0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
289 tayangan42 halaman

Penyusunan RKBMN untuk Pengadaan BMN

Dokumen tersebut membahas penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) untuk pengadaan dan pemeliharaan aset negara. Termasuk standar luas ruang kantor dan rumah negara berdasarkan jabatan. Kemudian dijelaskan proses konsolidasi penyusunan RKBMN untuk menentukan kebutuhan aset negara.

Diunggah oleh

biro umum
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
289 tayangan42 halaman

Penyusunan RKBMN untuk Pengadaan BMN

Dokumen tersebut membahas penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) untuk pengadaan dan pemeliharaan aset negara. Termasuk standar luas ruang kantor dan rumah negara berdasarkan jabatan. Kemudian dijelaskan proses konsolidasi penyusunan RKBMN untuk menentukan kebutuhan aset negara.

Diunggah oleh

biro umum
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA


AGENDA

Pendahuluan

Penyusunan RKBMN Pengadaan

Penyusunan RKBMN Pemeliharaan

Ilustrasi Kasus Penyusunan RKBMN

1/25/2020
22
PENDAHULUAN

Dasar Hukum
Pasal 24, ayat (1) PMK 150/PMk.06/2014
“Tata cara penyajian dan penghitungan Perencanaan Kebutuhan BMN dilakukan dengan
berpedoman pada Modul Perencanaan Kebutuhan BMN”
Modul Perencanaan Kebutuhan BMN :
1. Modul Perencanaan Kebutuhan BMN untuk Penyusunan RKBMN :
a. penjabaran integrasi sistem pengelolaan aset dan sistem penganggaran;
b. sistem dan prosedur Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara untuk pengadaan;
c. sistem dan prosedur Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara untuk pemeliharaan;
d. ilustrasi penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara.
2. Modul Perencanaan Kebutuhan BMN untuk Penelaahan RKBMN :
a. tahap persiapan penelahaan;
b. tahap pelaksanaan penelaahan;
c. 1/25/2020
tahap tindak lanjut Hasil Penelaahan RKBMN dan Perubahan Hasil Penelaahan RKBMN.
33
Penyusunan RKBMN untuk Pengadaan

Obyek :
1. Tanah dan/atau Bangunan/Gedung untuk Kantor
Pemerintah; dan
2. Tanah dan/atau Bangunan untuk Rumah Negara;

1/25/2020
44
Perencanaan Kebutuhan BMN Untuk Pengadaan
Berupa Tanah dan/atau Bangunan Kantor

Angka Kebutuhan BMN dalam satuan luas


yang akan direncanakan oleh satker
SBSK berdasarkan pada Renstra K/L dan
Usulan perhitungan SBSK
Pengadaan

BMN yang sedang tidak digunakan atau


Optimalisasi penggunaan BMN yang melebihi standar,
Data BMN dan akan dioptimalisasikan sebagai
Eksisting
pemenuhan sebagian atau seluruh
kebutuhan pengadaan BMN

Kebutuhan Riil Maksimal Angka yang dapat disetujui

DISETUJUI

1/25/2020
55
OPTIMALISASI DATA BMN EKSISTING

Penyusunan RKBMN mempertimbangkan :


1. Ketersediaan BMN pada satuan kerja di lingkungan Pengguna Barang
dalam hal:
a. Sebagian tanah dan/atau bangunan sedang tidak digunakan dan/atau tidak
direncanakan untuk digunakan dalam rangka menyelenggarakan tugas dan fungsi
Kementerian/Lembaga sebelum berakhirnya tahun ketiga dan/atau tidak
direncanakan untuk dimanfaatkan sebelum berakhirnya tahun kedua terhitung
sejak tahun yang direncanakan;
b. Selain tanah dan/atau bangunan sedang tidak digunakan untuk menyelenggarakan
tugas dan fungsi Kementerian/Lembaga; dan/atau
c. Jangka waktu pemanfaatan BMN berakhir paling lama 5 (lima) tahun terhitung
mulai tahun yang direncanakan.
2. Penyesuaian dengan berdasarkan perhitungan Standar Kebutuhan
dan Standar Barang (SBSK)

1/25/2020
66
Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara
Untuk Pengadaan
Berupa Tanah dan/atau Bangunan Kantor

Start

Detil Rencana Kebutuhan Riil


Pengadaan BMN

Terdapat Tdk
Data Lebih
Existing Kecil dari Tdk
Usulan
Ya Rencana
Ya
SBSK Rencana
SBSK data BMN Existing Angka Kebutuhan
Pengadaan Usulan RKBMN
Riil Menjadi Batas
Maks. RKBMN Rencana

SBSK Eksisting – Luas


Data Eksisting
Usulan RKBMN

Optimalisasi SBSK Rencana –


Data BMN Optimalisasi
eksisting
1/25/2020 Data
77
Perencanaan Kebutuhan BMN Untuk Pengadaan
Berupa Tanah dan/atau Bangunan Rumah Negara

Start Kebutuhan unit pengadaan bangunan rumah negara harus telah


berdasarkan pembahasan bersama Pengguna Barang/Kuasa Pengguna
Barang dengan Kementerian yang bertanggung jawab di bidang
Detil Rencana
Pengadaan
pekerjaan umum

Dengan demikian, kebutuhan riil merupakan perhitungan berdasarkan


SBSK data BMN standar luas bangunan rumah negara berdasarkan perhitungan SBSK
Rumah Negara Rumah Negara

Kebutuhan Riil
Luas Rumah Negara menggunakan data input berupa Jenis/Type dan
BMN Rumah Golongan Rumah Negara yang direncanakan akan dibangun.
Negara
Luas maksimum Rumah negara sudah dibuat standarnya pada Standar
Barang dan Standar Kebutuhan (SBSK) berupa Bangunan Rumah
Luas Usulan Negara, standar ini menjadi batas maksimum luas yang boleh diusulkan
RKBMN oleh satker.

1/25/2020
88
Penyusunan RKBMN untuk Pemeliharaan

Perencanaan Kebutuhan BMN untuk Pemeliharaan adalah kegiatan


merumuskan rincian kebutuhan Pemeliharaan atas BMN yang
dikuasai, berdasarkan pada informasi keberadaan, kondisi, dan
status penggunaan BMN.

1/25/2020
99
PROSES PENYUSUNAN RKBMN PEMELIHARAAN

BMN

Status
Pengguna
Tanah/ Tdk Tdk
an
Bangunan
Sementar
a
Status
Alat
Tdk Dioperasi Tdk
Angkutan
Ya Ya onalkan
Bermotor
pihak lain

Nilai
Tdk Status Tdk
>Rp100
Ya Dimanfaa
Juta Ya tkan

Ya
PROSES PENGAJUAN
DILUAR RKBMN Ya

Kondisi
Baik/ Tdk TIDAK DIUSULKAN DIUSULKAN
Rusak PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN
Ringan
PROSES
PENGHAPUSAN
Ya
1/25/2020
10
10
Konsolidasi Penyusunan Rencana Kebutuhan
Barang Milik Negara

1/25/2020
1111
SBSK BANGUNAN GEDUNG KANTOR
(Standar Luas Ruang Kerja)

Menteri Wamen Eselon I dan Eselon I dan yang Eselon IIa Eselon IIa
dan yang dan yang yang setingkat setingkat (bukan (bukan kepala (kepala
setingkat setingkat (kepala kantor) kepala kantor) kantor) Kantor)
Luas Total 468 m2 305 m2 285 m2 70 m2 133 m2 174 m2
R. Kerja 60 m2 40 m2 40 m2 25 m2 20 m2 20 m2
R. Tamu 60 m2 30 m2 30 m2 12 m2 12 m2 16 m2

R. Rapat 160 m2 120 m2 120 m2 60 m2 80 m2


Besar
9 m2
R. Rapat 40 m2 40 m2 30 m2 14 m2 20 m2
Kecil
R. Tunggu 70 m2 30 m2 20 m2 6 m2 9 m2 16 m2

R. Istirahat 20 m2 15 m2 15 m2 6 m2 6 m2 10 m2

Toilet 10 m2 6 m2 6 m2 4 m2 4 m2 4 m2

R. Sekretaris 48 m2 24 m2 24 m2 8 m2 8 m2 8 m2

1/25/2020
12
12
SBSK BANGUNAN GEDUNG KANTOR
(Standar Luas Ruang Kerja)

Eselon Eselon Eselon III (kepala Eselon IV (kepala Eselon IV Pelaksana/


IIb III kantor) kantor) (bukan kepala Pejabat
(bukan kantor)/ Fungsional Gol.
kepala Pejabat III Kebawah
kantor) Fungsional
Setingkat
Luas Total 36 m2 21 m2 74 m2 26 m2 9 m2 5 m2
R. Kerja 12 m2 12 m2 16 m2 9 m2 9 m2 5 m2
R. Tamu 6 m2 3 m2 9 m2 4 m2 - -

R. Rapat 6 m2 6 m2 35 m2 9 m2 - -

R. Tunggu 4 m2 6 m2 - -

Toilet 4 m2 4 m2 4 m2 - -

R. Sekretaris 48 m2 4 m2 - - -

1/25/2020
13
13
SBSK BANGUNAN GEDUNG KANTOR
(Standar Luas Ruang Kerja)

Ruang Penunjang
Ruang Arsip 0,4 m2 (nol koma empat meter persegi)/jumlah staf
Ruang Fungsional 4 m2 (empat meter persegi) x 20% (dua puluh persen) jumlah staf
Toilet 5 m2 (lima meter persegi)/25 (dua puluh lima) orang pegawai
Ruang Server 0,2 m2 (nol koma dua meter persegi) x 10% (sepuluh persen) jumlah
staf yang dilayani, minimal 2 m2 (dua meter persegi)
Lobby/fasilitas lain 20 m2 (dua puluh meter persegi)/1.000 m2 (seribu meter persegi)
luas netto

Ruang Pelayanan Khusus untuk Kantor Pelayanan


> 100 pengunjung/hari 80 m2 (delapan puluh meter persegi)

25-100 pengunjung/hari 50 m2 (lima puluh meter persegi)

< 25 pengunjung/hari 20 m2 (dua puluh meter persegi)

1/25/2020
14
14
SBSK BANGUNAN RUMAH NEGARA

Standar Luas Bangunan Rumah Negara Jenis dan Jumlah Ruang Rumah Negara

TIPE LUAS URAIAN KHUSUS A B C D E


TIPE KHUSUS 400 m2 Ruang Tamu 1 1 1 1 1 1
TIPE A 250 m2 Ruang Kerja 1 1 1 - - -

TIPE B 120 m2 Ruang Duduk 1 1 1 - - -


Ruang Fungsional 1 - - - - -
TIPE C 70 m2
Ruang Makan 1 1 1 1 1 1
TIPE D 50 m2 Ruang Tidur 4 4 3 3 2 2
TIPE E 36 m2 Kamar Mandi/WC 2 2 1 1 1 1
Dapur 1 1 1 1 1 1
Gudang 1 1 1 1 - -
Garasi 2 1 1 - - -
Ruang Tidur Pramuwisma 2 2 1 - - -
Ruang Cuci 1 1 1 1 1 1
Kamar Mandi 1 1 1 - - -
1/25/2020 Pramuwisma 15
15
SBSK TANAH RUMAH NEGARA

Luas Tanah Maksimum

Tipe Khusus 1000 m2 (seribu meter persegi)


Tipe A 600 m2 (enam ratus meter persegi)
Tipe B 350 m2 (tiga ratus lima puluh meter persegi)
Tipe C 200 m2 (dua ratus meter persegi)
Tipe D 120 m2 (seratus dua puluh meter persegi)
Tipe E 100 m2 (seratus meter persegi)

Toleransi Luas maksimum

DKI Jakarta 20 % (dua puluh persen)


Ibu Kota Provinsi 30 % (tiga puluh persen)
Ibu Kota Kabupaten 40 % (empat puluh persen)
Pedesaan 50 % (lima puluh persen)

1/25/2020
16
16
STANDAR BARANG AADB DINAS OPERASIONAL
JABATAN DI DALAM NEGERI

KUALIFI KAPASITAS JUMLAH


JENIS KELENGKAPAN TAMBAHAN
KASI MESIN SILINDER
Sedan 3.500 cc 6 Full Specifications

A SUV
3.500 cc 6 Full Specifications
(Sport Utility Vehicles)

ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic


B Sedan 2.500 cc 4
Brakeforce Distribution), full air bag, parking sensor

C Sedan 2.000 cc 4 ABS, full air bag, parking sensor, 4x2


D SUV 2.500 cc 4 ABS, full air bag, parking sensor, 4x2
MPV
E (Multi Purpose 2.000 cc 4 air bag, parking sensor, 4x2
Vehicles)
2.000 cc
Bensin/
F MPV 4 parking sensor, air bag
2.500 cc
Diesel
MPV 1.500 cc 4 Kelengkapan Standar
G Sepeda
225 cc 1 mesin 4 tak, rem double cakram
1/25/2020 Motor
17
17
DAFTAR BATAS TERTINGGI STANDAR KEBUTUHAN AADB DINAS
OPERASIONAL JABATAN DI DALAM NEGERI

JUMLAH
TINGKATAN JABATAN PILIHAN JENIS KELAS MAKSIMUM
MAKSIMUM
Sedan dan/atau SUV
Menteri dan yang setingkat 2 Kualifikasi A
(Sport Utility Vehicles)
Wakil Menteri dan yang setingkat 1 Sedan/SUV Kualifikasi A
Eselon Ia dan yang setingkat 1 Sedan Kualifikasi B
Eselon Ib dan yang setingkat 1 Sedan Kualifikasi C
Eselon IIa dan yang setingkat 1 SUV Kualifikasi D
MPV (Multi Purpose
Eselon IIb dan yang setingkat 1 Kualifikasi E
Vehicles)

Eselon III dan yang setingkat, yang 1 MPV Kualifikasi F


berkedudukan sebagai kepala kantor
Eselon IV dan yang setingkat, yang
berkedudukan sebagai kepala kantor
1 MPV Kualifikasi G
dengan wilayah kerja minimal 1 (satu)
kabupaten/kota
Eselon IV dan yang setingkat, yang
berkedudukan sebagai kepala kantor
1 Sepeda Motor Kualifikasi G
dengan wilayah kerja kurang dari 1
1/25/2020
(satu) kabupaten/kota 18
18
ILUSTRASI KASUS PENYUSUNAN RKBMN
KASUS 1
Pengadaan Baru Pada Satker Daerah
Satker KPKNL Kisaran merencanakan untuk mengadakan tanah seluas
seluas 700m2 untuk dibangun kantor 3 (tiga) lantai seluas 400m2 di
atasnya.
Asumsi-asumsi:
1. KPB belum mempunyai tanah dan bangunan gedung kantor.
2. Komposisi/struktur dan jumlah pegawai:
No Komposisi/Struktur Jumlah (Orang)

1 Eselon III (sebagai Kepala Kantor) 1


2 Eselon IV (bukan kepala kantor)/ Pejabat Fungsional [Link] 5
3 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 30
4 Jumlah Pegawai (1+2+3) 36

3. Target layanan publik 100 orang/hari.


4. KDB yang berlaku adalah 70%.

1/25/2020
20
20
KASUS 1
Kertas Kerja Perhitungan
Standar Barang dan Standar Kebutuhan

Jumlah
No Keterangan Luas Total (m²)
Orang
1 Eselon III (sebagai Kepala Kantor) 1 74,00
2 Eselon III (bukan Kepala Kantor) 0 -
3 Eselon IV (sebagai Kepala Kantor) 0 -
4 Eselon IV (bukan Kepala Kantor)/Pejabat Fungsional [Link] 5 45,00
5 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 30 150,00

6 Jumlah Pegawai 36
7 Jumlah Staf 30

8 Ruang Arsip 12,00


9 Ruang Fungsional 24,00
10 Toilet 7,20
11 Ruang Server 2,00
12 Lobby / Fasilitas Lain 6,28
13 Ruang Pelayanan, Pilih:
Pelayanan utk 25 s.d 100 Orang/hari 50,00

Luas Netto 370,48


Nisbah Luas Netto:
Bangunan Tidak Sederhana Bertingkat Rendah 75%

1/25/2020
Luas Bruto 493,98 21
21
KASUS 1
TAMBAHAN HITUNGAN
Standar Barang dan Standar Kebutuhan

Luas Bruto 493,98


a. Luas Bangunan Bruto (LBB) 493
b. Jumlah Lantai Bangunan 3 Lantai
c. Luas Dasar Bangunan (LDB) sebesar : LBB / Lantai 164,33
d. Koefisien Dasar Bangunan (KDB) 70%
e. Luas Minimum Lahan (LMin) 234,76
f. Luas Maksimum Lahan (LMax) ((5 x LDB)/KDB) 1.173

1/25/2020
22
22
KASUS 1
RENCANA KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA
(RENCANA PENGADAAN) PADA SATUAN KERJA

PERKIRAAN NERACA/SUB-SUB KELOMPOK OPTIMALI KEBUTUHA


BARANG USULAN SASI N RIIL BMN
No SBSK KET
BMN EKSISTIN
G BMN
Kode Uraian Barang (Maks.)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)


A 135111 Tanah Belum
1. 2010104001 Tanah Bangunan Kantor 700 m² 1.173 m² - 1.173 m² Punya
Pemerintah Tanah
dan
JUMLAH USULAN TANAH 700 m² 1.173 m² - 1.173 m²
Bangunan
B. 133111 Gedung dan Bangunan
1. 4010101001 Bangunan Gedung Kantor 400 m² 493 m² - 493 m²
Permanen
JUMLAH USULAN BANGUNAN 400 m² 493 m² - 493 m²

1/25/2020
23
23
KASUS 2
Perluasan Gedung Kantor Pada Satker Daerah

Satker KPP Salatiga berencana memperluas bangunan gedung kantor yang


ditempati dari semula 3 lantai seluas 400 m2 menjadi 4 lantai dengan luas lantai total (luas
bangunan) 500m2 karena penambahan jumlah pegawai akibat pengembangan organisasi .

Asumsi-asumsi:
1. Satker mempunyai tanah dan/atau bangunan gedung kantor seluas 700m2
untuk tanah, dan 400m2 untuk bangunan dengan jumlah lantai bangunan 3
(tiga). Luas lantai dasar bangunan adalah sebesar 140m2 (20 % dari luas tanah).
2. Komposisi/struktur dan jumlah pegawai:
Jumlah
No Komposisi/Struktur Pegawai
Semula Menjadi

1 Eselon III (sbg Kepala Kantor) 1 1


2 Eselon IV (bukan kepala kantor)/Pejabat Fungsional [Link] 5 6
3 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 30 34
4 Jumlah Pegawai 36 41
3. Target layanan publik 100 orang/hari.
4. KDB yang berlaku adalah 70%.
1/25/2020
24
24
KASUS 2
Kertas Kerja Perhitungan
Standar Barang dan Standar Kebutuhan

Jumlah
No Keterangan Luas Total (m²)
Orang
1 Eselon III (sebagai Kepala Kantor) 1 74,00
2 Eselon IV (bukan Kepala Kantor)/Pejabat Fungsional [Link] 6 54,00
3 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 34 170,00

4 Jumlah Pegawai 41
5 Jumlah Staf 34

6 Ruang Arsip 13,60


7 Ruang Fungsional 27,20
8 Toilet 8,20
9 Ruang Server 2,00
10 Lobby / Fasilitas Lain 6,98
11 Ruang Pelayanan, Pilih: 2 50,00
Pelayanan utk 25 s.d 100 Orang/hari

Luas Netto 405,98

12. Nisbah Luas Netto, pilih : 75%


Bangunan Tidak Sederhana Bertingkat Rendah
1/25/2020 Luas Brutto 541,31
25
25
KASUS 2
RENCANA KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA
(RENCANA PENGADAAN) PADA SATUAN KERJA

KEBUTU
PERKIRAAN NERACA/SUB-SUB KELOMPOK HAN
OPTIMALI
BARANG RIIL
USULAN SASI
No SBSK BMN KET
BMN EKSIS-
TING BMN
Kode Uraian Barang (Maks.)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

A. 133111 Gedung dan Bangunan


1. 4010101001 Bangunan Gedung Kantor 100 m² 541 m² 400 m² 141 m²
Permanen
141
JUMLAH RENCANA USULAN BANGUNAN 100 m² 541 m² 400 m²

1/25/2020
26
26
KASUS 3
Penambahan Unit Bangunan Gedung Kantor Dengan 1 (satu) Unit
Existing Bangunan Gedung Kantor

Kantor Pusat DJBC memerlukan penambahan unit bangunan gedung kantor berkenaan
dengan pelebaran struktur organisasi tingkat eselon II dan penambahan komposisi/struktur
dan jumlah pegawai. Bangunan gedung kantor yang diusulkan pengadaannya adalah
bangunan gedung kantor 5 (lima) lantai dengan luas lantai keseluruhan 2.000m2 termasuk
ruang konsultasi seluas 20m2..
Asumsi-asumsi:
1. Satker tersebut mempunyai tanah seluas 15.000m2 dan 1 (satu) unit bangunan kantor 7 lantai seluas 12.000m2
di atas tanahnya tersebut
2. Komposisi/struktur dan jumlah pegawai:
Jumlah (Orang) Pada

No Komposisi/Struktur Bangunan
Existing
Yang
Bangunan
Diusulkan
1 Eselon I (sebagai Kepala Kantor) 1 0
2 Eselon IIa (bukan kepala kantor) 8 2
3 Eselon III (bukan kepala kantor) 32 10
4 Eselon IV (bukan kepala kantor)/Pejabat Fungsional [Link] 128 40
5 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 768 100
6 Jumlah Pegawai 937 162
7 Jumlah Staf 768 110

3. Target layanan publik 100 orang/hari.


4. 1/25/2020
KDB yang berlaku adalah 70%. 27
27
KASUS 3
Kertas Kerja Perhitungan
Standar Barang dan Standar Kebutuhan
Eksisting B.1 Rencana
No Keterangan Jumlah Luas Total Jumlah Luas Total
Orang (m²) Orang (m²)
1 Eselon I (sebagai Kepala Kantor) 1 285 0 -
2 Eselon IIa (bukan Kepala Kantor) 8 1.064,00 2 266,00
3 Eselon III (bukan Kepala Kantor) 32 672,00 10 210,00
4 Eselon IV (bukan Kepala Kantor)/Pejabat Fungsional 128 1.152,00
[Link] 40 360,00
5 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 768 3.840,00 110 550,00

6 Jumlah Pegawai 937 162


7 Jumlah Staf 768 110

8 Ruang Arsip 307,20 44,00


9 Ruang Fungsional 614,40 88,00
10 Toilet 187,40 32,40
11 Ruang Server 15,36 2,20
12 Lobby / Fasilitas Lain 162,75 31,05
13 Ruang Pelayanan, Pilih: 1 80,00 3 20,00
1. Pelayanan untuk >100 Orang/Hari
2. Pelayanan utk 25 s.d 100 Orang/hari
3. Pelayanan utk <25 Orang/hari
Luas Netto 8.380,11 1.603,65
14. Nisbah Luas Netto, pilih : 3 70% 3 70%
Bangunan Tidak Sederhana Bertingkat Tinggi
1/25/2020
Luas Brutto 11.971,58 2.290,93
28
28
KASUS 3
TAMBAHAN HITUNGAN SBSK

A. Tambahan Hitungan Eksisting (X) Rencana (P)


a. Sehingga menurut SBSK Luas Bangunan Bruto (LBB) 11.971 2.290
b. Jika direncanakan bangunan mempunyai 7 Lantai 5 Lantai
Luas Dasar Bangunan (LDB) sebesar : LBB / Lantai 458
c. Jika ketentuan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) yang 75%
berlaku sebesar
Luas Minimum Lahan (LMin) sebesar 610,67
d. Luas Maksimum Lahan (LMax) sebesar : (5 x LDB)/KDB 3.053
B. Info Data BMN Eksisting (X) Rencana (P)
1. Luas ExistingTanah (dalam Satuan m²) T.1 15.000
2. Luas Existing Bangunan Kantor B.1 12.000 B.2 2.000
3. LDB Existing Bangunan Kantor (Luas Existing/Jml Lantai) B.1 1.714,28
C. Optimalisasi Data BMN Eksisting Eksisting – Standar
1. Luas Minimum Lahan (LDB/KDB) T.1 2.285,71
2. Luas Maximum Lahan ((5 X LDB)/KDB) B.1 11.428
3. Optimalisasi Tanah (m2) 3.572
4. Optimalisasi Bangunan Kantor 29
C. Kebutuhan Riil Standar Pengadaan – Optimalisasi
1. Tanah (dalam Satuan m²) T.1 (519)
1/25/2020
2. Bangunan Kantor B.1 2.261 29
29
KASUS 3
FORMAT RENCANA KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA
(RENCANA PENGADAAN) PADA SATUAN KERJA

PERKIRAAN NERACA/SUB-SUB OPTIMA KEBUTUHA


KELOMPOK BARANG LISASI N RIIL BMN
USULAN
No SBSK EKSIST KET
BMN
ING
Kode Uraian Barang (Maks.)
BMN

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)


A. 133111 Gedung dan Bangunan
1. 4010101001
Bangunan Gedung Kantor 2.000 m² 2.290 m² 29 m² 2.261 m²
Permanen
JUMLAH USULAN BANGUNAN 2.000 m² 2.290 m² 29 m² 2.261 m²

1/25/2020
30
30
KASUS 4
Penambahan Unit Bangunan Gedung Kantor Dengan 2 (dua) Unit
Existing Bangunan Gedung Kantor

Kantor Pusat memerlukan penambahan 1 (satu) unit bangunan gedung kantor 2 lantai seluas 1.000m2
termasuk ruang konsultasi seluas 20m2 untuk tingkat Eselon II. Penambahan unit gedung kantor
berkenaan dengan gedung yang tersedia dinilai tidak memadai untuk efektivitas pelaksanaan tugas
dan fungsi Eselon II yang bersangkutan.
Asumsi-asumsi:
1. Kantor Pusat DJPB mempunyai 2 (dua) unit bangunan gedung kantor yaitu Gedung A dengan 5 lantai seluas
10.000m2 dan Gedung B dengan 3 lantai seluas 2.000m2.
2. Komposisi/struktur dan jumlah pegawai:
Jumlah (Orang) Pada

Gedung C
No Komposisi/Struktur
Gedung A Gedung B (Bangunan Yang
Diusulkan)

1 Eselon I (sebagai Kepala Kantor) 1 0 0


2 Eselon IIa (bukan kepala kantor) 8 2 1
3 Eselon III (bukan kepala kantor) 32 10 5
4 Eselon IV (bukan kepala kantor)/Pejabat Fungsional [Link] 128 40 21
5 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 768 100 48
6 Jumlah Pegawai 937 162 75
7 Jumlah Staf 768 110 48

3. Unit Eselon II yang rencananya akan menempati gedung baru tidak melaksanakan pelayanan publik.
4. 1/25/2020
KDB yang berlaku adalah 75%. 31
31
KASUS 4
Kertas Kerja Perhitungan
Standar Barang dan Standar Kebutuhan
Eksisting B.1 Eksisting B.2 Rencana
Luas
No Keterangan Jml Luas Total Jml Luas Total Jml
Total
Orang (m²) Orang (m²) Orang
(m²)
1 Eselon I (sebagai Kepala Kantor) 1 285 0 - 0 -
2 Eselon IIa (bukan Kepala Kantor) 8 1.064,00 2 266,00 1 133,00
3 Eselon III (bukan Kepala Kantor) 32 672,00 10 - 5 105,00
4 Eselon IV (bukan Kepala Kantor)/Pejabat 128 1.152,00
Fungsional [Link] 40 360,00 21 189,00
5 Pelaksana/Pejabat Fungsional [Link] ke bawah 768 3.840,00 110 550,00 48 240,00
6 Jumlah Pegawai 937 162 75
7 Jumlah Staf 768 110 48
8 Ruang Arsip 307,20 44,00 19,20
9 Ruang Fungsional 614,40 88,00 38,40
10 Toilet 187,40 32,40 15,00
11 Ruang Server 15,36 2,20 2,00
12 Lobby / Fasilitas Lain 162,75 31,05 14,83
13 Ruang Pelayanan, Pilih: 1 80,00 3 20,00 3 20,00
Luas Netto 8.380,11 1.603,65 776,43
Nisbah Luas Netto, pilih : 3 70% 3 70% 2 75%
Luas Brutto 11.971,58 2.290,93 1035,24
1/25/2020
32
32
KASUS 4
TAMBAHAN PERHITUNGAN SBSK
Keterangan :
A. Tambahan Hitungan SBSK Existing B.1 Existing B.2 Rencana (P)
1. Luas Bangunan Bruto (LBB) 11.971 2.290 1.035
2. Jumlah Lantai Bangunan 5 Lantai 3 Lantai 2 Lantai
3. Luas Dasar Bangunan (LDB) (LBB / Lantai) 517,50
4. Koefisien Dasar Bangunan (KDB)
75% 75% 75%
5. Luas Minimum Lahan (LMin) 690
6. Luas Maksimum Lahan (LMax) ((5 x DB)/KDB) 3.450
B. Info Data BMN Existing (B1) Existing (B2) Rencana (P)
1. Luas Existing Tanah (dalam Satuan m²) T.1 15.000 0
2. Luas Existing Bangunan Kantor B.1 10.000 B.2 2.000 B.3 900
LDB Existing Bangunan Kantor (Luas Existing
3.
Bangunan/ Jumlah Lantai) B.1 2.000 B.2 666,67
C. Optimalisasi Existing BMN Existing -standar
1. Luas Minimum Lahan (LMin) (LDB/KDB) T.1 2666,67 T.1 888,89
Luas Maksimum Lahan (LMax)
2.
((5 x LDB)/KDB) T.1 13.333 T.1 4.444
3. Optimalisasi Tanah (m²) T.1 (2.777)
4. Optimalisasi Bangunan Kantor B.1 (1.971)
B.2 (290)
D. Kebutuhan Riil standar pengadaan-optimalisasi
1. Tanah (dalam Satuan m²) T.1 3.450
1/25/2020
2. Bangunan Kantor B.P 1.035 33
33
KASUS 4
FORMAT RENCANA KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA
(RENCANA PENGADAAN) PADA SATUAN KERJA

KEBUTUH
PERKIRAAN NERACA/SUB- OPTIMALIS
AN RIIL
SUB KELOMPOK BARANG USULAN ASI
No SBSK BMN KET
BMN EKSISTING
Kode Uraian Barang BMN (Maks.)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)


A. 133111 Gedung dan
Bangunan
1. 4010101 Bangunan Gedung 900 m² 1.035 m² 0 m² 1.035 m²
001 Kantor Permanen

JUMLAH USULAN BANGUNAN 900 m² 1.035 m² 0 m² 1.035 m²

1/25/2020
34
34
KASUS 5
Penambahan Unit Bangunan Gedung Untuk Rumah Negara

Satker Sekjen Kemenkeu telah mendapatkan rekomendasi


Kementerian yang bertanggung jawab di bidang pekerjaan umum
untuk mengadakan bangunan rumah negara sebagai berikut:
1. Tanah dan 1 (satu) unit Rumah Negara Golongan II Tipe C.
2. Tanah dan 5 (lima) unit Rumah Negara Golongan II Tipe D
dengan luas masing-masing unit 45m2.
3. Tanah yang direncanakan akan dibeli adalah seluas 1.100m2.

1/25/2020
35
35
KASUS 5
Kertas Kerja Perhitungan
Standar Barang dan Standar Kebutuhan
Jumlah Unit/Bidang
No Keterangan Luas Total (m²)
Gol I Gol. II Gol. III
1 Standar Luas Maksimum Bangunan Rumah Negara

a. Tipe C - 1 - 70.00
b. Tipe D - 5 - 250.00
Jumlah - 6 - 320.00

2 Standar Luas Maksimum Tanah


a. Tipe C - 1 - 200.00
b. Tipe D - 5 - 600.00
Jumlah - 6 - 800.00
Toleransi Luas Maksimum Tanah 320.00
Luas Maksimum Tanah yang dapat ditoleransi 1,120.00

Standar Jumlah Ruangan


3 Fasilitas Rumah Negara
Gol I Gol. II Gol. III Total Ruangan
a. Ruang Tamu - 6 - 6
b. Ruang Makan - 6 - 6
c. Ruang Tidur - 13 - 13
d. Kamar Mandi/WC - 6 - 6
e. Dapur - 6 - 6
f. Gudang - 1 - 1
g. Ruang Cuci - 6 - 6
h.
1/25/2020Kamar Mandi Pramuwisma - - - -
36
36
KASUS 5
TAMBAHAN PERHITUNGAN SBSK

Tambahan Informasi SBSK Tanah/Bangunan untuk Rumah Negara


1. Rencana Luas Tanah yang akan di adakan 1,100 m²
2. Rencana Luas Bangunan Rumah Negara yang akan di adakan:
a) Rumah Negara Golongan II Tipe C Permanen 1 Unit @ 70.00 m²
b) Rumah Negara Golongan II Tipe D Permanen 5 Unit @ 45.00 m²

Standar Rumah Negara berdasarkan SBSK Bangunan Luas Tanah Maksimum


a) Rumah Negara Golongan I - - - m²
b) Rumah Negara Golongan II 6 Unit 1,120.00 m²
Jumlah Rumah Negara Yang di Rencanakan 6 Unit 1,120.00 m²

1/25/2020
37
37
KASUS 5
FORMAT RENCANA KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA
(RENCANA PENGADAAN) PADA SATUAN KERJA

PERKIRAAN NERACA/SUB-SUB KELOMPOK OPTIMALI KEBUTUHA


BARANG USULAN SASI N RIIL BMN
No SBSK KET
BMN EKSISTIN
Kode Uraian Barang G BMN (Maks.)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)


A 135111 Tanah
1. 2010101002 Tanah Bangunan Rumah Negara 1.100 m² 1.120 m² 1.120 m²
Golongan II
JUMLAH USULAN TANAH 1.100 m² 1.120 m² 1.120 m²
B. 133111 Gedung dan Bangunan
1. 4010202007 Rumah Negara Golongan II Tipe C 70 m² 70 m² 70 m²
Permanen
2. 4010202010 Rumah Negara Golongan II Tipe D 225 m² 250 m² 250 m²
Permanen
JUMLAH USULAN BANGUNAN 295 m² 320 m² 320 m²

1/25/2020
38
38
KASUS USULAN PEMELIHARAAN
TANAH

KEMENTERIAN/LEMBAGA : (015) Kementerian Keuangan Hal.1


UNIT ESELON I : (01) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
UNIT WILAYAH : (0812) Kanwil XII Bandung
UNIT SATUAN KERJA : (587654) KPKNL XXXXX
JENIS BELANJA : (521111) Belanja Pemeliharaan XXX
STATUS BARANG : Digunakan Sendiri

KEBUTUHAN
KONDISI
PEMELIHARAAN
NO KODE BARANG URAIAN BARANG KETERANGAN
Unit/
BB RR RB m2
Bidang
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

A. 135111 Tanah
1. 2010104001 Tanah Bangunan Kantor Pemerintah 1 1 1.500
2. 2010102003 Tanah Bangunan Gudang 1 1 700

1/25/2020
39
39
KASUS USULAN PEMELIHARAAN
BANGUNAN GEDUNG

KEMENTERIAN/LEMBAGA : (015) Kementerian Keuangan Hal.1


UNIT ESELON I : (01) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
UNIT WILAYAH : (0812) Kanwil XII Bandung
UNIT SATUAN KERJA : (587654) KPKNL XXXXX
JENIS BELANJA : (521111) Belanja Pemeliharaan XXX
STATUS BARANG : Digunakan Sendiri
KEBUTUHAN
KONDISI PEMELIHARAAN
NO KODE BARANG URAIAN BARANG KETERANGAN
BB RR RB UNIT m2
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

A. 133111 Gedung dan Bangunan


1. 4010101001 Bangunan Gedung Kantor Permanen 1 1 2 700
2. 4010109001 Bangunan Gedung Pertemuan Permanen 1 1 700

1/25/2020
40
40
KASUS USULAN PEMELIHARAAN
SELAIN TANAH DAN/ATAU BANGUNAN

KEMENTERIAN/LEMBAGA : (015) Kementerian Keuangan Hal.1


UNIT ESELON I : (01) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
UNIT WILAYAH : (0812) Kanwil XII Bandung
UNIT SATUAN KERJA : (587654) KPKNL XXXXX
JENIS BELANJA : (521111) Belanja Pemeliharaan XXX
STATUS BARANG : Digunakan Sendiri

KEBUTUHAN
KONDISI
NO KODE BARANG URAIAN BARANG PEMELIHARAAN KET
BB RR RB UNIT m2
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

A. 132111 Peralatan dan Mesin


1. 3020101001 Sedan 2 2
2. 3020102003 Mini Bus 1 1
3. 3020103002 Pick Up 1 1
4. 3020104001 Sepeda Motor 3 3
5. 3020303034 Kapal Patroli Polisi 2 1 3
6. 3020501012 Helycopter 1 1
7. 3060344001 Alat penerima satelite cuaca geo stasimeter 1 1
7 5 0 10

1/25/2020
41
41
TERIMAKASIH
“Mari Kita Benahi Aset Negara”

DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA


DIREKTORAT BARANG MILIK NEGARA

Anda mungkin juga menyukai