0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
185 tayangan12 halaman

Spesifikasi dan Cara Kerja Lampu Operasi

Lampu operasi menggunakan LED untuk mengubah energi listrik menjadi cahaya. Terdiri dari kabinet, lengan, modul kontrol, head light, dan modul LED. Cara kerjanya adalah mengubah elektron menjadi foton melalui dioda LED. Perawatan berkala diperlukan untuk menjaga kebersihan dan kestabilan sistem cahaya lampu operasi.

Diunggah oleh

Rinaldo Trianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
185 tayangan12 halaman

Spesifikasi dan Cara Kerja Lampu Operasi

Lampu operasi menggunakan LED untuk mengubah energi listrik menjadi cahaya. Terdiri dari kabinet, lengan, modul kontrol, head light, dan modul LED. Cara kerjanya adalah mengubah elektron menjadi foton melalui dioda LED. Perawatan berkala diperlukan untuk menjaga kebersihan dan kestabilan sistem cahaya lampu operasi.

Diunggah oleh

Rinaldo Trianto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAMPU OPERASI

KELOMPOK : 3
HENGKI WIRWANDA (1802015)
IRVAN SHAUMI (1802016)
IVAN (1802017)
[Link] MAKRUF (1802019)
[Link] NOVANZAH (1802020)
NISA NURHASANA (1802021)
SPESIFIKASI ALAT
PENGERTIAN

• Lampu operasi adalah lampu yang digunakan untuk penerangan kegiatan operasi. Lampu
operasi dipasang secara manual dan mobile untuk ruang-ruang tertentu dipasang secara
manual, untuk tindakan rawat jalan digunakan sistem yang mobile. Lampu operasi ini tidak
sama dengan lampu penerangan biasa, lampu operasi memperlukan reflector khusus yang
dapat memfokuskan cahya sehingga tidak timbul bayangan dan tepat pada obyek yang akan
dioperasi. Oleh karena itu lampu operasi ini memiliki lampu khusus yaitu lampu halogen
dan yang terbaru lampu operasi menggunakan LED. Biasanya lampu o[erasi mempunyai
tegangan kecil dan daya yang besar, contohnya 12Volt/15Watt,24Volt/150Watt.
CARA KERJA LAMPU OPERASI

• Cara kerja dari lampu operasi adalah merubah energy listrik menjadi cahaya oleh
LED. Proses pembentukan cahaya pada LED yaituMengubah elektron menjadi foton.
Elektron yang dialiri oleh sumber tegangan (FORWARD BIAS) akan mengalami medan
elektromagnetik hingga menimbulkan arus listrik. Arus listrik ini kemudian akan
meng”ON”kan dioda (LED) hingga foton dalam LED akan memancarkan energi dalam
bentuk cahaya LED.
BAGIAN BAGIAN ALAT
• 1~ Kabinet Lampu Operasi
Sebagai tempat meletakkan komponen lampu operasi sekaligus sebagai tumpuan dari lengan lampu yang
ditancapkan ke langit- langit kamar operasi.
• 2~ Lengan Lampu Operasi
Untuk mengarahkan dimana posisi head light sesuai yang dibutuhkan. Ada 2 lengan yaitu tang bisa
berputar 3600(A) yang bergerak ke atas dan bawah dengan membentuk sudut tertentu dimana porosnya ada
di ujung lengan yang bisa berputar 3600 tadi.
• 3~ Modul Kontrol
Sebagai tempat untuk mengontrol seberapa besar intensitas dan suhu yang diinginkan, berbentuk
tombol-tombol.
• 4~ Head Light
Sebagai tempat pemasangan modul-modul LED. Berbentuk seperti mangkuk yang tebalik.
• 5~ Lengan Penyangga Head Light
Sebagai poros head light agar bisa digerakan memutar dengan sudut pancar yang diinginkan.
• 6~ Modul LED
Berisi beberapa LED yang dirangkai menjadi 1 agar mempermudah dalam disribusi daya
serta pengaturan cahayanya. Setiap 1 modul led terdapat 5 LED. Menggunakan LED
khusus yang menghasilkan cahaya putih terang namun lembut.
• 7~ LED
Komponen pengubah energy lisrtik menjadi cahaya.
• 8~ Cup LED
Untuk mengarahkan cahaya LED agar semuanya terpantul ke bawah
• 9~ Filter
Untuk mengurangi panas yang dihasilkan dari proses pengubahan energy listrik menjadi
cahaya.
• 10~ Handle Pengatur Fokus
Untuk mengarahkan fokus cahaya lampu operasi.
BLOK DIAGRAM ALAT
• Cara Kerja Dari Blok diagram Lampu Operasi adalah :
• Dari sumber daya “AC110/230 V” tegangan akan diatur di “Intensitas Regulator”. Disini
tegangan diatur sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan untuk membuat
perbedaan intensitas cahaya yang akan dihasilkan LED1-6, setelah tegangan diatur
tegangan yang semula AC akan di searahkan menjadi DC oleh “Rectifier” karena tegangan
yang dibutuhkan LED1-6 adalah DC. Kemudian tegangan memberikan energy untuk
“LED1-6” bekerja sehingga menghasilkan cahaya. Besar kecilnya intensitas cahaya yang
dihasilakan LED1-6 tergantung dari besarnya tegangan yang dihasilakan oleh intensitas
regulator. Semakin besar tegangan intensitas cahaya yang dihasilkan semakin kuat
PEMELIHARAAN

• Hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan lampu operasi secara berkala dan teratur adalah sebagai berikut :
• Kebersihan lampu operasi
• Karena lampu operasi menggunakan mekanik berupa logam, pengaturan harus dengan lembut jika tidak as dan
poros akan cepat longgar dan aus.
• Periksa pengatur focus penyinaran
• Periksa kesetabilan posisi lampu operasi
• Periksa intensitas regulator cahaya mulai minimum hingga maksimum sebelum pengoperasian.
• Saat pertama dioperasikan pengatur intensitas lampu operasi harus dalam keadaan minimum, barulah diatur
sesuai kebutuhan secara perlahan-lahan, karena LED sensitif terhadap perubahan tegangan.
• Kembalikan posisi lampu operasi ke posisi parkir setelah selesai dioperasikan
TROBLESHOOTING

• 1~ LED
• Karena led adala komponen penghasil cahaya yang terus menerus dan selain itu juga terdapat panas. Inilah
yang sering membuat led cepat padam.
• 2~ TRAFO
• Merupakan komponen yang disipasi panasnya terbesar untuk itu trafo yang sudah berumur lama sering
terbakar karena tidak kuat lagi menehan panas yang dihasilkan dari proses penurunan tegangan.
• 3~ Pengaturan Intensitas
• Pengaturan yang terus menerus akan menyebabkan umur dari pengatur intensitas (potensio) menjadi
pendek karena mengalami keausan.

Anda mungkin juga menyukai