Penyusunan RKBMN untuk Pengadaan BMN
Penyusunan RKBMN untuk Pengadaan BMN
Pendahuluan
1/25/2020
22
PENDAHULUAN
Dasar Hukum
Pasal 24, ayat (1) PMK 150/PMk.06/2014
“Tata cara penyajian dan penghitungan Perencanaan Kebutuhan BMN dilakukan dengan
berpedoman pada Modul Perencanaan Kebutuhan BMN”
Modul Perencanaan Kebutuhan BMN :
1. Modul Perencanaan Kebutuhan BMN untuk Penyusunan RKBMN :
a. penjabaran integrasi sistem pengelolaan aset dan sistem penganggaran;
b. sistem dan prosedur Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara untuk pengadaan;
c. sistem dan prosedur Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara untuk pemeliharaan;
d. ilustrasi penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara.
2. Modul Perencanaan Kebutuhan BMN untuk Penelaahan RKBMN :
a. tahap persiapan penelahaan;
b. tahap pelaksanaan penelaahan;
c. 1/25/2020
tahap tindak lanjut Hasil Penelaahan RKBMN dan Perubahan Hasil Penelaahan RKBMN.
33
Penyusunan RKBMN untuk Pengadaan
Obyek :
1. Tanah dan/atau Bangunan/Gedung untuk Kantor
Pemerintah; dan
2. Tanah dan/atau Bangunan untuk Rumah Negara;
1/25/2020
44
Perencanaan Kebutuhan BMN Untuk Pengadaan
Berupa Tanah dan/atau Bangunan Kantor
DISETUJUI
1/25/2020
55
OPTIMALISASI DATA BMN EKSISTING
1/25/2020
66
Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara
Untuk Pengadaan
Berupa Tanah dan/atau Bangunan Kantor
Start
Terdapat Tdk
Data Lebih
Existing Kecil dari Tdk
Usulan
Ya Rencana
Ya
SBSK Rencana
SBSK data BMN Existing Angka Kebutuhan
Pengadaan Usulan RKBMN
Riil Menjadi Batas
Maks. RKBMN Rencana
Kebutuhan Riil
Luas Rumah Negara menggunakan data input berupa Jenis/Type dan
BMN Rumah Golongan Rumah Negara yang direncanakan akan dibangun.
Negara
Luas maksimum Rumah negara sudah dibuat standarnya pada Standar
Barang dan Standar Kebutuhan (SBSK) berupa Bangunan Rumah
Luas Usulan Negara, standar ini menjadi batas maksimum luas yang boleh diusulkan
RKBMN oleh satker.
1/25/2020
88
Penyusunan RKBMN untuk Pemeliharaan
1/25/2020
99
PROSES PENYUSUNAN RKBMN PEMELIHARAAN
BMN
Status
Pengguna
Tanah/ Tdk Tdk
an
Bangunan
Sementar
a
Status
Alat
Tdk Dioperasi Tdk
Angkutan
Ya Ya onalkan
Bermotor
pihak lain
Nilai
Tdk Status Tdk
>Rp100
Ya Dimanfaa
Juta Ya tkan
Ya
PROSES PENGAJUAN
DILUAR RKBMN Ya
Kondisi
Baik/ Tdk TIDAK DIUSULKAN DIUSULKAN
Rusak PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN
Ringan
PROSES
PENGHAPUSAN
Ya
1/25/2020
10
10
Konsolidasi Penyusunan Rencana Kebutuhan
Barang Milik Negara
1/25/2020
1111
SBSK BANGUNAN GEDUNG KANTOR
(Standar Luas Ruang Kerja)
Menteri Wamen Eselon I dan Eselon I dan yang Eselon IIa Eselon IIa
dan yang dan yang yang setingkat setingkat (bukan (bukan kepala (kepala
setingkat setingkat (kepala kantor) kepala kantor) kantor) Kantor)
Luas Total 468 m2 305 m2 285 m2 70 m2 133 m2 174 m2
R. Kerja 60 m2 40 m2 40 m2 25 m2 20 m2 20 m2
R. Tamu 60 m2 30 m2 30 m2 12 m2 12 m2 16 m2
R. Istirahat 20 m2 15 m2 15 m2 6 m2 6 m2 10 m2
Toilet 10 m2 6 m2 6 m2 4 m2 4 m2 4 m2
R. Sekretaris 48 m2 24 m2 24 m2 8 m2 8 m2 8 m2
1/25/2020
12
12
SBSK BANGUNAN GEDUNG KANTOR
(Standar Luas Ruang Kerja)
R. Rapat 6 m2 6 m2 35 m2 9 m2 - -
R. Tunggu 4 m2 6 m2 - -
Toilet 4 m2 4 m2 4 m2 - -
R. Sekretaris 48 m2 4 m2 - - -
1/25/2020
13
13
SBSK BANGUNAN GEDUNG KANTOR
(Standar Luas Ruang Kerja)
Ruang Penunjang
Ruang Arsip 0,4 m2 (nol koma empat meter persegi)/jumlah staf
Ruang Fungsional 4 m2 (empat meter persegi) x 20% (dua puluh persen) jumlah staf
Toilet 5 m2 (lima meter persegi)/25 (dua puluh lima) orang pegawai
Ruang Server 0,2 m2 (nol koma dua meter persegi) x 10% (sepuluh persen) jumlah
staf yang dilayani, minimal 2 m2 (dua meter persegi)
Lobby/fasilitas lain 20 m2 (dua puluh meter persegi)/1.000 m2 (seribu meter persegi)
luas netto
1/25/2020
14
14
SBSK BANGUNAN RUMAH NEGARA
Standar Luas Bangunan Rumah Negara Jenis dan Jumlah Ruang Rumah Negara
1/25/2020
16
16
STANDAR BARANG AADB DINAS OPERASIONAL
JABATAN DI DALAM NEGERI
A SUV
3.500 cc 6 Full Specifications
(Sport Utility Vehicles)
JUMLAH
TINGKATAN JABATAN PILIHAN JENIS KELAS MAKSIMUM
MAKSIMUM
Sedan dan/atau SUV
Menteri dan yang setingkat 2 Kualifikasi A
(Sport Utility Vehicles)
Wakil Menteri dan yang setingkat 1 Sedan/SUV Kualifikasi A
Eselon Ia dan yang setingkat 1 Sedan Kualifikasi B
Eselon Ib dan yang setingkat 1 Sedan Kualifikasi C
Eselon IIa dan yang setingkat 1 SUV Kualifikasi D
MPV (Multi Purpose
Eselon IIb dan yang setingkat 1 Kualifikasi E
Vehicles)
1/25/2020
20
20
KASUS 1
Kertas Kerja Perhitungan
Standar Barang dan Standar Kebutuhan
Jumlah
No Keterangan Luas Total (m²)
Orang
1 Eselon III (sebagai Kepala Kantor) 1 74,00
2 Eselon III (bukan Kepala Kantor) 0 -
3 Eselon IV (sebagai Kepala Kantor) 0 -
4 Eselon IV (bukan Kepala Kantor)/Pejabat Fungsional [Link] 5 45,00
5 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 30 150,00
6 Jumlah Pegawai 36
7 Jumlah Staf 30
1/25/2020
Luas Bruto 493,98 21
21
KASUS 1
TAMBAHAN HITUNGAN
Standar Barang dan Standar Kebutuhan
1/25/2020
22
22
KASUS 1
RENCANA KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA
(RENCANA PENGADAAN) PADA SATUAN KERJA
1/25/2020
23
23
KASUS 2
Perluasan Gedung Kantor Pada Satker Daerah
Asumsi-asumsi:
1. Satker mempunyai tanah dan/atau bangunan gedung kantor seluas 700m2
untuk tanah, dan 400m2 untuk bangunan dengan jumlah lantai bangunan 3
(tiga). Luas lantai dasar bangunan adalah sebesar 140m2 (20 % dari luas tanah).
2. Komposisi/struktur dan jumlah pegawai:
Jumlah
No Komposisi/Struktur Pegawai
Semula Menjadi
Jumlah
No Keterangan Luas Total (m²)
Orang
1 Eselon III (sebagai Kepala Kantor) 1 74,00
2 Eselon IV (bukan Kepala Kantor)/Pejabat Fungsional [Link] 6 54,00
3 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 34 170,00
4 Jumlah Pegawai 41
5 Jumlah Staf 34
KEBUTU
PERKIRAAN NERACA/SUB-SUB KELOMPOK HAN
OPTIMALI
BARANG RIIL
USULAN SASI
No SBSK BMN KET
BMN EKSIS-
TING BMN
Kode Uraian Barang (Maks.)
1/25/2020
26
26
KASUS 3
Penambahan Unit Bangunan Gedung Kantor Dengan 1 (satu) Unit
Existing Bangunan Gedung Kantor
Kantor Pusat DJBC memerlukan penambahan unit bangunan gedung kantor berkenaan
dengan pelebaran struktur organisasi tingkat eselon II dan penambahan komposisi/struktur
dan jumlah pegawai. Bangunan gedung kantor yang diusulkan pengadaannya adalah
bangunan gedung kantor 5 (lima) lantai dengan luas lantai keseluruhan 2.000m2 termasuk
ruang konsultasi seluas 20m2..
Asumsi-asumsi:
1. Satker tersebut mempunyai tanah seluas 15.000m2 dan 1 (satu) unit bangunan kantor 7 lantai seluas 12.000m2
di atas tanahnya tersebut
2. Komposisi/struktur dan jumlah pegawai:
Jumlah (Orang) Pada
No Komposisi/Struktur Bangunan
Existing
Yang
Bangunan
Diusulkan
1 Eselon I (sebagai Kepala Kantor) 1 0
2 Eselon IIa (bukan kepala kantor) 8 2
3 Eselon III (bukan kepala kantor) 32 10
4 Eselon IV (bukan kepala kantor)/Pejabat Fungsional [Link] 128 40
5 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 768 100
6 Jumlah Pegawai 937 162
7 Jumlah Staf 768 110
1/25/2020
30
30
KASUS 4
Penambahan Unit Bangunan Gedung Kantor Dengan 2 (dua) Unit
Existing Bangunan Gedung Kantor
Kantor Pusat memerlukan penambahan 1 (satu) unit bangunan gedung kantor 2 lantai seluas 1.000m2
termasuk ruang konsultasi seluas 20m2 untuk tingkat Eselon II. Penambahan unit gedung kantor
berkenaan dengan gedung yang tersedia dinilai tidak memadai untuk efektivitas pelaksanaan tugas
dan fungsi Eselon II yang bersangkutan.
Asumsi-asumsi:
1. Kantor Pusat DJPB mempunyai 2 (dua) unit bangunan gedung kantor yaitu Gedung A dengan 5 lantai seluas
10.000m2 dan Gedung B dengan 3 lantai seluas 2.000m2.
2. Komposisi/struktur dan jumlah pegawai:
Jumlah (Orang) Pada
Gedung C
No Komposisi/Struktur
Gedung A Gedung B (Bangunan Yang
Diusulkan)
3. Unit Eselon II yang rencananya akan menempati gedung baru tidak melaksanakan pelayanan publik.
4. 1/25/2020
KDB yang berlaku adalah 75%. 31
31
KASUS 4
Kertas Kerja Perhitungan
Standar Barang dan Standar Kebutuhan
Eksisting B.1 Eksisting B.2 Rencana
Luas
No Keterangan Jml Luas Total Jml Luas Total Jml
Total
Orang (m²) Orang (m²) Orang
(m²)
1 Eselon I (sebagai Kepala Kantor) 1 285 0 - 0 -
2 Eselon IIa (bukan Kepala Kantor) 8 1.064,00 2 266,00 1 133,00
3 Eselon III (bukan Kepala Kantor) 32 672,00 10 - 5 105,00
4 Eselon IV (bukan Kepala Kantor)/Pejabat 128 1.152,00
Fungsional [Link] 40 360,00 21 189,00
5 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 768 3.840,00 110 550,00 48 240,00
6 Jumlah Pegawai 937 162 75
7 Jumlah Staf 768 110 48
8 Ruang Arsip 307,20 44,00 19,20
9 Ruang Fungsional 614,40 88,00 38,40
10 Toilet 187,40 32,40 15,00
11 Ruang Server 15,36 2,20 2,00
12 Lobby / Fasilitas Lain 162,75 31,05 14,83
13 Ruang Pelayanan, Pilih: 1 80,00 3 20,00 3 20,00
Luas Netto 8.380,11 1.603,65 776,43
Nisbah Luas Netto, pilih : 3 70% 3 70% 2 75%
Luas Brutto 11.971,58 2.290,93 1035,24
1/25/2020
32
32
KASUS 4
TAMBAHAN PERHITUNGAN SBSK
Keterangan :
A. Tambahan Hitungan SBSK Existing B.1 Existing B.2 Rencana (P)
1. Luas Bangunan Bruto (LBB) 11.971 2.290 1.035
2. Jumlah Lantai Bangunan 5 Lantai 3 Lantai 2 Lantai
3. Luas Dasar Bangunan (LDB) (LBB / Lantai) 517,50
4. Koefisien Dasar Bangunan (KDB)
75% 75% 75%
5. Luas Minimum Lahan (LMin) 690
6. Luas Maksimum Lahan (LMax) ((5 x DB)/KDB) 3.450
B. Info Data BMN Existing (B1) Existing (B2) Rencana (P)
1. Luas Existing Tanah (dalam Satuan m²) T.1 15.000 0
2. Luas Existing Bangunan Kantor B.1 10.000 B.2 2.000 B.3 900
LDB Existing Bangunan Kantor (Luas Existing
3.
Bangunan/ Jumlah Lantai) B.1 2.000 B.2 666,67
C. Optimalisasi Existing BMN Existing -standar
1. Luas Minimum Lahan (LMin) (LDB/KDB) T.1 2666,67 T.1 888,89
Luas Maksimum Lahan (LMax)
2.
((5 x LDB)/KDB) T.1 13.333 T.1 4.444
3. Optimalisasi Tanah (m²) T.1 (2.777)
4. Optimalisasi Bangunan Kantor B.1 (1.971)
B.2 (290)
D. Kebutuhan Riil standar pengadaan-optimalisasi
1. Tanah (dalam Satuan m²) T.1 3.450
1/25/2020
2. Bangunan Kantor B.P 1.035 33
33
KASUS 4
FORMAT RENCANA KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA
(RENCANA PENGADAAN) PADA SATUAN KERJA
KEBUTUH
PERKIRAAN NERACA/SUB- OPTIMALIS
AN RIIL
SUB KELOMPOK BARANG USULAN ASI
No SBSK BMN KET
BMN EKSISTING
Kode Uraian Barang BMN (Maks.)
1/25/2020
34
34
KASUS 5
Penambahan Unit Bangunan Gedung Untuk Rumah Negara
1/25/2020
35
35
KASUS 5
Kertas Kerja Perhitungan
Standar Barang dan Standar Kebutuhan
Jumlah Unit/Bidang
No Keterangan Luas Total (m²)
Gol I Gol. II Gol. III
1 Standar Luas Maksimum Bangunan Rumah Negara
a. Tipe C - 1 - 70.00
b. Tipe D - 5 - 250.00
Jumlah - 6 - 320.00
1/25/2020
37
37
KASUS 5
FORMAT RENCANA KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA
(RENCANA PENGADAAN) PADA SATUAN KERJA
1/25/2020
38
38
KASUS USULAN PEMELIHARAAN
TANAH
KEBUTUHAN
KONDISI
PEMELIHARAAN
NO KODE BARANG URAIAN BARANG KETERANGAN
Unit/
BB RR RB m2
Bidang
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
A. 135111 Tanah
1. 2010104001 Tanah Bangunan Kantor Pemerintah 1 1 1.500
2. 2010102003 Tanah Bangunan Gudang 1 1 700
1/25/2020
39
39
KASUS USULAN PEMELIHARAAN
BANGUNAN GEDUNG
1/25/2020
40
40
KASUS USULAN PEMELIHARAAN
SELAIN TANAH DAN/ATAU BANGUNAN
KEBUTUHAN
KONDISI
NO KODE BARANG URAIAN BARANG PEMELIHARAAN KET
BB RR RB UNIT m2
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1/25/2020
41
41
TERIMAKASIH
“Mari Kita Benahi Aset Negara”