0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan17 halaman

Langkah-langkah Pembelajaran CTL

Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah konsep pembelajaran yang menghubungkan materi pelajaran dengan situasi nyata siswa dan mendorong siswa untuk menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari. CTL memiliki 7 komponen utama dan karakteristiknya meliputi kerja sama, saling mendukung, pembelajaran terintegrasi, siswa aktif dan guru kreatif. Langkah-langkah CTL antara lain mengembangkan pemikir
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
28 tayangan17 halaman

Langkah-langkah Pembelajaran CTL

Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah konsep pembelajaran yang menghubungkan materi pelajaran dengan situasi nyata siswa dan mendorong siswa untuk menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari. CTL memiliki 7 komponen utama dan karakteristiknya meliputi kerja sama, saling mendukung, pembelajaran terintegrasi, siswa aktif dan guru kreatif. Langkah-langkah CTL antara lain mengembangkan pemikir
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Model Pembelajaran Contextual Teaching

And Learning (CTL)


oleh

Muspita Anjelia (0103519004)


Muhammad Hasbi Assidiqi (0103519008)
A. Pengertian Contextual Teaching and Learning (CTL)

kata context yang berarti


Kata kontekstual “hubungan, konteks,
(contextual) berasal suasana dan keadaan
(konteks

Menurut Depdiknas (dalam Hasibuan, 2014:2-3) pembelajaran konstektual adalah


konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi dengan situasi dunia nyata
siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan
penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari

Trianto (dalam Susiloningsih, 2016:60) mengemukakan bahwa pembelajaran


kontekstual merupakan suatu konsepsi yang membantu guru mengaitkan konten mata
pelajaran dengan situasi dunia nyata dan memotivasi siswa membuat hubungan antara
pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan mereka.
“ Contextual Teaching and Learning
merupakan konsep belajar yang
menghadirkan dunia nyata ke
dalam pembelajaran dan
mendorong siswa membuat
hubungan antara pengetahuan
yang dimilikinya dengan
penerapannya dalam kehidupan
mereka sehari-hari.
B. Komponen Contextual Teaching and Learning (CTL)

1. Konstruktivisme (Constructivism).

2. Menemukan (Inquiry)

3. Bertanya (questioning)

7 Komponen CTL menurut 4. Masyarakat Belajar


Hasibuan (2014:5-7)

5. Pemodelan (modeling).

6. Refleksi

7. Penilaian otentik
C. Karakteristik Contextual Teaching and Learning (CTL)

Shoimin (2014:41) mengemukakan beberapa karakteristik dari Pembelajaran


Contextual Teaching and Learning, yaitu sebagai berikut:

1. Kerja sama,
2. Saling menunjang,
3. Menyenangkan,
4. Belajar dengan bergairah,
5. Pembelajaran terintegrasi,
6. Menggunakan berbagai sumber,
7. Siswa aktif,
8. Sharing dengan teman,
9. Siswa aktif, guru kreatif,
10. Dinding kelas dan lorong-lorong penuh dengan hasil karya siswa, peta-peta, gambar, artikel,
humor, dan lain-lain, serta
11. Laporan kepada orang tua bukan hanya rapor, tetapi hasil karya siswa, laporan hasil
praktikum, karangan siswa, dan lain-lain.
Mencoba

Menghub Mengapli
ungkan kasi
Contextual
Teaching and
Learning
Proses Bekerja
transfer sama
ilmu
Penilaian
autentik

karakteristik Contextual Teaching and Learning Susiloningsih (2016:59)


D. Langkah-langkah Contextual Teaching and Learning (CTL)

Menurut Hasibuan (2014:10) ada beberapa langkah-langkah pembelajaran CTL, antara lain :

1. Mengembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja
sendiri, menemukan sendiri, dan mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan ketrampilan barunya.

2. Melaksanakan sejauh mungkin kegiatan inquiri untuk semua topik.

3. Mengembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya.

4. Menciptakan masyarakat belajar.

5. Menghadirkan model sebagia contoh belajar.

6. Melakukan refleksi diakhir pertemuan.

7. Melakukan penialain yang sebenarnya dengan berbagai cara.


Langkah-langkah Contextual
Teaching and Learning (CTL)
Shoimin (2014:43-44) mengungkapkan langkah-
langkah pembelajaran CTL, antara lain:
Kegiatan Awal
a. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti
proses pembelajaran.
b. Apersepsi sebagai penggalian pegetahuan awal siswa terhadap materi yang
akan diajarkan.
c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pokok-pokok materi yang
akan dipelajari.
d. Penjelasan tentang pembagian kelompok dan cara belajar.
Kegiatan Inti
a. Siswa bekerja dalam kelompok menyelesaikan permasalahan yang diajukan
guru. Guru berkeliling untuk memandu proses penyelesaian permasalahan.
b. Siswa wakil kelompok mempresentasikan hasil penyelesaian dan alasan atas
jawaban permasalahan yang diajukan guru.
c. Siswa dalam kelompok menyelesaikan lembar kerja yang diajukan guru.
Guru berkeliling untuk mengamati, memotivasi, dan memfasilitasi kerja sama.
d. Siswa wakil kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok dan
kelompok yang lain menanggapi hasil kerja kelompok yang mendapat tugas.
e. Dengan mangacu pada jawaban siswa melalui tanya jawab, guru dan siswa
membahas cara penyelesaian masalah yang tepat.
f. Guru mengadakan refleksi dengan menanyakan kepada siswa tentang hal-
hal yang dirasakan siswa, materi yang belum dipahami dengan baik, kesan dan
pesan selama mengikuti pembelajaran.
Kegiatan Akhir
a. Guru dan siswa membuat kesimpulan cara menyelesaikan soal cerita perkalian bilangan.
b. Siswa mengerjakan lembar tugas.
c. Siswa menukarkan lembar tugas satu dengan yang lain, kemudian guru bersama siswa
membahas penyelesaian lembar tugas sekaligus memberi nilai pada lembar tugas sesuai
kesepakatan yang telah diambil (ini dapat dilakukan apabila waktu masih tersedia).
Kelebihan dan Kekurangan
Contextual Teaching and
Learning (CTL)
Oleh Shoimin dan Mulyono
Kelebihan Contextual Teaching and Learning (CTL)

Student centered Motivasi belajar kuat Demokratis dalam kelompok


Kekurangan Contextual Teaching and Learning (CTL)

Waktu Relatif Lama Didominasi anak yang suka Pembicaraan Menyimpang dari
berpendapat topik
Kekurangan Contextual Teaching and Learning (CTL)

1. Setiap peserta didik harus mencari jawaban secara mandiri kemudian


hasil pencariannya didiskusikan dengan kelompoknya.
2. Pendidik memberikan pertanyaan atau melakukan tanya jawab kepada
peserta didik.
3. Guru memantau jalannya diskusi, sambil memberikan solusi bagi
kelompok yang merasa kesulitan.
Video Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)

Anda mungkin juga menyukai