0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan30 halaman

Definisi dan Proses APBN dan APBD

Dokumen tersebut membahas tentang APBN dan APBD, mulai dari definisi, fungsi, tujuan, sistematika, siklus penyusunan dan pelaksanaannya, serta proses pengawasan dan pertanggungjawaban.

Diunggah oleh

raudhah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan30 halaman

Definisi dan Proses APBN dan APBD

Dokumen tersebut membahas tentang APBN dan APBD, mulai dari definisi, fungsi, tujuan, sistematika, siklus penyusunan dan pelaksanaannya, serta proses pengawasan dan pertanggungjawaban.

Diunggah oleh

raudhah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Amina & Raudhah

Definisi APBN

 APBN adalah singkatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (APBN), yang merupakan rencana keuangan tahunan
pemerintahan negara Indonesia yang disetujui oleh Dewan
Perwakilan Rakyat.
 presiden berkewajiban menyusun dan mengajukan Rancangan
APBN (RAPBN) kepada DPR
 RAPBN tersebut memuat asumsi umum yang mendasari
penyusunan APBN, perkiraan penerimaan, pengeluaran,
transfer, defisit/surplus, pembiayaan defisit serta kebijakan
pemerintah.
 Selain itu APBN juga memuat perkiraan terperinci mengenai
penerimaan dan pengeluaran departemen/lembaga, proyek,
data aktual, proyeksi perekonomian, dan informasi terkait
lainnya.
Definisi APBD

 Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
selanjutnya disingkat APBD adalah suatu rencana
keuangan tahunan pemerintah daerah yang disetujui
oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU No. 17
Tahun 2003 pasal 1 butir 8 tentang Keuangan
Negara).
 APBD merupakan rencana pelaksanaan semua
Pendapatan Daerah dan semua Belanja Daerah
dalam rangka pelaksanaan Desentralisasi dalam
tahun anggaran tertentu.
Fungsi APBN dan
APBD

Fungsi alokasi

Fungsi distribusi

Fungsi stabilitas

Fungsi perencanaan.

Fungsi otorisasi

Fungsi pengawasan
Tujuan APBN dan
APBD

 pedoman penerimaan negara/ daerah agar terjadi
keseimbangan yang dinamis dalam rangka
melaksanakan tugas negara/ daerah untuk
tercapainya peningkatan produksi yang tinggi,
kesempatan kerja yang luas, dan pertumbuhan
ekonomi yang tinggi.
 untuk tercapainya masyarakat adil dan makmur, baik
material maupun spiritual bedasarkan Pancasila dan
UUD 1945
 untuk mengatur pembelanjaan dan penerimaan
negara/ daerah agar tercapai kesejahteraan dan
pertumbuhan ekonomi secara merata.
SISTEMATIKA APBN /APBD

 Sistematika APBN

Pendapatan negara

Belanja Negara

Pembiyaan
Sistematika APBD

Pendapatan

Belanja

Pembiyaan
Siklus APBD

Penyusunan Pengesahan
anggaran anggaran

Pertanggung
Pelaksanaan jawaban
anggaran anggaran

Pengawasan
anggaran
Penyusunan RAPBD

Pihak yang Dokumen
terkait yang dibuat

Proses
penyusunan
Pihak- pihak yang terkait dalam penyusunan
RAPBD


Penyusunan RAPBD melibatkan berbagai pihak. Pihak-
pihak yang terkait dalam penyusunan RAPBD adalah:
 Tim anggran pemerintah daerah (TAPD)
 Satuan kerja perangkat daerah (SKPD)
 Pejabat pengelola keuangan daerah ( PPKD)
 Sekretaris daerah (setda)
 Kepala daerah (kepala daerah)
 Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD)
Dokumen- dokumen dalam penyusunan RAPBD


Penyusunan RAPBD melibatkan berbagai dokumen.
Dokumen- dokumen yang dibuat dalam penyusunan
RAPBD adalah :
 Kebijakan umum APBD (KUA)
 Nota kesepakatan KUA
 Prioritas dan plafon anggran sementara (PPAS)
 Nota kesepakatan PPAS
 Recana kerja dan anggran (RKA)
Proses penyusunan RAPBD


Rencana kerj pemerintah daerah (RKPD) merupakan
dokumen perencanaan yang digunakan sebagai dasar
penyusunan anggran. RKPD digunakan pemerintah
daerah untuk membentuk pedoman penyusunan anggran
berakhir pada penyiapan RAPBD. Pada dasarnya ada lima
proses utama dalam penyususnan RAPBD, yaitu :
 Penyusunan KUA
 Penyusunan PPAS
 Penyusunan surat edaran pedoman penyusunan RKA
SKPD
 Penyusunan RKA SKPD
 Penyiapan RAPBD
Pengesahan RAPBD


Hasil akhir penyusunan RAPBD adalah selesainya RAPBD disusun.
Setelah disusun, RAPBD disahkan menjadi APBD. Proses pengesahan
RAPBD menjadi APBD terjadi sekitar bulan Oktober sampai
Desember. Pengesahan RAPBD melibatkan:

Pihak yang Proses


terkait pengesahan

Dokumen
yang dibuat
Pihak- pihak yang terkait dalam
pengesahan RAPBD


 Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD)
 Satuan kerja perangkat daerah (SKPD)
 Pejabat pengelola keuangan daerah (PPKD)
 Sekretariat daerah (setda)
 Kepala daerah
 Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD)
 Gubenur/ mendagri
Dokumen- dokumen dalam pengesahan
RAPBD


 RAPBD
 nota keuangan
 dan lampiran-lampiran

lampiran-lampiran meliputi:
 ringkasan APBD
 rekapitulasi belanja
 daftar jumlah pegawai
 daftar piutang daerah
 daftar investasi daerah
 daftar penambahan dan pengurangan aset tetap
 , dan daftar dana cadangan
Proses pengesahan RAPBD


Pada dasarnya ada enam proses utama dalam penegsahan
APBD, yaitu ;
 Pembahasan RAPBD
 Evaluasi RAPBD dan rancangan peraturan (rancangan
peraturan) kepala daerah penjabaranABPBD
 Penetapan perda APBD dan eraturan kepala daerah
penjabaranAPBD
 Pembatalan RAPBD dan rancangan peraturan kepala daerah
penjabaran APBD
 Penyusunan rancangan peraturan kepala daerah APBD
apabila persetujuan bersama tentang RAPBD tidak tercapai
 Penetapan rancangan peraturan kepala daerah APBD apabila
persetujuan bersama tentang RAPBD tidak dicapai
Pelaksanaan Belanja


APBD dilaksanakan sesuai dengan tahun takwm, yatu sejak 1 januari
sampai 31 desember. Pelaksanaan anggran meliputi pelaksanaan belanja
dan pelaksanaan [Link] belanja melibatkan :

Pihak Proses
yang pelaksa
terkait naan
Dokumen
yang dibuat
Pihak- pihak yang terkait dalam pelaksanaan
Belanja


 Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD)
 Satuan kerja perangkat daerah (SKPD)
 Pejabat pengelola keuangan daerah (PPKD)
 Bendahara pengeluaran
 Pejabat penatausahaan keuangan SKPDN(PPK SKPD)
 Pengguna anggran (PA)
 Kuasa pengguna anggran (KPA)
 Bendahara umum daerah (BUD)
 Kuasa bendahara umum daerah (Kuasa BUD)
 Sekretaris daerah (setda)
Dokumen- dokumen dalam pelaksanaan
belanja


Dokumen- dokumen utama dalam pelaksanaan belanja
adalah :
 Dokumen pelaksanaan anggran (DPA)
 Anggaran kas
 Surat penyedia dana (SPD)
 Surat permintaan pembayaran (SPP)
 Surat perintah membayar (SPM)
 Surat perintah pencapaian dana (SP2D)
Proses pelaksanaan belanja


Pada dasarnya, proses pokok dalam pelaksanaan belanja
meliputi :
 Penyusunan dokumen pelaksanaan anggran (DPA)
 Penyusunan anggran kas
 Penerbitan surat penyediaan dana (SPD)
 Pengajuan surat permintaan pembayaran (SPP)
 Penerbitan surat perintah membayar (SPM)
 Penerbitan surat perintah pencairan dana (SP2D)
 Pembelanjaan dana
 Penerbitan laporan pertanggungjawaban (LPJ)
Pelaksanaan pendapatan


Pihak- pihak Dokumen yang
yang terkait digunakan

Proses
pelaksanaan
Pihak-pihak yang terkait dalam pelaksanaan
pendapatan


 Bendahara penerimaan
 Pengguna anggran (PA)
 Kuasa pengguna anggran (KPA)
 Bndahara umum daerah (BUD)
 Kuasa bendahara umum daerah (Kuasa BUD)
Proses pelaksanaan pendapatan


Penerimaan pendapatan

Pembuatan laporan pertangungjawaban penerimaan


(LPJ penerimaan)
Pengawasan APBD

pengawasan internal dan pengawasan preventif dan


pengawasan eksternal pengawasan represif

pengawasan melekat,
pengawasan fungsional, pengawsan pasif dan
pengawasan masyarakat, pengawasan aktif
dan pengawasan legislatif
Pertanggungjawaban APBD


Pihak-pihak terkait Laporan keuangan

Proses penyusunan laporan


keuangan dan
pertanggungjawbaan
Pihak-pihak yang terkait dalam
pertanggungjawaban APBD


 Pejabat penatausahaan keuangan SKPD (PPK SKPD)
 Pengguna anggran (PA)
 Fungsi akuntansi SKPKD
 Pejabat pengelola keuangan daerah (PPKD)
 Sekretaris daerah
 Kepala daerah
 Badan pemeriksa keuangan (BPK)
 Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD)
Laporan keuangan SKPD dan Pemerintah
Daerah


Setiap SKPD menyusun laporan keuangan. PPK SKPD
adalah pihak yang secara operasional melakukan
penyusunan laporan keuanagan tersebut. Laporan
keuangan SKPD yang disusun meliputi :
 Laporan realisasi anggran
 Laporan operasional
 Laporan perubahan ekuitas
 Neraca
 Catatan atas laporan keuangan

 Laporan keuanagn semua SKPD dikompilasi menjadi
laporan keuangan pemerintah daerah. Fungsi akuntansi
SKPD adalah pihak yang secara oprasional melakukan
kompilasi tersebut. Laporan keuangan pemerintah daerah
meliputi:
 Laporan realisasi anggran
 Laporan perubahan saldo anggran lebih
 Laporan operasional
 Laporan perubahan ekuitas
 Laporan arus kas
 Neraca
 Catatan atas laporan keuangan
Proses pertanggungjawaban APBD


 Ada empat proses pokok dalam
pertanggungjawaban APBD. Keempat proses pokok
tersebut adalah:
 Penyusunan laporan kuangan SKPD
 Penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah
 Pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah
 Pembahasan laporan keuangan pemerintah daerah

Anda mungkin juga menyukai