Network ID Host ID

[Link]
BINARY TO DECIMAL

 11111111.00000000.00000000.00000000

2^0=1 [Link]
2^1=2
2^2=4
1 octet = 8 bit
2^3=8
2^4=16
2^5=32
2^6=64
2^7=128
DECIMAL TO BINARY

230
115
57
28
14
7
3
1
KELAS IP ADDRESS: FIRST OKTET

Karakteristik:
Kelas A Bit Pertama 0xxxxxxx Host Host Host

Kelas B Bit Pertama 10xxxxxx Network Host Host

Kelas C Bit Pertama 110xxxxx Network Network Host


RANGE IP ADDRESS

Kelas IP Nilai Decimal Nilai Biner pada Oktet Jumlah IP Address


Address Pada Oktet Pertama
Pertama

A 1-126 00000000 to 01111110 16.7777.124

B 128-191 10000000 to 10111111 65.534 2H - 2

C 192-223 11000000 to 11011111 254 H = Host Bit

IP 127 (01111111) adalah kelas A dan dialokasikan untuk loopback interface


IP 0 (0000000) dialokasikan sebagai unspecified address dan default route
SUBNET MASK

Fungsi:
 Untuk membedakan mana yang Bgian Network Bit dan Mana Bagian Host Bit
Contoh Kelas A:
Network Host Host Host

11111111 0000000 0000000 0000000

255 0 0 0
PENULISAN SUBNET MASK

 Bisa dinotasikan dengan decimal seperti ip


Contoh
255 . 255 . 255 . 0
 Bisa dinotasikan dengan IP Address diikuti dengan prefix length
Contoh
IP Address : [Link]
Subnet Mask :255 . 255. 255. 0
11111111. 1111111. 11111111. 00000000 = 24 network bit
Prefix Length : [Link]/24
TABEL SUBNET MASK

Kelas IP Address Subnet Mask Biner Network Bit Prefix Lenght

A [Link] 11111111.00000000.00000000.00000000 /8

B [Link] 11111111.11111111.00000000.00000000 /16

C [Link] 11111111.11111111.11111111.00000000 /24

D [Link] 11111111.11111111.11111111.11111111 /32


ALAMAT TERPISAH (TERSENDIRI)

 Network Address
32 bit
Network Address 0000000

 Broadcast Address
32 bit
Network Address 1111111
JENIS IP ADDRESS

 IP Private
IP yang digunakan di jaringan internal
 Ip public
IP yang digunakan di jaringan public (internet) dan jumlahnya terbatas, biasanya
disediakan oleh ISP (harus beli)
JENIS IP ADDRESS

IP PRIVATE

Kelas IP Address Rang IP Private Address

A [Link] sampai [Link]

B [Link] sampai [Link]

C [Link] sampai [Link]


JENIS IP ADDRESS

IP PUBLIC

Kelas IP Address Rang IP Public Address

A [Link] sampai [Link]


[Link] sampai [Link]
B [Link] sampai [Link]
[Link] sampai [Link]
C [Link] sampai [Link]
[Link] sampai [Link]
PENGISIAN IP ADDRESS
DHCP CLIENT REQUEST PROCESS
SUBNETWORKS

 Semakin Kecil skala


jaringan, maka akan
semakin mudah di
manage
 Mengurangi traffic
yang tidak perlu
(membebani
jaringan)
 Akan lebih mudah
saat melakukan
policy (filtering)
SUBNETTING

 Memecah atau membagi sebuah jaringan menjadi banyak subnetwork/ sub


jaringan
 Caranya:
Meminjam Host Bit dan dijadikan Network Bit (disebut dengan subnet bit)
Subnetmask awal:
11111111.1111111.00000000.00000000 = [Link] atau prefix length /16
Menjadi :
11111111.1111111.10000000.00000000 = [Link] atau prefix length /17
CONTOH SUBNETTING

[Link]/16
LANGKAH PERTAMA

 [Link]/16 akan dibagi menjadi 5 subnet


 Rumus:
 2N - 2 >= kebutuhan subnet; (N=subnet bit)
Penyelesaian 1:
2N - 2 >= 5
2 pangkat berapa jika dikurangi 2 yang hasilnya mendekati lebih besar atau sama
dengan 5.?
N=3
LANGKAH KEDUA

 Subnetmask baru = (jumlah network bit awal) + N


= 16 + 3 = 19
= jadi ada 19 Network Bit
= 11111111.11111111.11100000.00000000
= [Link] atau prefix length /19
 Jadi subnetmask yang baru adalah [Link]/19
KUNCI

0 0 0 0 0 0 0 0 = /0 =0
1 0 0 0 0 0 0 0 = /1 = 128
1 1 0 0 0 0 0 0 = /2 = 192
1 1 1 0 0 0 0 0 = /3 = 224
1 1 1 1 0 0 0 0 = /4 = 240
1 1 1 1 1 0 0 0 = /5 = 248
1 1 1 1 1 1 0 0 = /6 = 252
1 1 1 1 1 1 1 0 = /7 = 254
1 1 1 1 1 1 1 1 = /8 = 255
LANGKAH KETIGA

 Network bit terakhir ada di octet ke berapa.?


 11111111.11111111.11100000.00000000 = network bit terakhir ada di octet ke 3
 Digunakan untuk menghitung interval antar subnet
 Rumus:
256 – 224 = 32
2H = 25 = 32
H = jumlah host bit
LANGKAH KE EMPAT
Subnet/ Network Address Keterangan Broadcast Address
[Link]/19 Subnet zeros (tidak bisa digunakan) [Link]/19
[Link]/19 [Link]/19
[Link]/19 [Link]/19
[Link]/19 [Link]/19
[Link]/19 [Link]/19
[Link]/19 [Link]/19
[Link]/19 [Link]/19
[Link]/19 Subnet ones (tidak bisa digunakan) [Link]/19

Broadcast Address = (subnet berikutnya) - 1

IP yang bisa digunakan adalah IP yang berada diantara range Network Address dan Broadcast
HASIL SETELAH DI SUBNETTING

[Link]/19

[Link]/19 [Link]/19
KELEMAHAN SUBNETTING

 Masih terdapat pemborosan jumlah IP dalam satu jaringan (alokasi IP Address nya
kurang efisien)
 Subnetmask di tiap jaringan pasti sama
 Ada dua invalid subnet yang tidak dapat digunakan, yaitu:
1. Subnet Zeroes
2. Subnet Ones
VARIABLE LENGTH SUBNET MASK

 Membagi sebuah jaringan menjadi sub jaringan/ sub network sesuai dengan
kebutuhan (jumlah computer)
 Untuk menentukan VLSM mulailah dari jaringan dengan kebutuhan host/ computer
paling banyak
CONTOH VLSM

[Link]/16
UNTUK JUMLAH HOST 100

 Langkah 1 : 2H – 2 >= kebutuhan host ; H = Host Bit


2H – 2 >= 100 H=7
 Langkah 2 :Subnetmask baru = (total bit ip address) – H
= 32 – 7 = 25 maka 11111111.11111111.11111111.1000000
= jadi subnetmask baru adalah [Link]
 Langkah 3 : Network bit terakhir ada di oktek ke berapa.? Di octet ke 4
Interval = 256 -128 = 128 di octet ke 4
 Langkah 4 : Subnet1 = [Link]/25 Broadcast= [Link]/25
Subnet2 = [Link]/25 Broadcast= [Link]/25
UNTUK JUMLAH HOST 50

 Langkah 1 : 2H – 2 >= kebutuhan host ; H = Host Bit


2H – 2 >= 50 H=6
 Langkah 2 :Subnetmask baru = (total bit ip address) – H
= 32 – 6 = 26 maka 11111111.11111111.11111111.1100000
= jadi subnetmask baru adalah [Link]
 Langkah 3 : Network bit terakhir ada di oktek ke berapa.? Di octet ke 4
Interval = 256 -192 = 64 di octet ke 4
 Langkah 4 : Subnet1 = [Link]/26 Broadcast= [Link]/26
Subnet2 = [Link]/26 Broadcast= [Link]/26
Subnet3 = [Link]/26 Broadcast= [Link]/26
UNTUK JUMLAH HOST 25

 Langkah 1 : 2H – 2 >= kebutuhan host ; H = Host Bit


2H – 2 >= 25 H=5
 Langkah 2 :Subnetmask baru = (total bit ip address) – H
= 32 – 5 = 27 maka 11111111.11111111.11111111.1110000
= jadi subnetmask baru adalah [Link]
 Langkah 3 : Network bit terakhir ada di oktek ke berapa.? Di octet ke 4
Interval = 256 -224 = 32 di octet ke 4
 Langkah 4 : Subnet1 = [Link]/27 Broadcast= [Link]/27
UNTUK JUMLAH HOST 2

 Langkah 1 : 2H – 2 >= kebutuhan host ; H = Host Bit


2H – 2 >= 2 H=2
 Langkah 2 :Subnetmask baru = (total bit ip address) – H
= 32 – 2 = 30 maka 11111111.11111111.11111111.1111100
= jadi subnetmask baru adalah [Link]
 Langkah 3 : Network bit terakhir ada di oktek ke berapa.? Di octet ke 4
Interval = 256 -252 = 4 di octet ke 4
 Langkah 4 : Subnet1 = [Link]/30 Broadcast= [Link]/30
Subnet2 = [Link]/30 Broadcast= [Link]/30
HASIL VLSM

[Link]/30 [Link]/30

[Link]/27
[Link]/26 [Link]/26 [Link]/25 [Link]/25

[Link]/26
HASIL VLSM

Kebutuhan Host Network Address Broadcast Address


100 Host [Link]/25 [Link]/25
[Link]/25 [Link]/26
50 Host [Link]/26 [Link]/26
[Link]/26 [Link]/26
[Link]/26 [Link]/27
25 Host [Link]/27 [Link]/30
2 Host [Link]/30 [Link]/30
[Link]/30 [Link]/30

Anda mungkin juga menyukai