POMPA
Nama : Ahmad Wahyu Sugito
NIM : 171910101067
Prodi : S1 Teknik Mesin
PENGERTIAN
KARAKTERISTIK SISTIM PEMOMPAAN
JENIS-JENIS POMPA
PENGKAJIAN POMPA
Pompa adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan suatu
cairan dari suatu tempat ke tempat lain dengan cara menaikkan tekanan cairan
tersebut. Kenaikan tekanan cairan tersebut digunakan untuk mengatasi
hambatan-hambatan pengaliran. Hambatan-hambatan pengaliran itu dapat
berupa perbedaan tekanan, perbedaan ketinggian atau hambatan gesek.
Pada prinsipnya, pompa mengubah energi mekanik motor menjadi energi
aliran fluida.
Pompa memiliki dua kegunaan utama:
a. Memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat lainnya
(misalnya air dari aquifer bawah tanah ke tangki penyimpan
air)
b. Mensirkulasikan cairan sekitar sistem (misalnya air
pendingin atau pelumas yang melewati mesin- mesin dan
peralatan)
Klasifikasi Pompa
Pompa dapat di golongkan menjadi 2
golongan :
1. Positive displacement pump (PDP) 2. Negatif displacement pump (NDP)
[Link] pump A. Pompa sentrifugal
-metering pump B. Pompa turbine
B. Rotary pump
- Gear pump
- Screw pump
- Rotary vane pump
C. Diafragma pump
1. Reciprocating adalah jenis dari
positive displacement pump
dengan menggunakan aksi
displacement. Digunakan untuk :
- Proses yang perlu head tinggi
- Kapasitas fluida rendah
- Liquid yang kental & slurries
2. Rotary pump adalah jenis dari
positive displacement pump
dengan menggunakan aksi rotasi.
Macam–macam tipe rotary pump :
- Gear pump
- Lobe pump
- Screw pump
- Vane pump
[Link] pump
Tersusun atas sebuah
impeler dan saluran inlet di
tengah-tengahnya adalah
pompa mengubah yang
prinsip kerjanya energi
kinetis fluida menjadi energi
potensial melalui suatu
impeler dalam casing.
[Link] pump sadalah jenis
variabel veat capasity pump
dengan menggunakan aksi
sentrifugal
• Head dan debit aliran menentukan kinerja sebuah
pompa.
• Dengan meningkatnya tahanan sistem, head juga
akan naik, hal ini akan menyebabkan debit aliran
berkurang.
a) Head statik
Head statik merupakan perbedaan tinggi antara
sumber dan tujuan dari cairan yang
dipompakan (lihat Gambar 2a). Head statik
merupakan aliran yang independen (lihat
Gambar 2b). Head statik pada tekanan tertentu
tergantung pada berat cairan dan dapat dihitung
dengan persamaan perikut: