0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan12 halaman

Analisis Program Gender dan Anak Bengkulu

Ringkasan analisis program gender dan anak di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Bengkulu adalah mengenai identifikasi masalah yang terdapat pada program tersebut yaitu kurangnya koordinasi antar bidang dan belum terbentuknya focal point pada beberapa OPD serta kurangnya dukungan dana yang menyebabkan program belum berjalan dengan baik.

Diunggah oleh

april
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan12 halaman

Analisis Program Gender dan Anak Bengkulu

Ringkasan analisis program gender dan anak di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Bengkulu adalah mengenai identifikasi masalah yang terdapat pada program tersebut yaitu kurangnya koordinasi antar bidang dan belum terbentuknya focal point pada beberapa OPD serta kurangnya dukungan dana yang menyebabkan program belum berjalan dengan baik.

Diunggah oleh

april
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ANALISIS PROGRAM GENDER DAN ANAK DI DINAS

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK


PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA
PROVINSI BENGKULU

OLEH

NAMA : RANI LESTARI


NPM : 1680100038
◦ Latar Belakang
 Pada tahun 2013 Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Provinsi
Bengkulu berubah nama menjadi Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan
Anak Provinsi Bengkulu. Kemudian Tahun 2016 badan pemberdayaan perempuan dan
perlindungan anak provinsi bengkulu berubah menjadi Dinas Pemberdayaan
Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana
Provinsi Bengkulu dengan Tipelogi A berdasarkan Peraturan Gubernur Bengkulu
Nomor 47 tahun 2016 tentang kedudukan, organisasi, tugas dan fungsi, serta tata kerja
dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan
keluarga berencana Provinsi Bengkulu.
 Sesuai Undang-undang No. 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, Dinas
Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak di Provinsi Bengkulu mempunyai
6 Bidang yang pertama yaitu : Sekretaris, Kabid Pencegahan Pekerasan Perempuan,
Kabid Data dan PUG, Kabid PPH dan PPA, Kabid Pengendalian Penduduk dan KB,
dan UPTD PPA.
 Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 47 tahun 2016 tentang kedudukan, organisasi,
Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perelindungan
Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Provinsi Bengkulu
mempunyai tugas pokok melakukan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak
Pengendalian Penduduk terhadap Pelaksanaan Urusan Pemerintahan di Daerah
Provinsi.
◦ Identifikasi Masalah

 Berdasarkan uraian latar belakang diatas menjadi pertimbangan


peneliti bahwa terdapat 2 program pada bidang Data dan PUG di
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi
Bengkulu yaitu yang terdiri dari : Program Penguatan
Kelembagaan PUG dan Anak, Program Peningkatkan Kualitas
Hidup Perempuan.
 Dari kedua program tersebut masing-masing memiliki
kendala atau permasalahan dalam program tersebut yaitu : Masih
banyak OPD yang belum terbentuknyaFocal Point dan OPD yang
belum melaksanakan penganggaran yang responsive gender,
kurang adanya dukungan dana sehingga program belum
terlaksana dengan baik dan kurang adanya koordinasi antar
bidang sehingga penyebaran informasinya masih kurang
maksimal.
 Tujuan Umum

 Tujuan umum dari kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan 2 ini adalah untuk
mengetahui analisis program gender dan anak di Dinas Pemberdayaan
Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Provinsi Bengkulu.

 Tujuan Khusus

 Untuk mengetahui identifikasi masalah


 Untuk mengetahui prioritas masalah
 Untuk mengetahui akar masalah
 Untuk mengetahui alternative intervensi (program)
 Untuk mengetahui prioritas intervensi
 Untuk mengetahui Plan Of Action
Daftar Masalah

No Daftar Masalah
Masih banyak OPD (organisasi perangkat daerah) yang belum
1
terbentuknya focal point

Masih adanya OPD (organisasi perangkat daerah) yang belum


2
melaksanakan penganggaran yang responsive gender

Kurang adanya dukungan dana sehingga program belum


3
dapat terlaksana dengan baik
Kurang adanya koordinasi antar bidang sehingga penyebaran
4
informasinya masih belum terlaksana
Kriteria
Jumlah
No Daftar Masalah I Ket
T R IxTxR
P S RI DU SB PB PC
1 Masih adanya OPD
(organisasi perangkat
daerah) yang belum
4 4 5 3 3 3 4 3 3 234 I
melaksanakan
penganggaran yang
responsive gender
2 Masih adanya OPD
(organisasi perangkat
daerah) yang belum 3 4 3 2 3 2 3 3 3 180 II
terbentuknya Focal
Point
3 Kurang adanya
dukungan dana
sehingga program 3 2 3 2 2 3 2 2 3 153 II
belum dapat terlaksana
dengan baik
4 Kurang adanya
koordinasi antar bidang
sehingga penyebaran 3 2 3 2 3 2 2 3 2 102 III
informasi masih kurang
maksimal
Diagram Tulang Ikan (Diagram Fishbone)

MAN
MONEY METHOD

Keterbatasan
SDM Kurangnya Kurangnya
Masih adanya OPD
dukungan dana koordinasi
Kurangnya antar OPD (organisasi
pelatihan dalam perangkat daerah)
responsif gender
yang belum
melaksanakan
penganggaran
yang responsive
Kurangnya efektif
dalam pelaksanaan gender

MATERIAL MACHINE
Alternatif Intervensi

No Masalah Akar Penyebab Masalah Alternatif Pemecahan Masalah


1 Masih adanya OPD Mengusulkan kepada kepala
(organisasi perangkat pemerintah untuk melakukan
Keterbatasan SDM perekrutan SDM (Sumber Daya
daerah) yang belum
Manusia)
melaksanakan
penganggaran yang Melakukan kegiatan pelatihan
responsive gender bimbingan teknis antar OPD
Kurangnya pelatihan dalam dalam Pelatihan perencanaan
responsif gender Penganggaran yang responsif
gender

Melakukan penganggaran dana


dari awal untuk perencanaan
sampai dengan pelaksanaan
Kurangnya dukungan dana kegiatan pelatihan penggerak
penganggaran responsif gender

Melakukanfeed back dalam


Kurangnya koordinasi antar OPD pengaturan yang sesuai dengan
anggotanya

Kurangnya efektif dalam Melakukan perencanaan dan


pelaksanaan penetapan waktu
Prioritas Intervensi (Program)
Efektivitas Efisiensi
No Alternatif Pemecahan Masalah Skor Prioritas
M I V C
1 Mengusulkan kepada kepala
pemerintah untuk melakukan
3 3 2 4 4.5 III
perekrutan SDM (Sumber Daya
Manusia)
2 Melakukan kegiatan pelatihan
bimbingan teknis antar OPD
dalam Pelatihan perencanaan 4 4 3 4 12 I
Penganggaran yang responsif
gender
3
Melakukan penganggaran dana
dari awal untuk perencanaan
sampai dengan pelaksanaan 3 3 3 4 6.75 II
kegiatan pelatihan penggerak
penganggaran responsif gender

4 Melakukan feed back dalam


pengaturan yang sesuai dengan 3 2 2 4 3 V
anggotanya
5 Melakukan perencanaan dan
3 3 2 2 9 IV
penetapan waktu
Plan Of Action (POA)

Penangg
Indikator
No Jenis Kegiatan Tujuan Sasaran Lokasi Waktu Biaya ung
Keberhasilan
Jawab
1 Mengadakan Meningkatkan Seluruh Di Ruang 100 % 08.00- 100 NetiCher
Pelatihan Pemahaman
OPD Meeting 16.00 awaty,
Penyusunan dan
Perencanaan pengetahauan Provinsi Hotel SKM
Penganggaran tentang Bengkulu Splash
Responsif strategi
Bengkulu
Gender perencanaan
penganggaran
responsive
gender

Anda mungkin juga menyukai