0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan28 halaman

Desain Perangkat Lunak dan Jaringan

Software Design & Networking Support

Diunggah oleh

Lukman Rian Affandi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan28 halaman

Desain Perangkat Lunak dan Jaringan

Software Design & Networking Support

Diunggah oleh

Lukman Rian Affandi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

Software Design &


Networking Support
LUKMAN RIAN AFFANDI, M. Pd
2
Pengantar

Perkembangan Teknologi Informasi sudah merambah dalam berbagai bidang. Ditambah dengan
Pendidikan abad 21 dan revousi industry 4.0 tantangan menjadi semakin meningkat dan ketat.

1/22/2020
3
Pendidikan abad 21

Skill Pendidikan abad 21:


 Life and Career Skills
 Learning ang Innovation skills
 Information, Media, and Technology
Skills

1/22/2020
4
Revolusi Industri 4.0

Tahapan Revolusi Industri:


 Mechanization, Water Power,Steam
Power
 Mass Production, Assembly Line,
Electricity
 Computer and Automation
 Cyber Physycal System

1/22/2020
5
Software

Karakteristik Software: Lingkup RPL:


 Software is developed or engineered, is  Communication
not manufactured in the classical way  Project iniitiation
 Software doesn’t “wear out”  Requirements gathering
 Most software is custom‐built, rather than  Planning: Estimating, scheduling,
being assembled from existing tracking
components
 Modeling: Analysis, Design
 Construction: Code, Test
 Deployment: delivery, support, feedback

1/22/2020
6
Sifat Dasar Software

 System Software. Adalah kumpulan  Embedded Software . SW yang menempel di


program‐program yang ditulis untuk melayani dalam produk atau sistem yang digunakan
program‐program lain.
untuk mengontrol sistem.
 Compilers, editors, dan file management
utilities.  Terdapat pada produk‐produk cerdas:
 Operating system components, driver, photo copy, microwave oven, mesin
networking SW cuci, otomotif (fuel control, dashboard
 Karakteristik: berinteraksi kuat dengan display, etc).
hardware.
 Software memiliki tugas yang khusus dan
 Engineering and Scientific Software. Dicirikan terbatas, tersimpan di dalam ROM yang
dengan algoritma‐algoritma yang digunakan untuk mengontrol perangkat
“mengunyah angka”.
keras
 – Aplikasi: Astronomi, vulkanologi, biologi,
manufaktur, dll.

1/22/2020
7
Sifat Dasar Software 2

 Product‐line Software. Dirancang  Web Application. Dikembangkan dalam


untuk keperluan khusus. Untuk pasar lingkungan komputasi yang canggih tidak
hanya menyediakan fitur standalone, fungsi
terbatas atau masal. komputasi, tetapi juga terintegrasi dengan
 Untuk pasar terbatas: inventory database perusahaan dan aplikasi lain.
control  Contoh: Facebook, Instagram, E-
Commerce
 Untuk pasar masal: Word
processing, spreadsheets,  Artificial Intelligent Software. AI software
menggunakan algoritma non numeric untuk
computer graphics, multimedia, menyelesaikan permasalahan yang kompleks
entertainment, database yang tidak mengikuti komputasi atau
management, aplikasi finansial algoritma yang straighrforward.
personal dan bisnis, dsb.  Contoh: robotik, sistem pakar,
pengenalan pola (gambar dan suara),
game
1/22/2020
8

Ada pertanyaan?
9
Networking Support

Internet dan World Wide Web (WWW) sangat populer di seluruh dunia. Banyak
masyarakat yang membutuhkan aplikasi yang berbasis Internet, seperti E-Mail
dan akses Web melalui internet. Sehingga makin banyak aplikasi bisnis yang
berkembang berjalan di atas internet. Transmission Control Protocol/Internet
Protocol (TCP/IP) merupakan protokol yang melandasi internet dan jaringan
dunia.
Tujuan dari TCP/IP adalah untuk membangun suatu koneksi antar jaringan
(network), dimana biasa disebut internetwork, atau intenet, yang menyediakan
pelayanan komunikasi antar jaringan yang memiliki bentuk fisik yang beragam.
Tujuan yang jelas adalah menghubungkan empunya (hosts) pada jaringan yang
berbeda, atau mungkin terpisahkan secara geografis pada area yang luas.

1/22/2020
10

1/22/2020
11
Group Jaringan

 Backbone: Jaringan besar yang menghubungkan antar jaringan lainnya. Contoh : NSFNET yang
merupakan jaringan backbone dunia di Amerika, EBONE yang merupakan jaringan backbone di
Eropa, dan lainnya.
 Jaringan regional, contoh: jaringan antar sekolah/kampus.
 Jaringan yang bersifat komersial dimana menyediakan koneksi menuju backbone kepada
pelanggannya.
 Jaringan lokal, contoh: jaringan dalam sebuah sekolah.

Aspek lain yang penting dari TCP/IP adalah membentuk suatu standarisasi dalam komunikasi. Tiap-tiap
bentuk fisik suatu jaringan memiliki teknologi yang berbeda-beda, sehingga diperlukan pemrograman
atau fungsi khusus untuk digunakan dalam komunikasi. TCP/IP memberikan fasilitas khusus yang bekerja
diatas pemrograman atau fungsi khusus tersebut dari masing-masing fisik jaringan. Sehingga bentuk
arsitektur dari fisik jaringan akan tersamarkan dari pengguna dan pembuat aplikasi jaringan. Dengan
TCP/IP, pengguna tidak perlu lagi memikirkan bentuk fisik jaringan untuk melakukan sebuah komunikasi.
1/22/2020
12
Protokol TCP/IP

Seperti pada perangkat lunak, TCP/IP


dibentuk dalam beberapa lapisan (layer).
Dengan dibentuk dalam layer, akan
mempermudah untuk pengembangan
dan pengimplementasian.
Antar layer dapat berkomunikasi ke atas
maupun ke bawah dengan suatu
penghubung interface. Tiap-tiap layer
memiliki fungsi dan kegunaan yang
berbeda dan saling mendukung layer
diatasnya.

1/22/2020
13
Layer TCP/IP

 Layer Aplikasi. Layer aplikasi digunakan pada program untuk berkomunikasi menggunakan TCP/IP. Contoh aplikasi
antara lain Telnet dan File Transfer Protocol (FTP). Interface yang digunakan untuk saling berkomunikasi adalah
nomer port dan socket.
 Layer Transport. Layer transport memberikan fungsi pengiriman data secara end-to-end ke sisi remote. Aplikasi yang
beragam dapat melakukan komunikasi secara serentak (simulaneously). Protokol pada layer transport yang paling
sering digunakan adalah Transmission Control Protocol (TCP), dimana memberikan fungsi pengiriman data secara
connection-oriented, pencegahan duplikasi data, congestion control dan flow control. Protokol lainnya adalah
User Datagram Protocol (UDP), dimana memberikan fungsi pengiriman connectionless, jalur yang tidak reliabel.
UDP banyak digunakan pada aplikasi yang membutuhkan kecepatan tinggi dan dapat metoleransi terhadap
kerusakan data.
 Layer Internetwork. Layer Internetwork biasa disebut juga layer internet atau layer network, dimana memberikan
“vitual network” pada internet. Internet Protocol (IP) adalah protokol yang paling penting. IP memberikan fungsi
routing pada jaringan dalam pengiriman data. Protokol lainnya antara lain : IP, ICMP, IGMP, ARP, RARP
 Layer Network Interface. Layer network interface disebut juga layer link atau layer datalink, yang merupakan
perangkat keras pada jaringan. Contoh : IEEE802.2, X.25, ATM, FDDI, dan SNA.

1/22/2020
14

1/22/2020
15
OSI

OSI model terdiri dari 7 layer. Dimana bagian atas dari layernya (layer 7,6,dan 5) difokuskan untuk bentuk
pelayanan dari suatu aplikasi. Sedangkan untuk layer bagian bawahnya (layer 4, 3, 2 dan 1) berorientasikan
tentang aliran data dari ujung satu ke ujung yang lainnya. Banyak kegunaan yang didapat dari pembagian
fungsi menjadi yang lebih kecil atau yang disebut layer. Kegunaan yang pasti adalah mengurangi
kompleksitas, sehingga dapat didefinisikan lebih detil. Contoh kegunaannya antara lain:
 Manusia dapat membahas dan mempelajari tentang protokol secara detil
 Membuat perangkat menjadi bentuk modular, sehingga pengguna dapat menggunakan hanya modul
yang dibutuhkan
 Membuat lingkungan yang dapat saling terkoneksi
 Mengurangi kompleksitas pada pemrograman sehingga memudahkan produksi
 Tiap layer dapat diberikan pembuka dan penutup sesuai dengan layernya
 Untuk berkomunikasi dapat dengan segera menggunakan layer dibawahnya.

1/22/2020
16
Nama layer Fungsi Contoh
Aplikasi Aplikasi yang saling berkomunikasi antar komputer. Aplikasi layer Telnet, HTTP, FTP, WWW Browser,
(layer 7) mengacu pada pelayanan komunikasi pada suatu aplikasi. NFS, SMTP, SNMP
Presentasi Pada layer bertujuan untuk mendefinisikan format data, seperti JPEG, ASCII, TIFF, GIF, MPEG,
(Layer 6) ASCII text, binary dan JPEG. MIDI
Sesi Sesi layer mendefinisikan bagaimana memulai, mengontrol dan RPC, SQL, NFS, SCP
(Layer 5) mengakhiri suatu percakapan (biasa disebut session)
Pada layer 4 ini bisa dipilih apakah menggunakan protokol yang TCP, UDP, SPX
Transport mendukung error-recovery atau tidak. Melakukan multiplexing
(Layer 4) terhadap data yang datang, mengurutkan data yang datang
apabila datangnya tidak berurutan.
Layer ini mendefinisikan pengiriman data dari ujung ke ujung. Untuk IP, IPX, Appletalk DDP
Network
melakukan pengiriman pada layer ini juga melakukan
(Layer 3)
pengalamatan. Mendifinisikan pengiriman jalur (routing).
Layer ini mengatur pengiriman data dari interface yang berbeda. IEEE 802.2/802.3, HDLC, Frame
Data Link
Semisal pengiriman data dari ethernet 802.3 menuju ke High-level relay, PPP, FDDI, ATM
(layer 2)
Data Link Control (HDLC), pengiriman data WAN.
Layer ini mengatur tentang bentuk interface yang berbeda-beda EIA/TIA-232, V35, EIA/TIA- 449,
Physical dari sebuah media transmisi. Spesifikasi yang berbeda misal V.24, RJ45, Ethernet, NRZI, NRZ,
(Layer 1) konektor, pin, penggunaan pin, arus listrik yang lewat, encoding, B8ZS
sumber cahaya dll
1/22/2020
17

Ada pertanyaan?
18
Routing

 Routing adalah sebuah proses untuk


meneruskan paket-paket jaringan dari
satu jaringan ke jaringan lainnya
melalui sebuah antar-jaringan
(internetwork) / metode
penggabungan beberapa jaringan
sehingga paket-paket data dapat
hinggap dari satu jaringan ke jaringan
selanjutnya.
 Jenis Routing : Static Routing, Dynamic
routing, Default routing

1/22/2020
19
Protokol Routing

Salah satu fungsi dari protokol IP adalah


membentuk koneksi dari berbagai macam
bentuk interface yang berbeda. Sistem yang
melakukan tugas tersebut disebut IP router.
Tipe dari perangkat ini terpasang dua atau
lebih bentuk interface dan meneruskan
datagram antar jaringan. Ketika mengirim
data ke tujuan, suatu host akan melewati
sebuah router terlebih dahulu. Kemudian router
akan meneruskan data tersebut hingga
tujuannya. Data tersebut mengalir dari router
satu ke router yang lain hingga mencapai host
tujuannya. Tiap router melakukan pemilihan
jalan untuk menuju ke hop berikutnya.

1/22/2020
20
Tipe IP Routing dan Algoritma IP Routing

Algoritma routing digunakan untuk membangun dan mengatur table routing pada
perangkat. Terdapat 2 cara untuk membangun table routing, yaitu :
 Static Routing : routing ini dibangun berdasarkan definisi dari adminstrator.
 Dynamic Routing : algoritma ini dapat membuat perangkat router untuk dapat
menentukan jalur routingnya secara otomatis, dengan cara menjelajah jaringan
tersebut dan bertukar informari routing antar router. Terdapat 3 kategori tentang
algoritma dinamik, yaitu :
 Distance Vector
 Link State
 Hybrid

1/22/2020
21
Kategori Routing

1. Distance vector, protocol yang termasuk ke dalam class ini akan menemukan
jalur terbaik ke sebuah network dengan cara menilai jarak yang ditempuh
oleh jalur tersebut. Jalur routing dengan jarak hop yang paling sedikit ke
network yang dituju, akan menjadi jalur terbaik.
2. Link state, atau disebut juga protocol shortest-path-first. Fungsi routing table
pada router yang menerapkan protokol jenis ini cukup unik, karena fungsi dari
routing table tersebut terbagi menjadi tiga table terpisah. Satu untuk
mencatat perubahan dari network-network yang terhubung secara langsung,
satu lainnya untuk menentukan topologi dari keseluruhan internetwork, dan
satu table terakhir digunakan sebagai routing table.
3. Hybrid, protokol yang termasuk ke dalam class ini menggunakan aspek-aspek
dari routing protokol jenis distance-vector dan routing protocol jenis link-state.
1/22/2020
22
Static routing

Metode dimana administrator secara manual menambahkan rute ke tabel routing dari sebuah [Link]
adalah metode untuk jaringan kecil tetapi tidak dapat ditingkatkan untuk jaringan yang lebih besar.
Kelebihan :
1. Tidak ada overheat dalam hal penggunaan CPU dari router serta bandwidth antar router. Ketika
routing dinamis digunakan, paket-paket dipertukarkan antara router dan yang menggunakan
bandwidth. Itu bisa mahal ketika mereka melintasi seluruh tautan WAN. Router juga perlu memproses
paket-paket ini dan yang mengkonsumsi beberapa siklus CPU juga.
2. Menambahkan tingkat keamanan tertentu karena administrator mengontrol rute yang dapat
diketahui dan dipelajari oleh router.
 Kekurangan :
1. Administrator perlu mengetahui internetwork dengan baik sehingga dia tahu di mana letak setiap
jaringan tujuan dan mana lompatan berikutnya ke arah itu.
2. Setiap perubahan harus dilakukan secara manual pada setiap router di internetwork.
3. Dalam jaringan besar ini bisa menjadi tidak terkendali.
1/22/2020
23
Dynamic Routing

Metode di mana protokol dan algoritma digunakan untuk secara otomatis menyebarkan informasi
routing. Ini adalah metode yang paling umum dan metode routing paling rumit.
 Kelebihan :
1. Hanya mengenalkan alamat host yang terhubung langsung dengan router
2. Router tidak perlu mengetahui semua alamat network yang ada.
3. Jika terdapat penambahan suatu network baru, maka semua router tidak perlu mengatur ulang.
Hanya router-router yang berkaitan yang akan melakukannya.
 Kekurangan :
1. Beban kerja router menjadi lebih berat karena selalu memperbarui routing table di setiap waktu
tertentu.
2. Kecepatan pengenalan dan kelengkapan routing table memakan waktu lama. Alasannya karena
router akan melakukan broadcast ke semua router sampai ada routing table yang cocok. Setelah
konfigurasi selesai, router harus menunggu beberapa saat agar setiap router mendapat semua
alamat IP yang tersedia.
1/22/2020
24
Default Routing

Metode di mana semua router dikonfigurasi untuk mengirim semua paket ke


router tunggal. Ini adalah metode yang sangat berguna untuk jaringan kecil
atau untuk jaringan dengan satu titik masuk dan keluar. Ini biasanya digunakan
sebagai tambahan untuk routing Statis dan / atau Dinamis.
Kelebihan :
 Konfigurasinya yang cukup simple. Administrator cukup memasukkan satu
perintah routing, maka semua route akan dapat dilewati.
Kekurangan :
 Adanya routing yang tidak diperlukan, karena routing ini memungkinan
semua router menerima routing yang tidak diperlukan. Hal tersebut dapat
menaikkan penggunaan hardware dan membuat kinerja router menjadi lelet.
1/22/2020
25
Routed & routing Protokol

1. Routed Protocol
 Routed protokol adalah protokol-protokol yang dapat dirutekan oleh sebuah
router. Routed protocol biasanya digunakan untuk mengirimkan data user dari satu
network ke network lainnya. Routed protocol membawa trafik data seperti e-mail,
file transfer, trafik web, dan lainnya. Contoh dari routed protocol adalah: IP, IPX,
AppleTalk, dan DECnet.
2. Routing Protocol
 Routing protocol adalah protokol dalam jaringan komputer yang digunakan untuk
secara dinamis membroadcast dan mempelajari jaringan yang terhubung, dan
untuk mempelajari rute (network path) yang tersedia. Dengan routing protocol,
router yang berbeda bisa saling bertukar update antara satu sama lain dengan
router lainnya dan mendapat rute routing paling efisien ke tujuan.

1/22/2020
26
Penting

 Table routing minimal harus terdapat informasi mengenai :


1. IP address tujuan,
2. IP address next hop router (gateway),
3. Flag, yang menyatakan jenis routing,
4. Network interface tempat datagram dilewatkan.
 Ada empat parameter penting yang harus diketahui oleh seorang Network administrator
ketika ingin mengkonfigurasi sebuah static routing dalam jaringan yaitu :
1. Network destination (network atau jaringan tujuan)
2. Netmask pada network destination (IP subnet mask pada network atau jaringan tujuan)
3. Default Gateway (gerbang keluar sebuah local network ke network lain)
4. Interface untuk lalulintas datagram (interface yang digunakan oleh default gateway)

1/22/2020
27
Contoh Tabel Routing

Nomor Destination Netmask Gateway Interface Keterangan


1 [Link] /24 * eth0 Direct Connection
2 [Link] /24 * eth1 Direct Connection
3 [Link] /24 [Link] eth0 Indirect Connection
4 [Link] /24 [Link] eth0 Indirect Connection
5 [Link] /24 [Link] eth0 Indirect Connection

1/22/2020
28

Thanks!

Anda mungkin juga menyukai