0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
95 tayangan28 halaman

Arsitektur Mikrokernel dalam OS

Mikrokernel merupakan sistem operasi dengan kernel berukuran kecil yang hanya menangani fungsi-fungsi dasar seperti manajemen memori, komunikasi antar proses, dan manajemen I/O. Arsitektur ini memberikan fleksibilitas dan stabilitas yang lebih baik dibanding sistem operasi monolitik. Contoh penerapan mikrokernel antara lain Symbian OS, MINIX, Mach, IBM AIX, dan QNX.

Diunggah oleh

Joko Susanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
95 tayangan28 halaman

Arsitektur Mikrokernel dalam OS

Mikrokernel merupakan sistem operasi dengan kernel berukuran kecil yang hanya menangani fungsi-fungsi dasar seperti manajemen memori, komunikasi antar proses, dan manajemen I/O. Arsitektur ini memberikan fleksibilitas dan stabilitas yang lebih baik dibanding sistem operasi monolitik. Contoh penerapan mikrokernel antara lain Symbian OS, MINIX, Mach, IBM AIX, dan QNX.

Diunggah oleh

Joko Susanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ARSITEKTUR PERANGKAT

LUNAK
“MICROKERNEL”
Informatika 2017
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Anggota Kelompok
05111740000023
01 Yuki Yanuar Ratna

05111740000059
02 Nitama Nurlingga Yotifa
Definisi
Definisi
Microkernel
Mikrokernel merupakan seperangkat
perangkat lunak dalam jumlah
minimum yang menyediakan
beragam mekanisme dasar yang
dibutuhkan untuk bekerja sebagai
sebuah sistem operasi.
Sejarah
Sejarah Mikrokernel

Pada mulanya, sistem operasi kernel umumnya berukuran kecil. Dengan


semakin berkembangnya kapabilitas komputer, jumlah perangkat yang harus
dikendalikan oleh suatu kernel menjadi meningkat pula. Namun pada masa-
masa awal sejarah sistem operasi unix, kernel pada umumnya berukuran kecil.
Saat pengalamatan ruang meningkat dari 16 menjadi 32 bit, desain kernel
diubah dan ukuran kernel pun mulai tumbuh membesar.

Berkeley UNIX (BSD) tercatat sebagai yang memulai era kernel berukuran
besar dan mengalami pertumbuhan yang berlanjut selama beberapa dekade.
Sebagai akibat dari pertumbuhan ini pun, kernel yang ada saat ini lebih rentan
terhadap bug dan menjadi lebih sulit untuk dikelola.

Mikrokernel dirancang untuk mengatasi permasalahan yang disebabkan


karena pertumbuhan kernel yang membesar dan kesulitan mengelolanya.
Secara teori, desain mikrokernel mengizinkan pengelolaan kode yang lebih
mudah karena arsitekturnya yang mendistribusikan layanan pada area ruang
pengguna. Pengimplementasian seperti ini berdampak positif pula pada
peningkatan keamanan dan stabilitas sistem disebabkan karena menurunnya
jumlah kode yang berjalan pada modus kernel.
Fungsionalitas
Fungsionalitas
Mirokernel

Mekanisme pengaturan
pengalamatan ruang, dibutuhkan
untuk mengatur proteksi jaringan.

Mekanisme eksekusi secara


abstrak untuk mengatur alokasi
CPU biasanya thread/pengaktifan
penjadwalan.

Komunikasi antar proses


dibutuhkan untuk menyediakan
mekanisme pemanggilan peladen
yang berjalan pada alamat ruang
spesifik.
Kinerja
Untuk mengatur kegiatan proses mereka perlu saling
berkomunikasi. Linux mendukung berbagai mekanisme
komunikasi antar proses (KAP). Manajemen I/O berguna untuk
mengelola perangkat masukan/keluaran, dimana perangkat
tersebut digunakan proses tertentu. Sehingga perlu dijaga agar
proses lain tidak memakainya. Sistem operasi perlu mengetahui
status operasi masukan/keluaran dan lokasi memori utama
yang digunakan untuk transfer data.

Kinerja
Mikrokernel
Kinerja
Mikrokernel
Alasannya adalah karena
server yang gagal bekerja
Sistem operasi Mikrokernel
tidak menyebabkan kernel
jauh lebih stabil dibandingkan
tidak bekerja dan server
dengan Monolithic Kernel.
tersebut dihentikan oleh
kernel utama.
Rancangan
Rancangan
Mikrokernel

Rancangan Mikrokernel terdiri dari :


1. Manajemen Memori Level Bawah (Low Level)
2. Komunikasi Antar Proses
3. Manajemen I/O dan Interrupt
Rancangan Mikrokernel

Manajemen Memori
Level Bawah
Memetakan setiap page virtual ke
frame fisik. Sebagian besar tugas
manajemen memory terjadi dalam
user space.
Rancangan Mikrokernel
Komunikasi Antar Proses
Interprocess Communication
Disebut juga dengan thread dalam suatu sistem operasi
mikrokernel adalah melalui message.

Suatu message menyertakan :


1. Header yang mengidentifikasi proses pengiriman dan
penerimaan.
2. Body yang mengandung data langsung, pointer ke suatu
block data, atau beberapa informasi kontrol mengenai
proses.
Rancangan Mikrokernel

Manajemen I/O dan


Interrupt
Di dalam mikrokernel mungkin
menangani interupsi hardware
sebagai message dan menyertakan
port I/O dalam ruang alamat. Proses
user-level tertentu dilewatkan ke
interrupt & kernel memelihara
pemetaan tersebut.
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan
Jauh lebih stabil.

Kemudahan memperluas sistem operasi.

Extensibility : dapat melakukan perubahan tanpa


melakuakan kompilasi ulang.

Flexibility : mudah dalam penambahan atau


pengurangan fitur.

Realibility : penggunaan API yang sedikit


meningkatkan kualitas code di luar kernel.

Realtime Applications : mendukung aplikasi


realtime meskipun aplikasi overloaded.

Robustness : (keandalan tinggi) karena


mikrokernel sangat sederhana dan bisa dipastikan
bebas bugs.
Kekurangan
Kinerja kurang saat bertambahnya fungsi yang
digunakan.

Komunikasi antar proses menjadi lebih rumit


sehingga sistem tidak efisien.

Pemrosesan lebih lambat karena adanya


penambahan message passing.

Interprocess Communication (IPC) lebih lambat


daripada pemanggilan fungsi langsung.

Karena penulisan IPC, bagian Sistem Operasi


perlu menulis beberapa pesan lewat API yang
mana hal tersebut harus diperhitungkan.
Manajemen Memori
Manajemen Kelebihan Penggunaan Virtual Memory

Memori 1.
Ruang alamat yang besar.

2.
Pembagian memori fisik yang adil.

Mikrokernel mendukung proses dan


manajemen memori yang minimal, sebagai 3.
tambahan untuk fasilitas komunikasi. Karena Perlindungan.
adanya keterbatasan memori, diperlukan suatu
strategi yaitu dengan menggunakan virtual
memory. Penggunaan Virtual Memory dapat 4.
mengatasi permasalahan ruang memori yang Penggunaan memori virtual bersama.
tidak cukup.
Contoh
Contoh Penerapan
Microkernel

Symbian Kernel
Minix IBM AIX
OS Mach

Sistem operasi dan Sistem operasi mirip Sistem operasi yang Sistem operasi
platform software UNIX yang bersifat dikembangkan untuk keluarga Unix yang
yang didesain untuk sumber terbuka, mendukung riset dikembangkan oleh
ponsel pintar dan saat dibuat berdasarkan sistem operasi, IBM untuk produk
ini diawasi oleh Nokia. arsitektur microkernel. terutama untuk hardwarenya,
didistribusikan. Serta terutama untuk seri
untuk komputasi komputer pribadi IBM
paralel. PS/2.
Contoh Penerapan
Microkernel

Windows Amoeba MacOS QNX

Keluarga sistem Sistem berbasis Antarmuka grafikal Sistem operasi


operasi yang mikrokernel yang sistem operasi yang komersial realtime
dikembangkan oleh tangguh yang dikembangkan dan mirip UNIX yang
Microsoft dengan menjadikan banyak disebarkan oleh Apple khusus ditujukan
menggunakan workstation personal Inc. untuk perangkat
antarmuka pengguna menjadi salah satu embedded.
grafis. sistem terdistribusi
secara transparan.
Referensi
Referensi
Mikrokernel

[Link] [Link] [Link] [Link]


et/mobile/nishabzc/ker edu/33134360/Arsitekt [Link]/id1/27 06/Kuliah/SistemOeras
nel-monolithic-vs- ur_Real- 19- i/BUKU/SistemOperasi
micro-kernel Time_Operating_Syste 2608/microkernel_245 -4.X-1/[Link]
m_RTOS_Pada_Embe 65_microkernel-
dded_System_Pemba [Link]
hasan_tentang_Arsitek
tur_RTOS_pada_Emb
edded_System
Referensi
Mikrokernel

[Link]

[Link]

[Link]

[Link]

[Link]

[Link]

[Link]

[Link]
Thank you

Anda mungkin juga menyukai