0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan8 halaman

Strategi Pengembangan Institusi Masyarakat

Dokumen tersebut membahas tentang pengembangan peran institusi masyarakat pedesaan dalam program kependudukan dan keluarga berencana, mulai dari pengertian institusi masyarakat pedesaan, pola pembinaan keluarga, peran institusi, kelompok institusi, dan pemetaan kualitas institusi masyarakat pedesaan.

Diunggah oleh

DPPKB Caringin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan8 halaman

Strategi Pengembangan Institusi Masyarakat

Dokumen tersebut membahas tentang pengembangan peran institusi masyarakat pedesaan dalam program kependudukan dan keluarga berencana, mulai dari pengertian institusi masyarakat pedesaan, pola pembinaan keluarga, peran institusi, kelompok institusi, dan pemetaan kualitas institusi masyarakat pedesaan.

Diunggah oleh

DPPKB Caringin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

 KEBIJAKAN DAN STRATEGI

PROGRAM Kependudukan
dan keluarga berencana

dalam kegiatan

(Institusi Masyarakat Pedesaan)


PENGERTIAN
 INSTITUSI MASYARAKAT
 Adalah organisasi, kelompok, maupun perorangan yang mempunyai pengaruh
dalam masyarakat, serta mempunyai tujuan yang dicapai

 PENGEMBANGAN INSTITUSI MASYARAKAT


 Adalah suatu upaya untuk meningkatkan institusi masyarakat secara kuantitas
sehingga jumlahnya merata keseluruh wilayah pedesaan dan meningkatkan institusi
masyarakat secara kualitas sehingga perannya semakin besar ke arah instusi
masyarakat yg mandiri.

 PENGEMBANGAN PERAN INSTITUSI MASYARAKAT.


 Adalah upaya mengembangan institusi masyarakat secara kualitas, yaitu dari
institusi masyarakat klasifikasi awal yang mempunyai 2 peran, menjadi institusi
masyarakat masyarakat klasifikasi dasar yang mempunyai 5 peran, kemudian
menjadi institusi masyarakat klasifikasi pengembangan yang mempunyai 6 peran
dan menjadi institusi masyarakat klasifikasi mandiri yang mempunyai 7 peran.
PENGERTIAN
 PPKBD (PEMBANTU PEMBINA KELUARGA BERENCANA DESA)
 Adalah baik seorang atau beberapa orang kader dalam wadah
organisasi yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan/mengelola
Program KB, KS dan Kependudukan Di Tingkat Desa dan Kelurahan.

 SUB PPKBD (SUB PEMBANTU PEMBINA KELUARGA BERENCANA DESA)


 Adalah baik seorang atau beberapa orang kader dalam wadah
organisasi yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan/mengelola
Program KB, KS dan Kependudukan di Tingkat Dusun/RW.

 KELOMPOK KB, KS DAN Kependudukan (KELOMPOK KELUARGA


BERENCANA, KELUARGA SEJAHTERA DAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN/PERLINDUNGAN ANAK)
 Adalah kelompok peserta KB, KS dan Kependudukan dalam wadah
organisasi yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan/mengelola
Program KB, KS dan Kependudukan di Tingkat RT
PENGEMBANGAN
INSTITUSI MASYARAKAT PEDESAAN
PPKBD Langsung Membina Anggota
POLA.I Keluarga/PUS/PesertaKB
PPKBD membina Sub-PPKBD dan Sub-PPKBD Membina
[Link] Anggota Keluarga/PUS/Peserta KB

PPKBD membina Sub-PPKBD dan Sub-PPKBD

5
Membina Kelompok KB/KS/Kependudukan, dan
[Link] Kelompok KB/KS/Kependudukan Membina Anggota
Keluarga/PUS/Peserta KB
POLA
PEMBINAAN PPKBD membina Sub-PPKBD dan Sub-PPKBD
KELUARGA Membina Kelompok KB/KS/Kependudukan, Kelompok
[Link] KB/KS/Kependudukan Membina Dasa Wisma, dan Dasa
Wisma Membina Anggota Keluarga/PUS/Peserta KB

PPKBD membina Sub-PPKBD dan Sub-PPKBD


Membina Kelompok KB/KS/Kependudukan, Kelompok
POLA.V KB/KS Membina Dasa Wisma, Dasa Wisma Membina
Keluarga, dan Keluarga Membina Anggota Keluarga
/PUS/
Peserta KB
PENGEMBANGAN PERAN

KEPENGURUSAN Ketua, Sekertaris, Anggota

PENYULUHAN, PUP, Pengatyran Kelahiran,


MOTIVASI, & KONSELING Pembinaan Bina Keluarga; UPPKS

PELAYANAN ULANG Penyaluran Kontrasepsi PIL &

6 DAN RUJUKAN Kondom ke Peserta KB Ulang

Pendatan Keluarga, Pencatatan


PERAN PENDATAAN &
Pelaporan : C/1/ Des Dal,
INSTITUSI PENCATATAN LK.F/1/Dus-Dal,
MASYARAKAT
PEDESAAN
PERTEMUAN RUTIN Pertemuan Tingkat Kec, Desa,
RW, RT.
Mampu Menyalurkan Alat
UPAYA KEMANDIRIAN Kontrasepsi dari Jalur Swasta, LIBI,
LIMAS
KELOMPOK
INSTITUSI MASYARAKAT PEDESAAN

Institusi Masyarakat Yang Telah Melakukan 2(dua)


AWAL Peran, Yaitu : Kepengurusan, Penyuluhan Motivasi,
dan Konseling

Institusi Masyarakat Yang Telah Melakukan 5


(lima) Peran, Yaitu : Kepengurusan, Penyuluhan
DASAR Motivasi, Konseling, Pelayanan Ulang dan

4 Rujukan, Pendataan & Pencatatan serta


Pertemuan Rutin.

KELOMPOK Institusi Masyarakat Yang Telah Melakukan 6


IMP (enam) Peran, Yaitu : Kepengurusan, Penyuluhan
BERKEMBANG Motivasi, Konseling, Pelayanan Ulang dan
Rujukan, Pendataan & Pencatatan , Pertemuan
Rutin, Serta Kegiatan Pembangunan KS/PP

Institusi Masyarakat Yang Telah Melakukan 6


(enam) Peran, Yaitu : Kepengurusan, Penyuluhan
MANDIRI Motivasi, Konseling, Pelayanan Ulang dan
Rujukan, Pendataan & Pencatatan , Pertemuan
Rutin, Kegiatan Pembangunan KS/PP serta
Upaya-upaya Kemandirian.
PEMETAAN
INSTITUSI MASYARAKAT PEDESAAN
76 % s/d 90 % =
< 50 % = Merah
ASPEK
Hijau
KUANTITAS
51 % s/d 75 % =
> 90 % = Biru
Kuning

KLASIFIKASI
AWAL 2/6 x 100% = 28 %  < 28 % = Merah

KLASIFIKASI
ASPEK DASAR 5/6 x 100 % = 71 %  29 % - 71 % Kuning
KUALITAS
KLASIFIKASI
BERKEMBANG
6/6 x 100 % = 86 %  72 % -m 86 % Hijau

KLASIFIKASI
MANDIRI
Kemadirian

Anda mungkin juga menyukai