PROSEDUR – PROSEDUR
POPULER DALAM
EVIEWS
Oleh: Jonathan Sarwono
Pengertian Data Time Series, Data
Silang (Cross-Section) dan Data Panel
Data time series, merupakan data dimana setiap observasi diidentifikasi
dengan menggunakan waktu atau tanggal.
Sedang data silang (cross-section) merupakan data dimana setiap observasi
diidentifikasi dengan menggunakan ID unik, misalnya provinsi atau negara,
atau perusahaan.
Data panel merupakan data gabungan dari data runtun waktu (time series
data) dan data silang (cross-section data). Dengan bahasa populer data
panel atau disebut juga ‘pooled data’ mempunyai dimensi waktu dan ruang.
Dalam data runtun waktu peneliti mengkaji variabel-variabel yang diteliti
dalam kurun waktu tertentu, misalnya data GDP untuk beberapa tahun
(antara tahun 2000 – 2014).
Sedang dalam data silang peneliti mengumpulkan nilai dari variabel-variabel
yang diteliti berasal dari beberapa unit sampel atau subyek yang berbeda
pada waktu yang sama, misalnya mengumpulkan nilai saham untuk
perusahaan tertentu di Jakarta pada tahun 2014.
Dengan kata lain, data runtun waktu menggunakan pendekatan rentang
waktu dalam pengumpulan datanya; sedang data silang lebih mengutamakan
lokasi yang berbeda pada waktu tertentu.
Contoh Data Runtun Waktu Contoh Data Silang (Cross
(Time Series) Section)
Berikut ini adalah contoh data Berikut ini adalah contoh data
runtun waktu silang
Data Pelanggan di PT XYZ di
Tahun Penjualan Tahun 2014
2000 1000000 No Data Pelanggan
2001 1020000
2002 1023000
2003 1203000 1 Amir
2004 1320000 2 Ani
2005 1420000 3 Budi
4 Citra
5 Dewi
Contoh Data Panel
Berikut ini adalah contoh data panel
Perusahaan Tahun Jumlah Pegawai Jumlah Pelanggan
PT A 2010 100 1000
2011 100 1500
PT B 2010 103 1200
2011 104 1250
PT C 2010 110 1400
2011 115 2000
PT D 2010 98 1100
2011 100 1500
MODEL REGRESI DATA PANEL
Cara-cara membuat estimasi dasar. Sebagai bahan latihan kita akan
menggunakan data dengan nama file “regresi_sederhana_ls.xl” yang
terdiri atas 1 variabel tergantung Y dan 1 variabel bebas X dengan
jumlah data sebanyak 32, maka cara mengaktifkan ialah:
Buka Eviews
Membuat file kerja baru
File > New > Work File beri nama regresi
Work Structure Type > pilih Unstructured
Data Range > Observations isikan 32
Klik OK
Mengaktifkan file kerja
File > Import > Import Work File
Cari lokasi file
Klik Open
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Klik Finish
Untuk melakukan perhitungan regresi sederhana dalam Eviews dapat dilakukan
melalui 3 cara, yaitu:
1) Cara Pertama: Dari Menu Utama 2) Cara Kedua: Dari Menu Utama
pilih pilih
Object > New Object > Equation Quick > Estimate Equation
3. Cara Ketiga: Dengan
menggunakan jendela perintah
Ketikkan perintah ls
Setelah memilih salah satu cara di atas maka akan muncul kotak persamaan
seperti di bawah ini.
Pada kotak persamaan di atas, kita memerlukan membuat spesifikasi 3 hal di
jendela dialog tersebut, yaitu:
Tuliskan persamaan ke dalam bagian Equation Specification
Spesifikasi metode estimasi yang kita akan pergunakan dengan memilih
pada perintah Method
Spesifikasi sampel yang kita pergunakan pada kolom Sample
STATISTIK DESKRIPTIF
Membuat Estimasi Statistik Deskriptif di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Group Statistics > Descriptive Statistics > Common
Sample
Masukkan variabel yang akan dihitung ke kolom Series List
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama [Link] yang
File > Import > Import Work File
mempunyai data sebanyak 32 (jumlah
observasi) dengan variabel sebagai
berikut:
Cari lokasi file
Variabel tergantung: y
Klik Open
Variabel bebas: x
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Klik Finish
Untuk menganalisis data tersebut
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Melakukan Penghitungan
Membuat file kerja baru Quick > Group Statistics >
Descriptive Statistics > Common
File > New > Work File beri nama
Sample
glm
Masukkan variabel yang akan
Work Structure Type > pilih
dihitung ke kolom Series List: y x
Unstructured
Klik OK
Data Range > Observations isikan 32
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
GENERALIZED LINEAR MODELS (GLM)
Membuat Estimasi GLM di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih GLM
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung dan variabel bebas berskala interval.
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Cari lokasi file
file yang bernama [Link] yang mempunyai
Klik Open
data sebanyak 32 (jumlah observasi)
dengan variabel sebagai berikut: Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel tergantung: y Klik Finish
Variabel bebas: x1, x2 dan x3
Melakukan Penghitungan
Untuk menganalisis data tersebut lakukan Pilih Quick Estimation
langkah – langkah sebagai berikut:
Method pada pilihan GLM
Membuat file kerja baru Estimation Settings: pilih GLM –
Generalized Linear Models
File > New > Work File beri nama glm
Equation Specification masukkan
Work Structure Type > pilih
persamaan: y c x1 x2 x3
Unstructured
Family pilih Normal
Data Range > Observations isikan 32
Link Function pilih Identity
Klik OK
Pilihan lain ikuti default Eviews
Klik OK
Mengaktifkan file kerja
File > Import > Import Work File
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
GENERALIZED METHOD OF MOMENT
Membuat Estimasi GMM di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih GMM
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung dan variabel bebas berskala interval; sedang pada
pada Instrument List masukan variabel instrumen harus lebih
dari 2 variabel berskala interval
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama [Link] yang
File > Import > Import Work File
mempunyai data sebanyak 32 (jumlah
observasi) dengan variabel sebagai Cari lokasi file
berikut:
Klik Open
Variabel tergantung: y
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel bebas: x1,x2 dan x3
Klik Finish
Variabel instrument: x4, x5 dan x6
Melakukan Penghitungan
Untuk menganalisis data tersebut
Pilih Quick Estimation
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Method pada pilihan Estimation
Settings: pilih GMM – Generalized
Membuat file kerja baru
Method of Moments
File > New > Work File beri nama
Equation Specification masukkan
gmm
persamaan: y c x1 x2 x3
Work Structure Type > pilih
Pada pilihan Instrument List
Unstructured
masukkan: x4 x5 x6
Data Range > Observations isikan
Pilihan lain ikuti default Eviews
32
Klik OK
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
Two Stage Least Square (TSLS)
Membuat Estimasi TSLS di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih TSLS
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung dan variabel bebas berskala interval; sedang pada
pada Instrument List masukan variabel instrumen harus lebih
dari 1 berskala interval
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama [Link] yang
File > Import > Import Work File
mempunyai data sebanyak 133 (jumlah
observasi) dengan variabel sebagai Cari lokasi file
berikut:
Klik Open
Variabel tergantung: y
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel bebas: x1 dan x2
Klik Finish
Variabel instrument: x3 dan x4
Melakukan Penghitungan
Untuk menganalisis data tersebut
Pilih Quick Estimation
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Method pada pilihan Estimation
Settings: pilih TSLS – Two Stage
Membuat file kerja baru
Least Squares
File > New > Work File beri nama
Equation Specification masukkan
tsls
persamaan: y c x1 x2
Work Structure Type > pilih
Pada pilihan Instrument List
Unstructured
masukkan: x3 x4
Data Range > Observations isikan
Pilihan lain ikuti default Eviews
133
Klik OK
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
COINTEGRATING REGRESSION
Membuat Estimasi Cointegrating Regression di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih Cointegrating Regression
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung dan variabel bebas berskala interval; sedang pada
pada Deterministic Regressor masukan variabel bebas berskala
interval dan Additional Deterministic Regressor masukan
variabel bebas berskala interval lainnya
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan file Mengaktifkan file kerja
yang bernama coint_regression.xl yang
File > Import > Import Work File
mempunyai data sebanyak 32 (jumlah
observasi) dengan variabel sebagai berikut: Cari lokasi file
Variabel tergantung: y Klik Open
Variabel bebas: x1,x2 Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel bebas penentu (Deterministic Klik Finish
regressor): x3
Tambahan variabel bebas penentu
(Additional deterministic regressor): Melakukan Penghitungan
x4 Pilih Quick Estimation
Method pada pilihan Estimation
Untuk menganalisis data tersebut lakukan Settings: pilih COINTREG -
langkah – langkah sebagai berikut: Cointegrating Regression
Membuat file kerja baru Equation Specification masukkan
persamaan: y c x1 x2
File > New > Work File beri nama
gmm Deterministic regressor: x3
Work Structure Type > pilih Additional deterministic regressor: x4
Unstructured Pilihan lain ikuti default Eviews
Data Range > Observations isikan 32 Klik OK
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
QUANTILE REGRESSION
Membuat Estimasi Quantile Regression di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih Quantile Regression
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung dan variabel bebas berskala interval.
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama
File > Import > Import Work File
quantile_regression.xl yang mempunyai
data sebanyak 32 (jumlah observasi)
dengan variabel sebagai berikut:
Cari lokasi file
Variabel tergantung: y
Klik Open
Variabel bebas: x
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Klik Finish
Untuk menganalisis data tersebut
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Melakukan Penghitungan
Membuat file kerja baru Pilih Quick Estimation
File > New > Work File beri nama Method pada pilihan Estimation
quantile_regression Settings: pilih QREG -
Quantile_Regression
Work Structure Type > pilih
Unstructured Equation Specification masukkan
persamaan: y c x
Data Range > Observations isikan
32 Quantile Estimate sebesar 0,5
Klik OK Pilihan lain ikuti default Eviews
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
LIMITED INFORMATION MAXIMUM
LIKELIHOOD AND K CLASS
Membuat Estimasi LIML di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih LIML
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung dan variabel bebas berskala interval; sedang pada
pada Instrument List masukan variabel instrumen variabel
berskala interval
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama [Link] yang
File > Import > Import Work File
mempunyai data sebanyak 32 (jumlah
observasi) dengan variabel sebagai Cari lokasi file
berikut:
Klik Open
Variabel tergantung: y
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel bebas: x2
Klik Finish
Variabel instrument: x1
Melakukan Penghitungan
Untuk menganalisis data tersebut
Pilih Quick Estimation
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Method pada pilihan Estimation
Settings: pilih LIML – Limited
Membuat file kerja baru
Information Maximum Likelihood
File > New > Work File beri nama and K Class
gmm
Equation Specification masukkan
Work Structure Type > pilih persamaan: y c x2
Unstructured
Pada pilihan Instrument List
Data Range > Observations isikan masukkan: x1
32
Pilihan lain ikuti default Eviews
Klik OK
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
AUTOREGRESSIVE CONDITIONAL
HETEROSCEDASTICITY
Membuat Estimasi Autoregressive Conditional Heteroscedasticity
(ARCH) di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih ARCH
Pada bagian Mean Equation masukkan variabel tergantung dan
variabel bebas berskala interval; dan pada Variance Regressor
masukan variabel bebas berskala interval
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama [Link]
File > Import > Import Work File
yang mempunyai data sebanyak 32
(jumlah observasi) dengan variabel Cari lokasi file
sebagai berikut:
Klik Open
Variabel tergantung: y
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel bebas: x1,x2 dan x3
Klik Finish
Variance Regressor: x4
Melakukan Penghitungan
Untuk menganalisis data tersebut
Pilih Quick Estimation
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Method pada pilihan Mean
Equation: pilih ARCH –
Membuat file kerja baru
Autoregresive Conditional
File > New > Work File beri nama Hetereskedasticity
arch
Mean Equation masukkan
Work Structure Type > pilih persamaan: y c x1 x2 x3
Unstructured
Pada pilihan Variance Regressor
Data Range > Observations isikan masukkan: x4
32
Pilihan lain ikuti default Eviews
Klik OK
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
CENSORED ATAU TRUNCATED DATA
Membuat Estimasi Censored atau Truncated Data di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih Censored or Truncated Data
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung berskala interval dan variabel bebas berskala
interval.
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama [Link] yang
File > Import > Import Work File
mempunyai data sebanyak 95 (jumlah
observasi) dengan variabel sebagai Cari lokasi file
berikut:
Klik Open
Variabel tergantung: nim
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel bebas: car dan ldr
Klik Finish
Untuk menganalisis data tersebut
Melakukan Penghitungan
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Pilih Quick Estimation
Membuat file kerja baru Method pada pilihan Estimation
Settings: pilih CENSORERED –
File > New > Work File beri nama
Censored or Truncated Data
censored data
Equation Specification masukkan
Work Structure Type > pilih
persamaan: nim c car ldr
Unstructured
Distribution pilih Normal
Data Range > Observations isikan
95 Pilihan lain ikuti default Eviews
Klik OK Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
INTEGER COUNT DATA
Membuat Estimasi Integer Count Data di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih Integer Count Data
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung dan variabel bebas dengan bilangan integer.
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama [Link] yang
File > Import > Import Work File
mempunyai data sebanyak 32 (jumlah
observasi) dengan variabel sebagai Cari lokasi file
berikut:
Klik Open
Variabel tergantung: y
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel bebas: x
Klik Finish
Untuk menganalisis data tersebut
Melakukan Penghitungan
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Pilih Quick Estimation
Membuat file kerja baru Method pada pilihan Estimation
Settings: pilih COUNT – Integer
File > New > Work File beri nama
Count Data
integer
Equation Specification masukkan
Work Structure Type > pilih
persamaan: y c x
Unstructured
Pilihan lain ikuti default Eviews
Data Range > Observations isikan
32 Klik OK
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
ORDERED CHOICE
Membuat Estimasi Ordered Choice di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih Ordered Choice
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung berskala nominal (biner) dan variabel bebas berskala
interval.
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama ordered_choice2.xl
File > Import > Import Work File
yang mempunyai data sebanyak 32
(jumlah observasi) dengan variabel Cari lokasi file
sebagai berikut:
Klik Open
Variabel tergantung: y
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel bebas: x
Klik Finish
Untuk menganalisis data tersebut
Melakukan Penghitungan
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Pilih Quick Estimation
Membuat file kerja baru Method pada pilihan Estimation
Settings: pilih ORDERED – Ordered
File > New > Work File beri nama
Choice
ordered_choice
Equation Specification masukkan
Work Structure Type > pilih
persamaan: y c x
Unstructured
Error Distribution pilih Normal
Data Range > Observations isikan
32 Pilihan lain ikuti default Eviews
Klik OK Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
BINARY CHOICE
Membuat Estimasi Binary Choice di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih Binary Choice
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung berskala nominal (biner) dan variabel bebas berskala
interval.
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Mengaktifkan file kerja
file yang bernama binary_choice2.xl
File > Import > Import Work File
yang mempunyai data sebanyak 32
(jumlah observasi) dengan variabel Cari lokasi file
sebagai berikut:
Klik Open
Variabel tergantung: y
Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel bebas: x
Klik Finish
Untuk menganalisis data tersebut
Melakukan Penghitungan
lakukan langkah – langkah sebagai
berikut: Pilih Quick Estimation
Membuat file kerja baru Method pada pilihan Estimation
Settings: pilih BINARY – Binary
File > New > Work File beri nama
Choice
binary_choice
Equation Specification masukkan
Work Structure Type > pilih
persamaan: y c x
Unstructured
Binary Estimation Method pilih
Data Range > Observations isikan
Probit
32
Pilihan lain ikuti default Eviews
Klik OK
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
STEPWISE LEAST SQUARE (STEPWISE
REGRESSION)
Membuat Estimasi Stepwise Least Square di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih Stepwise Least Square
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung berskala interval dan List of Search Regressor
masukkan variabel bebas dan nilai konstan c.
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan file Cari lokasi file
yang bernama stepwise [Link] yang
Klik Open
mempunyai data sebanyak 32 (jumlah
observasi) dengan variabel sebagai berikut: Klik Next > Klik Next sekali lagi
Variabel tergantung: y Klik Finish
Variabel bebas: x1, x2, x3, x4, x5 dan x6
Melakukan Penghitungan
Untuk menganalisis data tersebut lakukan Pilih Quick Estimation
langkah – langkah sebagai berikut:
Method pada pilihan Estimation
Membuat file kerja baru Settings: pilih STEPLS – Stepwise
Least Squares
File > New > Work File beri nama
stepwise ls Equation Specification masukkan
persamaan: y
Work Structure Type > pilih
Unstructured List of Search Regressors masukkan
c x1, x2, x3, x4, x5, dan x6
Data Range > Observations isikan 32
Option > Selection Method: pilih
Klik OK
Stepwise dan Forwrads; Stopping
Criteria > cek p value > p value
forwards: ganti dengan 0,05
Mengaktifkan file kerja
Pilihan lain ikuti default Eviews
File > Import > Import Work File
Klik OK
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
UJI ASUMSI KLASIK DALAM EVIEWS
Uji Multikolinearitas
Untuk melakukan uji multikolinieritas, langkah-langkahnya ialah:
Aktifkan Eviews
Import data yang akan diuji
Blok semua variabel yang akan diuji, klik kanan > Open > Open as
equation > Ok
Abaikan hasilnya, kemudian klik Quick > Group Statistic> Correlations
Ketentuan: tidak terjadi multikolinieritas jika nilai korelasi antar semua
variabel bebas yang diuji < 0,9 (Hair:2010).
Uji Heteroskedastisitas
Untuk melakukan uji heteroskedastisitas, langkah-langkahnya ialah:
Aktifkan Eviews
Import data yang akan diuji
Blok semua variabel yang akan diuji, klik kanan > Open > Open as equation >Ok
Pilih View > Actual, Fitted Residual > Actual, Fitted Residual Graph > Ok
Untuk membuktikan tidak ada heteroskedastisitas, pilih uji white
heteroscedasticity dengan cara: Klik View > Residual diagnostics >
Heteroscedasticity Test > White > hilangkan tanda ceklist (v) pada "Include white
cross terms" kemudian klik Ok
Hipotesis yang diuji:
H0: Tidak terjadi heteroskedastisitas pada sebaran data
H1: Terjadi heteroskedastisitas pada sebaran data
Ketentuan
Jika p-value / signifikansi hitung < 0,05, maka H0 ditolak
Jika p-value / signifikansi hitung > 0,05, maka H0 diterima
Tidak terjadi heteroskedastisitas jika nilai p-value > 0,05
Uji Otokorelasi
Untuk melakukan uji otokorelasi, langkah-langkahnya ialah:
Aktifkan Eviews
Import data yang akan diuji
Blok semua variabel yang ingin diuji, klik kanan > Open > Open as
equation > Ok
Klik View > Residual Diagnostics > Serial Correlation LM Test > Ok
Hipotesis yang diuji
H0: Tidak terdapat korelasi serial pada sebaran data
H1: Terdapat korelasi serial pada sebaran data
Ketentuan:
Jika p-value / signifikansi hitung < 0,05, maka H0 ditolak
Jika p-value / signifikansi hitung > 0,05, maka H0 diterima
Tidak terdapat korelasi serial pada sebaran data jika nilai p-value > 0,05.
Uji Normalitas
Untuk melakukan uji normalitas, langkah-langkahnya ialah:
Aktifkan Eviews
Import data yang akan diuji
Blog semua variabel yang akan diuji, klik kanan > Open > Open as
equation >Ok
Klik View > Residual Diagnostics > Histogram Normality Test > Ok
Hipotesis yang diuji
H0: Error term / disturbance berdistribusi normal
H1: Error term / disturbance tidak berdistribusi normal
Ketentuan:
Jika p-value / signifikansi hitung < 0,05, maka H0 ditolak
Jika p-value / signifikansi hitung > 0,05, maka H0 diterima
Data berdistribusi normal jika nilai p-value hasil hitung > 0,05.
ROBUST LEAST SQUARE / REGRESSION
Membuat Estimasi Robust Least Square di Eviews
Object > New Object > Equation atau
Quick > Estimate Equation.
Pada perintah Method, pilih Robust Least Square
Pada bagian Equation Specification masukkan variabel
tergantung berskala interval dan variabel bebas dan nilai konstan
c.
Contoh Kasus
Untuk kasus ini kita akan menggunakan Cari lokasi file
file yang bernama robust [Link] yang
Klik Open
mempunyai data sebanyak 32 (jumlah
observasi) dengan variabel sebagai Klik Next > Klik Next sekali lagi
berikut:
Klik Finish
Variabel tergantung: y
Variabel bebas: x1, x2, dan x3
Melakukan Penghitungan
Pilih Quick Estimation
Untuk menganalisis data tersebut lakukan
Method pada pilihan Estimation
langkah – langkah sebagai berikut:
Settings: pilih ROBUST LS – Robust
Membuat file kerja baru Least Squares
File > New > Work File beri nama rls Equation Specification masukkan
persamaan: y c x1, x2, dan x3
Work Structure Type > pilih
Unstructured Robust Estimation Type pilih M -
estimation
Data Range > Observations isikan 32
Pilihan lain ikuti default Eviews
Klik OK
Klik OK
Mengaktifkan file kerja
File > Import > Import Work File
Hasilnya akan seperti di bawah ini:
Untuk mendalami lebih lanjut, silahkan membaca buku
Eviews saya dengan judul: “Prosedur – Prosedur Analisis
Populer Aplikasi Riset Skripsi dan Tesis dengan EViews”
Buku ini berisi:
Pengertian data panel
Beberapa fungsi pokok dalam Eviews
Statistik Dasar
Aplikasi Dalam Riset Menggunakan Prosedur
Regresi dengan data panel
Generalized Linear Model
Generalized Method of Moment
Two Stage Least Square
Cointegrating Regression
Quantile Regression
Metode Least Square
Limited Information Maximum Likelihood and K Class
Autoregressive Conditional Heteroscedasticity
Censored or Truncated Data
Integer Count Data
Ordered Choice
Binary Choice
Stepwise Least Square
Uji Asumsi
Robust Least Square